Kisah cinta Anindita dengan Andra yang berawal dari sebuah perjodohan dari kedua orang tua mereka. Mereka tidak saling kenal satu sama lain. Anin yang seorang mahasiswa di sebuah universitas ternama dan Andra yang seorang CEO diperusahaaan terkenal. Dan mereka berasal dari keluarga terpandang di kota tersebut. Mereka yang memiliki sifat yang berbeda dan tidak pernah mengenal satu sama lain. Dan mereka dipertemukan oleh kedua orang tuanya dan dipersatukan dengan ikatan pernikahan yang suci.
Apakah mereka bisa menjalani semua ujian setelah pernikahan mereka.....????
Aku penulis amatir yang hanya berusaha menghibur pembaca semua dan mohon dimaafkan apabila banyak terdapat kesalahan kata dalam penulisan novel ini. Terima kasih atas perhatiannya dan mohon dukungannya untuk novel karya pertamaku ini.
#Alfiansyah_Yulia
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alfiansyah Yulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PINDAH RUMAH
Hari ini merupakan hari pertama bagi Anin menjadi seorang istri dari Andra putra Pratama. Hari ini juga mereka akan pindah ke rumah yang sudah dipersiapkan oleh Andra untuk keluarga barunya. Andra sudah menyiapkan rumah tersebut setelah acara pertunangan mereka.
Setelah pulang dari hotel dari siang Anin dan Andra pun langsung pulang kerumah Anin untuk membereskan barang-barang Anin dan keperluan kuliah Anin untuk tinggal dirumah baru mereka. Sebelumnya Andra pun juga sudah meminta ijin kepada ayah Angga. untuk membawa Anin ke rumah baru mereka dan ayah Angga juga mengijinkan mereka untuk pindah dan tinggal bersama suaminya.
Sebenarnya Anin berat meninggalkan kedua orang tuanya dan juga adiknya, namun Anin juga sadar bahwa dirinya adalah seorang istri jadi harus mengikuti kemanapun suaminya tinggal. Keluarga Anin juga sudah menyadari dan menyetujui akan kepindahan putrinya karena itu sudah kewajiban putrinya sebagai seorang istri.
Selesai membereskan barang-barang yang akan dibawa ke rumah baru mereka, Anin dan Andra pun segera pamit kepada kedua orangtuanya dan adiknya Adit. Setelah pamit mereka pun segera menuju ke rumah baru mereka untuk membereskan barang-barang Anin dan istirahat dirumah tersebut sebelum nanti sore pergi ke rumah Andra untuk mengambil barang Andra dan pamit kepada kedua orang tua Andra.
Setelah menempuh perjalanan beberapa menit, Andra dan Anin pun tiba rumah mereka yang masih satu kompleks dengan rumah keluarga Andra hanya beda blok saja. Mereka pun langsung masuk kerumahnya dan disambut oleh pelayan yang sudah disediakan Andra untuk membantu Anin mengurus rumah mereka. Tak lupa Andra juga memperkenalkan pelayan kepada Anin istrinya.
Setelah itu mereka menuju ke kamar mereka untuk membereskan barang-barang Anin. Sampai dikamar Anin merasa takjub dengan kamar yang disediakan suaminya karena semuanya sesuai dengan keinginan Anin dan Andra pun senang melihat istrinya senang dengan kamar mereka. Kemudian Anin pun segera membereskan barang-barangnya dan Andra juga membantu istrinya untuk menata pakaian Anin di lemari dan buku-buku perkuliahan Anin ke rak buku yang berada dikamar. Andra juga menempatkan satu set meja untuk Anin belajar dan mengerjakan tugas-tugas dari kampusnya. Selesai dengan urusan barang-barang yang sudah ditata dan semuanya sudah rapi ditempatnya. Mereka pun segera ke meja makan untuk makan siang karena sudah masuk jam makan siang. Selesai makan mereka segera melaksanakan sholat Dzuhur dan beristirahat.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan sore hari, Anin pun segera bergegas membangunkan suaminya. Setelah membangunkan suaminya Anin pun langusng mandi dan tak lupa juga mengambil wudhu. Setelah beberapa menit dikamar mandi, Anin pun keluar dengan pakaian yang sudah lengkap. Kemudian Andra segera masuk ke kamar mandi dan selanjutnya Anin menyiapkan baju Koko dan sarung untuk suaminya. Selesai mandi, Andra pun segera berganti pakaian dan melaksanakan sholat Ashar bersama istrinya.
Selesai sholat dan merapikan peralatan sholat, Andra pun segera ganti baju dengan kaos casual dengan warna navy dipadupadankan celana jeans biru. Begitu pula dengan Anin yang langsung berganti pakaian dengan dress panjang warna biru dengan motif garis serta hijab dengan warna yang senada. Setelah bersiap-siap mereka pun serta menuju ke rumah orang tua Andra.
Tak berapa lama mereka pun sampai didepan rumah orang tua Andra karena memang jarak rumah mereka dengan orang tuanya tidaklah jauh. Sampai didepan rumah mereka segera masuk dengan mengucapkan salam dan mereka disambut oleh kedua orang tua Andra. Keluarga Andra sangat senang anak dan menantu kesayangannya sudah datang. Mereka pun langsung berkumpul diruang keluarga bersama.
Dan tak lupa Andra pun menyampaikan maksudnya untuk tinggal dirumah mereka sendiri. Kedua orang tua andravpun kaget dan keberatan dengan keputusan anaknya tapi mereka juga tidak ingin memaksa anak dan menantunya untuk tinggal bersama mereka memang mereka sudah berumah tangga.
Mereka pun ikhlas dan setuju kalau anak dan menantu mereka ingin tinggal dirumah mereka sendiri dan juga rumah mereka tak jauh dari rumah keluarga Andra masih satu lingkungan. Sebenarnya Andra juga berat meninggalkan orang tuanya sendiri karena memang Andra anak tunggal mereka tapi Andra ingin membina keluarganya di rumah yang sudah dia sediakan untuk keluarganya.
Setelah asyik berbincang-bincang tak berapa lama terdengar suara adzan Maghrib, Andra dan papa Ramdan pun segera bersiap-siap untuk ke masjid berjamaah. Sedangkan Anin dan mama Reni pun segera sholat berjamaah dirumah. Selesai sholat mama Reni dan dibantu Anin pun segera ke dapur menyiapkan makanan yang sudah dimasak mama Reni tadi sore sebelum Anin dan Andra datang. Setelah menyiapkan makanan untuk makan malam keluarga mereka dan sambil menunggu papa Ramdan dan Andra pulang dari masjid, mama Reni pun mengobrol dengan Anin sambil menonton tv di ruang keluarga.
Tak berapa lama yang ditunggu pun sudah tiba dirumah dan langsung menuju ke kamar masing-masing untuk berganti pakaian santai. Setelahnya mereka semua langsung menuju ke meja makan untuk makan malam bersama. Selesai makan malam, mama Reni di bantu Anin pun langsung membereskan meja makan.
Sedangkan papa Ramdan pun langsung menuju ke ruang keluarga untuk menonton tv dan untuk Andra langsung menuju ke kamarnya untuk membereskan barang-barang dan pakaian yang akan dibawa kerumah barunya. Andra tidak membawa banyak pakaian karena sebagian pakaian kerjanya sudah ada dirumah barunya.
Selesai membantu mama Reni, Anin pun menyusul suaminya ke kamar untuk membantu membereskan pakaian suaminya. Setelah sampai dikamar Andra Anin pun terkejut dengan kamar suaminya karena ini memang pertama kalinya Anin masuk ke kamar suaminya. Anin segera membantu suaminya memasukinya pakaian ke koper dan pada saat Anin sibuk memasukkan pakaiannya, suaminya malah memeluk Anin dari belakang dan menciumi leher istrinya yang tertutup hijab. Anin yang diperlakukan seperti itu oleh suaminya pun merasa merinding bulu kuduknya. Anin yang melihat ekspresi suaminya yang sudah terlihat aneh dari balik cermin pun langsung berbalik menghadap suaminya dengan senyum yang menawan dan membuat Andra semakin tidak sabar.
"Hemm... ada apa mas...???" Tanya Anin dengan lembut sambil menyentuh pipi suaminya yang putih.
"Gak ada apa-apa... mas cuma pengen peluk istri mas yang cantik ini...." jawab Andra sambil memandang wajah Anin yang memerah.
"Yakin nich cuma mau peluk Anin...???" ucap Anin sambil menggoda suami tercintanya.
"Heemm.... Mang boleh kalau mas pengen lebih dari peluk....!!" jawab Andra dengan menaikturunkan alisnya sambil menggoda Anin balik.
"Heemm... boleh gak ya....???" jawab Anin sambil senyum dan mengedipkan sebelah matanya menggoda suaminya Andra.
Andra yang melihat ekspresi istrinya pun sudah tidak tahan dan dia pun langsung me****t bibir pink milik Anin dengan sangat lembut dan semakin lama pun semakin dalam mengecap satu sama lain. Anin pun langsung membalasnya dengan membuka mulutnya dan me****t bibir suaminya dan mereka pun saling menjelajahi isi dalamnya satu sama lain. Setelah merasa kehabisan nafasnya Anin pun memukul kecil dada suaminya agar melepaskan ciumannya.
Setelah itu mereka pun langsung melanjutkan kegiatannya memasukkan baju Andra ke koper dan segera turun ke ruang keluarga. Mereka berdua turun dengan membawa dua koper dan Andra pun segera memasukkan kopernya ke mobil sedangkan Anin menuju ruang keluarga menemui mama Reni dan papa Ramdan. Setelah memasukkan koper ke dalam mobilnya, Andra pun segera menyusul Anin ke ruang keluarga dan mengobrol-ngobrol sebentar dengan kedua orang tuanya sebelum pulang kerumahnya. Setelah beberapa menit mengobrol kini sudah menunjukkan pukul 8 malam, Andra dan Anin pun segera pamit kepada kedua orang tuanya untuk pulang kerumah mereka.
kurang greget gitu Thor.
💪💪💪
Tokoh kita memiliki nama yang sama.
Salam kenal
terima kasih dukungannya....🤗🤗🤗🤗🤗