NovelToon NovelToon
Oh, My Queen!

Oh, My Queen!

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 5
Nama Author: Dydy_ailee

Ini adalah karya ke-4 ku, yang mana merupakan sekuel dari JATUH CINTA SAMA DUDA


Ini kisah cinta tentang Kyra Queensha Dirgantara atau yang biasa di sapa Queen. Pertemuan pertamanya dengan seorang anak laki-laki bernama Raja Narendra Pradana Wijaya. Anak, sekaligus cucu seorang konglomerat. Mereka bertemu disaat Raja berusia 12 tahun dan Queen berusia 7 tahun. Hingga waktu pun berlalu begitu cepat, sebuah persahabatan kecil, rupanya menumbuhkan perasaan cinta di hati keduanya ketika mereka mulai remaja. Meskipun terbentang antar benua, namun tak menyurutkan cinta keduanya. Sampai pada akhirnya Queen mendapat kabar dari negeri seberang, bahwa Raja telah tiada. Kabar itu membuat Queen sangat sedih dan hancur. Namun dengan sabar dan penuh harap, ia selalu menanti kehadiran Raja. Hati kecilnya selalu mengatakan bahwa Raja masih hidup.


Lalu, bagaimanakah kisah cinta Queen tanpa Raja? apakah Queen akan melupakan cinta masa lalunya dan membuka hati untuk pria lain?

Inilah sekuel dari JATUH CINTA SAMA DUDA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dydy_ailee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24 Dag Dig Dug

Kini Queen bersama Virgo, Mona dan Nina sudah berada di cafe milik Queen. Mereka dengan serius mengerjakan tugas yang di berikan oleh Nathan.

''Jadi kita tentukan dulu kita mau buat bisnis apa. Menurut kalian apa?'' tanya Queen yang membuka diskusi siang itu.

''Makanan dan minuman aja. Kita bikin bisnis yang kecil dulu deh. Kalau kita mikirnya ke property terlalu pusing.'' Kata Virgo.

''Tapi butik juga bagus, biar kayak desainer-desainer terkenal,'' celetuk Mona yang memang sangat mengikuti fashion.

''Salon kecantikan juga boleh. Gue kan hobi nyalon,'' kata Nina terkekeh. Sejenak Queen sebagai ketua kelompok terdiam untuk memikirkan pendapat siapa yang lebih menarik.

''Gue setuju sama pendapat Virgo,'' kata Queen.

''Kok Virgo sih?'' protes Mona.

''Iya ih, kenapa nggak salah satu dari kita sih?'' timpal Nina.

''Makasih ya kamu udah setuju sama ide aku,'' kata Virgo yang tampak senang.

''Semua itu kan ada alasannya, Mon-Nin. Kenapa gue milih ide Virgo karena makan dan minum adalah kebutuhan pokok dan wajib sehari-hari. Kalau salon, nggak semua orang setiap hari ke salon. Apalagi untuk konsumennya juga dari kalangan tertentu. Begitu juga dengan butik, kesan butik untuk masyarakat biasa itu sudah di pandang mahal. Dan tentu saja nggak setiap hari mereka beli baju. Pasti nunggu punya uang lebih untuk beli baju. Tapi kalau makanan dan minuman kita bisa mencakup semua kalangan dan semua market. Kita mulai dari bisnis kecil dulu, kita buat brand makanan dan minuman yang punya ciri khas sendiri. Tapi market utama kita anak muda. Apalagi sebagai mahasiswa kita pasti nyari harga miring, iya dong? Kita bisa jajan di tempat yang kece dan harga terjangkau. Sudah pasti banyak yang suka apalagi di jaman modern kayak kita ini.'' Jelas Queen.

''Betul! Apa yang dikatakan Queen itu benar. Nah nanti kalau sudah terkenal seperti brand yang sudah ada, kita bisa buka franchise. Itu bisa menjadi income untuk kita. Iya nggak?'' timpal Virgo.

''Bener juga sih. Oke lah, gue setuju,'' sahut Mona.

''Oke, gue setuju juga,'' kata Nina.

''Karena semua sudah setuju, kita kerjain sekarang,'' kata Queen dengan penuh semangat.

''Keren banget,'' kata Mona sambil memberikan tepuk tangan.

''Gila deh! Otak elo encer juga ternyata.'' Puji Nina.

''Iya bagus kok. Aku suka sama ide kamu.'' Hari itu mereka benar-benar serius mengerjakan tugas, hingga hari pun mulai petang.

''Udah jam segini. Balik yuk!" kata Queen sambil melirik ke arah ponselnya.

''Iya nih nggak kerasa udah jam 7 aja. Gue capek banget,'' kata Mona sambil mengulet.

''Ya udah kita balik dulu ya, Queen. Kalian hati-hati,'' kata Nina.

''Iya kalian juga ya,'' kata Queen sembari memberikan pelukan untuk kedua sahabatnya. Mona dan Nina pun pulang terlebih dahulu.

''Vir, aku pulang dulu.''

''Lho Queen, kita berangkat sama-sama jadi kita juga pulang sama-sama. Memangnya kamu mau naik apa?''

''Ada banyak taksi kan. Aku tadi udah pesan taksi online juga. Tuh udah di depan,'' kata Queen sambil menunjuk ke arah luar.

''Ya udah deh kalau gitu, aku ikutin kamu dari belakang ya. Biar aku juga tenang.''

''Terserah kamu aja.'' Singkat Queen sembari berlalu menuju taksi yang sudah di pesannya. Selama dalam perjalanan, Queen hanya memainkan ponselnya. Sejak dirinya memberikan nomor ponselnya pada Nathan, sampai detik ini Nathan tak juga meneleponnya.

''Kenapa Kak Nathan sama sekali tidak meresponku? Queen, please! Jangan ganjen jadi cewek. Mana kesetiaanmu untuk Kak Raja,'' gumam Queen dalam hati yang berdebat dengan dirinya sendiri. Tiba-tiba dering pesan berbunyi. Queen benar-benar terkejut saat mendapat pesan dari Nathan.

*Queen! ini aku, Nathan. Bagaimana tugasmu? Apa butuh bantuan?

Hai, Kak. Aku baru saja selesai mengerjakan tugasku. Dan aku sedang dalam perjalanan pulang. Sejauh ini aku dan kelompokku masih bisa mengatasinya.

Syukurlah kalau begitu. Kamu memang pintar. Aku sebenarnya ingin mengajakmu makan jagung bakar. Tapi pasti kamu juga sudah lelah jadi lain kali saja.

Tidak! Aku sama sekali tidak lelah. Aku mau! Aku sebentar lagi sampai di rumah.

Baiklah 30 menit lagi, aku jemput kamu.

Sampai jumpa nanti*.

Nathan yang berada di kamarnya pun senyum-senyum sendiri karena Queen menerima ajakannya. Begitu pula dengan Queen yang tersenyum di dalam taksi.

"Mbak, sehat kan?" tanya supir taksi itu.

"Sehat lah, Pak. Bapak ini kayak nggak pernah muda aja." Ucap Queen terkekeh.

...****************...

Sesampainya di rumah, Queen segera masuk ke dalam tanpa basa-basi pada Virgo yang sedari tadi telah mengikutinya. Virgo pun akhirnya memutuskan untuk pulang setelah melihat Queen masuk ke dalam rumah. Virgo berusaha mengerti jika Queen masih marah padanya meskipun ia telah mendapat maaf dari Queen. Queen dengan penuh rasa bahagia, segera bergegas untuk bersiap. Setelah semuanya siap, Queen pun segera menuju teras rumahnya. Arsen yang melihat kakaknya baru tiba di rumah dan melihatnya keluar lagi, segera mengikutinya keluar.

''Kakak mau kemana lagi? Baru juga nyampe rumah, masak mau pergi lagi.'' Protes Arsen.

''Kakak mau pergi sama Kak Natah.'' Ucap Queen. Tak lama kemudia terdengar deru motor Nathan berhenti di depan rumah Queen. Nathan melambaikan tangannya dan segera turun dari motornya. Nathan kemudian menjemput Queen sekaligus berpamitan pada Arsen.

''Arsen, Kakak pinjam Kakak Queen sebentar ya.''

''Baik, Kak. Tolong bawa pulang Kakak dengan selamat ya,'' kata Arsen.

''Pasti.'' Jawab Nathan sambil mengusap kepala Arsen.

''Ya udah kakak pergi dulu ya. Kamu baik-baik di rumah. Kamu mau di bawain apa?'' tanya Queen.

''Nggak usah, Kak. Cukup kakak kembali dengan selamat.''

''Ohh, adikku baik banget sih. Kakak pergi dulu ya,'' pamit Queen sambil memeluk Arsen dengan gemas.

''Hati-hati ya, Kak.''

''Iya. Daaaaa!'' ucap Nathan sambil melambaikan tangannya pada Arsen.

-

Queen merapatkan pegangnya pada pinggang Nathan karema angin malam semakin menusuk kulitnya. Sampai pada akhirnya mereka sampai pada sebuah daerah berbukit dan disana banyak sekali penjual jagung bakar.

''Wah, ini keren banget! Dari sini semuanya kelihatan." Ucap Queen yang merasa sangat takjub dengan apa yang ia lihat.

''Sini lepas dulu helmnya,'' ucap Nathan sembari membantu Queen melepas helm. Tiba-tiba jantung Queen berdetak begitu cepat saat wajah Nathan sangat dekat dengannya. Untuk sejenak Queen pun terpaku.

''Ayo kita duduk disana!" Ucap Nathan sembari menggandeng tangan Queen dan mengajak Queen untuk duduk di sebuah kursi kayu tepat di atas bukit. Dan kursi itupun langsung menghadap indahnya suasana kota di malam hari.

''Wah....! Dari sini malah semakin keren.''

''Ini namanya bukit berbintang. Apa kamu suka?''

''Iya, suka. Dan ini bagus banget. Beneran deh Kak, aku baru tahu kalau disini ada tempat se-keren ini.''

''Kamu tunggu sini ya. Aku beli jagungnya dulu. Kamu mau rasa apa?''

''Rasa apa aja boleh.''

''Oke, kamu tunggu disini ya. Aku belikan kamu sebentar.''

''Iya Kak.'' Nathan kemudian segera membelikan dua jagung bakar rasa pedas manis dan dua gelas teh panas. Setelah sepuluh menit berlalu, Nathan datang membawa dua jagung bakar dan dua gelas teh panas untuk Queen.

''Ini untuk kamu.''

''Makasih ya, Kak.''

''Hati-hati ya masih panas.'' Ucap Nathan.

''Iya. Oh ya, kenapa kakak ngajak aku kesini?''

''Karena aku ingin menunjukkan sesuatu yang indah sama kamu. Oh ya aku tidak melihat orang tua mu setiap kali ke rumah. Mereka dimana?''

''Oh, mereka sedang ada pekerjaan di luar negeri. Dan belum tahu kapan pulangnya.'' Jawab Queen dengan suara bergetar. Queen sesekali memeluk tubuhnya karena udara yang dingin semakin menusuk tulangnya.

''Oh begitu. Sepertinya kamu kedinginan,'' kata Nathan. Nathan kemudian melepas mantelnya dan menyelimutkannya pada tubuh Queen. Lagi-lagi jantung Queen berdetak tidak karuan. Nathan kemudian mengeluarkan sebuah topi rajut berwarna pink dan memakaikannya di kepala Queen. Semakin dekat wajah Nathan, semakin tak beraturan detak jantung Queen.

''Maaf kalau aku lupa memberitahumu, kalau kita pergi ke tempat sedingin ini. Dan topi rajut ini sengaja aku bawa untuk kamu.''

''Untuk aku? Aku tidak sedang ulang tahun.''

''Memangnya ketika kita memberi sesuatu harus di saat ulang tahun?''

''Bukan begitu, maksudku....,''

''Aku hanya mengikuti kata hatiku saja,'' sela Nathan sembari melanjutkan memakan jagungnya. Queen pun memukuli dadanya, ia takut jika Nathan mendengar detak jantungnya.

Next.....

1
Dahlia Anwar
engga bisa move on dari kisah mereka
Dahlia Anwar
ikut nangis aku
Dahlia Anwar
🥰🥰🥰🥰 engga bisa berkata kata
Dahlia Anwar
🤪🤪🥰🥰😘😘😘
Dahlia Anwar
sellu yang terbaik
Dahlia Anwar
cerita nya keren
Dahlia Anwar
keren banget
Dahlia Anwar
keren banget
Dahlia Anwar
hadir lagi Thor kangen Ama queen
Dahlia Anwar: apa lagi papa mama nya Dira and Keenan cerita yang luar biasa.
total 2 replies
Miss Kece
Hadeuuh jadi cewek kok bego dan cengeng quin
mamah cantikk
trs perusahaan yg d indo sp yg pegang thor
mamah cantikk
bukannya punya kampus ya thor tmpt dira dlu kuliah
mamah cantikk
laura salah nyari musuh, udh d baikin ngelunjak
mamah cantikk
jd mls klo ada si virgo
CIVIA 💞💖🌹🥰
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
CIVIA 💞💖🌹🥰
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
CIVIA 💞💖🌹🥰
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
CIVIA 💞💖🌹🥰
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
CIVIA 💞💖🌹🥰
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Alya Safira
keren bgt..bagus..romantis... dan persahabatan tulus...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!