Della Puspita gadis cantik 18 Tahun,harus kehilangan kesuciannya karna direnggut paksa oleh seseorang yang sudah dianggapnya sebagai saudara sendiri.
Masa depan dan cita-citanya hancur.
Menikah di usia dini terpaksa harus dia jalani.
(jangan lupa terus dukung author ya....!!)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon melisa d'angel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 24
"Kenapa tidak katakan pada ku sejak awal bahwa kamu sudah menikah Al..?
"Maafkan aku Lun, aku terpaksa merahasiakannya dari semua orang.
Saat ini aku harus mempertanggung jawabkan semua perbuatan pada Della.
Hidup gadis itu saat ini sudah sangat hancur karena ulahku.
Hati ku terasa seperti tercabik-cabik saat melihat dia menangis.. "
Alvand menunduk kemudian menangis juga.
"Apakah kamu mencintainya Al. ?
"Iya,Aku mencintainya.
Bahkan sangat mencintainya.
Tapi sekarang dia juga sangat membenci ku Lun.
Luna ikut menangis mendengar penjelasan Alvand.
Dia bisa melihat seberapa besar rasa bersalah Alvand pada gadis itu.
Sebetulnya hatinya juga sakit saat Alvand mengatakan bahwa dia sudah mencintai wanita lain selain dirinya.
Terlihat jelas ada ketulusan dihati Alvand untuk Della,dan itu membuat Luna merasa iri pada gadis itu.
Luna kemudian memeluk Alvand.
"Kamu yang sabar ya Al.
Sekarang aku mengerti, sepertinya cintamu begitu tulus untuk gadis itu.
Mulai saat ini aku tidak akan mengganggumu lagi.
Sekarang pertanggung jawabkan lah semua kesalahanmu pada gadis itu.
Ku do'a kan semoga suatu saat dia bisa menerima dan memaafkanmu.
Tapi ingat masih ada aku yang selalu setia menunggumu.
Jika mungkin suatu saat gadis itu mencampakkan mu, kembalilah padaku.. "
Mendengar ucapan Luna, Alvand langsung melepaskan pelukannya.
Dia menatap wajah Luna dalam-dalam.
Sepertinya ucapan Luna tadi sangat tulus.
"Terima kasih Lun,karena kamu sudah mau mengerti keadaanku saat ini.
Ternyata pemikiranmu sekarang sudah semakin dewasa.. " ucap Alvand sambil tersenyum menatap Della.
"Sebagai ucapan terima kasih,maukah kau memelukku..? "pinta Luna pada Alvand.
Tanpa pikir panjang Alvand langsung memeluk Luna erat .
"Sekali lagi terima kasih Luna.. "
Luna mengangguk.
*****
Keesokan harinya.
Di rumah Ronald sedang membaca pemberitaan tentang Della dan Alvand.
Emosinya kembali meledak, saat mengetahui ternyata benar Della telah diperkosa seperti yang pernah Della jelaskan padanya waktu itu.
Ronald kemudian mencari tahu tentang profil Alvand di internet.
Akhirnya dia menemukannya.
"Alvand Prasetyo. Lihat saja akan ku bunuh baj*ng*n itu.. "
Diremasnya telfon genggam yang ada ditangannya itu.
Rahangnya mengeras dan tatapannya tajam seperti ingin membunuh.
Setelah menemukan alamat Rumah Alvand, Ronald langsung menuju ke sana.
Dia bermaksud ingin menemui Della dan meminta maaf.
Ronald yakin Della pasti sekarang tinggal dirumah Alvand karena mereka sudah menikah.
Dan dia mendapati ternyata rumah Alvand bersebelahan dengan rumah Della yang waktu itu pernah dikunjunginya .
Begitu sampai disana,Ronald melihat seorang asisten rumah tangga sedang menyiram tanaman dipekarangan rumah mewah itu.
Ronald berdiri didepan pintu pagar.
"Permisi Bi,apa Della ada dirumah..?
"Ada,Non Dellanya ada dikamar.
Mas ini siapa..?" tanya Bi Sumi. ..
"Saya temannya Della Bi, bisa saya bertemu Della sebentar... ?
"oh,tunggu sebentar Mas. Saya panggilkan Non Dellanya dulu.
"Baik,terima kasih Bi.. "jawab Ronald.
"Bi Sumi segera bergegas memanggilkan Della dikamarnya.
ttook.. ttook ..ttookk..
Mendengar suara ketukan pintu dari luar, Della segera membukanya.
"Non Della, ada tamu didepan pengen ketemu sama Non.."
"Siapa Bi.?"tanya Della.
"Teman Non Della katanya.
Della masuk lagi kedalam, dan melihat keluar dari jendela kamarnya.
Dilihatnya ternyata Ronald sedang berdiri didepan pagar.
Della kembali menemui Bi Sumi yang masih berdiri di depan pintu kamarnya.
"Bilang saja saya sedang tidak ingin di ganggu Bi. "
"Baik Non, kalau begitu saya permisi dulu.
"
Bi Sumi kembali lagi menemui Ronald.
" Maaf mas,Non Della bilang sedang tidak ingin diganggu.
Ronald melihat Della sedang mengintip dari balik jendela kamarnya.
"Oh ya sudah Bi,kalau gitu saya permisi dulu.
"Baik mas.. " jawab Bi Sumi.
Kemudian Ronald pergi meninggalkan rumah itu dengan menggunakan motor Ninja kesayangannya.
*****
Gimana Monica dibenci sama orang yang Kamu sukai,itu Obsesi bukan Cinta Monica🙄🙄