Ketika cinta berkata maka hati akan berbicara dengan kata lain, ketika harapan penuh cinta malah dibalas dengan rasa sakit dengan kekecewaan yang mendalam.
Ketika rasa kecewa dan rasa rapuh telah menyerang hati nya, tiba tiba sebuah harapan dan takdir seakan memihaknya. Wanita yang dicintainya yang membuat hatinya hancur kini seakan takdir menyatukan kembali.
Mampukah dia berjuang untuk menyatukan takdir dan memperjuangkan cinta nya kembali. Sanggupkah rasa cinta yang tulus itu dibalas dengan rasa cinta atau hanya rasa kecewa yang selalu ada?
Mau tahu kelanjutan nya yuk baca lagi karya receh ini dan temukan semua jawabannya di Cinta Buta.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwi Anggii Verina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CB5
Setelah kejadian bermain layang layang hubungan cevdav dengan aslan semakin hari bertambah dekat, mereka merasakan kenyaman tersendiri pada hubungan pertemana mereka, sedangkan kemal hanya melihat mereka dari kejauhan, kemal semakin yakin bahwa wanita nya mencintai laki laki lain. Kemal yang ingin menujuh kedai aslan waktu itu tak sengaja melihat cevdav dengan aslan menaik sepeda dengan wajah yang tertawa bahagia.
“ apa saya harus menghentikan mereka bos “.
“ biarkan saja,, sebaik nya kita putar arah “.
“ tapi bos saya yakin nona akan tahu mobil kita “.
“ jika dia tahu mobil ini,, dia akan menghubungi ku “.
“ tap- “.
“ aku bilang putar balik “. Ucap kemal dengan tegas dan tak bisa di bantah lagi.
“ baik bos “. Erik akhir nya memutar balik mobil tersebut.
Sedangkan dari kejauhan cevdav melihat samar samar mobil yang di miliki kemal.
‘ bukan nya itu mobil nya kemal, kenapa putar arah ‘ ucap cevdav dalam hati.
“ ada apa “. Tanyak aslan kepada cevdav.
“ tak ada aku hanya menikmati hari di sore hari “. Ucap cevdav dengan bahagia. “ kita mau kemana lan “.
“ hem,, bagaimana kalau kita ke pantai,, di sana ada pantai dan ada perahu yang bisa kita naiki “.
“ benar kah,, ayo segera kesana “. Ucap cevdav dengan bersemangat.
Sedangkan aslan mengayuh sepeda nya dengan semangat pula, mereka berdua merasakan hal yang sama. Sama sama nyaman dan saling menyukai satu sama yang lain, tetapi aslan sadar siapa diri nya.
‘ aku harus menemui kemal secepat nya untuk mencari solusi kita bertiga ‘ ucap cevdav dalam hati.
Mereka sudah tiba di sebuah pantai dan di pinggir pantai ada sebuah perahu yang bisa mereka sewa sebentar untuk mereka naik untuk mengelilingi pantai tersebut.
Aslan sedang berbicara kepada seseorang yang mungkin pemiliki sebuah kapal tersebut. Dan tak lama aslan datang dengan senyum yang mengembang di pipi nya.
“ ayo naik senorita “. Ucap aslan dengan mengulurkan tanggan nya.
“ terimah kasih “. Ucap cevdav ketika menerimah uluran tanggan aslan.
Mereka berdua naik kapal dengan wajah mereka yang senang, aslan melihat wajah cevdav dengan senyum yang tak bisa di artikan.
“ apa kau selalu naik kapal ini lan “. Tanyak cevdav tanpa melihat ke arah aslan.
“ hem,, apa kau suka “.
“ aku suka karna pemandangan sore hari dari sini sangat lah indah “.
“ kau benar cev,, pemandangan di sini sangat indah sekali,, jarang sekali kita melihat pemandangan seindah ini “. Ucap aslan dengan tetap menatap wajah cevdav.
Cevdav melihat kearah aslan yang ternyata melihat kearah cevdav dengan senyuman yang tak di mengerti cevdav.
Deg
Deg
Deg
‘ astaga jantung ku kenapa seperti ini ketika aslan menatap ku seperti itu ‘
“ kau mengatakan pemandangan sore hari kan lan “.
“aku- aku mengatakan dengan jujur “.
“ apa “. Tanyak cevdav dengan tertawa sedangkan aslan juga tertawa melihat ke gugupan pada diri nya. “ kau gugup lan,, kau gugup bersama ku atau kau gugup naik kapal ha “.
“ aku- aku tak mungkin gugup bersama mu,, jangan bertanyak konyol cevdav “.
“ oke oke aku percaya pada mu hahahha“. Ucap cevdav dengan tertawa terbahak bahak.
Aslan yang merasa cevdav meledek nya akhir nya mendekat kearah cevdav dengan mengelitik perut nya. cevdav dengan cepat melepaskan dirinya dan lari dan aslan mengejar cevdav.
Aslan bisa menangkap cevdav dan aslan mulai mengelitik perut cevdav dengan mereka saling tertawa.
“ ampun ampun “.
“ apa kamu akan tetap meledek “.
“ tidak oke,, aku mengalah “. Ucap cevdav dengan mengalah.
Aslan melepaskan cevdav dan mereka saling bertatapan, mata mereka tanpa sengaja saling berpandangan cukup lama, tanpa mereka sadari aslan memajukan wajah nya dengan pelan dan sedikit menempelkan kening mereka.
“ maafkan aku,, maafkan aku “. Ucap aslan dengan pelan.
“ untuk apa kau meminta maaf “.
“ untuk- “.
“ untuk apa “.
“ kita harus pulang cev karna hari akan mulai gelap “. Ucap aslan dengan memperahlikan pembicaraan mereka dan aslan pergi menjauh dari cevdav.
sedangkan cevdav tak mengerti kenapa aslan seperti itu. ‘ apa kau juga merasakan apa yang aku rasakan saat ini ‘ ucap cevdav dalam hati.
Sedangkan aslan mengutuk kebodohan nya karna hampir saja mencium cevdav. ‘ bodoh kau tak bisa mengontrol diri mu,, jika tadi tak terkontrol maka habis lah aku ‘ umpat aslan dalam hati.
Sedangkan dari jauh sang mata mata selama ini masih mengikuti kemana pergi dengan teropong sang mata mata bisa melihat apa yang terjadi di perahu itu.
“ apa yang harus aku katakan pada tuan erik, jika seperti ini,, kalian membuat pekerjaan ku lebih sulit “. Umpat sang mata mata tersebut.
Aslan dan cevdav akhir nya turun dari perahu tersebut dengan keadan canggung. Aslan yang masih mengumpat kebodohan nya sedangkan cevdav memikirkan apa aslan memiliki perasaan yang sama.
“ cev “.
“ hem “.
“ jangan ambil hati apa yang aku lakukan tadi,, aku hanya terbawah suasana dan perasaan ku saja “.
“ apa kau memiliki persaan yang sama untuk ku “.
“ apa yang kau maksud “.
“ tak ada aku hanya menebak saja “. Ucap cevdav dengan tersenyum.
“ apa yang ada di otak kecil mu itu “.
“ apa yang aku pikirkan,, kau pasti bisa menebak nya “.
“ aku bukan panoramal yang bisa membaca pikiran mu “.
“ hahahaha yang mengatakan kau panoramal siapa tuan aslan enim “.
“ kau masih saja mengoda ku dari tadi hem “.
“ ampun ampun aku tak mau kau gelitiki lagi,, itu sangat geli “.
“ ya sudah ayo kita kembali ke kedai “. Ucap aslan dengan naik ke sepeda mereka.
Kini mereka berdua berjalan menujuh kedai aslan yang tempat nya tak jauh dari pantai, wajah mereka menggambar kan kebahagian tersendiri.
“ aslan “.
“ ada apa “.
“ besok aku tak akan datang ke kedai “.
“ kenapa “.
“ aku ingin menemui kemal, sudah berapah hari ini dia susah di hubungi, aku takut dia adalah masalah tapi dia tak mau berbagi pada ku “.
“ ouhh oke “.
“ kau tak marah kan aku tak datang ke kedai besok “.
“ hahaha tentu tidak nona cevdav,, kau akan menemui tunangan mu,, kenapa aku harus marah pada mu “. Ucap aslan dengan berbohong, padahal hati nya sangat terluka. Cevdav tak mengatakan apa apa lagi hingga tiba di depan kedai aslan.
“ aku langsung pulang saja, katakan pada yang lain aku pulang dulu dan terimah kasih untuk hari ini “. Ucap cevdav dengan cemberut.
“ oke sama sam dan titip salam untuk tuan kemal “.
“ hem “. Ucap cevdav dengan masuk kedalam mobil.
“ hati hati “. Ucap aslan.
Cevdav melajukan mobil nya dengan perasan campur aduk. “ aku kira kau cemburu tapi ternyata tidak “.
“ kenapa aku harus cemburu ketika cevdav mengatakan ingin menemui tuan kemal, dia kan tunangan nya tentu saja mereka akan menghabiskan waktu bersama “. Ucap aslan juga dalam tempat yang berbeda.