Update 1 × 10 bab per 7 hari
*******************
Li Yu’er hanyalah seorang pekerja kantor biasa di dunia modern.
Hidupnya dipenuhi lembur, kopi pahit, dan rutinitas tanpa akhir… sampai sebuah kecelakaan merenggut nyawanya dan membuatnya terbangun di dunia Douluo Dalu.
Ia bereinkarnasi sepuluh tahun sebelum kelahiran Tang San.
Di dunia tempat kekuatan ditentukan oleh roh bela diri dan soul ring, Li Yu’er terlahir dengan bakat yang bahkan mampu mengguncang seluruh Spirit Hall
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mianno, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Panggilan dari Kedalaman
Kabut putih keemasan terus menyelimuti Holy Spirit Training Ground.
Langkah para peserta mulai melambat satu per satu.
Tekanan spiritual di area ini semakin berat seiring mereka bergerak lebih dalam.
Bahkan tanah di bawah kaki terasa dipenuhi aura holy yang padat.
Yan Luo yang berjalan paling depan kini sudah mulai bernapas berat.
Aura api di tubuhnya menyala lebih terang untuk menahan tekanan.
Sementara peserta lain juga mulai memanggil roh bela diri masing-masing.
Namun berbeda dari mereka—
Li Yu’er justru merasa semakin tenang.
Soul power di tubuhnya bergerak sangat lancar.
Freya di dalam spiritual sea terus memancarkan aura hangat samar yang melindunginya dari tekanan sekitar.
Dan yang paling aneh—
semakin dalam mereka masuk, semakin kuat suara misterius itu memanggilnya.
DEG.
DEG.
Seolah ada sesuatu di kedalaman Holy Spirit Training Ground yang sedang merespons keberadaan Freya.
Li Yu’er perlahan menyipitkan mata.
“Apa sebenarnya tempat ini…”
Menurut informasi yang ia tahu, Holy Spirit Training Ground hanyalah area pelatihan spiritual milik Spirit Hall.
Namun sekarang—
ia merasa tempat ini jauh lebih dari sekadar area latihan.
Ning Xue yang berjalan di dekatnya tiba-tiba berkata pelan,
“Kau terlihat sangat santai.”
Li Yu’er sedikit menoleh.
Gadis itu sedang menatapnya dengan rasa penasaran.
“Tekanan di sini tidak terlalu berpengaruh padamu?”
Li Yu’er menjawab tenang,
“Mungkin karena roh bela diriku tipe spiritual.”
Ia tentu tidak mungkin mengatakan tentang Freya.
Ning Xue mengangguk kecil.
“Pantas…”
Tatapannya sedikit berubah.
Karena meski Li Yu’er tampak santai, ia bisa merasakan soul power anak itu sangat stabil.
Hal seperti ini tidak normal untuk spirit master seusia mereka.
Sementara di depan—
Yan Luo diam-diam melirik ke belakang.
Melihat Li Yu’er masih tenang membuat ekspresinya sedikit jelek.
“Hmph.”
“Dia hanya berpura-pura.”
Sebagai genius Spirit Hall, Yan Luo terbiasa menjadi pusat perhatian.
Namun sejak Li Yu’er muncul—
semua orang mulai membandingkan mereka.
Dan yang paling membuatnya tidak nyaman—
bahkan Lord High Priest sendiri memperhatikan anak itu.
Karena itu—
Yan Luo sudah memutuskan dalam hati.
Ia harus membuktikan bahwa dirinya lebih unggul.
…
Perjalanan terus berlanjut.
Satu jam. Dua jam.
Tekanan spiritual semakin mengerikan.
Salah satu peserta akhirnya berhenti sambil terengah-engah.
“Aku… tidak kuat lagi…”
Spirit master penjaga yang tersembunyi di area sekitar segera muncul lalu membawa peserta itu keluar.
Holy Spirit Training Ground memang tidak main-main.
Kalau memaksakan diri terlalu jauh, spiritual sea bisa rusak permanen.
Tak lama kemudian peserta kedua juga menyerah.
Kini hanya tersisa empat orang: Yan Luo, Ning Xue, pemuda pendiam bernama Bai Chen, dan Li Yu’er.
Kabut di sekitar mereka mulai berubah lebih tebal.
Bahkan pandangan hanya mampu menjangkau beberapa meter.
Namun di saat itulah—
DEG!
Freya tiba-tiba bereaksi jauh lebih kuat.
Li Yu’er langsung menghentikan langkah.
Di kejauhan—
ia melihat sesuatu.
Cahaya emas samar berkedip di dalam kabut.
Sangat jauh.
Namun aura divine yang dipancarkannya membuat Freya hampir beresonansi penuh.
Li Yu’er langsung merasakan spiritual sea-nya bergetar.
“Apa itu…?”
Yan Luo yang melihat Li Yu’er berhenti langsung mendengus.
“Kalau tidak kuat, jangan dipaksa.”
Namun Li Yu’er bahkan tidak mendengarnya.
Karena seluruh fokusnya tertuju pada cahaya emas tadi.
Dan semakin lama ia memperhatikannya—
semakin jelas suara panggilan itu terdengar.
Datang…
Datang…
Suara itu sangat samar.
Namun terasa langsung menggema di dalam jiwanya.
Ning Xue sedikit mengernyit.
“Li Yu’er?”
Baru saat itulah Li Yu’er tersadar.
Ia buru-buru menekan Freya lagi.
Cahaya emas samar di dalam spiritual sea perlahan mereda.
Namun jantungnya masih berdetak cepat.
Tempat ini benar-benar memiliki hubungan dengan Freya.
Dan kemungkinan besar—
hubungan itu sangat dalam.
…
Beberapa waktu kemudian, mereka akhirnya tiba di area batu altar pertama.
Di tengah lembah terdapat platform batu putih besar dengan simbol malaikat terukir di atasnya.
Aura holy di tempat ini sangat padat.
Bahkan Yan Luo langsung duduk bersila begitu sampai.
“Aku akan berlatih di sini.”
Ning Xue juga tampak mulai kesulitan.
Keringat memenuhi dahinya.
“Aku juga…”
Hanya Bai Chen yang masih berdiri diam tanpa banyak bicara.
Pemuda itu memiliki aura dingin seperti pedang.
Tatapannya tajam dan tenang.
Dan sejak awal—
ia hampir tidak pernah bicara.
Li Yu’er sedikit memperhatikannya.
“Dia kuat…”
Bahkan kemungkinan lebih kuat dari Yan Luo.
Tiba-tiba Bai Chen berkata pelan,
“Kau ingin lanjut?”
Li Yu’er sedikit terkejut.
Karena ini pertama kalinya pemuda itu bicara padanya.
Li Yu’er mengangguk kecil.
“Aku merasa masih bisa.”
Bai Chen memperhatikan Li Yu’er beberapa detik sebelum akhirnya berkata,
“Kalau begitu hati-hati.”
“Area berikutnya berbeda.”
Setelah mengatakan itu, ia langsung duduk bersila di dekat altar tanpa penjelasan tambahan.
Li Yu’er sedikit mengernyit.
Berbeda?
Namun sebelum ia sempat berpikir lebih jauh—
DEG.
Freya kembali beresonansi.
Kali ini jauh lebih kuat.
Dan cahaya emas di kejauhan kembali muncul.
Li Yu’er akhirnya mengambil keputusan.
“Aku akan lanjut sedikit lagi.”
Ning Xue langsung terkejut.
“Kau serius?”
“Di depan saja tekanannya sudah meningkat berkali-kali lipat!”
Yan Luo yang mendengar itu langsung tertawa kecil.
“Hahaha…”
“Kalau dia mau cari mati, biarkan saja.”
Namun Li Yu’er tidak mempedulikannya.
Ia terus berjalan melewati altar pertama.
Dan begitu melangkah keluar area itu—
BOOM.
Tekanan spiritual langsung meningkat drastis.
Bahkan udara terasa berat.
Tanah di bawah kaki dipenuhi aura holy yang hampir nyata.
Namun di saat bersamaan—
Freya tiba-tiba memancarkan cahaya lembut.
Tekanan itu langsung berkurang lagi.
Li Yu’er perlahan membelalakkan mata.
“Freya benar-benar cocok dengan tempat ini…”
Ia terus berjalan lebih dalam.
Kabut semakin tebal.
Dan suara panggilan itu semakin jelas.
Datang…
Datang…
Li Yu’er merasa seperti sedang ditarik menuju sesuatu.
Namun justru karena itulah ia semakin waspada.
Karena semua ini terlalu aneh.
Tak lama kemudian—
kabut di depannya tiba-tiba terbuka sedikit.
Dan Li Yu’er akhirnya melihat sumber cahaya emas tadi.
Itu adalah…
sebuah patung.
Patung malaikat wanita bersayap enam berdiri di tengah area kecil.
Namun berbeda dari simbol angel Spirit Hall biasa—
patung ini memegang tombak panjang.
Armor di tubuhnya juga tampak lebih mirip Valkyrie perang.
Dan saat melihatnya—
DEG!!
Freya langsung bergetar hebat.
Cahaya emas meledak di dalam spiritual sea.
Li Yu’er membelalakkan mata.
Karena patung itu…
sangat mirip Freya.
“Atau lebih tepatnya…”
“Freya mirip dengan patung ini…”
Jantung Li Yu’er langsung berdetak keras.
Bagaimana mungkin ada patung seperti ini di dunia Douluo?
Bukankah Freya berasal dari MLBB?
Namun sebelum ia sempat berpikir lebih jauh—
WHUSSH!
Cahaya emas dari patung tiba-tiba bergerak.
Dan dalam sekejap—
seluruh area mulai bergetar.
Kabut di sekitar langsung berputar liar.
Sebuah tekanan divine kuno perlahan bangkit dari dalam patung.
Li Yu’er langsung mundur refleks.
Namun Freya di dalam spiritual sea justru semakin aktif.
Seolah sedang merespons panggilan lama yang akhirnya ditemukan kembali.
Lalu—
suara wanita samar tiba-tiba menggema di dalam kepala Li Yu’er.
“Keturunan… akhirnya datang…”
Pupil mata Li Yu’er langsung mengecil drastis.
Karena suara itu…
jelas bukan berasal dari dirinya sendiri.