NovelToon NovelToon
Dokter Cantik Milik Mafia Kejam

Dokter Cantik Milik Mafia Kejam

Status: tamat
Genre:Action / Mafia / Romantis / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: Tessa Amelia Wahyudi

Clara, seorang dokter cantik yang bertugas di sebuah rumah sakit swasta harus menghadapi seorang pasien yang sangat menyebalkan.

Pasien ini membuat keributan di ruangannya pasca siuman setelah menjalani operasi pengangkatan sebagian jaringan hatinya yang rusak.

Robert Kingston seorang mafia kejam yang tiba-tiba harus berhadapan dengan seorang dokter yang sama sekali tidak takut dengannya.

Bahkan dokter perempuan itu berani mendebatnya dan sampai memukul lengannya saat wanita itu ingin mengganti perban bekas luka operasinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tessa Amelia Wahyudi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DCMMK. 19

Sejak perginya Robert tadi, Clara terus saja memikirkan laki-laki itu. Jantungnya bahkan terus saja berdebar dan merasa gelisah memikirkannya. Entah apa yang terjadi di luar sana.

Tapi yang jelas itu benar-benar membuatnya khawatir.

"Ah, bagaimana jika dia memang sedang sibuk?" gumamnya ketika memegang ponsel untuk menghubungi Robert.

Sungguh, Clara bingung apakah dia harus menghubungi laki-laki itu saat ini atau tidak. Tapi jika tidak menghubunginya, dia terus saja merasa khawatir. Kalau pun menghubunginya apa yang akan.

Entahlah, dia benar-benar tidak tahu apa yang harus dilakukannya saat ini. "Ah, sudahlah. Mungkin dia memang benar-benar senang sibuk." gumamnya yang memilih untuk berpikir positif saja.

Tapi, baru saja dia kembali merebahkan tubuhnya tiba-tiba saja pintu kamar yang terbuka.

Betapa terkejutnya Clara ketika melihat siapa yang datang. "Astaga, apa yang terjadi?" tanya Clara ketika melihat Robert datang bersama anak buahnya yang menyebalkan itu.

Masih teringat jelas diingatkan Clara ketika mereka berdebat di depan ruang operasi pada waktu itu. Laki-laki sangat membekas diingatannya dan dia tidak akan pernah melupakan hal itu.

"Bos tertembak dan-"

"Astaga! apa yang kalian lakukan di luar sana hingga seperti ini? Lalu kenapa tidak membawanya ke rumah sakit. Kenapa membawanya pulang ke rumah?" tanya Clara panik melihat keadaan Robert saat ini.

"Cepat keluarkan peluru ini. Aku tidak ingin pergi ke rumah sakit karena pasti akan di rawat."

"Tapi ini bukan luka kecil. Kamu memang harus dirawat dan-"

"Cepat lakukan saja, Clara! Keluarkan peluru ini dari bahuku. Ini tidak sulit dan kamu hanya perlu mengeluarkannya sekarang!"

"Tapi, Robert -"

"Aku bilang lakukan sekarang!" titah Robert penuh penekanan hingga membuat Clara langsung berjalan menuju lemari penyimpanan miliknya dan dia mengeluarkan alat medis yang dia miliki.

Lalu dia meminta semangkuk air hangat untuk memeriahkan lukanya.

"Tidak perlu dengan itu. Aku sudah biasa melakukannya. Kau hanya perlu menyiramkannya dengan alkohol saja agar lebih cepat!" kata Robert.

"Jangan macam-macam. Aku lebih tau apa yang harus aku lakukan. Di sini aku dokternya dan kamu pasiennya. Jadi biarkan aku bekerja dengan tenang!"

"Hem..." jawab Robert sekenanya.

Dia membiarkan wanita itu melakukan apa yang harus dia lakukan.

Melihat luka itu membuat Clara semakin merasa aneh dengan semua ini. Banyak pertanyaan di dalam kelasnya yang siap dia tanyakan pada Robert.

"Sebenarnya apa yang kamu lakukan di luar sana? kenapa sampai seperti ini dan-" ada jeda sejenak.

Clara masih memikirkannya. Sampai dia kembali melanjutkan apa yang ingin dia kata.

"Siapa kamu? dan kenapa sampai seperti ini. Apa kalian lakukan di luar. Sumpah demi apapun aku benar-benar terkejut. Aku merasa seperti orang bodoh. Aku tidak mengetahui apapun tentang dirimu sementara kamu, kamu bisa mengetahui apapun tentang diriku bahkan sampai ke masa laluku sekalipun. Tapi aku? aku hanya orang asing yang tiba-tiba mendapatkan perhatian dan mungkin cinta yang luar biasa darimu. Lalu apa ini? kenapa terdapat begitu banyak luka di sini? Ini bukan kali pertama kamu mendapatkan luka seperti ini. Jadi tolong jelaskan padaku dari mana aku harus mempercayaimu? dari mana aku harus belajar untuk mengenal dirimu dengan segala kejanggalan yang terjadi saat ini." Clara benar-benar tidak tahu apa yang harus dilakukannya saat ini.

Merasa bahwa pembicaraan sepasang kekasih itu mulai menjurus ke arah yang lebih privasi, Jimmy memilih keluar. Dia tidak ingin mendengar apa yang mereka bicarakan jadi lebih baik dia menjauh dan membiarkan ketua insan itu menjelaskan apa yang harus dijelaskan saat ini.

Ya, Robert sendiri bingung harus menjelaskan dari mana.

"Tidak semuanya harus kamu ketahui, Clara. Apa pun yang ku lakukan di luar sana akan ku pastikan bahwa kamu tidak akan pernah terluka. Kamu akan selalu baik-baik saja dan aku tidak akan membiarkan siapa pun menyakitimu." jawab Robert yang membuat Clara hanya tersenyum kecut mendengarnya.

Melihat reaksi Clara setelah mendengar apa yang dia katakan membuat Robert hanya bisa menghela nafasnya saja.

Bagaimana cara menjelaskan pada Clara, dan membuatnya percaya bahwa dia akan selalu melindunginya dalam keadaan apa pun.

"Hey, ini belum selesai." Clara panik saat tiba-tiba saja Robert berbalik arah dan membiarkan luka yang belum selesai di bersihkannya mengeluarkan cairan kental berwarna merah tersebut.

"Ayo berbalik lagi. Ini belum selesai dan aku harus segera menjahit lukanya lagi. Kalau tidak-"

"Biarkan saja. Biarkan luka itu terus terbuka. Aku hanya ingin kau percaya padaku saja, Clara. Cukup percaya padaku dan aku akan memberikan apa pun itu. Termasuk dunia beserta isinya. Asal tetap berdiri di sampingku, dan genggam tanganku. Tetaplah bersamaku agar aku bisa menjelaskan semuanya sampai waktunya tiba." kata-kata yang sangat ambigu sekali bukan?

Yang membuat Clara semakin gamang dnegan keputusannya ketika mendengar apa yang Robert katakan tadi. Mengatakan bahwa dia akan menceritakan semuanya sampai waktunya tiba. Apa yang ingin di ceritakannya?

Sebenarnya apa yang terjadi? Apa yang dia sembunyikan? kenapa Clara merasa bahwa ada hal besar yang tidak dia ketahui.

"Ayo berbalik. Biar aku bersihkan lagi lukanya." Clara memilih untuk tidak membahas tentang hal ini lagi.

Dari pada dia terus memikirkan hal-hal yang tidak seharusnya dia pikirkan. Jadi lebih baik dia memilih untuk mengalah dan membiarkan semua rahasia laki-laki itu terbuka dengan sendirinya. Dia percaya bahwa tuhan pasti lebih tau apa yang terjadi di masa depan. Clara percaya bahwa Tuhan pasti telah menyiapkan takdir yang indah untuknya.

Robert pun sama. Dia juga berharap bahwa Tuhan akan berbaik hati pada mereka dan menjadikan kehidupan mereka menjadi kehidupan yang sempurna.

"Sudah, istirahatlah." ucap Clara setelah dia selesai membersihkan luka Robert.

"Clara," Panggilnya ketika wanita itu hendak pergi meninggalkannya.

Tatapan keduanya bertemu. Mereka saling menatap satu sama lain, sampai di mana Robert menggenggam tangan Clara.

"Trust me, Clara. Aku tidak akan pernah menyakiti mu dalam keadaan apa pun. Karena jika di masa depan kamu melihatku dalam versi berbeda, tolong tetap percaya padaku dan jangan pernah percaya apa yang orang lain katakan sebelum aku yang menjelaskannya padamu. Promise me, Clara." pint Robert pada wanitanya.

Karena bagaimana pun dia harus memikirkan tentang hal ini. Mendirikan apa yang akan terjadi di masa depan. Masa di mana dia harus berjuang keras untuk semua ini. Semua yang terjadi nantinya.

"Aku tidak janji!" jawab Clara yang langsung pergi meninggalkan Robert sambil membawa alat medis miliknya tadi.

Melihat Clara yang sudah keluar membuat Jimmy pun langsung sigap untuk bicara.

"Masuklah, mungkin ada yang ingin kalian bicarakan." kata Clara yang seolah-olah dia tau apa yang ingin Jimmy tanyakan.

"Terima kasih, Nona." balasnya dengan sopan.

***

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Lho ini sudah End apa ada gomana... kok ngegantung ceritanya.🤔🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Joss Robert.... kirim hadiah spesial buat para antek² berlabel penyidik Bert.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gaass basmi hama² berkedok apalaahhh apalaahh itu... Bert, 👍🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Robert peka banget instingnya sampe Lukisan dan maksudnya tau kalau ada sesuatu.🤭🤭🤭
Jimmy kalah cepet dari bosmu.😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Clara ini aneh tadi Robert mau menjelaskan ga mau di dengar dan sekarang malah tiba² menuduh aneh².... mau menang sendiri saja.. apa salahnya dengerin Robert sih
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Untung Ada Jimmy yang setia dan sigap, Bert... jadi masalahnya bisa dia hadepin sendiri.
mending jujur deh sekarang sama Clara biar masalah ga timbul melebar dan Dia bisa lihat situasi.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Waduh ada yang membuat kekacauan di saat Robert jauh di negaranya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Heh malah sarapan yang Lain lebih dulu nih Bumil.🤭🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
🤣🤣🤣Mafia makan bubur ayam pinggir jalan, merakyat sekali Bert.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Eh sudah di Indonsaja.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Marahin saja Authornya Bert kalau sudah ga tahan dengan tingkah Clara karna yang buat Clara ngidam nyebelin kan Author.🤣🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Bener² di luar nurul tapi ada benarnya juga kata Robert semua harus dipikirkan karna kehampilan masih muda dan perjalanan cukup lama jadi nyari aman dan keselamatan baiknya nunggu semua siap Clara.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kenapa ga coba Cari tau lewat medsos pak ketu sama wakil ketu buat cari tau info makannya jadi ga perlu repot² nyari jauh... mafia jadi Oleng gara² Pujaan hati.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Bika ambon ya kalau ga salah... Semangat Robert.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kasihan juga Robert... Perempuan selalu mancing² tar yang di salahin laki² juga... sabar ya Robert.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Babby bener² full ngerjain Daddynya.... tapi bagus juga sih biar merekatkan Clara sama Robert karna dengan begitu mereka kompak untuk punya waktu berdua dan komunikasi lebih dekat dan bisa lebih saling mengenal satu sama lain biar ga timbul salah paham baru lagi kedepannya.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Wkwkkk rupanya Calon Baby juga merajuk sama Daddynya.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
bener Clara Mending mikirin diri sendiri saja dan Baby biar ga stress... dari pada mendengarkan penjelasan Robert yang telat..
padahal kalau seandainnya Robert bilang di awal kejadiannya ga akan rumit apa lagi kamu bilang cuma buat tau apa alasan si hama dulu pergi, tapi karna keputusan ceroboh nemuin dia sendiri jadi wajar Clara marah apa lagi di tambah hormon lagi ga stabil karna lagi hamil.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hmmm hamil kayaknya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Yap lanjutkan Clara.👍🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!