NovelToon NovelToon
HIDUPKU

HIDUPKU

Status: tamat
Genre:Bad Boy / Persahabatan / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:688.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: ina corlet

Novel ini adalah karya pertama yang saya yakini bikin kepala pusing disebabkan typo, alur membagongkan, hal hal diluar nurul, dan cerita klise yang freak. saya sangat ingin merevisi karya ini tetapi rasa malas ini menguasai tubuh tanpa ampun. jadi maafkan cerita yang memusingkan ini rakyat ku!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ina corlet, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesedihan yang sama

Hari ini kiara berencana untuk bertemu bella dan sana, sudah sangat lama mereka tida saling bercerita bahkan untuk saling bertemu saja rasanya sangat sulit apalagi bercerita.

Pagi ini kiara lebih awal berangkat ke kampus, berharap bisa bertemu defan walau hanya di depan jalan.

"Hallo bell, apa aku bisa menemui mu siang ini setelah selesai kelas"

Kiara menghubungi bella lewat ponselnya karena dia tida menemukan bela di sekitaran kampus.

"Tentu saja bisa. Hari ini aku tida ada kelas tambahan, aku akan makan siang dengan mu, sudah lama, aku merindukan mu"

"Ah untunglah kau bisa, kau tolong beritahu sana ya, aku akan segera masuk kelas, aku sudah menghubunginya tadi, namun dia tida mengangkatnya"

"Baiklah. akan ku ajak dia untuk makan siang dengan aku dan kau, ku tutup telfonnya ya, aku sedang bersiap"

"Ah baiklah, sampai jumpa nanti siang"

Obrolan itu berakhir begitu saja, kiara tida sabar memberitahu apa yang terjadi padanya selama ini, semuanya disimpan rapat sangat baik dalam hati kiara.

Di sisi lain Hans sedang mengatur rencana pernikahan yang akan di laksanakan 3 hari lagi tepatnya, sejujurnya hans takut jika yas akan benar benar menjalankan rencananya.

"Hans, apakah undangan yang aku pesan sudah siap untuk di sebarkan"

"Sudah tuan, semua undangan dalam keadaan baik dan sempurna, ada beberapa yang saya sisakan untuk nyonya kiara tuan"

"Untuk apa kau melakukan itu, dia tida perlu mengundang siapapun ke pernikahan ini, siapa yang berteman dengannya"

"Ah saya hanya merasa dunia nyonya kiara pun harus mengetahui ini, agar kedepannya tida terjadi masalah tuan. Saya hanya mengantisipasi"

"Ah baiklah terserah kau saja, aku tida terlalu peduli"

Yas berhenti sejenak dengan tatapan kosongnya membuat hans yang berada di depannya kebingungan harus berbuat apa.

"Hans kau tau aku tida pernah benar benar menyukai perempuan. Bagiku mereka sangat menjengkelkan, dan kali ini aku melakukan sebuah pernikahan pun karena aku menginginkan hidupnya benar benar hancur di tanganku. Jika ayah dan bunda tau, apa mereka akan bersedih melihat ini"

Hans hanya terdiam dengan ucapan yas yang mengingat tentang mendiang kedua orang tuanya. Hans mengerti betapa sedihnya yas, betapa kecewanya hatinya saat ini. Dia sangat merindukan kasih sayang ibunya, dia sedih dengan kesendirian dan dia benci dengan kesepian yang selalu menyayat hatinya ketika sendiri.

"Jika begitu temui lah mereka tuan, mungkin mereka juga sangat merindukan anda"

"Yah kau benar, sudah 10 hari aku tida mengunjungi mereka, apa mereka marah terhadapku kali ini. Huh.

hans tolong kosongkan jadwalku besok, aku akan pergi berkunjung ke sana"

"Baik tuan, akan saya kosongkan semua jadwal anda untuk besok, bersantai lah sejenak untuk menenangkan diri anda. Atau mungkin anda ingin pergi ke suatu tempat"

"Ah tida Hans, besok aku akan d irumah seharian, tubuhku benar benar lelah rupanya"

"Baik tuan"

Di sisi lain kiara sangat bahagia, akhirnya dia bisa bertemu dengan kedua temannya itu. Mereka duduk disebuah rumah makan yang lumayan jauh dari kampus, mereka semua sepakat telah mengosongkan jadwal kelas mereka karena ada hal serius yang ingin kiara sampaikan rupanya.

B:bella K:kiara S:sana

B : "Ki kau baik baik saja kan sekarang"

K : "Ada sedikit masalah bell"

S : "Benarkah? Mengapa tida memberitahu kami"

K :"Sudah seminggu yang lalu aku ingin bertemu kalian, tapi aku tau kalian pun punya kehidupan, tida melulu tentang aku, jadi kubiarkan aku menyimpannya dulu"

B : "Ceritakan, ada apa sebenarnya, kau tida mau bicara masalahmu lewat telfon, sekarang kita punya banyak waktu, ceritakan apa yang membuatmu jadi begini"

K : "Aku punya 2 kabar untuk kalian, satu merupakan kabar bahagia dan yang lain merupakan kabar duka"

S : "Katakan keduanya, aku ingin mendengarnya. Tapi aku akan menerima kabar duka terlebih dahulu, agar aku bisa bahagia setelahnya. Bagaimana dengan kau bell"

B : "Apapun akan ku dengarkan. Sekarang beritahu kami, aku sangat penasaran"

Kiara mencoba untuk tegar, namun tetap saja air matanya terjatuh begitu saja ketika ingin memulai pembicaraan mengenai pernikahannya dengan yas. Dia sadar hanya kedua temannya yang bisa mendengarkan kiara dengan baik, tentu mereka juga tida akan pernah membiarkan masalah kiara di dengar oleh orang lain yang nantinya akan membuat kiara celaka.

Belum sempat kiara bercerita dia sudah menangis keterlaluan, entah apa yang di rasakan nya selama ini, tapi didepan kedua sahabatnya kiara benar benar merasa di anggap sebagai manusia ciptaan tuhan, yang berhak menerima kasih sayang.

Bersambung ...

1
Aulia Hayalan
satu kata untukmu Tiara" bodoh"
Yusria Mumba
bagus kiara pergi yng jauh, daripada, dsiksa,
Yusria Mumba
ceritanya sedih banget,
Yusria Mumba
puny suami tapi hidup kagura sensarah
Yusria Mumba
kasiang kiara tertekan terus,
Yusria Mumba
semangat kiara,
Yusria Mumba
kasiang kita, ny
Yusria Mumba
yang sabar kiara,
Yusria Mumba
kasiang kiana,
Yusria Mumba
kasiang,
Masri Masri
paling yas termakan oleh kebucinanya sendiri
samara
Luar biasa
Jeankoeh Tuuk
apakah itu Kiara
apa Kiara hilang ingatan
Jeankoeh Tuuk
penasaran....
apa
kelakuan deff
Jeankoeh Tuuk
cinta Yas mulai tumbuh
Jeankoeh Tuuk
Yas mulai sadar ....
Jeankoeh Tuuk
luluhnya suatu kebencian
Jeankoeh Tuuk
begitu cemburunya yas
Jeankoeh Tuuk
ada kemajuan
Jeankoeh Tuuk
hati Yas tersentuh melihat kesedihan Kiara istrinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!