NovelToon NovelToon
Alea & Adrian

Alea & Adrian

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Percintaan Konglomerat / Pernikahan rahasia
Popularitas:366
Nilai: 5
Nama Author: Althea Shalmaira

"Alea & Adrian" mengisahkan dua pewaris tunggal imperium bisnis terbesar di Kota Valerika, Alea Corisand dan Adrian Hutama. Terikat wasiat mutlak sang kakek, mereka dipaksa menikah demi penyatuan korporasi. Padahal, keduanya telah memiliki kekasih masing-masing dari kalangan elit.

Enggan mengorbankan cinta, Alea mengusulkan ide nekat: pernikahan kontrak di atas kertas selama enam bulan. Setelah meyakinkan pasangan masing-masing, mereka pindah ke sebuah penthouse mewah dan hidup dalam batasan kamar terpisah yang ketat.

Namun, sandiwara profesional ini perlahan retak. Intensitas kebersamaan memicu getaran aneh yang tak terduga di antara keduanya. Di saat garis batas hati mulai kabur, sebuah ancaman misterius dari masa lalu mengintai, memaksa mereka saling bersandar demi bertahan hidup. Siapakah yang akan bertahan hingga akhir kontrak?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Althea Shalmaira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15. Foto yang Hilang

Malam di The Obsidian terasa jauh lebih panjang dari biasanya.

Setelah kemunculan foto misterius di panel keamanan, baik Adrian maupun Alea tidak memiliki keinginan sedikit pun untuk kembali tidur.

Mereka masih berdiri di depan layar yang telah kembali gelap.

Foto itu telah menghilang.

Tidak tersimpan.

Tidak bisa dipanggil ulang.

Tidak meninggalkan jejak digital apa pun.

Seolah hanya sebuah ilusi.

Namun keduanya tahu apa yang mereka lihat.

Dan yang paling mengganggu bukanlah keberadaan George Corisand dan William Hutama dalam foto tersebut.

Melainkan dua anak kecil yang berdiri di belakang mereka.

Anak laki-laki dan anak perempuan.

Adrian dan Alea.

"Aku tidak mengingat ini."

Suara Alea memecah keheningan.

Ia duduk di sofa sambil memijat pelipisnya.

"Kau?"

Adrian menggeleng.

"Tidak."

Ia berdiri di depan panel keamanan.

Tatapannya tetap fokus pada layar.

"Tapi jika foto itu asli, berarti keluarga kita memang sudah saling mengenal jauh sebelum pernikahan ini."

Alea menghela napas panjang.

"Itu bukan hal yang mengejutkan."

"Tidak."

Adrian mengangguk.

"Yang mengejutkan adalah kenapa tidak ada seorang pun yang pernah memberitahu kita."

Kalimat itu membuat Alea terdiam.

Benar.

Kedua keluarga mereka adalah dinasti bisnis terbesar di Valerika.

Jika hubungan kedua keluarga memang sudah dekat selama puluhan tahun, mengapa mereka tumbuh seolah berasal dari dunia yang berbeda?

Mengapa George Corisand dan William Hutama tidak pernah menceritakan apa pun?

Mengapa semua informasi itu disembunyikan?

Dan yang paling penting...

Mengapa seseorang ingin mereka mengetahuinya sekarang?

Pukul satu dini hari.

Alea akhirnya kembali ke kamarnya.

Namun tidur tetap tidak datang.

Pikirannya dipenuhi potongan-potongan informasi yang tidak saling menyatu.

Surat misterius.

Rekaman suara.

Dokumen wasiat.

Foto masa kecil.

Dan Adrian.

Terutama Adrian.

Beberapa minggu lalu, pria itu hanyalah bagian dari kontrak yang terpaksa ia jalani.

Seseorang yang harus ditoleransi demi menjaga perusahaan.

Namun kini semuanya berubah.

Mereka menghadapi ancaman yang sama.

Memecahkan misteri yang sama.

Dan tanpa sadar mulai saling bergantung.

Kesadaran itu membuat Alea frustrasi.

Karena semakin dekat ia mengenal Adrian...

Semakin sulit baginya menganggap pria itu hanya sekadar rekan bisnis.

Di sisi lain penthouse, Adrian juga belum tidur.

Ia kembali berada di ruang kerja.

Kali ini bukan untuk melacak pesan misterius.

Melainkan mencari sesuatu yang lebih sederhana.

Foto lama.

Album keluarga digital.

Arsip pribadi.

Apa pun yang mungkin berkaitan dengan gambar yang mereka lihat malam ini.

Monitor besar menampilkan ribuan file.

Foto-foto konferensi.

Perjalanan bisnis.

Acara keluarga.

Perayaan ulang tahun.

Namun setelah hampir dua jam mencari...

Tidak ada satu pun foto yang menyerupai gambar tadi.

Adrian menyandarkan tubuh ke kursi.

Frustrasi.

Seseorang telah menunjukkan sebuah petunjuk.

Lalu menghapus semua jalan untuk memverifikasinya.

Sangat cerdas.

Sangat menjengkelkan.

Dan sangat terencana.

Tepat ketika ia hendak menutup laptop

Sebuah nama menarik perhatiannya.

Folder lama.

Tersimpan di server keluarga.

Tanggal dua puluh tahun lalu.

Nama folder itu hanya terdiri dari satu kata.

PROYEK AURORA

Adrian mengernyit.

Ia belum pernah melihat nama itu sebelumnya.

Perlahan ia membuka folder tersebut.

Namun sebelum file berhasil dimuat—

Layar mendadak menampilkan pesan.

AKSES DITOLAK

Adrian membeku.

Keningnya berkerut.

Ia mencoba lagi.

Hasilnya sama.

Akses ditolak.

Ia mencoba menggunakan otorisasi administrator utama keluarga Hutama.

Tetap gagal.

Untuk pertama kalinya dalam hidupnya...

Ada file dalam server keluarganya sendiri yang tidak bisa ia buka.

Keesokan paginya.

Alea sedang bersiap berangkat ke kantor ketika Adrian muncul di ruang makan.

Wajah pria itu terlihat lebih serius daripada biasanya.

Yang berarti sesuatu telah terjadi.

"Ada masalah?"

tanya Alea.

Adrian duduk di kursi seberangnya.

"Bukan masalah."

"Apa?"

"Sebuah nama."

Alea mengangkat alis.

Adrian kemudian mendorong secarik kertas ke arahnya.

Di atasnya tertulis dua kata.

PROYEK AURORA

Alea membaca tulisan itu beberapa kali.

Lalu mendongak.

"Apa ini?"

"Aku menemukannya tadi malam."

Adrian menjelaskan seluruh temuannya.

Tentang folder rahasia.

Tentang akses yang ditolak.

Tentang bagaimana bahkan otoritas tertinggi keluarga Hutama tidak bisa membukanya.

Semakin lama mendengarkan, wajah Alea semakin serius.

Karena nama itu terasa familiar.

Sangat familiar.

Tapi ia tidak tahu dari mana.

"Aurora..."

gumamnya pelan.

Kemudian matanya membesar.

"Tunggu."

Adrian langsung menatapnya.

"Kau ingat sesuatu?"

Alea berdiri.

Langsung menuju ruang kerjanya.

Beberapa menit kemudian ia kembali membawa sebuah buku tua.

Sebuah buku agenda milik mendiang ayahnya.

George Corisand.

Buku yang selama bertahun-tahun tersimpan di ruang arsip keluarga.

Alea membuka salah satu halaman yang sudah menguning.

Lalu menunjukkannya kepada Adrian.

Di sana terdapat catatan singkat yang ditulis tangan.

Sangat pendek.

Hanya satu kalimat.

"Pertemuan Aurora dipindahkan ke tanggal 17. William setuju."

Ruangan mendadak hening.

Adrian membaca kalimat itu berulang kali.

William.

Ayahnya.

George.

Ayah Alea.

Dan Aurora.

Nama yang sama.

"Apa sebenarnya Aurora itu?"

bisik Alea.

Tidak ada yang bisa menjawab.

Namun untuk pertama kalinya...

Mereka memiliki satu petunjuk konkret.

Satu nama yang benar-benar nyata.

Bukan ancaman.

Bukan manipulasi.

Bukan permainan psikologis.

Melainkan sesuatu yang benar-benar pernah ada.

Siang harinya.

Di tempat yang jauh dari The Obsidian.

Jauh dari kantor Corisand Group.

Jauh dari Hutama Industries.

Seorang pria tua duduk sendirian di sebuah rumah bergaya klasik di pinggiran kota.

Tangannya memegang cangkir teh hangat.

Wajahnya menunjukkan usia yang tidak lagi muda.

Namun matanya masih tajam.

Sangat tajam.

Di hadapannya terdapat layar tablet yang menampilkan rekaman kamera keamanan The Obsidian.

Pria itu tersenyum tipis.

"Mereka menemukannya lebih cepat dari perkiraan."

gumamnya.

Seorang wanita paruh baya yang duduk di seberangnya ikut tersenyum.

"Apakah kita harus menghentikan mereka?"

Pria tua itu menggeleng.

"Justru sebaliknya."

Ia menyesap tehnya perlahan.

"Biarkan mereka terus mencari."

Wanita itu tertawa kecil.

"Kalau begitu fase berikutnya akan segera dimulai."

Pria tua tersebut menatap keluar jendela.

Ke arah langit Valerika yang mulai mendung.

"Ya."

Senyumnya semakin dalam.

"Karena jika mereka berhasil membuka Aurora..."

"Seluruh kebenaran tentang masa lalu akan ikut terbuka."

Dan untuk pertama kalinya sejak permainan ini dimulai...

Ada sedikit kegelisahan di wajah pria tua itu.

Karena beberapa rahasia yang terkubur selama dua puluh tahun...

Kadang-kadang lebih berbahaya daripada kebohongan yang baru lahir.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!