NovelToon NovelToon
Di Balik Mata INDIGO 2

Di Balik Mata INDIGO 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Horor
Popularitas:257.6k
Nilai: 5
Nama Author: Restia pratiwi

Setelah melewati begitu banyak hal yang menegangkan, akhirnya seorang Alia Ragasy bisa merasakan kehidupan yang tenang dan damai seperti orang lain pada umumnya, namun bukan berarti jika dia bisa lepas dari kehidupan lamanya. Saat ia pikir itu adalah hal terakhir dari masalah yang selalu mengganggunya, namun itu justru menjadi awal dari kehidupannya yang lebih sulit dari sebelumnya!

Saran author sebelum baca season ini baca yang season 1 dulu yah, karena ada beberapa bab yang akan flashback ke season 1, biar nggak bingung hehe
selamat membaca...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Restia pratiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24

...Di balik mata INDIGO season 2...

...BAB 24...

...Terjebak sendirian...

Sudah hampir satu jam Azam duduk menghadap ke arah batu besar yang berada di hadapannya, namun segala upaya yang telah ia kerahkan rasanya seperti sia-sia saja.

Hawa dingin terasa semakin menusuk tulangnya, begitu juga dengan Pak Joko yang masih menunggu Azam di luar pagar besi itu.

"Nak Azam... lebih baik kita pulang saja dulu, ini sudah hampir satu jam nak Azam duduk di situ, nanti kalau sakit siapa yang akan menjaga dan mendoakan nak Alia lagi?" ucap Pak Joko.

Beliau berulang kali membujuk Azam agar mau pulang ke rumahnya karena udara malam yang semakin dingin, ditambah lagi cuaca saat itu sedang berkabut cukup tebal.

Setelah berkali-kali Pak Joko mencoba dan menyakinkan Azam, akhirnya Azam pun menyerah dan mau menuruti ucapan Pak Joko untuk kembali ke rumahnya.

"Astaghfirullah nak Azam!" ucap Pak Joko dengan nada khawatir.

Pasalnya saat Azam mencoba untuk bangun, dia terjatuh dan hampir terbentur oleh batu besar yang berada di depannya. Beruntung saja Pak Joko dengan segera menghampiri Azam dan menahan tubuhnya yang hendak terjatuh.

Tubuh Azam merasa sangat lemas, selain karena rasa khawatirnya, juga karena hawa dingin yang sudah merasukinya sampai-sampai Pak Joko mulai khawatir dengan keadaan tubuh Azam.

"Ragasy... maafkan aku, aku benar-benar tidak mampu melindungi kamu..." ucap Azam dalam hatinya.

Pak Joko menuntun Azam untuk berjalan kembali menuju ke rumahnya.

Azam melihat ke arah jam tangannya, dan ternyata waktu sudah menunjukkan pukul 01.45 WIB.

Meskipun seluruh tubuhnya kedinginan, namun Azam tetap memaksakan diri mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat.

Pertama Azam melaksanakan sholat taubat terlebih dahulu dan memohon ampunan atas segala kesalahan dan kelalaian yang pernah ia perbuat. Kemudian setelah itu ia melanjutkan dengan sholat hajat, memanjatkan permohonan agar wanita yang ia sayangi bisa kembali seperti sedia kala. Azam tidak melaksanakan sholat tahajud karena memang sejak sholat Isya dia belum tidur sama sekali.

Begitu selesai sholat, Azam menyempatkan untuk membaca Al-Qur'an di samping Alia. Seperti biasa, suara Azam terdengar sangat merdu dan menyentuh meskipun kali ini agak serak karena menahan tangisnya.

Setelah selesai, Azam kembali duduk di samping istrinya yang masih belum tak sadarkan diri.

****Dalam memory Alia***

Mawar menuntun Alia untuk berjalan ke suatu tempat, namun semakin lama mereka berjalan rasanya tempat itu semakin gelap dan juga sunyi. Alia melihat sekelilingnya, tidak ada apapun yang ia lihat, hanya ada kegelapan dan kesunyian seperti saat ia sedang memejamkan matanya. Sosok Mawar yang tadi masih berjalan di depan Alia pun mulai menjauh dan menghilang.

"Hei Mawar, kamu mau ke mana? tunggu aku!" teriak Alia.

Alia terus saja berteriak dan memanggil-manggil Mawar, namun tidak ada jawaban sama sekali sampai sosok Mawar benar-benar tidak terlihat lagi olehnya.

Kini hanya ada gelap, gelap dan gelap. Tidak ada setitik pun cahaya yang dapat menjadi petunjuk bagi Alia.

"Maafkan aku Alia... aku hanya bisa mengantarkan kamu sampai sini, selebihnya kamu harus berjalan sendiri tanpa bantuan ku. Aku sudah menggunakan begitu banyak energi untuk membawamu ke alam ku, dan sekarang aku tidak bisa membawamu keluar. Sekarang kamu harus berjuang sendiri untuk kembali, ingat! kamu harus memilih jalan yang benar agar bisa sampai ke tempat yang kamu tuju."

Suara itu tiba-tiba terdengar oleh Alia, namun dirinya tidak bisa lagi melihat sosok Mawar, bahkan di bagian terakhir pun suara itu mulai melemah dan hampir tidak terdengar. Alia berpikir jika Mawar mungkin sudah kehabisan energinya, bahkan hanya untuk sekedar menampakkan dirinya saja tidak bisa.

Alia jadi teringat akan ucapan salah seorang ustadz nya dulu. 'Ketika sejenis mahluk atau jin ingin menampakkan dirinya pada manusia walaupun untuk sebentar saja, maka ia memerlukan energi yang sangat kuat'.

"Tapi ini kan masih di alamnya, apa mereka juga masih membutuhkan energi untuk itu?" gumam Alia.

Alia masih terdiam di satu tempat, dia tidak tahu harus berjalan ke arah mana karena semua yang ia lihat hanyalah kegelapan.

Akhirnya dia pun memutuskan untuk berjalan ke depan dan terus melangkahkan kakinya.

Setelah cukup lama ia berjalan, terlihatlah sebuah cahaya merah dari kejauhan, awalnya Alia merasa senang karena akhirnya dapat melihat sebuah jalan, dia pun berjalan ke arah cahaya merah itu dengan cepat. Namun setelah ia semakin dekat dengan cahaya merah itu, langkahnya terhenti saat ia melihat dengan jelas dari mana asal cahaya itu.

Alia masih berdiri di tempatnya dengan tatapan mata yang tidak bisa berkedip sama sekali karena merasa sangat terkejut dengan apa yang ia lihat sekarang.

"Astaghfirullah hal adzim... apa ini ya Allah..." ucap Alia pelan.

Yang ada di hadapan Alia sekarang adalah sekumpulan mahluk dengan bentuk yang aneh dan juga mengerikan.

Salah satu dari mereka menyadari kedatangan Alia dan menatapnya dengan tatapan yang sangat mengerikan. Mungkin manusia biasa belum ada yang pernah atau bahkan tidak akan pernah melihat mahluk yang seperti itu.

Makhluk-makhluk itu amat sangat mengerikan, bahkan Alia saja benar-benar ketakutan, karena baru pertama kali ini Alia melihat sosok yang seperti itu.

Sosok dengan berbagai macam kepala binatang yang sangat mengerikan, sepasang tanduk besar terpasang di atas kepala mereka, namun tubuh mereka masih berbentuk manusia. *Meskipun tubuhnya berbentuk manusia namun kedua kaki mereka berbentuk seperti burung dengan cakar kaki yang sangat panjang dan mengerikan.

"Masyaallah... mahluk apa ini ya Allah..." gumam Alia.

Mahluk yang menyadari kedatangan Alia adalah mahluk yang memegang sebuah obor di tangan kanannya, dan cahaya merah dari obor itulah yang tadi di lihatnya sehingga ia pikir itu adalah jalan keluar.

Suara erangan seperti binatang buas keluar dari mulut mahluk yang masih menatap Alia dengan tatapan mengerikan, saat mulutnya terbuka, terlihatlah seluruh gigi tajam dengan sepasang taring panjang yang terlihat sangat mengerikan. Mahluk itu seolah memberikan kode kepada temannya yang lain bahwa ada mahluk lain yang memasuki wilayah mereka.

Setelah erangan pertama itu semua mahluk yang ada pun mulai menatap ke arah Alia, semua tatapan mereka terlihat sama, seperti binatang-binatang buas yang melihat mangsa di depan mereka.

Alia masih berdiri terdiam di tempatnya, seluruh tubuhnya terasa kaku karena sangat ketakutan, ia berusaha dengan keras untuk menggerakkan kakinya dan mencoba berlari dari kumpulan mahluk mengerikan itu.

"Ya Allah... tolong hamba ya Allah... berikan hamba kekuatan..." ucap Alia dalam hati.

Semua mahluk itu mulai berjalan mendekati Alia dengan suara erangan keras yang saling bersahutan satu sama lain. Suara itu tidak hanya menakutkan, namun telinga Alia pun rasanya seperti mau pecah saat mendengar suara itu yang semakin mendekat*.

...*...

...*...

...*...

...Jangan lupa dukung author yah! like komen dan juga kasih vote di karya author ini!...

1
Anggun Lastari
kak ini aku nunggu udah 4thn kayak nya lama banget gak up²
sampai aku baca berkali² kirain baru ternyata sama😄
Des Ariesta
ga ada update ny kah lagi thor??
W. Lea🌺
lama gak buka apk ini, eh tau2nya udh lanjut
next thor next 😭
kenapa sangat berduka sekali crita ini thor...😭😭😭
Puji Lestari
lanjut tor
Vierah
masyaallah setelah lama baru di up lagii lanjutannya thor.. semoga authornya sehat selalu 😇😇😇
lanjut lagii thor penasaran banget 🤭
Puji Lestari
lanjut
Puji Lestari
keren
Puji Lestari
up lagi
Introvert
semangat ka 🙆🥰
Puji Lestari
lanjut
Mutyara
mantap lanjutkan Thor
Puji Lestari
keren
Puji Lestari
lanjut
Introvert
keinget kata² seorang kakek yang bilang "ujian kali ini sangat berat"😭
Mutyara
lanjutkan Thor s
Mutyara
lanjutkan Thor
Puji Lestari
keren setelah sekian lama menunggu akhirnya up lagi
Puji Lestari
lanjut
Mutyara
lanjutkan Thor
Introvert
Alhamdulillah update lagi🥰🤍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!