NovelToon NovelToon
Fierce Queen

Fierce Queen

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: deby Widiastuti

kehadiran dosen baru di kampus key, membuat key frustasi. mengutuk, mencaci dosen tersebut menjadi kebiasaannya dan menyantet adalah pilihan terakhir yang sedang key pertimbangkan.


SEASON 2 !!! di gabungkan, baca di sini!!

jangan lupa jadikan favorite, like, comment and vote..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon deby Widiastuti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

spesial arka 2..

Tak lama key keluar dari ruangannya, arka juga keluar dari ruangannya untuk menuju barang yang tertinggal di mobilnya. Langkahnya terhenti saat melihat key mengobrol dengan seseorang yang juga mahasiswanya. Key terlihat memberikan senyuman terus menerus pada sosok pria di depannya. Arka melihatnya dengan sinis. “ kuliah yang bener !! malah pacaran nggak jelas !!” gumamnya

Tangannya bergerak menyetuh saku celananya dan menarik keluar handphonenya, ia menyentuh handphonennya sedikit gusar saat melihat key dan mahasiswanya pergi berjalan beriringan.

pesan

“ jangan pacaran terus !!

Delete

“ kuliah yang bener ..”

Delete

Arka menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal, ia kembali mengahpus kata demi kata yang sudah ia ketik.

Terkirim

** "  BALIK keruangan saya\, sekarang !!"**

Setelah pesannya terkirim, ia kembali memasukan handphonennya ke dalam saku dan membalikan diri kembali ke ruangannya.

“ masih juga gantegan gue di banding itu cowok !!” gumam arka.

“ dasar genit, liat yang bening dikit aja langsung senyam-senyum nggak jelas.” Gerutu arka tak henti-henti. Tanganya begerak kembali mengambil handphone di sakunya. Ia segera membuka kunci di ponselnya.

“ ya ampun cuman di read !!” dumal arka.

Arka kembali mengetikan kata demi kata yang lagi lagi ia hapus dan ketik kembali. Ia di buat kelimpungan sendiri hanya untuk mengirim sebuah pesan.

Terkirim

" KEYSA !! Tolong bedakan mana yang penting dan tidak penting !! saya tunggu kamu di ruangan saya 5 menit lagi !"

Arka melanjutkan langkahnya membuka pintu dan segera menutupnya kasar, di dadanya ada rasa sesak

yang entah kenapa datang tiba-tiba.

“ gue kenapa sih? Perasaan gue nggak punya riwayat asma deh...” pikir arka sembari menyandarkan dirinya di sofa.

Arka memijat keningnya berkali-kali dengan tangan kiri yang kini merogoh saku celananya, tangan kirinya mulai menari di atas ponselnya untuk melihat pesan yang ia kirim pada key.

“ kenapa nggak di read ?” tanyanya.

Arka kembali menyalahkan key, ia mulai mengetikan lagi kata-kata yang sekiraanya akan membuat gadis tengil itu datang padanya.

Terkirim.

" 2 Menit lagi kamu tidak datang ! SAYA AKAN KASIH NILAI KAMU D ! tanpa NEGO !"

Read

Senyum arka mengembang saat pesan itu berhasil dengan cepat di baca oleh key. “ kita liat berapa menit kamu sampai di ruangan ini..” gumam arka sembari tersenyum lebar.

Beberapa menit arka menunggu dengan gelisah, arka di buat kembali melihat gerakan detik perdetik di jam digitalnya.

Tok tok tok

Suara ketukan pintu membuat arka bangkit dari sofa dan berlari menuju meja kerjanya ia mengubah ekspresinya. “ MASUKKKK.” Teriaknya dari dalam.

“ permisi pak..”

“ Pizza hut delivery...” sahutnya lagi.

“ eh gue kira si bocah tengil..”

“ iya mas ..” arka berdiri dan melangkahkan kakinya untuk membukakan pintu. Ia hampir lupa setelah key keluar dari ruangannya ia memesan pizza melalui pesan antar.

“ nih mas uangnya makasih ya..”

“ mari mas. Selamat menikmati...”

Arka kembali terduduk setelah menyimpan pizzanya pada lemari buku. ia menatap kembali pintu coklat di depannya.

“ kenapa dia nggak datang-datang sih? “

Tangan arka kembali menyentuh pnselnya, membuka kunci nya kasar. Tangannya mulai mengetik kembali dan terhenti saat suara ketukan kembali terdengar.

Tok tok tok

“MASUKKK..” teriak arka dari dalam.

“ permisi pak..”

Arka langsung berdiri dari duduknya saat key baru saja memasuki ruangannya, membuat mata key mengerjap-ngerjap ketakutan. Wajah arka terlihat tidak bersahabat membuat key sedikit menundukan kepalanya.

“ SAYA KAN SURUH  KAMU DATANG DARI TADI !! kenapa kamu hanya membaca pesan saya??”

“ SAYA TIDAK SUKA DI ABAIKAN KEYSA !!”

Key mencari-cari jawaban yang cocok untuk meluluhkan hati arka. “ ahh tadi anu pak.. saya itu lagi di toilet. Kebelet gitu..” jawab key ragu.

Arka berdehem. “ oh gitu? Bukan lagi kencan?.” Tangan arka menarik sekumpulan kertas yang tinggi itu lalu membantingnya di meja.

BRAKKK

“ koreksi jawaban kuis itu !! DI SINI !!” titah arka.

“ saya sholat jumat dulu. ” lanjutnya lagi. key masih diam dengan mata yang masih tertuju dengan kumpulan kertas yang cukup banyak di depannya.

Arka melangkahkan kakinya menjauhi kursi,lalu melewati key yang masih mengerjap-ngerjap berharap setumpukan itu hanyalah ilusi.

“ Saya kunci kamu dari luar, saya tidak mau kamu kaburr ! ” Lanjutnya. Arka segera melangkahkan kakinya menuju pintu di ambilnya kunci itu dan di bawanya keluar. Pintu itu di tutup dan di kunci oleh arka.

Arka tersenyum puas saat melihat ekspresi key yang hanya bisa diam. “ asyik juga ya ngerjain itu bocah...” gumamnya.

Tangan arka kembali mengetikan kembali pesan pada key.

Terkirim

“ Kamu tidak akan mati saya kunci di ruangan saya. Di atas lemari

buku ada makanan dan minuman, bisa kamu makan sepuasnya. Tenang itu baru saya

beli tadi lewat go-food. Semangat ngoreksinya ya..”

Senyum arka merekah saat melihat isi pesan yang ia kirim pada mahasiswinya itu.

“ ya ampun, sadar woy !!” batinnya kembali menyadarkan kembali.

**

Arka yang sedang berada di ruang tv dengan tontonan acara berita namun tidak sinkron dengan sudut bibirnya yang merekah. Ia memainkan kakinya yang di guncang-guncang di atas sofa yang membuat sasa yang baru saja duduk di seberang kirinya di buat heran dengan kelakuan kakaknya.

“ bang lu sehatkan? Perasaan ini berita lagi nyiarin berita kebaran ruko deh terus ngapain lu senyum-senyum nggak jelas?” tanya sasa curiga.

Arka tak menghiraukan sasa yang bertanya, tangannya kini mengangkat hanphonenya sama rata dnegan wajahnya. Di lihatnya lagi foto yang ada di layar ponselnya lalu ia kembali tersenyum bahkan kali ini ia tertawa kcil sembari mengguncang-guncangkan kakinya lagi.

“ jadi dosen berat ya bang? Sampe stress begitu...” ujar sasa yang mencoba tidak memperdulikan tingkah arka yang mendadak aneh.

Arka kembali memperhatikan foto di layar handponenya, foto seorang gadis yang sedang tertidur sangat manis. “ ya tuhan kenapa gue baru sadar ini bocil manis banget...” batinnya.

Foto gadis yang sedari tadi membuat arka tersenyum adalah foto key yang tertidur di sofa ruangannya tadi siang dengan sisa saos di sudut bibirnya.

Sasa yang sedang menonton acara berita di telivisi di buat tak fokus dengan tingkah laku arka yang membuat rasa penasarannya menyulut di dalam otaknya.

“ ihh bang lu ngapa sih? Lu lagi chatting sama rena??” tanya sasa pada akhirnya.

“ ngapin chatting sama dia? Nggak usah banyak nanya lu masih bocah..”

“ ihh ngeselin banget sih, eh inget ya rena itu tunangan lu..”

“ kapan gue tunangan sama dia? Ah elah lu bikin mood abang lu ancur aja..”

Arka terbangun dari sofa ruang tvnya dan berjalan menuju kamarnya, tangannya mulai mengetik pesan pada nomer key.

Terkirim

“ Kerjaintugas yang saya kasih ke kamu !

besok saya tagih . jangan kerjanya ngeghibahin saya terus!.”

Key

“ siap pak, besok saya kerjakan..”

Terkirim

“ SEKARANG keysa !!”

Key

“  iya pak, saya kerjakan sekarang ..( emot love)”

Arka membaca pesan balasan key dengan bola mata yang hampir keluar, ia

terpaku pada emoticon di akhir kalimat yang key kirim.

 

Key

“ maaf pak tadi yang bales pesan bapak itu aji, tadi saya sedang makan  dan minta tolong aji untuk mengetikan pesannya dan emoticon tambahan itu bukan saya yang suruh. Terimakasih..

Selamat malam...”

Arka menghela nafasnya pelan, lalu ia teruduk pada ujung ranjangnya. Tangannya memijat sudut dahinya pelan. “ gue berharap gue nggak salah langkah..” gumamnya.

Ia membaringkan tubuhnya pada ranjang yang beruruan besar itu, tangannya ia lipat untuk di jadikan bantalan kepalanya. Matanya fokus pada atap kamarnya yang putih, bayangan seorang gadis yang juga mahasiswinya datang dengan wajah senyumnya yang sangat manis. Arka di buat terpesona pada senyum dan tawa gadis berambut ikal sebahu itu yang selalu berhasil membuat ia kesal, marah, geram dan berbagai rasa lainnya.

“ gue nggak salah kan suka sama mahasiswi sendiri? Lagian gue belumnikah. Jadi ya gue nggak ada salahnya untuk suka sama mahasisiwi gue dong. “gumamnya.

“ tapi kenapa harus keysa ya tuhan?? Manusia yang selalu buat dia itumalu di depan umum, geram, kesal dan ras alainnya.

“ kenapa bukan para mahasiswi yang kegenitan kalau ketemu gue? Kenapanggak temen-temen kuliah gue dulu ? kenapa bukan mahasiswi gue dulu di jakarta?” rutuk arka lagi.

Malam ini arka habiskan untuk berdebat dengan hati dan jiwanya yang tidaksaling mendukung, saling menghindar dan saling menghujam satu sama lain.

Arka di buat sulit tidur hanya karena sebuah fotogadis yang tertidur sangat manis di ponselnya, lagi dan lagi arka menatap dan tersenyum ke arah ponselnya.

“ kok gue jadi gila??” gerutunya kesal dan melempar handphonenya ke ranjangnya.

*

Entah mengapa di hari senin ini arka menjadi sangat antusisas untuk mengajar terutama di jam kedua yang dia ajar. Bayangan gadis tengil yang sedari kemarin mengahantuinya membuat arka yang sedang mengancingkan kemejanya tersenyum tidak jelas. Ini adalah kemeja ketiga yang sudah ia ganti, ia merasa kemeja yang ia gunakan kurang cocok, kurang bagus dan kekurangan- kekurangan lainnya.

“ okey, ini udah pas..” sahutnya sembari merapihkan kembali kemejanya dan menyisir rambutnya kebelakang.

Sesampainya di kampus ia hanya ingin buru-buru kelas pertamanya selesai dan berganti ke kelas keduanya di mana ia akan bertemu gadis tengil itu. Waktu terus bergulir dengan cepat, akhirnya ia sudah berada di ruangan di mana ia bisa melihat bocah tengil yang akhir-akhir ini membuatnya sedikit tak waras. Di lihat gadis itu yang duduk ketiga dari belakang dengan wajah datarnya ia terlihat fokus kali ini. Tapi gadis yang berkemeja putih itu

terlihat sedikit pucat dan lesu.

“ apa dia sakit??” tanyanya dalam hati.

Ia menjadi tak teriak seorang pria yang masuk ke dalam kelasnya dengan berlari. Gadis itu yang merasa di panggil namanya langsung menengok ke arah panggilan suara.

" Key lu nggak papakan ? " Tanya pria itu sembari mengatur nafasnya.

Sedangkan semua manusia di dalam kelas melihat bingung dengan munculnya seseorang yang tidak mereka kenal. Mata key mengerjap-ngerjap dan mencoba menggelengkan kepalanya berkali-kali.

Arka menatap heran melihat sosok pria yang muncul tanpa permisi di kelasnya, matanya intents memeperthatikan setiap sudut manusia yang tidak punya sopan santun itu.

Suara mahasiswinya menyadarkannya. “ ini kenapa si aji ada di sini dah??” tanyanya pada key pada diri sendiri.

“ iya emang gue ada di sini..” pria itu menyaut. Sontak key tersentak.” Hah?”

“ lu nggak papakan? Kok muka lu pucet banget..” suara pria itu membuat sorot mata arka beralih pada key.

Key menyentuh pipinya dan merasakan hangat, ia lalu melirik pria yang masih menunggu jawabannya. “ gue nggak papa..”

Kini semua mata manusia yang berada di kelas hanya bisa memperhatikan adegan drama mereka, yang tidak tau kondisi. Bahkan naya, reza dan bryan saja terkejut dengan kedatangan aji.

Arka yang mulai tersadar kembali mulai  berjalan ke arah pria yang berdiri tak jauh dari key. " anda siapa? Apakah Anda tidak punya sopan santun? Teriak teriak di kelas saya ?" sentak arka.

Pria itu membalikan badannya menghadap pada arka yang masih bingung menatapnya, pria itu membalasnya dengan cengiran khasnya yang cukup membius kaum wanita. “ hai pak arka, masa bapak nggak inget saya?” tanya pria itu yang membuat arka berpikir.

" Ma..maaf pak, saya asal masuk aja.” Lanjutnya.

Naya yang kini mulai tersadar dan membuka suara membuat para mahasiswi di kelasnya ribut." Ya ampun ji, lu ngapain ke sini??"

Arka mengernyitkan dahinya. “ ji?” gumamnya.

“ gue kenala sama dia?” batinya.

Arka yang berjarak tak jauh dari posisi tiga manusia yang masih ribut dengan urusannya sendiri menatapnya heran. “ kok setiap dia ngajar di kelas yang ada manusia bernama keysa, kenapa selalu ada hal nyeleneh gini sih?” gerutunya.

Key mendongak ke arah pria itu, dan melebarkan matanya. “ ya ampun, ji lu ngapain sih?? Riwayat masalah lagi.”

Arka yang sedari tadi mengingat kata ji akhirnya menemukan jawaban bahwa pria yang masuk ke kelasnya tanpa izin adalah adik dari gadis tengil di depannya.

 

“ kamu adiknya key kan? Ada urusan apa?” tanya arka setelah mengingat-ingat wajah aji.

" Saya mau ketemu key pak, maaf pak ini urgent banget. "

“ akhirnya bapak inget saya ya , masa iya sama calon adik ipar nggak inget kan bahaya..” lanjut aji tanpa memperdulikan mata para mahasiswa yang terkejut dengan perkataannya.

" Hah?" Arka bingung, begitu juga dengan manusia lainnya yang kini menatap arka dan key secara bergantian.

 

Tak lama Arka di buat jadi kelimpungan oleh adik gadis tengil yang baru saja membuat jantungnya berdegup lebih kencang. “ adik ipar ? kok kok hati gue jadi salah tingkah gini ya..” gumam arka yang kini sedang menahan sudut bibirnya agar tidak melebar.

Arka mulai mengatur nafasnya, mencoba untuk tidak slaah tingkah dnegan kalimat sialan yang

membuat hatinya melompat-lompat oleh tingkah adik dari mahasiswinya itu.  “ sadar arka

sadar, kenapa hati lu jadi receh gini sih..” cerca hatinya.

1
Sinok Uul
👍👍👍
Ummy Hasnah
kakkkkk kapan up lagii
Mustika Wati
si rena terus gimana thor , kok key g tNya dulu perihal tunangan arka kmrn y
Iyah Chomel
lanjut thoor
Sartini Dimitri Mah
keluarga key terlalu ketara mengelu elukan Pak arka, padahal juna sama aji Tau arka udah tunangan kesannya tuh mau bikin key jadi pelakor deh
u
haaaaa???? sampai episode 45 gak ada kemajuan hubungan arka sm key muter aja disitu-siti 🤔🤔
widyartini08
bertele2 banget
hitamanis
nangis aku thor
Titi Andriyani Sudarmin
nyesel baca sampai akhir,ujung2nya key ngak SM arka
Nurjannah Inka
yah...endingnya kok melaaz banget 😔
iis
ikut kecewa 😩
Mam Idal Ardiansyah
lanjut donk
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kirain ini endingnya arka sama key akan bersatu kok saya jd kecewa ya endingnya gini🤔🤔🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kasihan arka dan key
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
au ah bingung komennya
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
maka nya dewasa key
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kok jd ilfil ke key ya
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kasihan arka
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
nyadarkan key
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
arka cuekin aja key nya biar ngerti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!