NovelToon NovelToon
Restu Yang Terhalang

Restu Yang Terhalang

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Tamat
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: wahyoeni"23

Karena ulah sang ibu yang pergi meninggalkannya bersama laki - laki yang lebih kaya , berdampak sangat besar bagi kehidupan gadis bernama Sri Asih.

Hingga ia susah mendapatkan restu dari orang tua laki - laki yang di cintainya.

Akankah Sri bersatu dengan Hasan , atau ada cinta lain yang datang kepadanya.

ikuti kisahnya.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wahyoeni"23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. Sebuah Rahasia

Attar duduk termenung di belakang rumahnya. Ia sedang memikirkan satu nama , siapa lagi kalau bukan Sri.

Seorang wanita paruh baya mendekati Attar , ia menepuk bahu laki - laki itu pelan.

" Eh Mama , sini Ma , temani aku ".

" Kamu tidak berangkat kerja hari ini Tar ?". Wanita paruh baya yang di panggil Mama oleh Attar itu langsung duduk di sebelah putranya.

" Tidak Ma , aku sedang lelah, mau istirahat.....semua kerjaan sudah aku kasih ke Raga , biar dia tidak makan gaji buta ". Attar terkekeh.

" Mana bisa begitu, Raga kan memang anak yang sangat rajin , beruntung kamu dapar asisten serajin dan setampan Raga ".

" Mama memuji Raga ??? mau bagaimanapun putra Mama lebih tampan dari siapapun ". Ucap Attar menepuk dadanya.

" Kalian berdua anak Mama ,dan semuanya tampan ". Mama Indah mengusap punggung Attar.

" Tidak mau , aku yang pertama , Raga yang kedua ".

" Kamu itu , begitu saja tidak mau mengalah , padahal sudah berumur , mending kamu cepat cari istri , baru Mama mengakui kamu yang paling tampan ".

" Soal itu nanti Ma , sabar...oh ya Mama , Papa mana ?"

" Papa kamu habis minum obat , tadi ia tertidur ". " Kamu kenapa kelihatan galau , padahal habis pulang liburan ? ".

" Kata siapa aku liburan Ma , di Bali aku kerja ".

Mama Indah tertawa kecil, " Ah iya , kamu kan penggila kerja , mana pernah liburan......makanya muka kamu kelihatan cepat tua ".

" Aku ketemu gadis cantik di Bali Ma ". ucap Attar membuat Mama Attar tersungging senyumannya.

" Benarkah , kamu sudah kenalan dengannya ?".

" Sudah Ma , namanya Sri....orang jawa tulen kayaknya ".

" Kamu menyukainya ?" Attar mengangguk

" Kalau begitu tunggu apa lagi, bawa kesini, kenalin sama Mama dan Papa ".

" Enggak bisa Ma ".

" Kenapa enggak bisa , dia enggak suka kamu Tar ?".

" Kayaknya iya Ma ".

" Anak Mama yang paling tampan ini do tolak cewek, Mama enggak percaya, padahal sisil sama Riska saja ngejar - ngejar kamu ".

" Mungkin bukan nolak sih Ma , tapi lebih ke ....apa ya namanya , setia sama suami ".

" Hah apa ?".

" Sri Sudah punya suami Ma ".

Plak....Mama Indah kembali menepuk bahu Attar , kali ini cukup keras , " Jadi yang kamu sukai itu istri orang Tar , enggak boleh....Mama enggak mau anak Mama jadi pebinor , merusak rumah tangga orang lain ".

" Cinta enggak bisa di atur kemana berlabuhnya Ma , dia juga baru menikah, mereka ke Bali buat bulan madu, coba aja ketemunya sama aku dulu, pasti Sri menikahnya dengan aku Ma ".

" Ngaco , cerita dari mana itu , dengan kamu ketemu Sri dalam keadaan sudah menikah , di situ sudah jelas bahwa kalian tidak berjodoh , jangan berandai - andai , sama yang lain saja , perawan masih banyak , bukankah ada Sisil dan Riska , kamu pilih saja salah satu dari mereka Tar ".

" Mama yakin mereka berdua masih perawan, kalau aku sih yakin enggak Ma , apalagi mereka berdua kan mainnya di club malam mulu , Mama juga apa enggak lihat , mana pernah Sisil sama Riska pakai baju dengan benar , pakaian belum jadi sudah di pakai ". gerutu Attar.

" Jangan bilang kamu pernah meniduri mereka berdua Tar ?" Mama Indah melototkan matanya....kok anaknya yakin Sisil dan Riska sudah tidak perawan, jelas ia curiga.

" Idihhhh , amit - amit tujuh turunan Ma , biar di sodorin gratis juga aku enggak mau sama ondel - ondel kayak mereka berdua Ma ".

" Tenang saja , anak Mama ini masih perjaka tulen Ma ".

" Alhamdulillah kalau begitu , Mama sudah takut kamu salah pergaulan Ma , tapi jangan juga ngejar istri orang Tar , itu salah ".

" Habis cewek itu cantiknya alami , enggak menor dandannya , ucapannya lembut....kayak Mama pokoknya ".

" Nih Ma , coba lihat .....Mama pasti kaget ". Attar membuka galeri HP nya di sana ada foto Sri yang tengah tersenyum, sendirian tanpa Zaka . Itu ulah Attar yang sengaja mengedit fotonya dengan membuang gambar Zaka yang berada di samping Sri.

Mama Indah memindai foto Sri, lama - lama keningnya berkerut. " Tunggu sebentar ". Ia sampai memperbesar tampilan foto itu.

" Tar , ambilkan foto Mama yang ada di meja di kamar Mama ". Attar segera beranjak, lalu berjalan cepat ke kamar orang tuanya.

Ia masuk dengan hati - hati agar tidak mengganggu tidur Papanya , kebetulan pintu tidak di tutup rapat oleh Mama Indah.

Attar mengambil dua bingkai foto Mama Indah dan membawanya ke taman belakang, " Ini Ma ".

Mama indah menutup mulutnya setelah menjejerkan foto Sri dengan fotonya saat masih muda....sungguh sangat - sangat mirip....bisa di bilang sama persis.

" Ini.......". Ucap Mama Indah, tiba - tiba kepalanya mendadak pusing , kilatan wajah dan peristiwa bermunculan di otaknya .

" Ma...Mama kenapa ?". Attar langsung meraih Mama Indah yang limbung dengan tangan memegang kepalanya.

" Kepala Mama sakit Tar.....aarrggghhh ". Tidak lama Mama Indah pingsan . Attar segera menggendong Mamanya ke kamar terdekat ,

Attar tidak membawa ke kamar Mama Indah, takut mengganggu Papanya dan nantinya kepikiran , Attar juga langsung menelpon dokter pribadi keluarganya.

Tidak perlu menunggu lama , dokter Herman sudah datang dan langsung memeriksa Mama Indah.

" Bagaimana keadaan Mama Om ?".

" Mama kamu seperti terlalu terkejut , apan kamu memberinya kejutan Tar ?".

" Tidak Om , tadi Mama hanya melihat foto seorang gadis yang mirip dengannya Om , ia mengeluh kepalanya pusing lalu Mama pingsan ".

" Apa jangan - jangan Mama kamu ingat.......". dokter Herman seketika menutup mulutnya yang hampir saja keceplosan.

Hampir saja .....

" Mama ingat apa Om...". desak Attar..

" Tidak ada , Om salah bicara ".

Namun Attar tidak percaya , pasti ada sesuatu yang di sembunyikan oleh adik Papanya itu.

" Om mau bicara atau tidak aku ijinkan pulang ". Ancam Attar..

" Tidak bisa begitu Tar , kamu tidak bisa memaksa Om , kriminal itu ".

" Aku tidak perduli, Om yang memulai jadi harus Om yang menjelaskannya ".

dokter Herman menghela nafasnya pelan , " Om tidak berhak untuk menjelaskannya Tar ".

" Lalu siapa yang berhak Om ?".

" Papa kamu ".

" Tapi Papa .....kenapa enggak Om saja , aku tidak mau mengganggu Papa Om ".

" Karena Papa kamu lah yang memegang kendali atas semua rahasia ini ".

" Om akan temani kamu , Om jamin Papa kamu sudah siap , mungkin ini saatnya semua terbongkar, Kak Hendar enggak seharusnya menyimpan rahasia ini terlalu lama ".

Attar pun mengangguk, ia meminta seorang pelayan untuk menjaga Mama Indah. Ia dan dokter Herman melangkah bersama menuju kamar sang Papa.

Bersambung....

Like dan comment nya ya 😊

1
Hera sasuwe
👍🏻
ros
semangat 💪
ros
lanjut up
Siti Sri Wahyuni
Terima kasih sudah mampir 🙏🥰
ros
semangat up nya author
ros
semangat up y Author 💪
ros
ceritanya menarik 👍
Siti Sri Wahyuni
Terima kasih sudah mampir 🙏😘
Wiwik Susilowati
alhamdulillah sri niat baik memang harus di segerakan..👍👍
Wiwik Susilowati
rasain pusing deh bu yati..hasanny kabuuuur
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!