NovelToon NovelToon
Cintaku Pembunuh Kekasihku

Cintaku Pembunuh Kekasihku

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:740.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: shanty fadillah

Arka, adalah sosok Laki-laki yang awalnya memiliki sifat yang periang dan di senangi banyak orang.
Namun sifatnya itu benar-benar berubah, setelah kepergian kedua orang tuanya.
Terlebih lagi ketika Arka mengetahui, bahwa kedua orang tuanya meninggal dunia.
Karna sengaja di hilangkan nyawanya oleh seseorang.
Pembalas Arka inilah yang akan menjadi awal cerita sesunguhnya.
Yang akan menguras emosi dengan luar biasa.
terlebih lagi saat sosok Nayla hadir dalam hidupnya.
Dan akan menjadi peran utama dalam hidup Arka nantinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shanty fadillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perasaan Tama

Bukan apa yang saya lakukan

Tapi bagaimana saya melakukanya

Bukan apa yang saya katakan

tetapi bagaimana saya mengatakanya

Dan bagai mana saya terlihat

Ketika saya melakukan dan mengatakanya

(Arka).

Arka melangkahkan kakinya untuk meninggalkan rumah Nayla.

Sebelum masuk kedalam mobilnya, Arka mengarahkan senyuman penuh kemenagan di hadapan Dicky, yang juga mengantarkan Arka sampai ke halaman rumahnya.

"Selamat malam, Pak Dicky

"Sampai jumpa lagi, semoga malam ini anda bermimpi indah ya! Ucap Arka sebelum meninggalkan rumah Nayla, dan membuat Dicky semakin kesal di buatnya.

"Sial. Aku benar-benar sial

"Mati-matian aku melarangnya mendekati Nayla

"Tapi kini justru aku yang meminta dia untuk segera menikahinya!" Guman Dicky seraya mengelus dadanya

♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡

Tama terlihat tengah termenung, dia duduk cukup santainya di sebuah kursi tepat berada di halaman rumah.

D.O.R

Seru Arka membuyarkan lamunan Tama.

"Hey. Ada apa denganmu?"

"Mengapa Wajahmu kau lipat-lipat begitu?" Tanya Arka dengan sedikit senyum simpul di wajahnya

Namun Tama tak bergeming dengan pertanyaan Arka, dirinya tetap diam saja tanpa sedikit pun mencoba untuk menjawabnya.

Hal itu tentu saja membuat Arka semakin heran di buatnya.

.

.

Bug.Bug.Bug

Tama mendaratkan pukulan berkali-kali tepat di perut Arka.

Plak.Plak.Plak

Tiga kali tamparan mendarat juga di pipi Tama.

"Hey......!"

"Ada apa denganmu?

"Mengapa kau tiba-tiba menghajarku?" Tanya Arka heran dengan kelakukan aneh Sahabatmu itu

"Anggap saja, saat ini aķu bukan Sahabatmu!

"Anggap saja, saat ini aku bukan Anak buahmu!

"Tapi anggap aku sebagai Rivalmu,

"Asal kau tau, aku sudah benar-benar muak dengan caramu...!" Pekik Tama tanpa ragu yang membuat lidah Arka terasa kelu

"A-Apa maksudmu?"

"Haaaah.

"Jangan sok polos, Arka!

"Aku sudah benar-benar di ujung kesabaranku,

"Untuk selalu mengalah denganmu,

"Sejak dulu, kau selalu jadi penghalangku,

"Tama....!" Arka benar-benar terkejut dengan ucapan Tama terhadapnya

"Apa maksudmu? Aku adalah penghalangmu?" Tanya Arka sendu

"Sejak kita bersama kau selalu merebut segalanya dariku,

"Kau jadi Idola saat kita Sekolah, padahal kau tak lebih pintar dariku

"Kau di kagumi banyak Wanita, padahal menurutku, kau tak lebih tampan dariku

"Tiba-tiba kau mendadak kaya raya dengan semua fasilitas mahalmu, padahal pendidikanmu tak lebih tinggi dariku,

"Dan aku, hanya sebagai bawahanmu.

"Padahal, setiap kau terjatuh, akulah penolongmu, saat kau ada masalah, akulah yang selalu membantumu,

"Bahkan aku, benar-benar pasang badan saat bahaya mengancamu,

"Tapi, kau anggap apa aku bagimu?

"Bahkan sampai saat ini, kau masih saja menjadi bayang-bayang dalam hidupku,

"Tak bisakah, kau sedikit saja merasa iba padaku?"

Arka hanya terdiam dengan semua ungkapan isi hati Tama terhadapnya,

"Jadi begitu, aku baginya selama ini?"

"Hanya penghalang untuk semua yang dia inginkan,

"Mengapa aku tidak menyadarinya?

"Apa aku benar-benar seegois itu?

Arka pun memegang pundak Tama, dan menatap wajah sahabatnya dengan seksama

"Lalu apa yang kau inginkan dariku?"

"Agar aku tak kau anggap sebagai benalu dalam hidupmu?"

"Aku mencintai, Nayla..!" Jawab Tama singkat saja seraya menundukan kepalanya

"Aku sudah mencoba menerimanya, tapi semakin aku mencoba, semakin sakit rasanya!" Ucap Tama yang justru membuat Arka tertawa sejadi-jadinya namun tawa itu di iringi air mata dari wajah tampanya

"Lalu, apa yang bisa ku lakukan untukmu?"

"Ternyata kau terluka hanya karna Wanita?

Tama tak menjawab pertanyaan Arka, dirinya berlalu begitu saja dari hadapan sahabatya, dan membiarkan Arka tenggelam dalam rasa bersalahnya

"Sekarang, aku benar-benar sadar, bahwa hidupku hanya pembawa Luka," Batin Arka

"Maafkan aku, Arka!"

"Aku tak bermaksud menyakiti perasaanmu!" Tama masih memandangi Arka yang masih tertunduk di sebuah kursi di halaman rumah miliknya

.

.

"Hem. Maaf Pak Tama?"

"Apa yang sedang anda pandang?

"Anda senang, melihat Kakakku luka seperti itu? Ucap seseorang yang membuat Tama gugup di buatnya

"Aryan...! Tama coba menyapa Aryan dengan senyuman, namun Aryan tak perduli, dia justru melangkahkan kakinya untuk pergi

.

.

"Cinta memang benar-benar hebat,bisa membuat pertengkaran dari dua orang sahabat!" fikir Aryan yang cukup heran

"Masalah orang dewasa memang benar-benar membingungkan,

"Sepertinya, Allah mengirim rasa sakit ini agar aku tak merasakan Dewasa untuk waktu yang lebih lama

"Karan, Allah tau aku tak akan sanggup menghadapinya!" Batin Aryan antara bersyukur atau mengasihani dirinya atas penyakit yang memang sudah lama bersarang di tubuhnya

♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡

Nayla termenung di dalam kamarnya, saat dirinya dengan sengaja membuka album kenangnya bersama Alvian mantan kekasihnya, yang saat ini sudah tiada, karna telah di lenyapkan olah Arka, seseorang yang sebentar lagi akan menikahinya

"Al....! Aku harap kau tak akan terluka dengan apa yang akan kulakukan

"Aku akan menikah, dengan seseorng yang melenyapkanmu tepat di hari Pernikahan kita,

"Al.. Maafkan aku, karna aku justru mencintai pembunuh dirimu, yang akhir-akhir ini aku ketahui dia justru Kakak kandungmu,

Nayla menangis kelu, kala menatap foto mantan kekasihnya itu,

Tak ada yang bisa dia ucapkan kecuali kata maaf untuk Alvian

Alvian Kekasihnya yang memiliki senyum paling sempurna menurutnya,

Yang pernah benar-benar mengisi hati Nayla tanpa dia tau Alvianlah penyebab perpisahan antara dirinya dengan Arka.

Kring.Kring.Kring

Bunyi ponsel milik Nayla, dan Gadis itu melebarkan senyumnya, saat mendapati nama Arka di layar ponselnya

.

.

"Selamat malam Tuan Arka?

"Ada yang bisa saya bantu untuk anda?" Sapa Nayla dengan sedikit tawa pada Laki-laki yang sebentar lagi akan menjadi Suaminya

"Selamat malam juga, Nona Nayla?

"Sedang apa anda sekarang ya?" Arka coba membalas sapaan Nayla dengan gaya sok coolnya

"Hahahahaaha!" Kau bisa bercanda juga rupanya ya? Hardik Nayla

"Oh iya, ada apa kau menelponku malam-malam begini Arka?" Tanya Nayla seraya menahan tawanya

"Diamlah.. ini bukan saatnya untuk tertawa Nayla! Seru Arka dari seberang Ponselnya yang membuat Nayla menghentikan tawanya seketika

"Hah. Baiklah Baiklah!"

"Ada apa Arka, dari nada bicaramu, seperti kau sedang ada masalah?

"Iya!"

"Masalah apa?"

"Tama.

"Ada apa dengan Tama?"

"Besok siang saja kita bertemu, akan ku ceritakan semua tentang Tama kepadamu!

"Baiklah!" Jawab Nayla singkat saja

"Ya sudah, aku menelponmu hanya ingin memberi tahu itu saja padamu

"Benarkah?" Balas Nayla dengan Nada menggoda

"Iya menurutmu, aku akan mengatakan apa padamu?

"Ya baiklah, jika tak ada yang ingin kau katakan padaku,

"Aku saja yang ingin bertanya padamu!

"Tanya apa?"

"Apa bahasa Inggrisnya aku cinta kamu?

"l Love you..!

"I Love you to! Jawab Nayla seraya mematikan ponselnya tiba-tiba, sedangkan Arka masih mencerna pertanyaan Nayla untuknya

"Uhhh, Gombalan basi di gunakan, mana mempan!" Celoteh Arka namun di iringi senyuman dari wajah tampanya

💖💖💖💖💖💖💖

Nayla ♡ Arka

Tama 💖

🌺Selalu ada terima kasih di setiap Akhir babku, untuk semua yang berkenan hadir di karyaku🌺

💙Yuk Like + Koment + rate + vote💙

💖Mari saling memdukung💖

1
ARH
mantul
Desy Puspita
Cover ini ganti sejak kapan ya, perasaan baru. You ada tanda-tanda kehidupan sepertinya
Maharani Dewi
gadis itu pasti rany
noty larasati
dunia sempit amat thor
noty larasati
ribet ribet thoor, ga tahunya semua sodara.hebat hebat thor
noty larasati
rahasia lagi rahasia lagi .banyak kejutan
noty larasati
tu si Dicky bikin ribut terus
noty larasati
rumit rumit membingungkan
noty larasati
Terharu thor lanjutkan
noty larasati
thor mudah2 an Aryan sehat ya
noty larasati
teruskan thor semangat
noty larasati
ini crita semakin ruwet aja semangat thor. aku dukung
noty larasati
rumit thor
noty larasati
semangat thor
noty larasati
2orang tertipu ...


hebat kau Arka
noty larasati
Alvian kau tega amat gara2 harta dan cinta
noty larasati
Bonyok tuh Arka samTama bentar2 bakbuk2.Alvian masih hidup membingung ka sekali itu thor. Lanjut
noty larasati
cita oh cita rumit sekali
noty larasati
Terus lanjut thor
noty larasati
Nayla cepat lah gali sebetar lagi rahasia akan terbongkar seruu thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!