NovelToon NovelToon
Saat Miskin Keluarga Menjauh

Saat Miskin Keluarga Menjauh

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Konflik etika / Balas Dendam / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:465.9k
Nilai: 4.6
Nama Author: Ima susanti

Kita tidak pernah tau takdir apa yang akan menghampiri hidup kita kelak. Semua skenario sudah Allah atur sesuai kapasitas masing - masing.

Saatnya diatas siapapun mengaku saudara,teman atau apalah. Tapi saat kita terpuruk mana tadi yang mengaku saudara. Semuanya perlahan pergi menjauh.
Begitulah kehidupan Keluarga Derel,pasca pendemi merubah segalanya. Saat kedua orang tuanya telah tiada kakak dan adik - adiknya seakan tidak mengenal dirinya lagi.
Dulu waktu ia punya semuanya kakak dan adiknya rajin datang kerumah berkumpul. Itu semua tinggal kenangan. Bagaimana kehidupan Derel dan keluarganya selanjutnya?akankah ia kembali sukses? apa yang terjadi pada orang - orang yang menghina dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Hari ini Derel berencana menemui temanya yang berprofesi sebagai seorang pengacara. Ia akan meminta temanya untuk membantu dirinya memecahkan masalah warisan almarhum ibunya.

"Dek abang berangkat dulu,doakan abang banyak dapat rezekinya ini." Derel menyodorkan tanganya untuk di cium istrinya dan ia akan mengecup kening istrinya sekilas sebelum berangkat.

"Abang hati - hati,bismillah. tiga rezekinya lancar. Selamat pulang pergi. " Doa Sinta sembari tersenyum manis menyemangati suaminya.

Motor Derel perlahan meninggalkan rumahnya,membelah jalan ibu kota yang sudah padat lalu lalang kendaraan.

Derel yang sudah punya langganan langsung mengantarkan langganannya satu persatu baru mendatangi temannya. Aplikasi ojolnya terpaksa belum ia aktifkan. Nanti setelah urusannya selesai baru ia akan mengaktifkan.

"Selamat siang,mbak. Pak Gibrannya ada?" tanya Derel pada resepsionis.

"Apakah bapak sudh ada janji sebelumnya?" tanya resepsionis itu sopan.

"Belum,mbak. Tapi tolong mbak hubungi pak Gibran bialng saja Derel ingin bertemu." mohon Derel.

Resepsionis itu langsung menghubungi sekretaris Gibran dan mengatakan bahwa ada seseorang yang ingin menemui beliau.

"Suruh keatas aja,Lin." jawab suara di seberang.

"Baik,bu." Resepsionis kembali mengajak Derel bicara.

"Mari saya anyar, pak." Derel mengikuti langkah wanita itu menuju lantai atas,ruangan Gibran berada.

"Bu, ini orang yang ingin menemui pak Gibran." ujar wanita itu sopan.

"Ooh, Ya udah . Kamu boleh balik lagi. " Sekretaris itu langsung mengantar Derel menemui Gibran.

"Permisi,pak Gibran. Ini orang yang ingin bertemu dengan bapak." uajr sekretaris Gibran.

"Derel." Gibran langsung memeluk Derel.

"Gibran." uajr Derel membalas pelukan Gibran.

Keduanya tertawa lepas. Setelah peluakn mereka terurai Gibran melihat sekretarisnya bengong berdiri dari tempat duduknya.

"Tuty, kamu boleh kembali." perintah Gibran pada sekretarisnya. Perempuan itu patuh pergi meninggalkan bosnya dengan tamunya.

"Kenapa kabar? makin sukses aja." puji Derel.

"Alhamdulillah, seperti yang kamu lihat. Kamu apa kabar?masih dagang?" tanya Gibran sembari menyuruh Derel duduk.

"Panjang cerita. Pandemi kemaren membuat kehidupanku berubah. Semuanya habis tanpa sisa." Derel tertunduk mengingat perubahan hidupnya.

"Innalillahi, maaf aku tidak bermaksud membuatmu sedih. Sekarang apa usaha yang kamu geluti?" tanya Gibran merasa tidak enak hati.

"Ojol. Hanya itu yang aku bisa. Mau kerja kantoran kepentok umur." Derel tertawa getir.

"Kenapa kamu tidak menemui aku?" protes Gibran.

"Aku segan,selagi aku bisa berdiri di kaki sendiri pasti aku akan terus berusaha." uajr Derel.

"Kamu ini dari dulu memang tidak pernah berubah. Aku salut sama keyakinan kamu. Kamu laki - laki pekerja keras,tidak mau mendapatkan sesuatu tanpa hasil usaha sendiri." puji Gibran.

"Kamu bisa aja." kekeh Derel.

"Ngomong dari tadi kuta ngobrol terus. Kamu mau minum apa?" tanya Gibran.

"Apa aja."

Derel menghubungi seseorang untuk mengantar minuman dan beberapa makanan keruanganya.

"Minumn dulu,biar kita ngobrolnya enak." Gibran mempersilahkan Derel mencicipi hidangan yang sudah terhidang.

"Maksud kedatangan kesini mau minta bantuan kamu?" Derel mengutarakan maksudnya.

"Minta tolong apa?" tanya Gibran mulai serius.

"Almarhum ibuku meninggalkan wasiat mengenai warisannya,tapi ada salah seorang adik aku tidak setuju dengan wasiat ibu. Aku kurang paham mengenai pembagian warisan seperti apa? makanya aku meminta bantuan kamu yang ahli di bidang hukum." tutur Derel.

Derel menanggapi permintaan temanya dengan memberikan bukti - bukti yang ada. Ia akan mempelajari lebih dahulu baru bisa akan mengambil langkah seperti apa selanjutnya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Siang kk,terimakasih sdh menunggu kk. Thor up lagi ya. Selamat berlibur jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta votenya boar thor semangat 😊😘😘🙏🙏🙏

1
Inggrianie Sikumbang
kebanyakan typo thor
Ima Susanti: siap kk🙏🙏
total 1 replies
Ilham
lanjut bg
Ima Susanti: siap kk👍
total 1 replies
ByngnHtm
yah udh kuduga tpi knp malah ttp nangis dasar cengeng aku 😭
Ima Susanti: /Kiss//Kiss//Rose/
total 1 replies
Wiwit
pendek banget thor, panjangin dong n tmbah babhbya, biar smangat bacanya
Ima Susanti: Insya Allah kk, klo waktunya cukup😘
total 1 replies
Ima Susanti
makasih koreksinya kk, nanti thor perbaiki👍🙏🙏
Ha Liyah
ma,af thor tulisannya banyak yang salah ma,af3 sekali
Yuliana Tunru
benar2 tak tau malu nih sisi
Ima Susanti: muka tembok 😂🤣😂
total 1 replies
Yuliana Tunru
gila ya sisi sampe tak tau malu gituu..kapan kia hamil thirr biar sisi malu dan coba kasih pelajaran apa gitu biar ndk nekat dekati rafi lagi
Ima Susanti: baik kk, saranya bagus banget. thor rampung dulu ya😘😘🙏👍
total 1 replies
Ha Liyah
ddikit amat thor
Ima Susanti: /Facepalm//Grin/
total 1 replies
Yuliana Tunru
bagus rafi hrs bisa ambil sikap di blokir z atw ganti no baru
Ima Susanti: betul juga ya kk, thor setuju 😘🙏
total 1 replies
Yuliana Tunru
vebar2 pelakor tak tau mslu ya ..tinggal gmn kia yg bisa buat rafi jgn sampai tergoda
Ima Susanti: betul itu kk/Good//Pray/
total 1 replies
Wiwit
pendek banget thor babnya
Ima Susanti: Ga konsen kk, tiap bentar dengar petasan dr yg demo
total 1 replies
Yuliana Tunru
jgn takut kia kamu hrs berani klo tdk ya gmn nasib RT mu atau mau nyerah z biar rafi dgn sisi..typo x thorrt
Ima Susanti: setuju kk👍🙏
total 1 replies
Yuliana Tunru
kia waktu x kamu temui sisi biar paham tp jgn sendiri ya bareng mercy biar kapok jgn lemah berjuang demi RT mu
Ima Susanti: betul juga kk, terimaksih masukannya 😘😘🙏
total 1 replies
Sulfia Nuriawati
selama kamu g tegas y repot jg apa lg wanita spt sisi udah terobsesi, jd pintar² cari akal biar g terjebak atw minta tlng derel sm gibran biar sisi kapok
Ima Susanti: terimaksih saranya kk😘😘🙏
total 1 replies
Yuliana Tunru
wahhj mmg otak pelakor yaaa..ayo vi tutup akses blokir z jgn nau dijadali ingat harta mu milik iia lho ..hrs jujur dgn kkfa mu san kia baru jg baikan ada z krlakuan sisi bagys x kis yg gadapi jg ipar2
Ima Susanti: siap kk👍🙏
total 1 replies
Yuliana Tunru
buat iia hamil thorr agar cinta merrka lbh kuat
Ima Susanti: wah benar juga ya kk, terimakasih masukannya kk. thor rampung dulu ya👍🙏
total 1 replies
Ha Liyah
di amat update thor
Ima Susanti: /Chuckle//Facepalm/
total 1 replies
Wiwit
babnya pendek banget
Ima Susanti: /Chuckle//Facepalm/
total 1 replies
Yuliana Tunru
smoga rafi sadar ya klo kia itu istri yg berharga
Ima Susanti: setuju😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!