NovelToon NovelToon
Oh My GiRL,

Oh My GiRL,

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Anak Yatim Piatu
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Eka setya

WARNING !!! 21+

Joyyana,
Seorang wanita yang dibesarkan di sebuah panti asuhan , yang tidak mengetahui siapa orang tuanya .

Bermula dari sebuah pertemuan yang tidak disengaja,, suatu keadaan dan ketidak sadaran yang membuatnya melakukan hal yang akan di sesalinya ,,,
tapi, itu adalah awal yang merubah kisah hidupnya .

David Alexander,
seorang CEO yang tampan ,bertubuh tinggi dan atletis yang mempunyai segalanya .
Melakukan cinta satu malam bersama dengan seorang wanita yang tidak dikenalnya .

Kejadian itu membuat sebuah benih cinta diantara keduanya menjadi tumbuh .
Tapi karena sebuah kesalahpahaman membuat keduanya berpisah .

Bagaimana kelanjutan kisah cinta mereka,
mungkinkah mereka bertemu di sebuah
pernikahan atau kah malah sebaliknya .



~ini karya pertamaku maaf ya bila salah kata dan tulis,maaf baru belajar😁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka setya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perasaan Andreas,,,

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

"Ini tidak mungkin , kenapa bisa kebetulan seperti ini ." gumam Anggi ,yang masih

bisa di dengar oleh Mery dan Andreas.

" Apa maksudmu Anggi, aku tidak

mengerti? ." David ingin tahu kenapa Anggi kaget setelah mengetahui kalau pemilik Apartemen itu adalah David.

"Tidak,,,Nenek pernah berkata padaku ,

kalau Oma Ratih pernah mempunyai keinginan untuk menjodohkan cucunya dengan Joy ." jelas Anggi.

" Benarkah? ." Andreas kaget .

"Apa Joy sudah tahu?," tanya David lagi, dengan wajah yang masih terkejut.

Mery yang juga kaget dengan apa yang

di dengarnya saat ini, tidak bisa berkata apa-apa, dia hanya bisa melanjutkan

kegiatan menyantap makanannya dan segera pulang.

" Joy sudah tau tentang perjodohan itu,

tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa karena Nenek sudah memutuskan untuk menolaknya , dan Joy menyetujuinya ,

tapi Joy tidak tahu siapa cucu Oma Ratih

yang sebenarnya ." jelas Anggi ,yang merasa kasian dengan keadaan Joy sekarang.

" Kenapa Nenek menolaknya? , apa

karena,,, ." Andreas tak melanjutkan pertanyaannya karena hatinya merasa

kalut , dia berfikiran kalau Nenek berniat menjodohkan cucunya sendiri dengan

David .

" Aku tak bisa mengatakan padamu ,Dre,," jawab Anggi lirih.

Mendengar jawaban itu, Andreas langsung pergi meninggalkan Cafe tanpa bicara,

Anggi yang melihat perubahan sikap

Andreas, berlari mengejar nya.

" Dre...." teriak Anggi yang tidak di gubris

oleh Andreas.

Anggi masih berlari mendekati Andreas

yang berada di Parkiran Cafe menuju

tempat parkir mobilnya.belum sempat

tangan Andreas membuka pintu mobil , lengannya ditarik oleh Anggi , menjadikan tubuh andreas berbalik dan menghadap

pada Anggi .

" Kau kenapa Andreas? kenapa kau pergi meninggalkanku di Cafe tanpa sepatah katapun? ." tanya Anggi dengan nada tinggi.

Yang ditanya tidak menjawab , tetap diam memandang wajah Anggi, manik mata mereka bertemu, ada debaran di jantung Anggi , mulutnya tak bisa mengeluarkan kata-kata akhirnya diapun memalingkan wajahnya tak kuasa menerima tatapan mata Andreas yang berbeda saat memandangnya.

Sesaat tidak ada percakapan diantara mereka , hanya debaran jantung yang hebat menguasai diri mereka . Hingga ucapan Andreas mengakhiri lamunan Anggi .

"Anggi, maafkan aku tadi meninggalkan mu tanpa pamit, aku takut dengan perasaanku."

" Apa maksud dari perkataan mu?." Anggi tidak mengerti.

" Mungkin Nenek menolak perjodohan David dengan Joy , karena ingin menjodohkannya denganmu Anggi, aku tak sanggup untuk mendengar semua itu, jadi aku memutuskan untuk pergi tadi ." kata Andreas yang masih menjelaskan pada Anggi. , dengan tatapan

sendu di depan Anggi .

" Aku masih tidak mengerti, perjodohan

apa ? ." Anggi masih bingung dengan penjelasan Andreas tadi,

"Perjodohanmu dengan David", Anggi

terkejut dengan jawaban yang keluar dari

bibir Andreas .

" Kau salah sangka Dre,,,"

"Tidak Anggi, mungkin kau tidak tau

tentang keinginan Nenek tapi dengarkan

aku , aku tak bisa menerima jika aku harus kehilanganmu . Karena entah itu kapan ,aku menyadari kalau AKU MENCINTAIMU, "

"Jadi bagaimana perasaanku jika wanita yang aku cintai di jodohkan dengan teman baikku." kata Andreas mengungkapkan perasaannya pada Anggi dengan mata berkaca-kaca menahan air matanya yang ingin keluar.

" Cukup, Andreas kau salah faham dengan maksud Nenek , dia menolak rencana perjodohan Joy bukan karena ingin menjodohkannya denganku,tapi karena Joy hamil ,,," teriak Anggi menjelaskan pada Andreas yang tanpa sadar mengatakan tentang kehamilan Joy pada Andreas.

Andreas yang kaget mendengar jika

saat ini Joy sedang hamil bertanya balik

pada anggi.

Anggi yang sadar dengan kecerobohannya, dengan terpaksa mengatakan yang sebenarnya pada Andreas.

" Apa benar yang kau katakan tadi , Anggi? bahwa Joy hamil?." tanya Andreas yang masih tidak percaya.

Anggi mengangguk.

" Kumohon, jangan sampai orang lain mengetahui nya ." jawab Anggi takut.

"Baiklah, aku akan menyimpannya

rapat-rapat , sekarang kau harus

memberiku jawaban tentang

pengungkapanku tadi, apa kau menerima cintaku Anggi?. " Andreas menatap Anggi dalam, sorot matanya masih menatap

wajah Anggi , sedangkan jemarinya menggenggam tangan Anggi menunggu jawaban dari bibir Anggi.

" Aku,,,a,,aku,, ." dalam kegugupannya Anggi tidak bisa menjawab, Andreas masih sabar menunggu . Sampai anggi menganggukkan kepalanya, tanda dia menerima cinta Andreas.

Andreas yang melihat Anggi mengangguk ,

dia sudah faham bila Anggi menerima cintanya tapi malu untuk mengatakannya.

.

Dengan spontan Andreas mencium bibir Anggi , Anggi yang syok mendapat ciuman mendadak dari Andreas tidak bisa berbuat apa-apa, perasaannya sekarang campur

aduk antara kaget, senang , malu , dan debaran jantungnya yang sangat kencang , membuat Anggi yang tanpa sadar

membalas ciuman Andreas .

Ciuman mereka semakin mendalam , tanpa mereka sadari jika mereka meninggalkan Mery yang masih ada di dalam Cafe,

interaksi antara bibir Anggi dan bibir

Andreas terganggu dengan bunyi telfon genggam Anggi yang berdering, dengan terpaksa mereka mengakhirinya.

Mereka saling memandang , diam dan

salah tingkah mengingat ciuman yang mereka lakukan tadi.

"Siapa? ." tanya Andreas memecah kecanggungan mereka.

" Mery ." Jawab Anggi lirih.

" Ya ampun, kita meninggalkan Mery

di dalam ." kata Andreas menepuk jidatnya dan mengajak Anggi kembali masuk

ke dalam Cafe..

" Kalian dari mana sih? Mery kan takut,

kalau kak Andreas dan kak Anggi mau

pergi bayarin dulu dong makanannya, huh.."kata Mery kesal.

"Iya deh ,,maaf tadi kakak lagi ngangkat telfon ." jawab Andreas bohong, saat memberikan sebuah kartu pada pelayan untuk membayar makanan mereka.

" Alah bohong , bilang aja kalau kak

Andreas dan kak Anggi tadi pacaran di parkiran, ciuman lagi ." ucap Mery , yang tadi sempat mengintip di Parkiran.

"Hus ,,, jangan ngawur kamu, Bocil nggak boleh bicara begitu, nanti aku bilangin

ke Joy Lo,,, ." kata Anggi yang kaget ,

**Mery kok bisa tau kalau dia dan Andreas tadi memang berciuman** batin Anggi .

" Iya ,iya Mery mengerti, ,, ." ucap Mery beranjak keluar dari Cafe ,

Tanpa banyak bicara mereka masuk kedalam mobil dan pulang.

Di dalam mobil mereka diam , tidak ada percakapan , sampai akhirnya mobil itu berhenti tepat di depan rumah Nenek.

Mery turun dari pintu belakang dan

Andreas juga turun dan berlari

membukakan pintu untuk Anggi.

" Cie,,, yang lagi kasmaran , ingat ada anak dibawah umur di sini, jadi di sensor ya ."

goda Mery yang membuat Anggi malu dan salah tingkah.

" Kalau Mery boleh tanya , rasa bibirnya kak Andreas manis apa asem , kak?." bisik Mery menggoda Anggi lagi , tapi masih terdengar oleh Andreas .

Saat mereka berada di luar pagar rumah Nenek , Mery pun segera berlari masuk

ke dalam rumah.Andreas yang sempat mendengar ucapan Mery , merasa senang mengingat ciumannya dengan Anggi tadi.

"Meryyyyyyy,,, ." teriak Anggi jengkel , saat Mery berlari masuk kedalam rumah .

"Sudah biarkan saja, Mery memang suka menggodamu ." ucap Andreas saat tangannya memeluk Anggi.

" Yang terpenting sekarang, aku senang

sekali karena aku bisa mengungkapkan perasaanku padamu dan kau juga

menerimanya ." kata Andreas yang masih memeluk Anggi.

" Terimakasih ." bisiknya pada Anggi dan melepaskan pelukannya , lalu dengan

gerakan cepat Andreas mencium sekilas

bibir Anggi , kemudian pergi meninggalkan Anggi .

" Aku pulang dulu , sampai jumpa besok ." ucap Andreas melambaikan tangannya kemudian masuk ke dalam mobilnya.

Anggi masuk kedalam rumah dengan jantungnya yang berdetak kencang masih tidak percaya kalau dirinya sekarang berpacaran dengan andreas.

🌸🌸🌸🌸🌸🌸

***

**

*

 

jangan lupa ninggalin jejak ya KK 😘🥰

Next

 

1
🏁allvin
pengalaman ya tan
Roslina Sabi
please
Roslina Sabi
lanjut donk
🌻Ruby Kejora
Slama kenal kk... Sukses dan semangat bwt kk😊😊😊
Nirma Irma
aqqqqqqqqqq
fe
semangat kak Eka, aku selesai hiatus 😂
Sri Wahyuni
bingung nih sbnrtnya roy cintanya ke mery ap seketatisnya sih
Elsa Naila
knp cih harus ada pelakor, buat crt yg g m3ngandung prlakor, buat konfik2 kcl gpp
Elsa Naila
ciiiiieeeyyy roy curi2 ciuman mery
Elsa Naila
lanjutttt
Elsa Naila
lanujuttt
Elsa Naila
lanjuttt
Elsa Naila
ksian joy g kuat buat komen
Elsa Naila
lanjutttt
Elsa Naila
masih simak
Elsa Naila
lanjutttt
Elsa Naila
lanjuuutttt
Elsa Naila
lanjutttt
Elsa Naila
Aq mampir thor
Susi Ana
jempol hadir, mampir yuk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!