NovelToon NovelToon
Obsesi Cinta Nona Muda

Obsesi Cinta Nona Muda

Status: tamat
Genre:Obsesi / Angst / One Night Stand / Penyesalan Suami / Cinta setelah menikah / Romansa / Tamat
Popularitas:404.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Miss Yune

Bianca Davis hanya mencintai Liam dalam hidupnya. Apa pun yang dia inginkan pasti akan Bianca dapatkan. Termasuk Liam yang sebenarnya tidak mencintai dirinya. Namun, bagaimana bila Liam memperlakukan Bianca dengan buruk selama pernikahan mereka? Haruskah Bianca tetap bertahan atau memilih menyerah?

Ikuti kelanjutan kisah Bianca dan Liam dalam novel ini! ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Yune, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Wajah Serena berubah sumringah mendapati Liam berada di hadapannya. Pria itu banyak berubah, lebih tampan dan matang dari sebelumnya. Sedikit penyesalan terdapat dalam hatinya karena meninggalkan Liam begitu saja.

"Aku hanya mengatakan hal yang sebenarnya, dia melarangku untuk bertemu denganmu," ucap Serena.

"Kita tidak memiliki janji bertemu, jadi sudah sewajarnya dia melarangku untuk menemuiku. Pergilah, Serena. Tidak ada yang perlu kita bicarakan!" tukas Liam yang jalan mengabaikan Serena.

Wanita cantik itu terpaku, tidak ada tatapan penuh cinta yang dulu selalu ditampilkan oleh Liam. Dia merasa sangat sedih melihat Liam tidak mempedulikan keadaannya.

Serena menggeleng, dia harus berusaha mendapatkan perhatian Liam. Tidak mungkin dia terus hidup di ambang kehancuran seperti ini. Dia membutuhkan Liam untuk menyokong hidupnya.

"Tunggu! Aku ingin bicara. Ada yang harus kita tuntaskan, Liam," ujar Serena menghentikan lift yang hampir tertutup.

"Keluarlah, aku ingin bicara dengan atasanmu!" perintah Serena pada asisten pribadi Liam.

"Tetap di sini. Dia dapat mengatakannya di depanmu!" ujar Liam pada Zidane yang menatap Serena dengan malas.

Zidane telah mengikuti kisah cinta Liam dan Serena. Perempuan di hadapannya ini tidak pernah tulus mencintai Liam. Beberapa kali Liam selalu menuruti keinginannya untuk membeli barang-barang branded.

Kepergian Serena ke Negara P juga karena campur tangan Liam yang ingin wanita itu segera mencapai kesuksesan di dunia modeling. Sayangnya, Serena terlena hingga meninggalkan Liam begitu saja.

"Pergilah, Zidane! Kau tahu ada yang belum selesai di antaraku dan Liam!" ujar Serena.

"Baiklah, aku akan menyusulmu nanti Liam. Sepertinya kau memang harus menyelesaikan urusanmu dan dia. Ingat, kau telah memiliki istri," ucap Zidane menepuk Liam kemudian melangkah keluar dari lift.

Kesempatan yang diberikan Liam tentu dimanfaatkan dengan baik oleh Serena. Perempuan itu tersenyum, kemudian menghampiri Liam. Menatap mantan kekasihnya itu dengan intens.

"Maafkan aku, Liam. Kau tahu, aku masih sangat mencintaimu. Jangan bersikap seolah tidak pernah terjadi apa pun di antara kita," ujar Serena.

"Semua sudah berlalu, Serena. Aku tidak ingin terjebak dengan masa lalu. Sekarang, aku telah memiliki istri yang harus aku jaga. Jangan menemuiku lagi, aku tidak ingin memiliki hubungan dengan mantan kekasih," balas Liam dengan kejam.

Saat menjadi kekasih Serena, tentu dia dapat memaklumi bila wanita itu masih ingin meniti kariernya. Namun, kini semua sudah berbeda. Serena datang terlambat. Dia membuat Liam sangat kecewa karena telah memutuskannya secara sepihak.

"Aku tidak apa-apa bila menjadi simpananmu. Aku tahu kamu menikahinya karena terpaksa, kan? Dia telah hamil ketika kalian menikah. Aku tidak apa-apa, Liam. Menjadi kedua pun, aku rela asal dapat bersama denganmu," ujar Serena.

"Aku tidak...."

Serena mendekati Liam, kemudian mengalungkan tangan di leher pria itu. Wanita itu melumat bibir Liam dengan semangat. Liam tidak bereaksi apa pun, hingga Serena menggigit bibir Liam yang membuat Serena dapat mengakses seluruh bibirnya.

Akhirnya, Liam terhanyut dengan Serena. Dia menikmati ciuman mereka yang sudah lama tidak pernah dia rasakan. Namun, ketika memejamkan mata, dia melihat bayangan Bianca yang menatapnya dengan sendu. Liam mendorong tubuh Serena. Bersamaan dengan itu, pintu lift terbuka.

"Pulanglah, Serena. Kejarlah mimpimu selama ini. Aku tidak akan menghalangimu lagi, kita sudah berakhir!" ujar Liam menoleh pada Serena.

Pria itu melangkahkan kaki menuju ruangannya. Di lantai teratas perusahaan itu, khusus ruang milik Liam hingga tidak ada yang mengetahui yang tejadi antara Serena dan Liam.

"Aku mohon jangan bersikap seperti ini. Aku...."

"Cukup Rena, aku tidak mungkin mengkhianati istriku," ucap Liam.

"Baiklah, Li... Aku hanya ingin kamu memberikanku suntikan dana. Aku membutuhkannya untuk menunjang karierku di tanah air. Semua karierku di Negara P sudah kandas. Aku harus memulainya dari awal di Indonesia," pinta Serena.

"Maaf, aku tidak bisa melakukan apa pun untuk itu, pergilah!" Liam menyadari dirinya hampir terjebak dengan perasaan yang tersisa.

Serena mendekati Liam lagi, "Biarkan aku bekerja di Perusahan ini. Aku harus memenuhi semua kebutuhan keluargaku. Ibuku sakit, Li. Dia satu-satunya yang aku punya." Perempuan itu memelas.

Liam dan Ibu Serena sudah sangat dekat. Dulu,dia sudah hampir melamar Serena. Keluarga Liam yang tidak pernah memandang orang lain hanya dari harta pun tidak melarang hubungannya dengan Serena. Namun, perempuan di hadapannya ini belum siap untuk membina rumah tangga.

"Ibu sakit apa?" tanya Liam mulai tertarik dengan ucapan Serena.

"Ginjal. Dia membutuhkan untuk cuci darah setiap minggunya. Tadinya, aku ingin berbohong padamu. Suntikan dana yang aku katakan ingin aku gunakan untuk operasi ibuku yang mungkin akan memulihkan kondisi tubuhnya. Namun, sepertinya aku harus jujur agar kamu lebih mempercayaiku," jawab Serena.

"Kau seharusnya ingat kalau aku tidak menyukai kebohongan."

"Tapi, aku mengatakan hal yang sesungguhnya. Ibuku dirawat di rumah sakit. Kalau kau tidak percaya, kita dapat menjenguknya hari ini juga!" tantang Serena.

Ya, Ibu Serena memang sakit ginjal, tetapi sakitnya belum sampai taraf yang mengkhawatirkan seperti ucapan Serena. Ibunya mengalami penyakit batu ginjal. Dia membutuhkan operasi untuk mengangkat batu ginjal yang ada ditubuhnya..

"Kalau begitu, aku ingin menjenguk ibumu. Baru aku dapat memutuskan cara untuk menolongmu," ujar Liam membuat Serena tersenyum.

Aku yakin dapat meraih hatimu kembali, Li. Kamu akan menjadi milikku," batin Serena dalam hati.

Sejauh ini, rencananya berjalan sedikit lancar. Dia berpikir pastinya akan sangat mudah masuk ke keluarga Liam dan menjadi Nyonya Smith.

***

Bersambung...

Terima kasih telah membaca... Tunggu terus updateanku, ya.

Oh ya, Kakak-kakak. Selama menunggu aku update kalian bisa membaca karya temanku yang keren ini, ya.

1
ayu cantik
suka
Syamsiar Samude
program hamilx berhasil semoga segera hadir Liam junior, ternyata ayah Jessy lbh gila ambisix dr siapapun mau enak anakx yg dibikin tumbal dasar sinting malah lbh hancur
Syamsiar Samude
tdk di dunia novel dunia nyata pun fakta resiko laki2 yg sdh tampan kaya & pux sglax psti byk perempuan yg menghilangkan rasa malu dan harga dirix hax utk nafsu sesaat dan ambisi
Syamsiar Samude
tetap semangat utk author sehat sukses selalu dgn karya2nya 🤲🤗
Syamsiar Samude
James tdk sadar sifatx tdk jauh beda dgn Liam yg tlh mnyia2kn wanita yg mncintaix bgtu tulus dan nembuatx hamil krna awalx tdk mncintaix ditinggalkan malah bgt susah mengetahui keberadaanx mngkin dia jg sdh melahirkan n Liam lbh bruntung mudah mnemukn Bianca lgi yg tlh brhail mncintaix
Syamsiar Samude
James sikapx sllu tegas krna bgt mnyayangi , semoga dgn ungkapan cintax yg tulus dan dgn keteguhan Liam mencari istri n ankx mbuat Bianca luluh n tdk terjadi perceraian
Syamsiar Samude
akhirx Bianca sdh sampai batas sabarx smg Liam bisa merenungi semua sikapx yg bgt sulitx mngatakan cinta pdhl tdk mau kehilangan dasa bodoh bin tolol
Syamsiar Samude
Serena penyebab semua kericuhan kluarga Liam smg mndpt balasan lg dr James krna Liam sosok yg tdk tahu diri
Syamsiar Samude
semoga terkuak sifat burukmu Serena km psti sdh brhubngan dgn laki laki lain dan mencoba mendekati Liam ntah apa lgi rencanamu
Syamsiar Samude
Bianca lbh km prgi ke rumh keluargamu utk melihat sikap Liam apa dia akn merasa kehilangan agar tdk lg peduli dgn semua sandiwara Serena
Syamsiar Samude
Serena jadikan ibux umpan utk niat busukx smga saja Liam secepatx tahu niat busukx atau ibux yg kasih tahu Liam niat Serena yg sebnrx yg lbh gila dr Ivanka
Syamsiar Samude
ternyata Serena mau kembali krna kariernya jg usaha orang tuanx bangkrut hingga mau nekat mengganggu rumah tangga Liam hanya ambisi semoga sj Liam tdk mau lg peduli dgn masa lalux
Syamsiar Samude
semoga Liam tdk bgtu lg peduli dgn masa lalux & hax fokus dgn Bianca dgn calon bayix
Syamsiar Samude
ternyata Ivanka pux rasa takut jg setlh apa yang telah dia perbuat yg jelas km sdh berada di ambang kehancuran krna sifat egomu sendiri terimalh sanksinya
Syamsiar Samude
syukurlah James mengetahui semua dan mnolong Bianca ntah apa yg akn trjadi smg Ivanka mndpt balasan yg setimpal
Syamsiar Samude
semoga Ivanka mndpt sanksi dan hukuman yang setimpal dr prbuatnx dasar wanita licik pengadu domba untung Liam bisa selamat dr jeratan busukmu
Syamsiar Samude
semua yg dituduhkan Ivanka kepada Bianca ternyata dialah yg bgtu cuma irihati syirik dan dengki hingga sllu mbuat fitnah smga Laura segera tahu semuax & Bianca tdk knpa2 krna nekat menyusul Laura ke club
Syamsiar Samude
semoga Laura segera tahu semua kebusukan & kelicikan Ivanka hingga tdk terprovokasi lg
Syamsiar Samude
semoga secepatx mengetahui semua sifat buruk Ivanka semoga Bianca tdk kenapa2 saat ditinggal Liam dan sementara ditemani Laura tp ntah apa yg akn trjd selama ada Ivanka sbgai duri dlm rumah tangga mereka
Syamsiar Samude
liam awalx tdk suka Bianca krna terlalu posesif & di provokasi yg tdk benar oleh Ivanka & Laura jd Liam sllu merasa ragu tp mudahan dia akn berubah setelah tahu Bianca masih perawan & menghilangkan semua pikiran yg negatif
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!