NovelToon NovelToon
Belum Siap Hijrah

Belum Siap Hijrah

Status: tamat
Genre:Teen / Cintamanis / Obsesi / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Pernikahan Kilat / Nikahmuda / Chicklit / Tamat
Popularitas:135.4k
Nilai: 5
Nama Author: shakila kanza

"Jangan paksa Humaira Mi... Aku itu Humaira, Humaira bukan Kak Asyifa yang bisa tahan menutup diri pakai jilbab."

Seluruh keluarganya selalu memaksanya menjadi seperti kakaknya yang muslimah namun Humaira merasa belum siap dan sikapnya tidak pantas untuk di jilbapin.

Dunia Humaira yang damai berubah 180 derajat setelah bertemu Bang Ashraf, lelaki yang membuat semua orang salah paham terhadapnya hingga mengikat keduanya di ikatan pernikahan.

Akankah Humaira menemukan cintanya dan bisa bahagia????

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shakila kanza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Seperti di buang

Sepulang kerja Bang Ashraf sudah di panggil Abi Harun ke ruang tamu untuk berbincang bersama, baju kerjanya pun belum sempat Bang Ashraf lepas, tubuhnya masih lengket bau keringat karena sekarang selalu bersaing dengan debu jalanan setiap kali naik motor pulang pergi kampus dan berkerja. Namun karena dari wajah mertuanya nampak serius Bang Ashraf tak berani protes, hanya bisa menurut. Setelah lama hening Bang Ashraf pun mendengar Abi Harun mulai berbicara.

"Maaf Abi bicara mungkin kurang tepat waktunya, namun ini Pumpung istri kamu belum pulang... jadi tahan sebentar rasa tidak nyaman pada tubuhmu ya Ash..." Tutur Abi Harun.

"Iya Bi... Ada Apa ya..." Bang Ashraf merasa seperti punya kesalahan.

" Begini... Nak Ashraf... Ketika kamu berniat menikah berarti kamu harus siap untuk menjalani kehidupan baru Bersama pasangan kamu yaitu putri Abi, Humaira. Karena pada dasarnya pernikahan akan mengubah pola kehidupan kamu dan Humaira agar bisa lebih mandiri dan menjalani kehidupan yang berbeda dengan sebelumnya...." Kata Abi Harun berikutnya masih membuat Bang Ashraf bingung.

"Dalam hal ini menjadi seorang istri Putri Abinharus banyak belajar menjadi seorang istri betul-betul, berarti Humaira harus siap dengan pekerjaan ibu rumah tangga dan juga membantu melayani kebutuhan suami. Seperti halnya, membereskan rumah, mencuci, memasak, melayani suami, mematuhi suami, dan lain-lain... Namun jika tetap di sini Humaira tidak akan bisa berubah..." Tutur Abi Harun lagi, barulah Bang Ashraf tau arah pembicaraan Abi Harun, Bang Ashraf pun mengangguk tanda setuju, karena memang semua hal di rumah ini sudah ada yang melayani.

"Menjadi seorang suami juga bukanlah hal yang mudah, dimana kamu harus memberikan nafkah untuk istri dan anak-anakmu nantinya.... Nafkah yang harus di berikan suami berupa sandang, pangan dan papan. Dalam hal ini, suami wajib memberikan nafkah yang baik seperti halnya tempat tinggal yang nyaman untuk istri dan anak-anaknya... Nah kamu kira-kira apa sudah siap untuk itu Nak Ashraf...???" Lanjut Abi Harun membuat Bang Ashraf menatap wajah Abi Harun lalu mengangguk mantap.

"Insya Allah siap Abi... semampu saya..." Jawab Bang Ashraf tegas dan mantap tanpa keragu-raguan, karena rumah sebenarnya sudah siap hanya tinggal menunggu persetujuan Humaira dan keluarga Humaira saja.

"Abi yakin... Tempat tinggal yang nyaman, pastinya impian bagi para pasangan yang baru menikah terutama bagi seorang yang masih tahap saling mengenal seperti dirimu dan Humaira pasti kalian perlu masa-masa perkenalan tanpa rasa canggung. Karena menikah pasti perlunya privasi agar kehidupan rumah tangga bisa terjaga dengan baik dari orang lain... Kamu pun akan merasa lebih bebas, tanpa terkekang dalam bergaul dengan istrimu... Betul begitukan???" Tutur Abi Harun lagi, yang masih tetap di angguki Bang Ashraf, karena memang dirinya tidak leluasa saat di rumah ini, privasinya cuma di kamar lepas dari situ sudah bukan lagi ranahnya.

 

"Apa yang Abi katakan ini juga di lakukan oleh Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Sallam dan para sahabatnya juga menganjurkan untuk memberikan kebebasan kepada anaknya yang sudah menikah untuk memiliki tempat tinggal sendiri.. Dalam Hadist Riwayat Aisyah R.A beliau berkata “Aku tidak pernah melihat seseorang yang mirip dengan Rasulullah dalam masalah akhlak, dalam memberi petunjuk, dan dalam berdalil, melebihi Fatimah -semoga Allah memuliakan wajahnya-. Jika Fatimah masuk ke rumah Rasulullah, maka Rasulullah pun berdiri, meraih tangannya, menciumnya, dan mendudukkannya di tempat duduknya. Dan jika Rasulullah datang ke rumah Fatimah, maka Fatimah pun meraih tangan beliau, menciumnya, dan mendudukkannya di tempat duduknya.” (HR. Abu Daud) Dalam hadist tadi menjelaskan bahwa kediaman Fatimah setelah menikah terpisah dari rumah Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Sallam. Begitu pun dengan anak Abu Bakar yaitu Aisyah R, A. Dalam hal ini juga, menerangkan bahwa, walaupun rumah sudah terpisah setelah rumah tangga, hubungan anak dan orang tua bisa tetap berjalan dengan baik... Jadi intinya Abi ingin kamu ajak istrimu itu tinggal bersama di rumah kalian sendiri, agar semakin erat hubungan kalian dan juga untuk menghindari hal-hal buruk yang lain yang nanti bisa timbul... Apa lagi kak Asyifa belum menikah, akan sangat rentan bila kalian tetap tinggal di sini..." Tutup Abi Harun yang kemudian di angguki oleh Bang Ashraf.

"Baik Bi... Insya Allah secepatnya Ashraf boyong Humaira ke rumah Ashraf sendiri... Kalau gitu Ashraf ijin mandi Bi... Gerah... " Kata Bang Ashraf ingin berdiri namun tiba-tiba dari belakang terdengar suara lantang Humaira mengejutkan Abi Harun dan Bang Ashraf.

"Jadi Humay di buang dari keluarga ini??? Humay sudah tidak boleh tinggal di sini??? Abi Umi sudah tidak sayang Humay lagi??? " Humaira datang dari kampus lalu mendengar setengah dari pembicaraan Abi dan Suaminya membuat Humaira merasa semakin kesal dan terbuang dari keluarganya.

"Stttt... Sayang... Kok gitu ngomongnya sama Abi?? Yang sopan dong..." Tegur Bang Ashraf lalu menurunkan tangan Humaira yang berada di pinggang, nampak tidak sopan terhadap orang tuanya.

"Tapi Humay masih pengen tinggal terus sama orang tua Humay Bang.... Kenapa sih Abi sama Umi tidak bisa sayang kaya sayangnya Abi ke kak Asyifa??? Apa Humaira ini bukan anak kandung Abi sama Umi juga????" Humaira sudah berkaca-kaca baru pertama ini dirinya benar-benar merasa terbuang dari keluarganya. Kalau hanya sekedar di katakan nakal dan di banding-bandingkan sudah biasa bagi Humaira sejak kecil namun kalau sampai di pisahkan dari keluarganya dirinya merasa benar-benar di asingkan atau di buang dari rumahnya sendiri.

"Astaghfirullah... Yang... Gak boleh bilang kaya gitu..." Bang Ashraf menarik Humaira sehingga duduk di sisinya.

Abi Harun menarik nafas dalam, ini yang dia takutkan akhirnya kejadian. Humaira sebenarnya belum siap menikah, namun karena dirinya tidak kunjung dewasa maka dengan cara di nikahkan harapan Abi Humaira bisa menjadi wanita sungguhan yang dewasa dan bijak. Abi Harun sebenarnya tidak tega pada putri bungsunya namun melihat sikap tanggung jawab mantunya itu membuat Abi Harun mantap melepaskan Putri bungsunya agar bisa berubah.

"Abi, Umi dan kak Asyifa itu sayang sama kamu... tapi ini udah beda kondisinya sayang... Kamu itu sekarang udah jadi tanggung jawab Abang... Jadi kita harus belajar mandiri... Kamu sendirian waktu itu yang minta Abang buat jadi suami yang betul-betul bertanggung jawab... Nah sekarang Abang baru proses bertanggung jawab... Besok kita pindah rumah baru ya... " Kata Bang Ashraf sambil mengelus pelan tangan Humaira yang mengepal.

Humaira tidak menjawab namun berdiri dan berjalan sambil menghentakkan kakinya kesal menuju kamarnya, pulang kuliah ingin istirahat justru mendengar pengusiran dirinya secara tidak langsung.

***

Yuk... Kasih bunga buat Humaira biar tidak ngambek lagi...🤗🙏

1
apajalah
👏🍂🌾🍂🌾🍁🍁🍂🌾🌾🍂🍂🌵
apajalah
🌵🍁🍂🌾👍🍁🍂🌾
tri susanti
lanjut thor
tri susanti
😄😄... lanjut
tri susanti
lanjut
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
parah dosennya
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
ngamuk ddk bang
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
pingin di nikah paksa 🤣🤣🤣
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
gatot
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
berantem dah...
dosen kok sumbu pendek..
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
ketahuan deh
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
😄😄😄😄😄😃😃😃😀
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
udah berani grape grape istri tercinta..
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
sat set set...
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
wah .... gercep bang ash
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
paket komplikasi babang aahraf
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
🤣🤣🤣🤣🤣🤗🤗🤗👍👍
menantu kocak...
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
itu suara menantunya abi umi
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
duduh babang panas dingin yee
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
damai, adem, menyegarkan bang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!