Karena terancam dideportasi dan tidak mau pulang ke negara asalnya, Celine nekat mengacaukan pernikahan Cedric dan mencoba menjadi pengantin pengganti supaya mendapat visa menikah.
Apa usaha Celine akan berhasil?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pasrah Estetik
Celine bisa melihat jelas kaki Eve yang sengaja menyandung kaki pelayan bar, sekarang gilirannya untuk menunjukkan aktingnya.
Perempuan itu akan membalas secara elegan.
"Argh!" teriak Celine seraya memegangi perutnya.
"Bayiku!"
Para bodyguard yang sebelumnya Celine minta untuk menjaga jarak, mereka kini mendekat dan membantu Celine.
"Kita harus membawa nyonya muda ke rumah sakit," ucap salah satunya.
"Tidak perlu, antarkan aku kembali ke kamar saja," balas Celine. Dia ingin menghindari Eve sampai Cedric kembali.
Karena tidak ingin dibawa ke rumah sakit, akhirnya para bodyguard itu menghubungi Cedric yang masih berada di sirkuit.
Cedric baru saja menyelesaikan beberapa putaran, ketika beristirahat dia mendapat panggilan dari bodyguard yang mengawal istrinya.
"Istriku terjatuh? Bagaimana bisa?" tanya Cedric. Sepertinya dia harus cepat kembali ke resort.
Sebelum itu, dia berpamitan pada kedua temannya.
"Kita bertemu lagi nanti di club," ucap Cedric.
Ryan dan Leon setuju, mereka juga ingin beristirahat sejenak.
...***...
"Darling..." panggil Cedric seraya membuka pintu kamar bulan madunya.
Di dalam kamar itu, Celine duduk di balkon sambil menikmati pemandangan resort dari atas.
Sebenarnya Celine mendengar suara suaminya tapi dia pura-pura tidak mendengar karena kesal dengan Cedric yang meninggalkan dirinya.
"Ternyata ada di sini," Cedric ikut duduk di samping Celine. Dia kelelahan tapi harus memastikan keadaan istrinya terlebih dahulu. "Apa tadi kau benar-benar jatuh?"
"Ini semua karena mantan calon istrimu," ketus Celine.
"Maksudmu Eve? Dia ada di sini?" tanya Cedric memastikan.
"Aku pikir dia tahu darimu," balas Celine yang mengingat percakapan Eve di sambungan telepon sebelumnya.
Artinya perempuan itu memang sengaja memanas-manasi Celine supaya cemburu.
"Sudah aku bilang kan dia itu terobsesi padaku sampai bisa bertindak gila," ucap Cedric. Dia harus melakukan sesuatu supaya Eve berhenti mengganggunya.
Hari ini mungkin Celine hanya jatuh tapi bisa saja nanti Eve bertindak lebih brutal lagi.
"Tujuannya pasti balas dendam padamu," sambung Cedric.
"Balas dendam padaku?" tanya Celine tak habis pikir.
"Kau yang menggagalkan pernikahan kami, apa kau lupa?" Cedric berusaha mengingatkan.
"Tapi kan memang pernikahannya tidak kau inginkan," ucap Celine membela diri.
"Memang aku yang merasa beruntung tapi Eve yang merasa kerugiannya," balas Cedric.
Celine menggelengkan kepalanya, dia sangat penasaran apa yang disukai Eve dari Cedric. Pasti karena lelaki itu yang merupakan anak tunggal dari keluarga kaya.
"Kalau Eve tahu sifat aslimu pasti dia illfeel," ucap Celine dengan nada menyindir yang kental.
"Oh, benarkah?" Cedric langsung berdiri dan membuka celananya. "Kalau Eve melihat ukurannya pasti akan semakin menggila!"
Bisa-bisanya Cedric pamer belalai gajahnya seperti itu.
"Jaman sekarang itu sudah langka pria tampan apalagi kemampuan bercintaku cukup memuaskan," lanjutnya.
Cedric mendekat lalu menggendong Celine untuk masuk ke dalam kamar. "Apa kau ingin aku menunjukkannya?"
Ketika Cedric membuka dress yang dipakai Celine, dia terkejut dengan lingerie yang dipakai perempuan itu.
"Apa ini?" tanyanya semakin bersemangat.
Celine sampai lupa dengan misinya sendiri, sepertinya dia harus memimpin sekarang.
"Kemampuanku juga cukup baik," ucap Celine yang mengganti posisi. Sekarang dia berada di atas Cedric.
"Sebenarnya aku memang sedikit lelah," Cedric menggunakan kedua tangannya untuk menjadi bantal. Dia telentang dengan pasrah.
"Lakukan apapun yang kau mau, darling. Kau bisa menikmati tubuhku sesuka hatimu!"
semoga dilanjut lagi.
makasih karyanya kak thor