NovelToon NovelToon
Why?

Why?

Status: tamat
Genre:Single Mom / Chicklit / Tamat
Popularitas:361.1k
Nilai: 5
Nama Author: dewi wahyuningsih

Mengapa? Mengapa aku kehilangan duniaku?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi wahyuningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Ada Artinya

Helena duduk dengan tenang, menatap dengan tatapan kosong karena apa yang sedang terjadi sekarang ini bukanlah sesuatu yang dia inginkan.

Helena kini tengah duduk di ruang sidang, untuk pertama kalinya sudah di gelar tapi Helena justru merasa sidang ini bukanlah sidang untuk putrinya. Saksi yang bersaksi hari ini, bahkan Helena tidak kenal sama sekali, dan tidak tahu di mana orag itu melihat kejadian saat Velerie di tabrak mobil. Bukti-bukti juga Helena merasa kalau sudah banyak yang di manipulasi, bahkan pengacara Jhon tidak banyak bicara, sejak kemarin juga tidak menghubunginya sama sekali. Entah apa yang di pikirkan orang itu, sepertinya dia terlalu menganggap remeh Helena.

"Hari itu, saya sedang sangat mabuk, yang mulia. Saya sangat takut begitu saya menyadari telah menabrak seseorang, lalu tanpa pikir panjang saya memutuskan untuk mati secepat mungkin." Seperti itulah kesaksian yang di ucapan pria yang kini statusnya sebagai tersangka.

Martin juga datang kesana, dia sama sekali tak mengatakan apapun, tapi sesekali dia akan tersenyum tipis saat melihat bagaimana pengacara Jhon menyuarakan kalimatnya. Dengan gagah dan percaya diri dia semakin menekan tersangka agar segera mendapatkan hukuman, dan kasus ini segera di akhiri sesuai dengan yang di inginkan. Tapi, saat Helena di mintai kesaksian, kalimat yang keluar dari bibir Helena membuat semua saksi dan pengakuan seolah terbantahkan.

"Aku hanya melihat sebuah mobil mahal yang menabrak putriku, dia mengemudi dengan sangat lihai dan bergegas pergi seperti orang yang sama sekali tidak mabuk. Aku bingung sekali bagiamana bisa ada seorang sopir taksi melintas di sana, padahal kawasan itu bebas taksi, juga kendaraan bermotor. Hanya boleh penghuni sekitar, dan yang bersangkutan dengan SLB saja. SLB di mana anak saya bersekolah selalu mengutamakan keselamatan para muridnya karena mereka tahu dan paham benar semua murid mereka memiliki kebutuhan khusus, di mana mereka tidak mudah membedakan bahaya atau tidak."

Pengacara Jhon mengeraskan rahangnya, seharusnya Helena tidak mengatakan seperti itu bukan?

"Nona Helena, bukankah terdakwa sudah mengatakan jika saat itu dia sedang menyewa mobil untuk berpesta alkohol dengan teman-temannya?" Pengacara Jhon menimpali karena dia tidak ingin kasus ini berlangsung lama, membuat perhatian publik semakin ketat tertuju dengan kasus ini.

Helena tak lagi bicara, tentu saja karena dia merasa ucapannya sudah cukup membuat semua orang merasa penasaran dan mengganjal, mengartikan jika ada yang tidak beres, lalu sekarang biakan Martin yang bekerja.

Sidang selesai, dan berakhir dengan sidang lanjutan yang akan di gelar sebulan kemudian.

Pengacara Jhon keluar dari ruang sidang, sekarang dia benar-benar menyadari jika sebenarnya Helena sengaja mengucapkan kalimat untuk mengundang kecurigaan dan kegaduhan, dia sengaja ingin membuat perhatian terarah padanya, mengawasi kasus ini dengan detail karena dengan begitu dia akan mendapatkan banyak keuntungan. Pertama, sulit untuk mencelakai Helena, juga sulit untuk bertindak curang karena pada akhirnya yang memperhatikan mereka dengan ketat pasti akan menemukan kecurigaan di setiap tindakan.

Pengacara Jhon menghentikan langkahnya begitu dia melihat Martin berdiri berlawanan arah dengannya. Martin tersenyum dengan percaya diri, mimik yang sama sekali belum pernah pengacara Jhon lihat sebelumnya.

Martin berjalan mendekati pengacara Jhon, lalu berhenti tepat di hadapannya dengan jarak sekitar tiga langkah kaki orang dewasa.

"Aku benar-benar terkesan melihat penampilan anda tadi, pengacara Jhon."

Pengacara Jhon terdiam, dia sedikit mengeryit melihat Martin yang begitu berubah tidak seperti Martin yang sebelumnya. Tidak, mungkinkah Martin yang sekarang sebenarnya adalah wajah asli Martin?

"Anda benar-benar seperti biasanya, sangat gagah dan terlihat berwibawa." Setelah mengatakan itu Martin segera melangkahkan kaki meninggalkan Pengacara Jhon yang terdiam dengan segala pemikirannya.

"Aku salah, aku terlalu meremehkan mereka berdua." Gumam pengacara Jhon yang sudah menyadari benar di mana letak kesalahan yang telah ia buat.

Helena tersenyum begitu Martin datang padanya.

Esok harinya.

Rencananya hari ini adalah hari di mana makan Velerie akan di bongkar demi di lakukan autopsi ulang. Tapi, sebelum pergi ke makan Velerie, Martin memutuskan untuk menemui pria yang kini menjadi terdakwa penabrak Velerie. Awalnya pria itu menolak untuk bertemu, tapi begitu Martin meminta tolong kepada sipir untuk menyebut nama salah satu anak dari pria itu, akhirnya Martin memiliki kesempatan untuk bertemu dengannya.

Sebentar tak ada yang mereka bicarakan. Martin terus menatap pria itu dengan senyum aneh yang membuat pria bernama Jul itu memilih untuk diam, tak menatap Martin sama sekali.

"Anda benar-benar berkorban banyak sekali, Tuan Jul. Padahal istri anda baru saja selesai melahirkan, tapi harus menerima kenyataan bahwa anda di kurung di dalam sini. Aku turut prihatin." Ucapan Martin barusan ini sama sekali tidak mendapat respon dari Jul. Pria itu benar-benar memilih untuk diam tak mengatakan apapun. Yah, mungkin dia takut akan salah bicara, membuat orang lain menyadari akan kebohongannya, dan berakhir dengan akhir cerita yang tidak dia inginkan.

Martin menghela nafas, padahal dia sudah banyak bekerja keras demi mendapatkan i informasi tentang pria bernama Jul itu, tapi kalau dia diam seperti ini terus tentu saja akan tetap membuat Martin sulit.

"Putra keduamu lahir dengan kelainan jantung, dan istrimu yang mengalami gangguan kesehatan mental sejak empat bulan lalu, aku benar-benar sedih akan kenyataan ini, tapi kau sungguh milih jalak yang ekstrim sekali. Kenapa kau tidak-"

Jul menatap Martin dengan tatapan dingin, dia terlihat marah karena merasa Martin sudah sangat kurang ajar karena mencari tahu begitu banyak tengah kehidupannya.

"Jangan menatapku seperti itu, aku tahu kau tidak nyaman karena aku mengetahui banyak hal tentangmu. Aku bahkan tahu penyebab istrimu stres parah yaitu karena, kau berselingkuh di saat istrimu sedang hamil. Kau amat menyesal setelah kebusukan mu terbongkar, mencoba kembali menjadi suami yang baik, dan Ayah yang baik, tapi sayang sekali kau sudah tidak bisa menyelamatkan istrimu yang semakin parah, kau juga harus menerima kenyataan bahwa putra keduamu memiliki penyakit yang serius. Aku dengar buka depan putramu akan di oeprasi, dan istrimu akan mendapatkan perawatan, kau sungguh berusaha memperbaiki citra mu terhadap keluarga mu, tali sayang kau menghancurkan orag lain, kau juga menghancurkan diri sendiri."

Jul masih tidak bicara, dia benar-benar akan diam seperti itu terus sampai Martin pergi meninggalkannya.

"Tidak apa-apa, kau bisa diam sampai kapanpun kau mau, tapi jangan lupa kalau aku sudah mengajukan diri sebagai pendamping mu dalam kasus ini. Aku akan menjadi sangat baik, jadi kalau aku bisa membuktikan bahwa kau tidak bersalah, maka tentu kau adalah orang yang beruntung!"

Bersambung.

1
Wini Hilal
ulangannya kepanjangan
Wini Hilal
katanya Melisa ank yg dilahirkn setelah beberapa tahun pernikahan lalu kakak ny melisa gimana ceritanya
Wini Hilal
nyalahin org Krn mendapat kn ginjal yg gk bgs .lah kan dia sendiri yg maksain donori. ginjal membunuh dn mengbil ginjal tanpa ijin eh giliran gk berhasil malah nyalahin org emang gk ngotak.mungkin otaknya dah dimakan kutu
Wini Hilal
ceritamu bgs wlw bnyk thiponya
Wini Hilal
keren sekali ceritamu
Wini Hilal
eh siapa yg bicara dengan Martin apa mungkin David yg diam diam bantu helena
Wini Hilal
br baca dah mewek aja aku
Uba Muhammad Al-varo
kakak Author the best 👍👍👌
terima kasih kakak, karya nya selalu bagus, keren dan luar biasa, banyak pelajaran yang bisa diambil dari semua cerita nya baik buruknya kehidupan.
Uba Muhammad Al-varo
karena cintanya ke Helena, anak laki-laki Feto defresi sampai meninggal rupanya dia tahu kalau Helena itu adiknya seayah.
Uba Muhammad Al-varo
Sera apakah masih pantas disebut sebagai seorang ibu, karena kekejaman sampai menjerumuskan anaknya kepada kejahatan, jangan sampai didunia nyata ada seorang ibu seperti Sera, nauzubillah
Uba Muhammad Al-varo
kisah hidupnya Helena yang sangat tragis,dari semenjak kecil sampai dewasa selalu menderita 😭🤧😭🤧😭🤧😭🤧😭🤧
Uba Muhammad Al-varo
oh ternyata Melisa bukan manusia tetapi monster jahat yang menyerupai manusia, sungguh biadab kamu Melisa.
Uba Muhammad Al-varo
Farah sama kakak kandung nya Airi aja penghianat,apa lagi ke Helena cuma sahabat nggak salah lagi berhianat juga.
Uba Muhammad Al-varo
nggak bisa bicara apapun mengenai hal keadilan diceritakan,cuma bisa 😭🤧😭🤧😭🤧😭🤧😭🤧😭🤧
Uba Muhammad Al-varo
sungguh miris sekali hidupmu Helena punya sahabat menikamnya, mantan suaminya penghianat.👊👊👊
Uba Muhammad Al-varo
sungguh sangat tragis hidup nya Erie 😭🤧😭🤧😭🤧
Uba Muhammad Al-varo
ceritanya selalu bagus dan keren serta menghibur,bab awal udah bikin nyesek banget 😭🤧😭🤧😭🤧
kuncir
anaknya sengaja dibunuh untuk diambil organ yg didonorkan ke denise.. makanya anaknya cepat2 di bersihkan...sungguh kejam...
Agung Antarini
kok banyak tipo Nya ya Thor......
Agung Antarini
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣pede banget Martin.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!