NovelToon NovelToon
Cinta Pertama Mafia

Cinta Pertama Mafia

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Cinta pada Pandangan Pertama / Wanita Karir / Persaingan Mafia / Tamat
Popularitas:162.6k
Nilai: 5
Nama Author: Yakasa

Felicia salah masuk kamar dan berakhir melakukan cinta satu malam bersama pria asing.

Bagaimana cerita selanjutnya? Apa yang membuat Felicia bisa salah masuk kamar hingga melakukan cinta satu malam bersama pria asing? Yuk ikuti cerita pertamaku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yakasa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mommy Felicia dan Daddy Alvaro

Bruno memeluk Daddy Alvaro hingga Bruno lah yang tertembak. Bruno langsung ambruk sebelum jatuh ditangkap oleh Daddy Alvaro .

Hal itu membuat Daddy Alvaro sangat marah dan langsung mengeluarkan pistol kecil dari balik sakunya karena pistolnya yang tadi pelurunya sudah habis. Daddy Alvaro langsung menembak ke arah kening penembak yang tadi menembak Bruno.

"Bruno / Kak Bruno" teriak Mommy Felicia, Feodora dan ke empat adik kembarnya bersamaan.

Daddy Alvaro langsung menggendong Bruno dan membawanya ke dalam mobil bersama Mommy Felicia dan ke lima anak kembarnya. Sedangkan Roberto mengendarai mobil dan di sampingnya Feodora. Mommy Felicia menangis membelai wajah anaknya. Mommy Felicia menyobek bajunya untuk menahan darah yang keluar dari tubuh anaknya.

Dalam hati Daddy Alvaro bertanya - tanya tentang ke lima anak kembar yang mirip dirinya dan merasakan kalau wanita di sebelahnya adalah Felicia wanita yang selama ini dicarinya.

Roberto mengemudi dengan sangat kencang, lampu merahpun diterobos maklum sebelum kenal Daddy Alvaro, Roberto dulu seorang pembalap liar dan dalam waktu singkat sudah sampai di rumah sakit.

Dokter Jimmy yang sudah ditelephone oleh Daddy Alvaro dan dokter Fransiska yang juga sudah dihubungi oleh Feodora menunggu di pintu lobby.

Daddy Alvaro yang menggendong Bruno sudah disambut oleh mereka kemudian dibawa ke ruang operasi.

Dokter Jimmy beserta timnya masuk ke ruangan operasi. Setelah beberapa lama keluarlah perawat dan menghampiri mereka.

"Keluarga pasien?" tanya perawat.

"Saya dok ?" jawab Mommy Felicia dan Daddy Alvaro bersamaan.

Mommy Felicia memandang Daddy Alvaro bingung sedangkan Daddy Alvaro hanya tersenyum memandangi wajah cantik Mommy Felicia.

"Begini Ibu dan Bapak anaknya kekurangan darah sedangkan kita tidak ada stock darah mohon segera ya Pak, Bu?" jawab perawat tersebut.

"Baik." Jawab mereka berdua bersamaan.

Perawat itupun masuk kembali ke ruangan operasi.

Mommy Felicia meminta Feodora dan Fransiska untuk membawa ke empat anaknya ke ruangan pratek dokter Fransiska.

"Ini yang paling aku takutkan?" jawab Mommy Felicia dengan wajah panik sambil berjalan bolak balik seperti setrikaan.

"Apa maksudmu Fel?" tanya Daddy Alvaro bingung.

"Golongan darahnya sangat sulit sama seperti ketiga adiknya sedangkan satunya darahnya sama sepertiku. Golongan darah ke empat anak kembarku sama seperti Daddynya Rh-null termasuk Bruno putra pertamaku." jawab Mommy Felicia dengan wajah bingung.

"Telephone saja Daddynya?" jawab Daddy Alvaro.

Daddy Alvaro mengatakan hal itu karena dirinya yang ingin tahu apa jawaban Mommy Felicia walau dalam hatinya sangat takut jika suaminya Felicia adalah Daddy dari kelima anak kembar yang sudah di anggap anak oleh Daddy Alvaro.

"Aku tidak tahu siapa Daddynya?" jawab Mommy Felicia sambil menundukkan wajahnya.

"Maksudmu apa? Aku tidak mengerti?" tanya Daddy Alvaro dengan wajah terkejut.

Mommy Felicia pun menceritakan semuanya dari awal hingga akhirnya dia pergi keluar negri. Daddy Alvaro sangat kaget mendengarnya ternyata selama ini orang yang menjadi sekretarisnya adalah orang yang dicarinya.

"Aku akan mendonorkannya." kata Daddy Alvaro akhirnya.

Daddy Alvaro pun masuk ke ruangan untuk mengambil darahnya kemudian darahnya langsung dibawa oleh perawat ke ruang operasi.

Mommy Felicia masih menunggu diruang operasi, Daddy Alvaro mendekati Mommy Felicia dan duduk disebelahnya.

"Terima kasih atas sumbangan darahnya." ucap Mommy Felicia dengan tulus.

"Hmm... Fel, jika seandainya kamu bertemu dengan pria yang ternyata pria itu adalah ayah kelima anakmu, apakah kamu membencinya?" tanya Daddy Alvaro dengan ragu.

"Tidak." jawab Mommy Felicia tegas.

"Kenapa?" tanya Daddy Alvaro dengan wajah bingung.

"Karena aku yang salah masuk ke kamarnya dan menggoda pria tersebut. Pria tersebut berusaha menahan dirinya tapi aku tetap menggodanya. Aku menggodanya karena pengaruh obatnya sangat kuat . Aku justru membenci temanku gara - gara dia hidupku jadi hancur." jelas Mommy Felicia.

Mommy Felicia menangis dan Daddy Alvaro yang tidak tega memeluk tubuh mungil Felicia.

"Felicia, aku ingin kamu jawab jujur, apakah kamu kenal dengan foto ini?" tanya Daddy Alvaro untuk memastikan sambil memperlihatkan foto Mommy Felicia di ponselnya.

"Itu fotoku, darimana Alvaro bisa tahu?" tanya Mommy Felicia dengan wajah terkejut.

"Tidak perlu tahu darimana aku mendapatkannya, tapi kenapa kamu berbeda dengan yang di foto?" tanya Daddy Alvaro.

"Aku sengaja menyamar supaya Tio tidak menemukanku juga pria itu karena pria itu memotretku ketika aku sedang tidur." Jawab Mommy Felicia.

"Apakah kamu ingat dengan wajah pria itu?" tanya Daddy Alvaro

"Tidak ingat, karena waktu di kamar mandi hanya melihatnya sepintas dan ketika di ranjang kamarnya agak gelap jadi aku tidak bisa melihatnya dengan jelas." ucap Mommy Felicia.

"Felicia, ketahuilah akulah pelakunya, akulah ayah kelima anak kita." Jawab Daddy Alvaro sambil memandang Mommy Felicia penuh penyesalan.

Mommy Felicia terkejut dan melepaskan pelukan Daddy Alvaro.

"Kamu?" tanya Mommy Felicia terkejut dan mengubah panggilannya menjadi Kamu.

"Iya, maafkan aku, aku berusaha menolaknya tapi kamu selalu menggodaku membuatku tidak tahan." ucap Daddy Alvaro jujur.

"Maafkan aku." ucap Mommy Felicia sambil menundukkan wajahnya merasa malu.

"Tidak apa - apa kamu tidak salah, maukah kita menikah agar aku menebus rasa bersalahku dan apakah mereka berlima anak kita?" tanya Daddy Alvaro.

"Iya benar, mereka anak kita dan kembar lima" jawab Mommy Felicia.

"Apakah kamu sudah menikah?" tanya Daddy Alvaro.

"Alvaro bagaimana, apakah sudah menikah?" Tanya Mommy Felicia tanpa menjawab pertanyaan Daddy Alvaro.

"Belum, pertanyaanku belum di jawab apakah kamu sudah menikah?" tanya Daddy Alvaro lagi

"Belum." jawab Mommy Felicia singkat.

"Aku dua kali bertemu dengan ke lima anak kita, waktu di mall dan di rumah sakit bersama Tantenya namanya kalau tidak salah Feodora dan Fransiska. Aku sudah menduga kalau mereka adalah ke lima anak kembarku." Ucap Daddy Alvaro.

"Feodora dan Fransiska adalah sahabat waktu aku sekolah dulu dan mereka juga yang menguatkan aku saat aku hamil anakmu. Mereka sahabat yang sangat tulus dan sampai sekarang mereka tidak mencari pasangan karena ingin mengurus anak kita." Jawab Mommy Felicia.

"Sahabatmu sangat baik dan aku akan berterima kasih pada mereka karena telah melindungi dan menyayangi ke lima anak kembar kita." ucap Daddy Alvaro dengan tulus.

"Iya sangat baik dan kami saling menjaga perasaan." jawab Mommy Felicia.

"Oh ya kenapa kamu kasih nama Bruno, Brian, Benediktus, Brigitha dan Briana?" tanya Daddy Alvaro.

"Aku suka arti dari nama anak-anak kita." Jawab Mommy Felicia

"Kamu tahu hampir lima bulan aku mual - mual, muntah dan ngidam. Kasihan Roberto aku sering suruh mencari yang aneh - aneh." cerita Daddy Alvaro

"Pantesan aku kok tidak mengalami hal itu, aku hanya mengalami lapar sampai makanku sangat banyak. Sampai orang-orang melihatku dan mengatakan aku sangat rakus karena makan sampai nambah 3 piring." cerita Mommy Felicia sambil tersenyum ingat dulu.

" Itu karena kamu mengandung lima anak sekaligus makanya makanannya banyak." ucap Daddy Alvaro sambil mencubit hidung Mommy Felicia.

Ruang pintu operasi terbuka lebar brangker didorong keluar oleh dua perawat dan Bruno terbaring lemah dan matanya masih terpejam.

Bruno dikirim keruangan kamar vvip yang lebih luas. Mommy Felicia dan Daddy Alvaro masuk ke dalam dan duduk memandangi putranya dengan tatapan sendu.

ceklek

Pintu terbuka muncullah Roberto membawa paper bag kemudian Roberto keluar ruangan.

"Felicia, kamu mandi dulu ini bajumu biar aku menunggu anak kita." pinta Daddy Alvaro.

"Ok." Jawab Felicia singkat.

Daddy Alvaro duduk mendekati anaknya yang sekarang sudah mulai tumbuh, hidupnya sekarang lebih berarti dan berwarna. Daddy Alvaro berjanji untuk melindungi keluarga kecilnya yang baru ditemukan. Daddy Alvaro ingin menebus masa lalunya dan ingin membahagiakan mereka.

ceklek

Mommy Felicia keluar dari kamar mandi, Daddy Alvaro memandangi Mommy Felicia tanpa berkedip.

"Ada apa Al?" tanya Mommy Felicia bingung.

"Kamu sangat cantik, benarkah kamu? kok beda ya?" tanya Daddy Alvaro tak berkedip.

Selama ini Mommy Felicia mengikat rambutnya seperti konde dan memakai kacamata untuk menutupi kecantikannya tapi kini Mommy Felicia tidak mengikat rambutnya dan tidak menggunakan kacamata.

"Ya bedalah, waktu itu kan aku menyamar .... hehehe ... kan tadi aku sudah cerita." ucap Mommy Felicia sambil tertawa terkekeh.

Daddy Alvaropun menghampiri Mommy Felicia dan memeluknya kemudian ...

cup

1
Bunda Puput
Luar biasa
dani
kok kyak gak asing novelnya
Lilis Wiwih
sangat kejam
Bunga Bunga Liar
Luar biasa
LENY
DASAR ALEX PECUNDANG GAK TAHU DIRI JIJIK LIHAT LAKI2 GAK PUNYA HARGA DIRI. BODOH BANGET FRANSISKA KL MAU KEMBALI KEPADA KAMU ALEX LAKI2 MATRE.
LENY
ALVARO GAK KAPOK2 MENYAKITI FELICIA MINTA MAAF BERJANJI TERUS DIULANGI LAGI JADI SEBEL LIHAT ALVARO😡
LENY
Bpk sama snak sama BEJAT nya untung Alvaro gam mau sama RIRIN. SDH RUSAK RIRIN AMIT2.
LENY
Terang aja gak mual dekat anaknya. kok Alvaro gak ngenalin Felicia kan ada fotonya
LENY
DUH SOMBONG DAN KEJAM SEKALI ALVARO
Lj19
kenapa selalu di tulih ke tiga anak kembar
bukan nya Lima ya
di koreksi lagi Thor
Yakasa: Maaf akan author perbaiki
total 1 replies
SoVay
semangat ya thoor ....
Intan Malasari
Lumayan
Eridha Dewi
next thor
Lina Pau
done Vote nya
semangat berkarya 💪🙏
Yakasa: Terima kasih banyak
total 1 replies
Lina Pau
Luar Biasa..... Josss ..... Josss.....,🥰🙏
Yakasa: Terima kasih banyak
total 1 replies
Memey
Bagus sih crtnya
Yakasa: Terima kasih banyak
total 1 replies
Yakasa
hooh teganya
Bubble
tega amat dipecat ngga digaji 😭
ruby sunn
Huft kok udah abis aja? Yok di next bab lanjutannya yok..
Yakasa: Nunggu lulus reviw dulu
total 1 replies
callmeli
penasaran bangat Thor sama kelanjutan ceritanya.
Yakasa: Nunggu lulus reviw dulu
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!