NovelToon NovelToon
Single

Single

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:24.4k
Nilai: 5
Nama Author: KHskyLine

"Single itu pilihan"

Usia 26 tahun, masih sendiri? Disaat semua sahabatmu sudah berstatus istri seseorang. Parahnya lagi adik sepupumu yang paling bungsu bahkan akan segera melangsungkan pernikahannya bulan depan. Nah kamunya kapan?

Lavanya pusing dengan berbagai pertanyaan yang silih berganti datang kepadanya. Kenapa semua orang meributkan masalah asmaranya? Lavanya sih santai. Iya santai (dulu). Orangtuanya tuh, apalagi para ibu-ibu keluarga Ayahnya yang selalu menyindirnya gak laku. Kan kesal. Ditambah perilaku atasannya yang mendadak berubah menjadi seorang stalker. Bayangkan kemanapun Lavanya pergi pasti dan pasti ketemu si singa itu lagi.

Demi Tuhan Lavanya tidak mau menjadi pelakor. Pak Bosnya itu sudah punya istri!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KHskyLine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lost Control

Vanya terpaku di balik pilar beton yang dingin. Ciuman lembut Leo ditangannya barusan terasa lebih berbahaya daripada ancaman pemecatan yang pernah keluar dari mulut pria itu.

"Kenapa diam?" suara Leo memecah keheningan. Ia mundur satu langkah, memasukkan tangan ke saku celana kainnya yang berpotongan sempurna. "Apa otak cantikmu sedang menghitung berapa kerugian perasaan jika kamu jatuh cinta pada atasanmu?"

Vanya mengerjap, mencoba mengembalikan kesadarannya. "Saya sedang menghitung berapa lama lagi saya bisa menahan diri untuk tidak menampar Anda karena lancang ikut campur urusan pribadi saya, Pak."

Leo terkekeh. Suara tawanya rendah dan jantan, bergema di antara struktur bangunan yang setengah jadi. "Tampar saja jika itu membuatmu merasa lebih baik. Tapi ponselmu tidak akan berhenti berisik setelah ini. Adik sepupumu itu pasti sedang mengalami krisis identitas setelah melihat kamu mendapatkan pria yang lebih baik dari calon suaminya"

Vanya terdiam. Benar saja, ponselnya bergetar hebat di saku blazernya. Puluhan pesan dari Vani dan satu panggilan tak terjawab dari Ibunya. Leo benar—pria ini baru saja meledakkan bom di tengah keluarganya yang penuh drama.

"Ayo kembali ke hotel. Selesaikan laporanmu, dan bersiaplah. Malam ini kita punya agenda yang tidak ada hubungannya dengan angka," ucap Leo penuh teka-teki sambil berbalik arah menuju mobil.

🦁🦁🦁

Sore harinya, Vanya kembali ke rutinitas profesionalnya di kamar hotel. Namun, konsentrasinya buyar saat sebuah kotak beludru hitam diantarkan oleh staf hotel. Di dalamnya terdapat sebuah gaun sutra berwarna midnight blue dengan potongan punggung terbuka yang sangat elegan, lengkap dengan sepasang sepatu hak tinggi yang harganya setara dengan tiga bulan gajinya.

Ada secarik kertas kecil di sana:

"Pakai ini. Jam 8 saya tunggu di dermaga privat hotel. Jangan telat, atau saya potong jatah cuti konser boyband Koreamu."

— Leo

Vanya mendengus. "Ancaman yang sangat spesifik," gumamnya.

Meski hatinya bergejolak antara logika dan rasa penasaran, Vanya akhirnya luluh. Ia mengenakan gaun itu. Potongannya memeluk lekuk tubuhnya dengan sempurna, memperlihatkan kulit putih porselennya yang kontras dengan warna gelap kain sutra. Ia membiarkan rambut hitam panjangnya terurai bergelombang, menutupi sebagian punggungnya yang terekspos.

Saat ia tiba di dermaga, sebuah kapal pesiar kecil sudah menunggu. Leo berdiri di sana, tanpa setelan formal. Ia hanya mengenakan kemeja linen putih yang kancing atasnya terbuka, memperlihatkan kalung perak tipis yang tenggelam di balik dada bidangnya. Rambutnya sedikit berantakan karena angin laut, membuatnya tampak sepuluh kali lipat lebih muda dan... manusiawi.

"Kamu cantik," puji Leo tanpa basa-basi saat Vanya menaiki kapal. Matanya menyapu tubuh Vanya dengan tatapan yang sangat intens, membuat Vanya merasa seolah ia tidak mengenakan pakaian sama sekali.

"Terima kasih, Pak. Tapi saya masih belum paham kenapa agenda anggaran harus dilakukan di atas kapal," ujar Vanya, mencoba tetap pada mode 'budak korporat'.

Leo menarik tangan Vanya, membawanya duduk di sofa empuk di dek belakang yang sudah disiapkan dengan makan malam romantis.

"Lupakan sejenak tentang Limocom. Malam ini, saya bukan Leo Arraya Lee sang CEO. Dan kamu bukan Lavanya sang staf perencanaan"

"Lalu kita siapa?"

Leo mendekat, jemarinya membelai rahang Vanya dengan lembut, menarik wajah gadis itu agar menatap matanya yang gelap. "Kita hanyalah dua orang yang sedang mencoba melarikan diri dari ekspektasi dunia. Saya dari bisnis keluarga saya, dan kamu dari bayang-bayang pria masa lalumu."

🦁🦁🦁

Angin laut bertiup kencang, membawa aroma garam yang segar. Di bawah cahaya bulan dan lampu temaram kapal, Leo menuangkan wine ke gelas Vanya.

Lavanya mengigit bibirnya. Hati nuraninya mengatakan ini salah. Dirinya merasa digiring ke kandang singa.

"Vanya, apa kamu pernah merasa lelah menjadi yang terbaik?" tanya Leo tiba-tiba. Suaranya terdengar tulus, tanpa nada memerintah.

Vanya tertegun. Pertanyaan itu menghantamnya tepat di ulu hati. Selama ini, semua orang menuntutnya menjadi yang terbaik—lulusan terbaik, karyawan terbaik, anak yang paling membanggakan. Tidak ada yang pernah bertanya apakah ia lelah.

"Setiap hari, Pak," jawab Vanya jujur, suaranya sedikit bergetar. "Saya merasa jika saya berhenti berlari, saya akan mengecewakan semua orang. Terutama Ibu saya"

Leo mengangguk perlahan. "Itu sebabnya saya tertarik padamu. Kamu memiliki api yang sama dengan saya. Kita sama-sama dikelilingi oleh orang-orang yang hanya ingin memanfaatkan posisi kita."

Leo berdiri dan mengulurkan tangannya. "Berdansalah dengan saya."

Lavanya tanpak ragu untuk menerima uluran tangan itu.

Tanpa musik, hanya diiringi suara ombak yang menghantam lambung kapal, mereka bergerak perlahan. Tangan Leo melingkar di pinggang ramping Vanya, sementara tangan Vanya bertumpu pada bahu kokoh Leo. Jarak di antara mereka menghilang.

Leo menunduk, menyandarkan keningnya ke kening Vanya. "Lepaskan semuanya, Lavanya. Biarkan saya yang memegang kendali malam ini."

Tiba-tiba, Leo mengecup leher Vanya, tepat di titik nadinya yang berdenyut kencang. Sentuhan itu membuat Vanya mengerang kecil, sebuah suara yang membakar habis sisa-sisa kewarasan Leo.

"Bapak... jangan," bisik Vanya, namun tangannya justru semakin erat mencengkeram bahu Leo.

"Katakan sekali lagi kamu tidak menginginkan ini, maka saya akan berhenti," tantang Leo, suaranya berat dan penuh gairah. Bibirnya kini berpindah ke telinga Vanya, memberikan gigitan-gigitan kecil yang membuat sekujur tubuh Vanya meremang.

Vanya tidak bisa menjawab. Logikanya mengatakan lari, tapi tubuhnya justru berkhianat. Ia mendongak, menatap wajah pria yang selama ini menjadi mimpi buruk sekaligus fantasinya. Tanpa kata, Leo menyatukan bibir mereka.

Ciuman pertama Lavanya. Bibirnya seolah di dobrak paksa untuk menerima kehadiran lidah pria itu. Gila otak Lavanya ngeblank. itu jauh lebih intens.

Leo menggendong Vanya dengan mudah, membawanya menuju kabin utama kapal yang mewah.

Di dalam kabin yang remang-remang, Leo membaringkan Vanya di atas tempat tidur bersprei sutra. Ia menatap Vanya dengan tatapan lapar, seolah ingin melahap setiap inci dari gadis itu.

"Ingat satu hal, Vanya," bisik Leo sambil membuka kancing kemejanya satu per satu, memperlihatkan bentuk tubuhnya yang sempurna dan maskulin. "Begitu malam ini selesai, kamu tidak akan bisa kembali menjadi Lavanya yang dulu. Kamu milik saya. Seutuhnya."

Vanya menatap Leo dengan napas yang memburu. Ia tahu, ia telah jatuh ke dalam jeratan yang sangat dalam. Namun di saat yang sama, ia merasa lebih hidup daripada sebelumnya. Di bawah cengkraman Leo yang posesif namun lembut, Vanya membiarkan dirinya tenggelam dalam lautan hasrat yang belum pernah ia jelajahi.

🦁🦁🦁

Uhukkk pak singa ternyata sat set sat set yakkk 😭🤭

1
falea sezi
anehh malah nyalahin keluarga bloon ini vani
falea sezi
bentar leo agama nya kn beda ibunya islam bapak nya agama nya apa 😒 kok bisa istri islam. nikah ma agama beda emank sah kah
falea sezi
cocokk bgt visual nya
falea sezi
🤣🤣 kasian lo banyak licik sih vani
falea sezi
😒 berarti egois donk ni sepupunya si vany
falea sezi
kenapa g bs nikah sepupu kan bisa nikah
Maria Magdalena
jgn sampe farel dan vani jd pengganggu kehidupan rmh tangga vanya dan leo ya thor buang ke samudra atlantik aja😁
Dwi Sulistyowati
lanjut thor
Dwi Sulistyowati
cantik bgt vanya
Dewy Aprianty
lanjut thorr
Nacita
ih seru 🤣
Rian Moontero
lanjuuutt😍
octa❤️
karya yg bagus,semangat berkarya ya
Wawan
....✍️
Dian mom vano
jangan lama lama yaa
Yusa Yuwet
ditunggu ya?? dan smoga secepatnya
Dewi Ohapiah
akuuuuu... menunggumuuu
Dewi Ohapiah
ko blm up tor?
Azz Uky
kl CEO ny singa, GM ny macan
Nuraini Ajja
amin... semangat y thor nyusun skripsi ny.. smoga cepet slesai.. trus bisa up lg...
love you author....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!