NovelToon NovelToon
Melepas Lajang

Melepas Lajang

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:129.6k
Nilai: 5
Nama Author: Fenitri Azzukhruf

Sequel dari kisah novel Mujahadah Cinta Zakia Humaira yang mengisahkan antara Zakia dan Hamdan seorang pengusaha muda dan wanita bercadar.

Melepas lajang kini menceritakan tentang kisah Zidan kakaknya Zakia yang mencintai wanita bernama Kiran anak panti yang cerdas ia tak ingin menikah sebelum lulus kuliah.
Zidan sudah beberapa kali berta'aruf dengan seorang wanita tapi selalu gagal. Dan kini hatinya sudah terpatri kepada Kiran, yang bisa ia lakukan hanyalah menunggu.
Bagaimana kisah likunya Zidan yang memperjuangkan cinta nya.

Baca kisahnya di novel Fenitri A " Melepas Lajang "

Cerita ini hanya fiktif haluan si othor saja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fenitri Azzukhruf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24 #kiran sakit

Zidan masih sibuk di depan cermin meski matanya yang sembab sudah sedikit normal tapi masih kelihatan seperti orang kurang tidur, ya benar dua hari ini Zidan sangat sulit untuk tidur. ia mencoba dengan gaya biasa nanti saat di kantor ketemu dengan Kiran, sampai kaca di ajaknya bicara. Jika Zidan tau kaca geleng-geleng melihat Zidan sejak tadi tak beranjak dari kaca.

" memang cinta itu bisa membuat gila, tapi Zidan itu tak gila hanya gendeng wkwkwk". ucap kaca yang masih terus di pelototi Zidan.

Hampir satu jam umi dan Abi yang menunggu di meja makan sampai pegal, mereka memang kebiasaan untuk makan bersama saat anggota keluarga lengkap di rumah. Zidan keluar sudah rapi ia akan berangkat ke kantor.

" lama sekali Zidan kamu ". desah Abi perutnya sudah keroncongan mereka biasa sarapan pagi.

" maaf umi masih ngerapihin jas".

" ya udah ayo sarapan nanti kamu terlambat, meskipun sebagai atasan kamu tak boleh memberi contoh tak baik". ucap umi.

" iya umi terimakasih nasehatnya selalu untuk Zidan, umi memang yang terbaik untuk Zidan". Zidan menyunggingkan senyumnya mencoba menstabilkan dirinya yang hancur.

" kalau bukan umi tak ada kamu"

" salah umi kalau tak ada Abi tak akan ada Zidan dan kia".

" isshhh... berebut kalau tidak ada kalian pasti tak ada Zidan emang bisa sendiri". umi dan Abi nyengir, umi menunduk malu-malu anaknya menggodanya.

" sudah baik hatinya, sudah siap ketemu Kiran di kantor". tanya Abi kemudian.

" insyaAlloh Abi, zidan tak mungkin menghindari Kiran. bukankah hidup akan tetap terus berjalan Abi, tak akan berhenti kecuali kematian. ustadz Yusuf bilang jika lelahnya kita memang dunia nanti istirahat nya jika sudah di surga". ucap Zidan menirukan gaya ustadz Yusuf bicara.

" baiklah kalau begitu tetap fokus, yang lalu biarlah berlalu Zidan. Abi tau anak Abi pasti bisa dan kuat menghadapi ujian nya penulis". Abi menyinggung penulis pula, penulis tiarap di bawah bantal.

" iya abi doakan Zidan anakmu yang tampan dan rupawan ini". umi terkekeh mendengar bualan Zidan.

_

Zidan mengembuskan nafas kasar agar dadanya tak sesak jika ketemu dengan Kiran, ia tak tau Kiran ke kantor atau ke kampus. Berjalan tegap gagah masuk ke kantor tanpa menoleh ke kanan dan kiri, ternyata ia masih gugup jantungnya berdetak hebat padahal belum ada Kiran di sana. entah apa yang membuatnya takut untuk bertatap mata dengan Kiran.

" Meeting sebentar yuk ada yang harus kita bahas pagi ini". Tomi menghampiri ia lebih rajin setelah menikah, datang selalu pagi.

" okey langsung ke ruangan meeting saja."

" Kiran tak datang bersama mu"

" tidak aku dari rumah".

" Kiran tadi mengirim pesan ke saya pak badannya sedang tidak enak ia izin tak masuk". ucap Risa yang duduk di samping Kiran. deg hati Zidan bergetar ketika nama Kiran di sebutkan dan di kabarkan sakit.

" sakit apa dia". tanya Zidan langsung.

" tak tau pak, apa tak kirim pesan sama bapak biasanya ia dekat dengan bapak". ucap Risa yang tau jika Kiran memang dekat dengan keduanya.

" oh aku belum buka pesan". Zidan tetap tidak tega ketika diberi kabar jika Kiran sakit. Kini pikiran Zidan kembali kepada Kiran lagi, meeting tapi pikiran nya tak ada di situ.

" Zidan gimana pendapat mu". Zidan diam ia tak mengeluarkan suara.

" hey brother Zidan". Tomi menepuk bahu Zidan.

" iya ya bagus aku setuju." Tomi mendesah Zidan benar tak fokus.

" baiklah rapat kita tutup untuk sementara hasil dari rapat ini dulu kita lanjutkan esok". karyawan mengangguk lalu mereka keluar.

" kamu seperti ada masalah, ada apa sih". tanya Tomi ia melihat Zidan yang resah.

" tak apa, aku dua malam kurang tidur jadi tak fokus".

" kalau merasa sakit sebaiknya kamu istirahat saja".

" aku tak sakit hanya hati dan pikiran ku saja yang sakit". ucap Zidan keceplosan.

" katakan padaku ada apa". desak Tomi.

" tidak apa-apa". ucap Zidan lagi.

" ya sudah jika kamu tak mau bicara kepada ku, nikmati sendiri saja". Tomi langsung keluar ruangan menuju ruangannya.

Zidan khawatir dengan Kiran ia langsung mengirimkan pesan kepada kafe Hamdan agar mengirimkan makanan untuk Kiran.

_

" nak masih pusing". tanya ibu panti melihat Kiran tak beranjak dari kamar sejak tadi.

" sedikit umi, biar Kiran istirahat dulu ya umi". ucap Kiran kepalanya benar-benar berat karena dua hari ini ia menangis saja.

" ya sudah kamu istirahat saja." ucap ibu panti lalu keluar.

" ibu ini ada kiriman makanan untuk kak Kiran". ucap Aurel sembari menenteng plastik.

" dari siapa nak". tanya ibu panti.

" katanya untuk kak Kiran dan ia enggan menyebutkan namanya". kemudian ibu panti masuk ke kamar Kiran untuk memberikan bungkusan itu. sudah dua hari Kiran hanya makan sedikit saja ia sangat tak berselera.

" Kiran nak ini ada makanan untuk mu ada seseorang yang mengirimkan nya". ibu panti meletakkan di meja dekat ranjang. Kiran bangun dengan lemah.

" dari siapa umi".

" pengirimnya tak menyebutkan namanya katanya untuk mu". di bukanya bingkisan itu dan di dalamnya ada tulisan ' untuk Kiran semoga lekas sembuh'.

ada ayam bakar dengan sayur asam juga ada minuman boba kesukaan Kiran. Kiran tersenyum ia yakin jika ini kiriman dari Zidan, Kiran senang dan tersenyum ia lalu memakannya sampai habis.

" terima kasih kak meski kamu marah padaku tapi kakak masih sangat memperhatikan Kiran. begitu dalam luka yang sudah Kiran torehkan, maaf." gumam Kiran.

Setelah selesai lalu ia mengambil handphone nya di ketiknya pesan untuk Zidan.

' Terima kasih banyak kak untuk kirimannya sudah Kiran habiskan tanpa tersisa, Kiran benar-benar minta maaf kak". di kirimkan nya pesan berupa foto jika makanan yang dikirim kan Zidan sudah habis. Ternyata meskipun tak ada namanya Kiran tau jika itu yang mengirimkan nya.

Zidan melihat ada notifikasi pesan yang masuk ia tersenyum senang namun tak membalasnya. Ini hanya bentuk peduli saja kepada Kiran, ia sudah tak mau membalas pesannya. Kiran sudah di khitbah oleh orang lain memang seharusnya Zidan menghindari dan mundur.

Di tunggu nya balasan dari Zidan tapi tak kunjung datang, perih rasanya hati kiran begini rasanya sakit hati jika di abaikan. Kiran lalu merebahkan tubuhnya kembali di lihatnya ponsel atas kebersamaan dirinya dan kakak-kakak nya juga ada Zidan di situ.

" kak apa kamu benar-benar marah dengan Kiran, maafkan Kiran ya kak. Kiran harus berkorban demi panti ini yang telah membesarkan Kiran, demi ibu juga adik-adik". gumam Kiran memandangi foto Zidan yang sedang tertawa lepas.

__

bersambung

1
Kak Jum
Luar biasa
Sulaiman Efendy
PSTI TRKEJUT TOMI KLO TAU KARYAWAN BARU TRSEBUT CALON PAPA MRTUANYA
Sulaiman Efendy
PASTI PAPA BONAR, PAPANYA YARA...
Sulaiman Efendy
SI TEDY KALI TU BANDAR NARKOBA NYA...
Sulaiman Efendy
GANTIAN ANA YG MABOK, KMRIN KIRAN, PSTI OTW HAMIL JUGA..
Sulaiman Efendy
OTHOR FENI KURANG STOK NAMA TOKOH2 NOVELNYA.. BNYK NMA YG SAMA.. KNP GK NMA KHAIRI, ASRUL, AZRIL, ATAU YAHYA, TU ORG MALAYSIA SUKA NMA2 ITU, DN KNP HRS AISYAH LGI, ITUKN NMA ISTRI DOKTER FADIL... KNP KHADIJAH,, SALAMAH, HALIFAH. HALIMAH..
Sulaiman Efendy
BENARKN ULAH TEDY,, BIAR BUSUK DIPENJARA, PSTI DI CERAI LAURA TU, TEDY MNUSIA TK BRSYUKUR, NIKAH SAMA LAURA CMA MOKONDO DOANK..
Sulaiman Efendy
SIAPA MUSUH ZIDAN, APA TEDY ATAU ORG DRI DUNIA BISNIS
Sulaiman Efendy
PASTI ORG BAYARAN TEDY TUH.. WAH CARI MATI SI TEDY, LIAT AZA LO PSTI DIUSIR LAURA..
Sulaiman Efendy
TETAP SAH, KRN SBLMNYA MMG TDK TAU LATAR BLAKANG KIRAN..
Sulaiman Efendy
ALHAMDULILLAH, AKHIRNYA KIRAN MAU TRIMA MAMANYA...
Sulaiman Efendy
RUPANYA KIRAN AKN DIJUAL AYAHNYA, MKANYA DILETAKKN DI PANTI..
Sulaiman Efendy
NAHHH, MKIN YAKIN KLO REYANA IBUNYA KIRAN..
Sulaiman Efendy
JANGAN2 REYANA IBUNYA KIRAN LAGI..
Sulaiman Efendy
EMANGNYA ADA VISUALNYA...😁😁😁😁😁
Sulaiman Efendy
MASIH AMAN THOR,, GK VULGAR..
Sulaiman Efendy
WAHHH PELANGI SETELAH HUJAN, MAS KAWIN PATUNGAN DARI SAHABAT, BIAYA PESTA DRI TEDY... LUKA, DUKA MMBAWA BAHAGIA
Sulaiman Efendy
RUPANYA TEDY LAKI2 MOKONDO DOANK...
Sulaiman Efendy
TERNYATA TANAH PAPANYA LAURA, TU TEDY MNANTU TAMAK RUPANYA..
Sulaiman Efendy
TU TEDY UDH KAYA, BKN NYA MMPERPNJANG AMAL JARIYAH ORTUNYA YG MEWAKAFKN TANAH TRSEBUT, MLH INGIN MREBUTNYA KMBALI, DN BISA MMBRIKAN KMBALI SGN SYARAT.. DASAR LKI2 TAMAK.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!