NovelToon NovelToon
The Possessive Perfect Teacher

The Possessive Perfect Teacher

Status: tamat
Genre:CEO / Dosen / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:73.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Friska Nanda Raisa

WARNING!
HARAP BIJAK DALAM MEMBACANYA!!


Arya adalah seorang CEO muda yang menyamar menjadi seorang guru yang sangat ketat dan disiplin. Dia bukan satu-satunya orang yang dapat hidup kembali setelah kematian.

Kania pun sama. Mereka berdua ditakdirkan untuk kembali.

Namun walau begitu, mereka memiliki tujuan hidup kembali yang berbeda.

Arya ingin memperbaiki kesalahan dengan selalu menjaga dan mencintai Kania.
Sedangkan Kania ingin selalu menjauhi Arya karena masa lalunya yang selalu di sia-siakan dan dihina oleh Arya.

Apakah keduanya pada akhirnya bisa bersama kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Friska Nanda Raisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Emosi Arya

Sesaat setelah mereka membahas soal itu, seseorang pun datang dan langsung berkata, “Hai Kania, lama gak ketemu ya?”

Kania pun langsung menengok ke arah sumber suara dan di saat itu dia melihat sosok Sintia sedang berdiri di samping tempat Kania duduk.

Dengan senyum yang sedikit dipaksakan, Kania pun menyahut, “Iya. Udah lumayan lama juga kita gak ketemu.”

Ke duanya sama-sama saling melempar senyum dan setelah itu Sintia pun semakin mendekat ke arah Kania lalu berbisik, “Kali ini aku datang untuk mengambil sesuatu yang seharusnya menjadi milikku.”

Setelah mengatakan hal itu, Sintia pun menepuk pundak Kania dan kemudian pergi.

Sementara itu, sesaat setelah Sintia pergi, Gylsa pun langsung mendekat ke arah Kania lalu bertanya, “Lo kenal sama anak tadi?”

Kania pun mengangguk lalu berkata, “Dia adalah orang yang mencintai Pak Arya jauh sebelum Pak Arya bertemu denganku.”

Mendengar hal itu dari Kania, Gylsa pun langsung terkejut.

“Apakah ini yang dinamakan saingan cinta?” gumam Gylsa dalam hati.

Dan setelah itu..

“Lalu sekarang, apa rencana lo?” tanya Gylsa.

Kania pun menggelengkan kepalanya lalu menyahut, “Gue masih belum tahu.”

Kania pun langsung memandang jauh ke arah luar jendela. Dalam hatinya bergumam, “Setelah semuanya berubah, jalan cerita seperti apa yang akan aku lalui bersama Mas Arya?”

Bel masuk pun berbunyi. Seluruh siswa yang semula berisik pun akhirnya kembali ke tempat duduk masing-masing.

Begitu pula Gylsa yang langsung duduk di belakang Kania.

Dengan selalu memperhatikan punggung Kania, Gylsa merasa kalau perempuan yang ada di hadapannya ini akan mendapatkan masalah ke depannya.

“Kania oh Kania.. sabar ya. Gue dan Fiko akan selalu ada buat lo,” gumam Gylsa dalam hati.

Kelas pun di mulai dan hari itu pun seperti biasa dilalui dengan cepat. Hingga akhirnya jam pulang pun tak terasa tiba.

Kania yang masih belum tahu apakah Arya bisa menjemput dirinya atau kah tidak ini pun hanya bisa berjalan lesu menuju gerbang sekolah.

Saat dirinya hampir saja sampai di pintu gerbang, tiba-tiba saja dia melihat sosok seorang perempuan yang sangat dia kenal sedang mengobrol bahagia dengan Henry yang kala itu rupanya di perintahkan Arya untuk menjemputnya.

Belum juga Kania mendekat ke arah mereka, mereka sudah terlebih dahulu pergi meninggalkan Kania yang kala itu sedang memperhatikan mereka.

***

Di dalam ruangan Arya..

Arya yang saat itu sedang sibuk menangani masalah yang sedang terjadi di kantornya ini pun tiba-tiba dikejutkan oleh kehadiran Sintia di kantornya.

Dia tidak mengerti kenapa Sintia bisa sampai ada di ruangannya saat ini.

Dengan segera dia pun menelepon Henry.

“Hen, bisa kamu jelaskan kenapa dia bisa ada di sini,” ucap Arya to the point.

“Maaf, Tuan. Non Sintia tadi mengancam saya kalau dia akan mencoreng nama baik Non Kania di sekolah jika detik tadi saya tidak langsung membawanya ke kantor,” jelas Henry.

“Baik. Kamu lanjutkan pekerjaanmu,” ucap Arya yang kemudian langsung menutup teleponnya.

Sesaat setelah menutup teleponnya, Arya pun langsung menatap tajam ke arah Sintia yang kala itu langsung duduk di hadapannya.

“Sebenarnya apa yang kamu inginkan, Sin?” tanya Arya to the point.

“Gak banyak. Cuma satu. Ceraikan Kania dan kamu jadikan aku sebagai istrimu,” sahut Sintia yang tak kalah to the point nya.

“Kamu sudah gila, Sin. Aku gak akan mungkin melepaskan Kania sampai kapan pun juga. Cam kan itu!” ucap Arya dengan penuh penekanan.

“Kenapa? Apa bagusnya dia di bandingkan aku? Aku yang sudah mengenalmu terlebih dahulu, tapi kenapa kamu malah lebih memilih dia yang gak jelas asal-usulnya itu,” ucap Sintia.

Arya yang mendengar ucapan Sintia seperti itu pun mendadak darahnya mendidih dan emosinya pun memuncak.

“Cukup Sintia! Aku tidak tahu keberanian dari mana kamu bisa mengatakan semua itu, tapi aku tidak akan pernah menyukaimu terlepas dari ada atau tidaknya Kania saat ini,” ucap Arya kesal.

“Ar, sekarang kamu bisa bilang kalau kamu tidak akan pernah menyukaiku itu karena kamu tidak memberikan kesempatan kepadaku. Jika kamu mau memberikan aku kesempatan, aku jamin kamu pasti akan menyukaiku. Lagi pula, aku melakukan ini semua karena aku ingin mempertahankan hubungan kita yang sudah lama terjalin,” ucap Sintia panjang kali lebar.

Mendengar ucapan Sintia, lagi-lagi menambah rasa kekesalan Arya.

“Omong kosong! Emangnya ada hubungan apa antara kita selama ini hah?! Dengar ya, Sin. Kamu itu hanya orang lain dan Kania itu istriku. Walau apa pun yang akan kamu lakukan, itu tidak akan mempengaruhi hubunganku dengan Kania karena dia itu istri sah ku. Jadi jangan harap kamu bisa masuk seenaknya seperti itu ke dalam hubungan kami berdua,” sahut Arya tegas.

“Baik. Aku akan ingat ucapanmu hari ini. Jangan salahkan aku jika akan berbuat nekat,” ancam Sintia dan kemudian pergi begitu saja.

Entah apa maksud kata berbuat nekat yang Sintia ucapkan tadi. Tapi yang pasti di saat Sintia sudah pergi, Arya pun memandangi foto Kania sambil bergumam, “Jalan cerita masa lalu memang berubah dan mungkin jalan cerita yang baru akan menanti kita. Tapi jika hal itu terjadi, aku tidak peduli. Aku akan tetap menjagamu.”

***

Sore harinya di rumah Arya..

Kania yang sedari siang selalu teringat dengan kejadian tadi siang pun suasana hatinya menjadi badmood.

Antara kesal dan benci pun menjadi satu. Dia sungguh tidak dapat berpikir jernih setelah kejadian itu.

Hingga akhirnya Arya pun pulang. Dengan segera dia pun langsung mengunci pintu kamarnya dan berharap hari itu dia tidak akan bertemu dengan Arya.

Arya yang telah lelah setelah seharian bekerja ini pun langsung masuk dan mencari Kania.

Diketuknya pintu kamar dan dicobanya untuk membuka pintu kamar tersebut, namun ternyata dikunci oleh Kania.

Mendapati hal ini, Arya pun berteriak, “Buka pintunya sayang. Aku mau masuk.”

Namun sayangnya tidak dapat respons dari Kania.

Mengetahui hal ini, Arya pun lagi-lagi berteriak, “Maaf Kania. Aku tahu kamu marah padaku karena tidak bisa menjemputmu. Tapi bukannya aku sudah menyuruh Henry untuk menggantikan aku?”

Masih saja tidak mendapatkan respons dari Kania.

Mendapatkan respons seperti ini, Arya pun langsung pergi dan sesaat kemudian kembali untuk membuka pintu kamar tersebut dengan menggunakan kunci duplikat.

Saat pintu kamar terbuka, dengan segera Arya pun langsung melangkah mendekati Kania yang saat itu sedang duduk bersandar di atas tempat tidur sambil memeluk guling.

“Kan, kamu marah?” tanya Arya lembut.

Kania masih saja diam.

“Kan, tolong jangan seperti ini. Katakan sesuatu supaya aku tahu apa yang sedang kamu pikirkan,” pinta Arya.

Kania yang semula menunduk ini pun langsung melihat ke arah Arya dengan tatapan tajam dan mata yang merah akibat menangis.

Arya yang melihat keadaan Kania seperti itu pun spontan merasa hatinya seperti teriris pisau. Sangat perih.

Dan di waktu yang sama, Kania pun berkata, “Kenapa Mas tega lakuin ini ke aku? Bukannya Mas bilang akan buat aku jatuh cinta sama Mas, tapi sekarang apa. Mas lebih mementingkan cewek lain di bandingkan aku.”

“Ha?!”

Bersambung..

1
Qaisaa Nazarudin
Gak sesuai Ekspektasi aku..bikin kesel dan kecewa..
Qaisaa Nazarudin
Menurut ku kehidupan dulu dan kehidupan yg kedua sekarang SELALUNYA ARYA YG BERUNTUNG,DULU BAHAGIA BERSAMA PACARNYA,LHA SEKARANG JUGA ARYA YG MENDAPATKAN KEBAHAGIAAN..KALO GITU NGAPAIN HARUS ADA KEHIDUPAN KEDUA UTK KANIA,..KATANYA DI KEHIDUPAN KEDUA INI KANIA INGIN MENGELAK DARI ARYA,BUKANNYA MENGELAK TAPI MALAH MAKIN TERJERAT..🤦🤦🤦Gak adil banget,Udah di sakiti hujung2 nya bersama juga..🙄
Qaisaa Nazarudin
Kalo masih alur yg sama kamu laluin ngapain harus ada kesempetan kehidupan kedua,Tapi tdk kamu manpaatin dgn baik..
Qaisaa Nazarudin
Aneh aja mencintai anak kecil,kayak gak ada yg seumuran aja..
Qaisaa Nazarudin
Pasti di kehidupan dulu,Mereka terpaksa menikah tapi Arya selalu nyakitin Kania, Sekarang dia nyesel,dan di kehidupan kedua Arya ingin memperbaiki hubungannya dgn Kania..Kenapa di mana2 novel selalunya wanita yg tersakiti?? Setelah itu dengan seenaknya si prianya minta maaf dengan kata MENYESAL,Dan dgn mudahnya juga di maafin,Dan hujung2 nya hidup bahagia .😌
Qaisaa Nazarudin
Apakah itu Kania?? Wah licik ternyata Arya,Pedofil ya umur Kania aja baru 16 tahun lho .
Qaisaa Nazarudin
Oh Kania dan Arya guru dan murid,Kania 1 SMU ya berarti umur 16 tahun ya..
exh wen
aku suka yg fantasi fantasi kaya ini
Fatih Asy Syauqie
Aku malah suka yang pendek-pendek gini thor.
FJA: makasih ya Kak atas dukungannya selama ini 🙏
total 1 replies
Fatih Asy Syauqie
Hah lega thor. Iya tidak baik kalau terlalu cinta sampai masuk RSJ
Fatih Asy Syauqie
Kapan yang ini up?
FJA: hari ini UP kak. InsyaAllah 3-4 bab langsung. ditunggu ya..
total 1 replies
Fatih Asy Syauqie
Sampai di bab ini masih bingung pertama kali sintia ketemu Arya itu dimana. Jadi dia terobsesi banget dengan Arya
Fatih Asy Syauqie: Ooh begitu. Paham sekarang
total 2 replies
Fatih Asy Syauqie
Hmmm berarti Kania sengaja pura-pura lupa ingatan. Mungkin dikiranya dengan begitu Arya melepaskannya.
Fatih Asy Syauqie
Jangan-jangan Kania ga hilang ingatan ya thor
FJA: Hehehe.. 🤭
total 1 replies
Fatih Asy Syauqie
Kapan hubungannya manis thor. Lagi-lagi kembali seperti bermusuhan.
FJA: sabar, Kak. Nanti jg bakalan akur kok🤭
total 1 replies
Fatih Asy Syauqie
Jadi bingung thor ceritanya. He
FJA: Iya, Kakak. Author minta maaf ya kalau udah buat bingung. Nanti setelah ini, ada Bab penjelasan dariku soal alurnya. 😊🤗🙏
total 1 replies
Gani Gani Sby
lanjut kak
FJA: siap Kak🤗
total 1 replies
C1nt4
ih thor nya jahat bener dech main potong aja ceritanya
FJA: biar lebih berasa gregetnya, kak..🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!