NovelToon NovelToon
Cinta Diambang Derita

Cinta Diambang Derita

Status: tamat
Genre:Cinta Terlarang / One Night Stand / Anak Yatim Piatu / Ibu Pengganti / Tamat
Popularitas:306.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: ocybasoaci

Kejutan ulang tahun ke tujuh belas tahun dari teman sekelas Zifa, mampu memberi Kebahagiaan yang sebelumnya tidak pernah ia rasakan. Namun kebahagiaan itu dirampas paksa ketika ia baru sampai di depan rumahnya. Bendera kuning memberi tahu bawa sang pemilik rumah tengah berduka. Tubuh kaku yang sangat ia kenal menyapa ketika Zifa baru sampai diambang pintu.

Ibu, orang tua satu-satunya telah berpulang. Keganjalan satu per satu Zifa rasakan ketika memandikan jenasah ibunya. Sehingga ia menduga ibunya meninggal bukan karena serangan jantung seperti tetangganya katakan. Namun, Zifa tidak bisa serta merta menuduh, terlebih minimnya informasi kejadian menjadi kendalanya. Zara sang kaka yang tengah hamil karena korban pelecehan seksual oleh orang mistetius menambah masalah bagi Zifa.

Mampukah Zifa menjalani kehidupan yang berat ini? Serta mampukah ia mencari keadilan bagi kakak dan almarhum ibunya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ocybasoaci, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mantera-Mantera Sihir

Zifa kaget dengan apa yang Kemal katakan. "Loh Mal, kamu ngomong apa sih, kenapa kesanya kamu itu menyimpan rahasia dari aku?" tanya Zifa tatapanya mengisyaratkan agar Kemal jujur dengan dia.

"Tidak, bukan rahasia, tetapi namanya orang pasti ada salah, dan mungkin nanti kamu akan menyesal atas salah yang mungkin saja aku lakukan." Kemal mencoba mencari alasan yang sekiranya tidak membuatnya semakin tersudut, karena telah salah dalam menjawab. Zifa adalah anak yang pandai sehingga ia bisa mencerna dengan baik maksud yang tersirat dari kata-kata Kemal.

Zifa menyipitkan kedua bola matanya "Aku juga bukan manusia yang sempurna Mal, bahkan sepertinya aku kalau tidak ada kamu bakal banyak melakukan kesalahan, dan melukai banyak pihak. Kamu yang selalu menasihati aku, kamu yang membuat aku makin tahu bahwa bertindak di saat kita marah malah akan makin memperburuk keadaan. Kamu itu bukan hanya teman, tetapi juga guru buat aku." Zifa menatap Kemal dengan tajam, seolah ia ingin mengatakan bahwa peran dia dalam kehidupan Zifa dan kakaknya itu cukup berarti sehingga ia ingin memberikan tanda terima kasih sekaligus kenang-kenangan

"Aku hanya mengingatkan kamu, karena nanti ketika kamu terbawa emosi kamu tidak akan bisa apa-apa selain menanggung semua dari balik jeruji besi, dan sebenar apapun kamu, tetap akan kalah sama yang berduit, mereka lebih banyak memiliki kesempatan untuk benar, meskipun dia salah sekalipun. Dan nanti ujungnya kamu yang harus meminta maaf tetapi bukan kesalahanmu. Lalu mereka semu tertawa puas dengan kemenanganya dan kamu menangis dengan ketidakadilan, serta kakak kamu akan menjalani hidup sendiri di dunia yang kejam ini." Kemal menatap tajam kelain arah membayangkan hal itu terjadi pasti sangat menyakitkan.

"Benar apa yang di katakan kamu Kemal, maka dari itu aku ingin memberikan kenang-kenangan ini agar kamu bisa terus mengingat aku, dan kita juga bisa saling mendukung rencana kita masing-masing dengan doa." Zifa menyodorkan kembali gelang miliknya yang ibunya belikan pada Kemal, tetapi Kemal lagi-lagi  menolaknya dengan mendorong lagi ke depan Zifa.

"Ini kamu pakai untuk kenang-kenangan buat kita. Dan aku lebih tertarik kado yang lain yang tidak akan pernah aku lupakan seumur hidupku." Senyum damai Kemal mengiringi ucapan penolakanya.

Zifa pun mengambil kembali gelangnya. "Bisa sebutkan kado yang kamu mau," ucap Zifa dengan membalas senyum Kemal.

"Gampang kok, aku ingin apabila kamu dan aku di pertemukan kembali. Apapun yang kamu tahu tentang aku, aku akan menjadi Kemal yang begini. Tidak ada kemal yang dulu dan Kemal yang sekang. Aku dari dulu akan tetap sama. Aku juga ingin meminta izin menulisakan namamu di dadaku," ucap Kemal dengan lantang.

Zifa pun semakin yakin bahwa ada yang Kemal sembunyikan, cara dia berbicara seperti tengah memohon maaf dan mengatakan bahwa ia tengah berusaha membela diri. "Kamu tenang saja Kemal, aku jugan tipe orang yang gampang di hasud, kalo salah aku tetap bilang salah tapi kalao dia benar aku tidak akan mengecapnya salah hanya dari omongan orang lain. Lalu mesalah nama itu hak kamu. Aku tidak akan melarangnya kalau itu bisa membuat kamu ingat kepada aku maka akan aku izinkan," ucap Zifa dengan lembuh. Lagian apa salahnya hanya menulis sebuah nama di bandingkan dengan bantuan yang telah Kemal berikan untuk dia.

"Terima kasih, tidak salah memang hati ini memilih kamu sebagai labuan cintaku karena kamu memang wanita yang lemah lembut dan teguh pendirianya." Kemal menatap bangga pada wanita pujaan hati yang kini ada di hadapanya.

Zifa justru tersenyum getir. "Tapi maaf Mal kalo soal cinta aku tidak bisa membalasnya, karean saat ini aku tidak mau mengotori niatku untuk mencari kebenaran dengan merasaan cinta. Karena bagi aku cinta akan membuyarkan ke fokusan ku saja," terang Zifa, yah agar Kemal jangan terlalu membudakan dirinya di atas cintanya kepada Zifa. Karena bisa saja dia malah yang kecewa, karena Zifa yang tidak kunjung membalas cintanya.

"Tidak apa-apa Fa, bagi aku kamu sudah mengizinkan aku untuk mencintai kamu saja aku sudah bangga dan senang," ucap Kemal, tidak henti-hentinya ia tersenyum karena setidaknya Zifa tahu bahwa ia sangat mencintainya dan lagi Zifa juga mengizinkan dia untuk mengukir namanya di dada Kemal.

Yah, laki-laki itu sepulang dari Bandung ingin menulisakan nama Zifa di dadanya tepatnya dada sebelah kanannya. Biar saja kalo ada yang bilang lebay atau terlalu memuja wanita. Memang kenyataanya dia terlalu memuja Zifa, wanita itu adalah kehidupan barunya, setelah kehidupan sebelumnya gelap gulita karena mamih yang selalu mengatur bagaimana kehidupan dia, jadi Kemal merasa dia hanya alat untuk di jadikan mainan oleh mamihnya. Semua hasrus nurut dan ikut kata mamihnya, tanpa tahu apa itu kebebasan dan hidup bahagia dengan jalannya sendiri. Zifa adalah semangatnya untuk bisa menjadi Kemal yang tidak bisa diatur-atur hidup oleh Mamihnya.

****

Zara yang seperti terhipnotis dengan Bunda Anna pun langsung mengikuti Zifa masuk ke dalam rumah yang tadi dia tidak mau sama sekali untuk memasukinya.

"Bun, ilmunya apah sih biar bisa meluluhkan anak-anak yang emosinya sedang tinggi gitu. Apa ada bacaan kayak hipnotos, mantra-mantra sihir gitu?" tanya Kemal dengan kepo. Dia pengin juga kalau ada bacaan-bacanya yang membuat orang seolah di bawah sadar ikut apa kemauan kita, sihir.

"Hust... kamu mana ada mantra-mantra atau sihir apan itu," ucap Bunda Anna dengan memukul punggung Kemal, kebetulan mereka sedang duduk bersama di sova, dan membiarkan Zara di antar tidur oleh Zifa.

"Tetapi kenapa Bunda bisa dengan gampang banget kayaknya ngebujuk Zara buat masuk kerumah, udah gitu Zara juga enggak takut dengan Bunda. Sedangkan sama Kemal saja yang sudah bertemu beberapa kali tetap kayak ketakutan gitu, Zara seperti takut atau malam marah," ucap Kemal dengan serius.

"Sekali lagi tidak ada mantra-mantra sihir Kemal, apa yang terjadi antara Bunda dengan Zara ya karena Bunda mencoba mencari tahu dari gerak tubuh dan tatapanya bahwa apa yang membuat dia tidak nyaman dan seolah dia ketakutan, nah dari situ nanti kita bakal tahu apa yang dibutuhkan oleh mereka yang sedang di kuasai kemarahan," ucap Bunda Anna dengan mmberikan trik agar dia bisa membujuk Zara yang tadi tengah kesal.

"Wah, Kemal harus berguru terus ini sama Bunda, biar bisa kayak Bunda Anna," ucap Kemal dengan terkekah dan tentu bangga sekali dengan kesabaran beliau seolah dia adalah makhluk yang paling sabar yang pernah kemal kenal, seperti tidak ada emosinya. Sangat berbeda jauh dengan dirinya yang kena singgung dikit saja langsung ngambek dan marah.

Seteleh Zara tidur kembali, Zifa pun ke luar kamar kakaknya dan menemui bunda Anna, selain Ingin mengucapkan terima kasih Zifa juga ingin mendengar penjelasan langsung tentang terapi yang nanti kakaknya kan lakukan di yayasan yang Bunda Anna kelola. Tentu kalau di jelaskan oleh yang mengurusnya mungkin akan lebih bisa di pahami dan membuat Zifa yakin dan tidak cemas meninggalkan kakaknya seorang diri di dalam sama. Meskipun setelah bertemu dengan bunda Anna, Zifa sudah sedikit yakin bahwa bunda Anna akan memberikan yang terbaik buat kakaknya.

Mereka bertiga pun terus bercerita dan saling berbagi cerita sampai menjelaskan kegiatan di yayasan. Hingga Zifa merasa semakin yakin dengan keputusanya untuk menitipkan Kakaknya di yayasan itu.

Di sana juga Zara akan banyak temanya sehingga sangat mungkin bahwan Zara akan bahagia di yayasan tempat Bunda Anna merawat teman-teman yang memiliki keistimewaan.

1
Awang Rokkiah Rokkiah Hussain
ye kemal juga majikan ibu zifa
Aghitsna Agis
k9k abas nga dihukum ya jan udah perkosa zara
MJ
Baru nyadar kau Zifa klo kamu sgt sgt plin plan
MJ
Biadab memang si Eira ini. kesal bgt jdnya
MJ
Gw suka gaya kamu Lyra, memang keluarga ini benar2 toksik.
MJ
kembar kah? kok mereka?
MJ
Apakah Kemal jg majikan mamanya Zifa?
re
Kebahagiaan tercapai
Lia Sakking
ini bukan cuma satu bawang tapi semua bawang ada disini ...sesak
Ci_Osyih Aenta: Ga apa2 kak kalau mau masak tinggal lari sini udah siapin bawang... ☺
total 1 replies
🌻Ruby Kejora
Karyanya bagus kak
Ci_Osyih Aenta: Subhanallah Terima kasih kak🙏
total 1 replies
Desi Eka s
cukup bagus.
Ci_Osyih Aenta: Terimakasih 🙏🙏
total 1 replies
Anfit Annisa Fitri Tangka
Minyakk
Linzyuu Quen Pioh
bukanx Ghava udah pernah liat ifa di foto yaa,,
Ci_Osyih Aenta: dia lupa lagian udah di 2 tahun lebih dia banyak ketemu orang jadi lupa 🙏
total 1 replies
Diah Ratna
berpikir jernih zifa
Alrosadira
bagus dan menarik
Triana Mustafa
ini novel bagus Lo Thor tp y ngelike kok dikit yaaa
promonya lebih gencar lg dong biar banyak y like
semangat
Ci_Osyih Aenta: MasyaAllah, terimakasih kakak.
total 1 replies
Mizra May
juga jur aku kecewa kalau sampai ZIFA cerai sama gavan
Mizra May
udah Wina sama kenal saja lah udah Hamidun juga
biar ZIFA sama gavan saja jangan di pisahkan lah Thor
Ci_Osyih Aenta: Ditampung saran dan kritiknya🙏
total 1 replies
Mizra May
selangkah lagi apa nya
bertahun² bukti 1 pun kau tidak dapatkan kalau bukan Lyra yang bertindak kalau kau mau ceroboh
Mizra May: ya udah kalau takut gak usah aja mendingan diam-diam aja
TIN KOSONG MEMANG NYARING BUNYINYA
total 2 replies
turis asing
Bagus seru ini pasti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!