NovelToon NovelToon
Me Vs Berondong Mommy

Me Vs Berondong Mommy

Status: tamat
Genre:Berondong / Beda Usia / Diam-Diam Cinta / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:161.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Anthiq. C

Pria muda yang tampan itu adalah majikanku. Suatu hari ia datang ke rumah untuk melamar. Padahal kan aku masih SMA? Siapa sangka, ternyata yang dilamar adalah mamaku. Kenapa ia memilih wanita yang jauh lebih tua? Sejak kapan hubungan mereka terjalin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anthiq. C, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24. Rindu

"Gawat! Maira dan Naya nggak melihatnya, kan? Ngapain mama dan Albert di sini?"

Ella membesarkan kedua matanya. Gadis cantik itu melihat seorang wanita yang sangat dia kenal, bergandengan tangan pria muda berpakaian rapi. Pasangan itu terlihat sangat ceria.

Ella menggigit bibirnya. Hatinya perih seperti teriris, tapi air matanya gak bisa keluar. "Ngapain sih mama di sini? Bukannya bekerja di rumah Al? Mama kelihatan lebih senang daripada biasanya," ucap Ella dengan getir.

"Kamu sakit, La? Apa jangan-jangan karena kelamaan di dalam warnet itu?" tanya Naya.

"Atau karena belum makan siang?" tanya Maira pula.

"Aku bggak apa-apa kok, guys. Kita cari toko lain aja, yuk. Di sini katanya mahal." Ella mengajak temannya untuk menjauhi deretan toko itu.

"Tapi di sini lengkap. Cukup satu toko aja, kita bisa beli semuanya," kata Maira.

"Ayo cepat pergi! Aku nggak mau di sini. Uangku nggak cukup untuk membelinya," ucap Ella dengan kesal. Dari salah satu spion mobil yang parkir di dekatnya, Ella bisa melihat Albert dan mamanya berjalan semakin dekat.

"Oh, o-oke." Maira dan Naya terkejut, mendengar Ella membentaknya. Mereka pun mengikuti remaja cantik itu, mencari toko peralatan jahit lainnya.

...🥀🥀🥀...

"Syukurlah... Akhirnya udah dibeli semua. Kapan nih kita kerjakan?" ucap Maira dengan napas ngos-ngosan. Mereka telah berkeliling lebih dari enam ruko, untuk mencari bahan kerajinan tangan yang mereka butuhkan.

"Besok aja gimana? Pulang sekolah," sahut Ella. Dia mentraktir kedua temannya sebotol teh kemasan dingin dengan uang gajinya. Dia merasa bersalah, karena memaksa kedua temannya pergi dari toko yang pertama.

"Loh, besok kamu nggak jerja, La?" tanya Naya.

"Mungkin kita bisa kerjain di warnet, sambil aku jaga kasir. Nanti aku tanyain ke Daniel dulu, deh. Kalau boleh, kita bikin di sana aja," ujar Ella.

"Oh, boleh juga tuh," sahut Maira. "Yaudah, sekarang cari cemilan, yuk. Aku pengen makan siomay pedas," ajak remaja berpipi chubby itu.

"Aku pulang aja, deh," tolak aja.

"Loh, kenapa? Aku traktir, deh. Ayolah, kita kan jarang main bareng gini" bujuk Maira.

"Aku agak capek aja. Pengen istirahat," kilah Ella.

"Yahh... kenapa? Jarang-jarang lho Maira traktir kita," rajuk Naya.

"Ya udah kalau gitu. Traktirannya besok aja di sekolah," ucap Maira. Dia melihat wajah Ella memang agak pucat.

"Huuu... Ella gak asyik, nih. Tapi ya udah deh. Udah sore juga. Jadi kita pisah di sini?" tanya Naya. Arah rumah mereka bertiga memang berbeda. Maira dan Ella pun mengangguk.

Beberapa saat kemudian. "Aku pulang duluan, ya." Ella melambaikan tangannya, sembari memasuki angkot.

"Ra, itu bukan angkot jurusan rumah Ella, kan? Mau ke mana dia?" tanya Naya.

"Iya, ya? Nggak tahu juga. Tapi dari tadi dia kelihatan aneh. Kayak lagi menghindar dari sesuatu gitu," balas Maira.

"Matanya juga basah. Kayak orang nahan nangis. Sebenarnya apa yang terjadi sama dia, sih?" tambah Naya lagi.

...🥀🥀🥀...

"Lho, mama kok di sini?" batin Ella. Gadis itu langsung bersembunyi di balik pohon akasia.

Bocah SMA itu bingung melihat mamanya di makam papa. Setelah berpisah dari kedua temannya, Ella nggak langsung pulang. Dia pergi ke makam sang papa untuk melepas segala penat di hati.

"Bukannya tadi mama sama Albert? Sekarang Al di mana?" gumam Ella lagi. Ella melihat ke sekeliling area pemakaman. Dia tidak melihat majikannya itu maupun mobilnya.

"Maafkan aku, sayang. Aku nggak bisa merawat anak kita dengan baik. Ia selalu sendirian menghadapi semuanya." Ella mendengar mamanya menangis. Gadis itu semakin menajamkan pendengarannya, tanpa berpindah dari persembunyiannya.

"Aku... juga sangat takut. Orang-orang bank itu selalu menemuiku. Aku... rindu kamu..." Ghina terus bicara di hadapan batu nisan Avel Erlangga.

"Mama masih merindukan papa. Lalu kenapa memilih Al?" Ella bertanya pada dirinya sendiri.

"Apa yang harus kulakukan, sayang? Kenapa kamu pergi begitu cepat? Aku rindu padamu. Bisakah kamu datang ke dalam mimpiku sekali saja?" Tangisan Ghina semakin menyayat hati.

"Mama..."

Ella yang masih berdiri di balik pohon akasia turut menangis. Hatinya pedih, melihat mamanya yang menyimpan rasa rindu teramat besar pada almarhum papanya.

"Aku benci melihat mama jalan bersama Albert seperti tadi. Tapi aku juga nggak tahan melihatnya menangis. Pa, apa aku terlalu kejam sama mama?" bisik Ella seolah-olah sedang berbicara pada sang papa.

"Tapi aku juga berhak bahagia, kan? Apa nggak ada lagi harapan bagiku untuk menerima rasa cinta dari Albert?" lanjut Ella.

Ella menatap mama dari kejauhan.Janda muda itu seperinya belum mau beranjak dari sisi pembaringan terakhir sang suami. "Besok aku ke sini lagi ya, Pa. Sepertinya rasa rindu mama kepada papa masih belum reda," ucap Ella lalu melangkah pergi dari pemakaman.

(Bersambung)

1
falea sezi
bagus sih cm. g sesuai judulnya aq. kira Ella ma Albert thor
falea sezi
telat woy wahai emak gatel entah benci bgt ma gina q thor
falea sezi
kn bner Albert tuh suka ma Ella hadeh akhrinya dpet emaknya kn rasain
falea sezi
kasian bgt km la
falea sezi
sabar la lo emakmu nikah kuliahan aj yg jauh biar gk enek liat Albert ma emak loe yg masih gatel
falea sezi
biarin aja nikah ama emakmu ell qm berhak dpet cogan kaya paling jg entar Albert nyesel nikahin nenek2
falea sezi
lagian ne emaknya gatel uda tua gk tau diri sh pantes anaknya marah
Eka Yuni
Luar biasa
Anthiq. C: terima kasih sudah baca sampai tamat
total 1 replies
Jeankoeh Tuuk
gemes lihat ibu yg sama sekali tidak mengerti tentang anak kandungnya
Anthiq. C: faktanya di berita sekarang sering nemu yg kayak gitu 😢
total 1 replies
Jeankoeh Tuuk
gereget liat Albert
Ai Emy Ningrum
BMY 🤔🤔 aku tau nya BMW .. bajaj merah warna nya 🤣🤣🤣
Ayu galih wulandari
Bagus cerita konflik dlm keluarga tp bsa menyingkapin dg bijak ,aqu suka🤗🤗🤗😘😘😘😘
Anthiq. C: terima kasih 😊
total 1 replies
Noor Laila Khairul Isma
Bagus
Anthiq. C: terima kasih 😊
total 1 replies
Helena Rusliana
gx yahu malu gx tahu umur, heran dgn laki2 suka dengan yang tahu padahal bamyak yg muda atau paling tidak selisihnya gx terlalu jauh heran dgn perempuan sekarang gx tahu malu laki2 seumuran anaknya pun dinikahi dan ini bukan hanya dinovel tapii yg mirisnya dikisah nyata
Hesti Maka: kadang2 cinta tidak memandang usia mbak..mungkin hati sdh sama2 suka jdi mau secantik apapun cewe di srkelilingx klo hti cuma mau dia karmana lgi?
total 1 replies
Helena Rusliana
sudah tua dan banyak kejurangan mau aja dilamar Brondong dasar gx tahu diri dan gx tahu umur
falea sezi: bner bgt sih
total 1 replies
Bayinah
ko bisa ya bikin cerita seapik ini ,gemes,haru biru bikin penasaran yg baca...kaya tertantang gitu ☺️ terimakasih buat othor sudah menyajikan bacaan seciamik gini.lope begete 💪💪💪
Nanda RaRa
keren ceritanya ❤️
Louisa Janis
Albert berarti kamu udah anuanu sama lilibeth kalau berpikir anaknya lili mirip kamu...bahaya nih kasihan Gina
Louisa Janis
Mama oo mama kenapa nggak tanya baik'ntar anaknya kabur baru tau deh
Louisa Janis
hahahaha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!