NovelToon NovelToon
TAKDIR 3 ( PENANTIAN )

TAKDIR 3 ( PENANTIAN )

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Duda / Tamat
Popularitas:86.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ivan witami

Suatu kejadian yang tidak di inginkan membuat Ardan dan Laras bercerai. Namun, Perceraian dengan istri pertamanya tak lantas membuat Ardan memutuskan hubungan dengan mantan istrinya. Karena anak-anak mereka dari pasangan masing-masing rupanya menjalin kasih.

Saat istrinya meninggal Ardan berharap masih bisa kembali dengan Laras. Sebab diantara keduanya masih saling mencintai. Tetapi itu tidak mungkin terjadi, mengingat Laras masih bersuami.

disisa umur Ardan dan penantiannya mencari kebahagiaan, tak di sangka anak sahabatnya membuat warna dalam hidupnya. Perbedaan usia tidak menghalangi kisah cinta mereka.

Pada Akhirnya Cinta Ardan berlabuh pada sosok Neha Sharma Adam, anak sahabatnya.

Kisah pun beralih pada anak-anak mereka. Apakah kisah sang anak setragis kisah mereka yang berpisah karena sebuah kejadian yang tidak di inginkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ivan witami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24 PENGERTIAN

“Sudah siap semuanya! Ada yang tertinggal?" tanya Ardan sebelum menekan pedal gas mobilnya.

“Tidak ada, Pa!" balas Arsy yang duduk di kursi bagian belakang.

“Kamu sayang!" tanya Ardan pada Neha.

“Tidak ada, Mas!" Ardan kemudian menekan pedal gas mobilnya membelah jalanan menuju ke sekolah.

“Mas! Resepsi nanti mau ngundang berapa orang?” tanya Neha.

“Emm, yah ... Mungkin dari teman dan rekan bisnis Mas ada Mungin 60an.

“Sama mas. Aku juga gak begitu punya banyak teman. Paling yang banyak datang nanti dari pihak Mama dan Opa Bryan.”

“Di tambah rombongan dari Surabaya sudah pasti tambah banyak. Sebenarnya tanpa mengundang teman kita masing-masing , dari keluarga Oma Syasa sudah banyak. Pasukan power rangers Oma Wina dan bala tentaranya, jangan di tanya lagi.” Neha tertawa kecil mengingat banyaknya keluarga dari Mama Sambungnya, walau Mama sambungnya juga keluarga tiri dari Keluarga SYASA dan Wina akan tetapi Neha sudah di anggap cucu pertama dari Syasa.

“Tapi, Aku sebenarnya gak mau pesta mewah Mas. Aku mau au pesta out door di dekat pantai. Oh ya! Bagaimana kalau di villa pribadi Oma Syasa!”

“Hah?” Seketika Ardan terdiam dan hanya tersenyum kecut mendengar villa pribadi milik Syasa. Lantaran dulu pesta pernikahannya dengan Laras di gelar di sana. Ingatannya kembali ke beberapa tahun silam. Bagaimana Dirinya dan Laras turun langsung menyiapkan pesta pernikahannya.

Ardan menghela nafas mengatur emosinya agar tidak terbawa suasana ke masa lalu lagi.

“Tempat lain saja ya, sayang. Jangan villa Oma!"

“Kenapa Mas? Di sana pemandangan bagus!"

“Ada sesuatu yang Mas tidak bisa lagi menginjakkan kaki di sana, Sayang! Dulu Mas dan Tante Laras pesta pernikahannya di sana.”

"Maaf Mas." Neha tersenyum tipis lalu meraih jemarinya.

"Tidak apa-apa. Nanti di bicarakan lagi di jam istirahat.” Neha mengerti mungkin Ardan tidak ingin lagi mengingat masa lalunya bersama Laras.

Arsy dan Devan hanya mendengarkan dan tidak berani menyela. Mereka tahu bagaimana perjuangan sang Papa melupakan cintanya pada Laras. Mereka juga mengerti batin papanya yang terpaksa menerima sang Mama.

Banyak hal yang ingin ia tanyakan pada sang papa soal Mama mereka. Mengapa Papanya bertahan dengan sang Mama jika sang Papa tidak begitu mencintai Mamanya. Akan tetapi mereka tidak mempunyai keberanian. Mungkin akan menunggu waktu yang tepat untuk menanyakan hal tersebut.

Sesampainya di sekolah Arsy dan Devan masuk lebih dulu sedangkan mereka berdua masih di dalam mobil.

“Mas! Bagaimana kalau resepsinya sederhana saja. Tidak perlu di pantai atau puncak. Cukup di rumah saja. Di rumah Nenek!" Neha Akhirnya mengalah tidak ingin memaksa menggelar pesta di villa pribadi milik Syasa.

Dirinya juga harus menjaga perasaan suaminya.

“Yakin? Tidak mau cari tempat lain?”

“Yakin Mas! mengelar acara juga butuh banyak biaya, kan. Lebih baik biayanya untuk yang lain. Untuk anak-anak kita nanti.”

“Terima kasih sayang. Kamu sudah sangat mengerti!” Ardan mengusap lembut pipi Neha lalu mencium keningnya.

“Ya sudah Mas. Ayo masuk!"

Mereka berdua keluar dari mobil lalu masuk ke dalam sekolah. Saat berjalan koridor sekolah Neha dan Ardan melihat Fatma dan Johan sedang mengobrol. Tampaknya Fatma dan Johan sedang berargumen yang memancing kekesalan Fatma. Memang dari awal mereka kenal sudah seperti kucing dan tikus.

“Selamat pagi, pak Johan, Bu Fatma!” sapa Neha saat sampai di dekat mereka.

“Pagi pengantin baru! Eh …! Maaf. Maksud saya pagi, Bu Neha, Pak Ardan!”

Ardan dan Neha tertawa mendengar balasan Fatma sedangkan Johan tercengang mendengar kalimat Fatma.

“Kami duluan ya, Bu. Pak Johan.” Neha dan Ardan berjalan menuju ruangan masing-masing sementara Johan dan Fatma melihat Ardan dan Neha yang saling berpegangan tangan.

“Bu Fatma! Maksudnya pengantin baru apa ya?” Johan penasaran. Fatma melihat Johan jengah sambil meletakkan tasnya di bahunya lalu menghadap di depan Johan.

“Dengar baik-baik wahai Bapak Johan terhormat! Bu Neha sudah menikah siri dengan Pak Ardan dan tuan Nathan sendiri yang menikahkan mereka. Satu atau dua minggu lagi pernikahannya akan diresmikan secara negara, mungkin saja langsung ada Resepsi! Jadi … Jadi di tunggu saja undangannya ya, Pak. Kalau diundang dan Bapak jangan lagi berharap lagi dengan, Bu neha.” Johan seketika menjatuhkan kepalanya di pundak Fatma.

“Heh…! Pak Jangan mati di sini!”

“Siapa yang mati! Aku sedang patah hati!” Johan masih di posisi yang sama sementara itu Fatma berusaha mendorong dada Johan agar menyingkir. Fatma malu karena dilihat beberapa murid dan di ledek murid SMA.

“Pak Johan! Diliatin anak-anak!” Fatma mendorong Johan hingga Johan terhuyung lalu meninggalkan Johan begitu saja menuju ruangannya dengan menahan malu karena sorakan murid-murid yang melihatnya.

“Dasar Johan gila! Masa gak sadar ini sekolah! Mampus pasti orang yang ngeliat udah salah paham,” gerutu Fatma sambil memasuki ruangannya.

“Haaa!!” teriak Fatma membuat seisi ruangan terkejut.

Fatma sadar dengan teriakannya lalu ia membekap mulutnya sendiri lalu melihat sekelilingnya. Semua rekan kerjanya heran melihatnya terlebih Neha melihatnya sambil mengerutkan dahinya

“Kenapa?” lirih Neha melihat Fatma duduk di kursinya.

Fatma melirik Johan yang baru saja masuk! Neha dan yang lainnya mengerti mengapa Fatma pagi-pagi sudah kesal. Johan mencuri pandang Neha dan terlihat kesal lalu ia mengambil peluitnya dari dalam tasnya kemudian ia mengalungkannya di lehernya. Setelah itu ia berjalan keluar sambil menekan tombol bell masuk padahal belum waktunya.

“Loh! Kan. Belum waktunya masuk. Masih beberapa menit lagi!" protes salah satu rekan guru. Namun mau tidak mau mereka keluar untuk mengajar ke kelasnya.

“Dasar Johan! Sok ganteng. Ngeselin!” pekik Fatma sambil mengambil bukunya di meja. Neha yang melihatnya hanya tertawa kecil.

“Sudah, Bu Fatma. Ayo!” Neha dan Fatma keluar dari ruangan menuju kelas TK.

Johan tengah berdiri sambil meniup peluitnya beberapa kali pada murid-murid yang datang terlambat agar Jalannya lebih cepat.

“Cepat! Cepat!" teriak Johan sambil melirik Neha dan Fatma berjalan menuju kelas TK. Fatma yang sadar dengan lirikan mata Johan pun mengepalkan tangannya ke arah Johan, sedangkan Johan hanya menyeringai sambil berkacak pinggang dan membuang pandangannya.

“Amara! Derren! Cepat jalannya!" teriak Johan melihat Amara dan Daren yang baru saja datang. Amara reflek berlari kecil sedangkan Daren berjalan santai sambil memainkan ponselnya.

‘Bruk!!’ Amara terjatuh dan buku yang ia pegang berjatuhan. Darren dan Johan reflek berlari menghampiri Amara.

“Kamu gak apa-apa?" tanya Johan membantu Amara, sementara itu Daren membantu mengambil buku-buku sang adik.

“Tidak Pak? Maaf Saya kurang hati-hati."

“Lain kali jangan lari!" ujar Darren datar sambil menyerahkan bukunya ke tangan Amara lalu melenggang meninggalkan Amara dan Johan.

“Kakak!" panggil Amara pada Darren. Ia kesal Kakaknya itu selalu cuek.

“Permisi, Pak! Terima kasih!" ujar Amara lalu mengejar Darren.

Johan tersenyum saat melihat paras bule Amara dari dekat. Rupanya selain sekolahnya yang elit murid-muridnya rata-rata turunan orang luar sama seperti Neha yang keturunan India dan masih banyak lagi murid lainnya yang berkaitan paras orang luar.

“Cantik juga itu bocah, tapi sayang masih kecil! Coba udah seumuran Fatma. Aku gebet juga. Eh...! Kok malah sebut Fatma sih? Arqqqq!” Johan kemudian menuju kelas dimana ia mengajar.

1
Farhah Ali basebe
ceritanya seru Thor cuma karena penisirin baca selanjutnya jadi gak sempat KOMEN 🤭🤭, SEMANGATTTTT OTHOR CERITANYA SELALU KERENNNNNN
yantigothil
karena kangen, akhirnya mampir lagi di mari, cerita bagus ga berbelit², semangat kak
𝔦𝔳𝔞𝔫 𝔴𝔦𝔱𝔞𝔪𝔦: hallo kk apa kabar. mampir cerita baru ya kk. DERITA ISTRI KETIGA
total 1 replies
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
Kayak nya Amara suka sama Pak Johan
𝕸y💞Terlupakan ŔẰ᭄👏
apakah kisahnya Laras dan Adrean akan terulang lagi dengan Amara dan pak Johan ya
axelle
aku suka
⏤͟͟͞R◇Adist
hadewww beneran tamat nih???yakinnnn??????
ko g rela yakkk🥺🥺🥺🥺🥺🥺
udah bhagian semua yakk hadeewww ya udh lah manut otore ae🤣🤣..
sukses sellu buat karya2 nyaaa ...ditunggu ya next nopelnya🥰🥰🥰🥰🥰🥰
⏤͟͟͞R◇Adist: kirian SMA😅😅....udh fav
total 8 replies
⚞ል☈⚟ MymooN
bikin novel daren sm arsy donks
𝔦𝔳𝔞𝔫 𝔴𝔦𝔱𝔞𝔪𝔦: İnşallah y kk
total 1 replies
⚞ል☈⚟ MymooN
daren mksdnya
yuni kazandozi
waaaiiiit endingnya lsg hamil n sudah mau 7bulanan az nih,,kan baru ngidam ka,semoga ka othor n calon dedek bayi nya sehat selalu ya
𝔦𝔳𝔞𝔫 𝔴𝔦𝔱𝔞𝔪𝔦: Aamiin....makasih mbak Yuni
total 1 replies
Ara
loh loh koq tamat aja 😃
𝔦𝔳𝔞𝔫 𝔴𝔦𝔱𝔞𝔪𝔦: yuk kk mampir Judul baru Menjadi Istri Ketiga ceo
total 1 replies
Ithonk Imoetz
Extra part ya kaka thor ...😍😍
𝔦𝔳𝔞𝔫 𝔴𝔦𝔱𝔞𝔪𝔦: tunggu judul baru ya. NNT mau bikin cerita anak Abi si Tasya.
total 1 replies
N I A 🌺🌻🌹
wah tami lama ga absen sekalinya nongol langsung ending😂😂😂
tapi suka sama happy ending nya
penantian johan berbuah manis dan perjuangan amara juga berakhir bahagia, kalo daren arsy jng di tanya udah mati pajak dr kecil saling bucin😂😂😂😂😂
tq tami sukses selalu buat karya2 nya🙏🙏🙏
𝔦𝔳𝔞𝔫 𝔴𝔦𝔱𝔞𝔪𝔦: Tunggu cerita lainnya ya mbak. aku mau bikin cerita Tasya anak Abi. oh iya jgan lupa baca juga MENJADI ISTRI KETIGA CEO 😊
total 1 replies
⏤͟͟͞R◇Adist
kirian Arsy diculik ..ternyata wjwjkw
blendos
hadeeew Janjian lupa terus semis prang diajak panik, dasar daren
⚞ል☈⚟ MymooN
kk ketiknya jgn buru2 jd ada typo
delida
lanjuuuutttttt
N I A 🌺🌻🌹
yg satu somplak turunan bapak nya
yg satunya bucin maximal
btw daren kan ponakan tasya kok manggil kakak tami harusnya tante kan🤔🤔🤔 ato aku yg lupa ama silsilah klrg bueesarrr nya abi dan laras😂😂😂😂😂
⏤͟͟͞R◇Adist
si tasya paokkk ampun dahhh kombinasi antar utari dan abi jadinya geresk maksimal😀😂😂😂😂😂😂
N I A 🌺🌻🌹
si tasya beneran terbukti anak nya si abi😂😂😂😂
delida
lanjuuuuuttttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!