aku adalah gadis yg biasa saja hanya berharap cinta tulus......
apakah itu mungkin terjadi.....
cinta bertepuk sebelah tangan....
mungkinkah aku mendapat cinta yang sesunggguhnya atau hanya ada derita di cintaku....
perjalanku masih panjang dan berliku untuk mendapat cinta yang sesungguhnya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps24
setelah menyelesaikan adminitrasi rumahsakit. pak agus bergabung dengan dewi dan azza menunggu di depan ruang UGD. CEKLEK...
pintu di buka dan dokterpun keluar dari ruangan itu..
" siapa keluarga pasien dina" tanya dokter.
" saya gurunya dok. saya yg bertanggung jawab" jwb pak agus khawatir.
" saudari dina hanya dehidrasi dan kurang nutrisi. sepertinya pasien tidak makan dengan benar beberapa hari... ini saya kasih resep obat dan pasien bisa di ajak pulang karna sudah membaik..!!" ucap dokter dengan senyum karna melihat kekhawatiran pak agus yg berlebihan...
" terima kasih dokter... huh..." jawab pak agus.
pak agus menerima resep dan menyuruh dewi dan azza menemani dina sementara dia menebus obat ke apotik. sementara dewi dan azza sudah mengintrogasi dina dengan tatapan mereka...
" kenapa kalian menatapku seperti itu..." ucap dina lemah..
" aish... ayolah cebong... jangan bohong kamu ada masalah kan... kami sahabat mu coba kamu jelaskan..." ucap dewi pada dina.. yg di anguki oleh azza. dina pun menceritakan semuanya dari perubahan sikap hendra hingga kejadian dimana dina mendapat tamparan..
dewi dan azza menangis dan memeluk sahabat mereka. betapa menderitanya dina dalam pernikahanya. seandainya bisa dewi ingin mengajaknya pergi dari laki2 itu. tapi apa daya itu tak mungkin... tanpa mereka sadari pak agus mendengar cerita itu dia marah kenapa hendra berbuat seperti itu tapi dia pun ingin mengetahuinya dari hendra. akhirnya pak agus memutuskan untuk masuk ke ruangan..
" wah.... wah... kenapa ini kok pada nangis rame2 dan peluk2... bapak juga mau dong... di peluk.. hehehehe" canda pak agus.
" sini pak azza peluk...." ucap azza meretangkan tangannya.
" ah kalau kamu saya gak mau... saya maunya sama dewi... aja" tambah pak agus mengoda dewi. sementara dewi memerah mendengar kata pak agus.
" cie...cie... dewi" goda dina dan azza.
akhirnya kami kembali ke sekolah dan dina di perbolehkan pulang oleh guru BK, begitupun azza dan dewi yg juga menemani pulang dina. sementara pak agus harus mengajar...
" kita pulang kemana ini...?!" tanya dewi kepada dina yg sudah siap mengantar.
"kita pulang ke rumah pak hendra aja.. nanti kalau pulang ke rumah ortu bisa habis aku sama mas syam" jawabku pada dewi yg sudah siap mengantar. tak lama kami sampai di rumah..
mak siti heran melihat ku sudah pulang dan beesama teman2ku...
" lho... non kok sudah pulang... apa non sakit.." tanya mak siti yg menatap wajah pucat dina.
" iya mak... saya sedang gak enak badan... saya mau istirahat dan tolong buatkan minum biat temen2 saya ya mak...!!" jawabku ke mak siti. aku akhirnya mengajak 2sahabatku untuk ke kamar untuk beristirahat dan berbincang bincang...
sementara di tempat lain hendra dan agus sedang berbincang sambil menunggu murid mereka untuk berlatih,...
" gus... tadi habis ngajar jam pertama kamu kemana kok gak kelihatan... sampai selesai istirahat..." tanya hendra penasaran dengan agus.
"aish... aku ke rumah sakit.." jawab agus malas.
" kamu sakit... tapi.." tanya hendra binggung.
" bukan aku. tapi aku membawa murid yg kau hukum tadi pagi ada yg pingsan... apa kamu gak sadar?!" ucap agus sambil melihat hendra tajam...
" iya ya aku dari tadi tak melihat dina, azza dan dewi... memang siapa yg sakit" tanya hendra kebinggungan..
"dasar suami gak peka..." ucap agus sambil melempar pulpen yg di pegangnya..
hendra yg masih binggung dengan ucapan agus mencoba memahaminya...
" apa maksudmu..?!" ucap hendra..
.
mohon dukunganya ya😉😉😉
tpi bnyk tulisan yg salah
😭😭😭😭