Olivia Chalondra wanita cantik yang masih menempuh pendidikan SMA di salah satu sekolah favorit daerahnya harus menerima perjodohan dengan seorang pria bernama Abian Laksmana Nugroho seorang CEO muda, bertalenta dan berkharisma.
Setelah perjodohan selesai, Olivia dikejutkan dengan kepergian mama nya menuju kehidupan yang lain. Masalah demi masalah kian hadir, dari penghianatan dan kehilangan semua telah dilalui oleh Olivia dengan masalah yang terus menerus terjadi malah membuat keadaan rumah tangga Olivia dan Abian semakin membaik dan saling mendukung. Hingga tanpa mereka sadari Bumbu cinta telah hadir menemani.
-
Ada saatnya semua yang hilang akan digantikan dengan yang lebih baik berkali lipat, walau terkadang yang datang tidak akan pernah sama dengan yang telah pergi tetapi yang datang akan jauh lebih baik jika kita mau menghargainya, Aku Abian mencintaimu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwi.msari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ada Apa Dengan Hari Ini?
Oliv menatap Arga tidak percaya karena perbuatannya itu , ia sangat membenci Dinda beserta gengnya dan terutama juga Arga yang telah berani menamparnya didepan umum begini . Karena Olivia tidak mengetahui apa yang sebenernya terjadi ,kenapa para siswa semua seperti membully nya hari ini .
Olivia berlari meninggalkan Dinda dan Arga sambil mengusap air matanya yang telah menetes membasahi pipinya , Olivia berlari menuju kelasnya dan melihat sebuah Mading yang sangat dipenuhi oleh para siswa-siswi, Olivia menyusup untuk mengetahui apa yang ada di Mading tersebut dengan bersusah payah karena tempat tersebut sungguh padat dengan siswa maupun siswi sekolahnya . Ketika telah mendapatkan ruang untuk melihat ,Olivia langsung membulatkan matanya karena diperlihatkan oleh sebuah gambar dirinya bersama Abian didalam mobil yang seperti sedang melakukan hal tidak senonoh dan disertai tulisan yang buat Olivia semakin emosi .
Attention !!
Wanita ini yang kalian kira baik yang dan yang sangat kalian idolakan ,ternyata tidak sebaik yang kalian duga ,lihat saja dia sudah berani melakukan hal tidak senonoh dan juga hamil diluar nikah cihh menjijikan.
"Masih berani ya dia masuk sekolah"
"Gak punya malu banget"
"Gue kira baik ternyata j*lang"
"Menjijikan"
"Gue jijik liat muka nya , padahal nyokapnya baru meninggal tapi bisa melakukan hal seperti itu"
Ucap suara sumbang yang ada disekitar Olivia yang membuatnya semakin emosi dan mengambil kertas itu dimading dan merobeknya menjadi beribu bagian dan menatap mereka semua dengan tajam, dan segera berlari ke tempat yang sepi untuk menenangkan dirinya .
"Berapa satu jam nya Oliv?" Tanya seorang siswa dan diikuti oleh tawaan dari teman-temannya .
"Woi cewek murahan , kelakuan kek b*natang gak tau diri masih aja Lo berani nginjakkan kaki kotor Lo disekolah ini" ucap seorang siswa dengan keras
Ketika Oliv mendengarnya langsung memberhentikan langkahnya berputar balik menatap mereka ,ternyata dia tidak sanggup melawan mereka semua tanpa bukti saat ini , Oliv kembali memutar balikan tubuhnya dan berlari menuju gedung atas sekolahnya dan menangis sekuat-kuatnya disana .
...----------------...
"Kalian cari tau dulu berita ini benar atau enggak ,jangan langsung kalian semua telan mentah-mentah . Foto itu gak bisa membuktikan kalau Oliv benar melakukannya , kalian semua itu kalau mikir di pakai otaknya jangan buat pajangan aja didalam kepala Lo semua biar bisa berguna hidup Lo pada ,terutama Lo ya Arga gue akan buat perhitungan lebih berat sama Lo " ucap Mella dengan dengan kuat dan lantang di lapangan .
"Buat siapapun orang yang menyebarkan berita hoax ini , Lo salah cari lawan ban*sat" ucapnya lagi yang membuat seluruh siswa terdiam akibat bentakan dari Mella .
Dan Mella langsung pergi meninggalkan tempat itu dan berlari kekelas mencari keberadaan Olivia namun tidak menemukan Olivia sama sekali dan berulang kali Mella menelephon Olivia tapi tidak ada jawabannya , Mella ikut panik dan frustasi apa yang harus dia lakukan .
Bell pun berbunyi membuat Mella harus memasuki kelasnya dengan keadaan tidak dapat fokus akibat memikirkan keberadaan Olivia
Udah gue bilang jangan masuk sekolah , tapi Lo kenapa gak mau dengerin gue si Oliv , batin Mella
"Olivia chalondra " panggil pak Budi yang ingin memberikan hasil kelulusan sekolah padanya .
"Pak boleh saya yang mewakilkan Olivia?" Tanya Mella
"Kenapa diwakilkan? Emang olivia nya kemana?" Tanya pak Budi
"Udah kawin pak , cewek gak bener ya begitulah pak" ucap seorang siswa dengan tertawa jijik .
"Maksud kamu apa Tomi?" Tanya pak Budi
"Lo diem ya kalau gak mau berurusan sama gue " ancam Mella yang membuat Tomi tidak berani menghina Olivia lagi
"Olivia sakit pak , kasih saya aja" ucap Mella
"Oh iyaudah ini bapak titip sama kamu ya"
"Baik pak" ucap Mella
"Okelah kalian bisa membukanya ketika telah sampai rumah , bapak berharap kalian semua bisa lulus dan melanjutkan study ke jenjang yang lebih tinggi lagi , dan mewujudkan cita-cita yang kalian impikan ,dan sukses selalu " ucap pak Budi dan berlalu pergi meninggalkan kelas
"Mella berita hari ini benar ya? Saya gak percaya soalnya " ucap Amel
"Gak benar , bagus kalau Lo gak kemakan sama berita bang*at itu" ucap Oliv kesal dan berlalu pergi .
...----------------...
Oliv ingin sekali turun dan pergi dari sekolah ini tapi dia tidak memiliki keberanian dan kekuatan lagi untuk melawan mereka semua , mata Olivia sembab akibat menangis sedari tadi .
"Mama kenapa mereka jahat sama Oliv?"
"Dan kenapa mama udah pergi secepat ini, Oliv pengen cerita banyak sama mama ,Oliv gak sanggup ma" hiks hiks ucapnya terus berderai air mata .
"Ajak Oliv kesana ma ,kalau mama merasa lebih tenang disana Oliv juga pengen hidup yang tenang sama mama disana" hiks hiks
"Bian lu dimana?" Ucap Oliv pelan
...----------------...
Mella telah mencari keberadaan Olivia ke ruangan manapun yang kemungkinan ada Olivia disana ,tapi juga tetap tidak menemukannya . Hanya ada satu tempat yang belum di kunjungi Mella yaitu gedung atap sekolah , Mella langsung berlari menaiki tangga dan menuju kesana . Dan ternyata benar Olivia ada disitu dan langsung berlari memeluk Olivia .
Olivia tidak bergeming dari tadi walaupun mengetahui telah ada seseorang yang memeluknya ,dia masih seperti posisi awal memeluk kedua kakinya dan menangis .
"Oliv liat gue!!" Ucap Mella namun tidak ada jawaban dari Oliv
"Gue bakal selalu di sisimu, gue bakal bantuin Lo bersihin nama Lo dan menghancurkan orang yang ada dibalik semua ini " ucap Mella kesal
"Gak perlu ,anterin gue pulang aja Mel" ucap Oliv pelan tak berdaya
"Iya gue anterin pulang ya ,yok" ucap Mella sambil menuntun Olivia
...----------------...
"Mampus Lo ,ini belum seberapa Olivia " ucap seseorang dengan seringai lebar
"Ini baru permulaan , liat aja kedepannya bakal lebih parah dari ini gue sangat benci Lo dan seluruh kehidupan Lo , ngeliat Lo bernafas aja gue benci OLIV" ucapnya penuh amarah
"Lo bakal hancur ditangan gue , ingat itu hahaha" ucapnya sambil memanah sebuah foto Olivia dan tepat sasaran di kepalanya yang membuatnya semakin senang dan tertawa .
"Makan dulu non" ucap pembantu dirumahnya
"Letakkan saja disitu " perintahnya .
...----------------...
Setelah selesai Abian langsung menyetir mobilnya menuju pulang .
Drrttt....
Drrttt....
Abian meraba sakunya untuk mencari telephonnya
📞
"Hallo"
"Abian sini dulu kerumah ya kalau sudah pulang kerja" ucap seorang yang tidak lain adalah bunda nya .
"Emang ada apa bunda?"
"Sampai sini bunda kasih tau ya" ucap bundanya
"Oke bunda"
Sambungan telephon pun terputus yang membuat Abian memutar arah mobilnya karena ingin menuju kerumah bundanya untuk mengetahui sebenernya ada apa ,karena tidak biasanya bunda nya menjadi misterius begini .
salam kenal
mampir baca ya
salam di batas cakrawala