NovelToon NovelToon
Terjerat Pesona Tuan Muda Posesif 2

Terjerat Pesona Tuan Muda Posesif 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:166.3k
Nilai: 5
Nama Author: Person S

"Aku tidak tahu apakah keputusanku untuk menikah dengan dia adalah pilihan yang tepat atau tidak. Setelah menikah, sikap posesifnya ternyata semakin menjadi. Bahkan dia cemburu pada keluarganya sendiri. Tapi aku mencintainya" Kirana.

"Aku tidak ingin kehilangannya. Aku sangat mencintainya. Aku tidak akan membiarkan siapapun menyakitinya" Syam

Ini adalah versi ke dua dari Terjerat Pesona Tuan Muda Posesif. Jadi, sebelum membaca novel ini, alangkah baiknya Kamu baca versi 1 dulu ya.

Cerita ini hanya fiktif belaka ya, jadi tidak untuk diikuti atau ditiru. Semangat!
Happy reading🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Person S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 24 (Ciuman tak disengaja)

"Mama, Kirana boleh ikut Mama ke Singapura?" Tanya Kirana yang saat ini tengah menikmati makanan yang disuapi oleh Korina.

"Aku tidak mengizinkan" ucap Syam yang membuat Kirana langsung cemberut. Korina tersenyum lembut pada Kirana.

"Kamu belum sehat betul sayang. Lagipula Mama hanya sebentar disana. Setelah terapi Mama selesai, Mama pasti akan langsung pulang dan menemuimu. Ada Mama Sofi juga disini yang akan menemanimu" ucap Korina sambil memandang Sofi dengan senyuman lembut khasnya.

"Hmmm" ucap Kirana dengan wajah yang masih cemberut.

"Sayang" ucap Syam yang membuat Kirana langsung mengangguk.

"Iya sudah. Kapan penerbangan mama?" tanya Kirana.

"2 jam lagi sayang" ucap Korina sambil melihat jam ditangannya.

"Hmmm, ya sudah mama pergilah, Kirana tidak apa-apa kok, ada kak Syam dan mam Sofi disini" ucap Kirana.

"Iya sayang. Maafkan Mama ya" ucap Korina kemudian mencium kening Kirana dan berpamitan pergi.

"Hmmm" hanya itu yang bisa keluar dari mulut Kirana saat melihat kepergian Mamanya. Dia benar-benar tidak ikhlas. Tapi mau bagaimana lagi. Ini demi kesehatan mamanya. Dia tidak mungkin egois membiarkan mamanya kesakitan hanya untuk dirinya.

"Mama sehat-sehatlah" ucap Kirana dalam hati.

***

"Hey, apa yang Kau lakukan disini?" Tanya Justine saat melihat Gladis termenung sendiri di roof top rumah sakit.

"Hmmm, kau lagi" ucap Gladis sambil tetap fokus menatap jalanan dimana motor-motor sedang berlalu lalang menciptakan hiruk pikuk yang memusingkan.

"Apa kau budek atau tuli huh? ditanya malah diam saja" ucap Justine.

"Seharusnya aku yang bertanya, untuk apa kau disini? ini kan rumah sakit dimana aku bekerja. Bisa-bisanya kau disini. Apa kau mengikuti?"Tanya Gladis sambil menaikan alisnya.

"Untuk apa aku mengikutimu. Seperti tidak ada pekerjaan saja" ucap Justine. Walaupun dalam hatinya dia memang membenarkan apa yang diucapkan Gladis.

"Lalu untuk apa kau disini?" Tanya Gladis.

"Eeh, hmm, aku sedang menjenguk adikku" ucap Justine berbohong. Padahal jika menjenguk Kirana. Itu tidak mungkin. Karena Kirana sedang dirawat di rumah sakit berbeda.

"Aku penasaran, adikmu di rawat di kamar nomor berapa?" Tanya Gladis sambil memajukan wajahnya berusaha memojokkan Justine. Hal ini tentunya membuat jantung Justine berdetak lebih cepat dari sebelumnya.

Entah setan dari mana. Justine langsung memegang kepala Gladis dan menyatukan bibir mereka. Yang membuat Gladis membulatkan matanya dengan sempurna.

"Hmmm" Gladis berusaha meronta. Namun ternyata kekuatannya hanya 1% dari laki-laki kekar seperti Justine yang sering nge-gym.

Justine terus berusaha memperdalam ciumannya. Hingga membuat Gladis menyerah. Bahkan Gladis malah membalas ciuman itu. Cukup lama mereka pada posisi itu, hingga sebuah panggilan mengagetkan mereka. Yang membuat Justine mau tidak mau melepaskan tautan bibir mereka.

"Siapa sih yang mengganggu disaat seperti ini" gerutu Justine namun tetap menerima panggilan tersebut.

"Sebentar ya" ucap Justine sambil mengusap pipi Gladis lembut.

Gladis hanya terdiam. Sambil berusaha menetralkan dirinya. Dia masih belum mengerti apa yang terjadi barusan. Yups, itu adalah ciuman pertamanya. Dan ciuman pertamanya diambil oleh musuh bebuyutannya.

"Sial" ucap Gladis kemudian berlari meninggalkan Justine yang sedang menerima telpon.

"Iya Ma, Justine akan kesana" ucap Justine kemudian menutup panggilan.

Saat berbalik dia tidak menemukan siapapun.

"Kemana dia?" ucap Justine sambil melihat kesekeliling.

"Sepertinya dia kabur" ucapnya kemudian tersenyum sambil memegang bibirnya.

"Aku yakin itu adalah ciuman pertamanya" ucap Justine tanpa menghapus senyum diwajahnya.

-Bersambung-

1
RASENDRIA NARAYA
Luar biasa
Reza Indra
Lanjut Thor.. dn kisah Justine & Gladis hrs ada Lanjutannya.. jgn bikin penasaran.. jg kisah klrgs kecil Sysm & Kirana hrs berlanjut.. 👌👌🙏🏻🙏🏻
Reza Indra
gimana nich Thor.. ikut tegang.. 😥😥😥
Reza Indra
🤔🤔 alhamdulillah.. kira'in sdh brraakhir kisah kasih Justine & Glafis.. trnyata kerja'an si Rani ...d jaga dg baik Hubunfannya y Gladis.. krna Justine sangat menCintaimu.. 😘😘😘❤❤🧡❤❤😘😘😘😘👍🏻
Reza Indra
Ikut sedih nich.. knpa jdi begin Kisah Justine & Gladis.. 😥😥😥i
Reza Indra
🤔🤔🤔😥😥😥
Reza Indra
Knpa Rian tfk berubah.. rugi Alya memperjuangkan dg segala cara.. 🤦‍♀🤦🏼‍♀
Reza Indra
Semakin Mesra dn Gemes bacanya.. 😘😘😘🧡🧡❤🧡🧡👍🏻👍🏻👍🏻😘😘😘😘
Reza Indra
Jangan putus asa Jastine.. 😘😘😘
Reza Indra
Sedih dechh.., Semoga mama Korina akn merestui pada akhirnya.. ❤❤🧡❤❤😘😘😘
Reza Indra
Sweety ..., jgn menjaha jarak Gladis.. kasihan Jastine.. 😘😘😘
Reza Indra
Semakin Seru nich. 👍🏻👍🏻👍🏻❤❤🧡❤❤😘😘😘😘
Reza Indra
Semangat.. ceritanya bagus banGeeetTt.. 😘😘😘👍🏻👍🏻👍🏻❤❤🧡❤❤😘😘😘😘
Reza Indra
Semoga Hubungan Keluarga Syam & Jastine akn Baik² saja walau ada dendam.. dn Gladis berjodoh dg Jastine.. 😘😘😘❤❤🧡❤❤
Reza Indra
Bikin PenasaRaanNn.. 😘😘😘
Reza Indra
👍🏻👍🏻👍🏻❤❤🧡🧡❤❤😘😘😘
Reza Indra
bikin penasaraanNn.. jgn sampe' org² jahat mengganngu kebahaGiaan Syam & Kirana.. ❤❤🧡❤❤😘😘😘😘😘
Hyeon0_0
lanjut thor kisah justine sama gladis penasaran banget sama kelanjutan nya
Ersa
🌹
Indah Yuli
mauuuu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!