langsung di baca saja ya...🙏🙏
ini cerita sedikit menguras emosi karena banyak nya pelakor di dalam cerita ini....
Rania mendapati suaminya menghamili wanita lain saat dia masih dalam masa nifas sesudah melahirkan bayi mereka,akan kah Rania memilih bertahan atau malah bercerai???
ikuti kisahnya dalam novel ku Hasrat suamiku,jangan lupa tinggalkan jejak nya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zian hafiz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 23
Sedangkan Laila hatinya sangat senang saat ini karena Rania telah pergi dengan sendiri nya dari rumah Fajar dengan PD nya dia merasa akan menjadi nyonya di rumah besar ini...
malam hari ini Fajar pulang dengan keadaan mabuk,dia kesal pada dirinya sendiri yang tidak pernah bisa menahan hasratnya...
" mas....kamu kenapa?" ucap Laila yang melihat Fajar berjalan sedikit sempoyongan
" Pergi kamu, gara-gara kehamilan mu ini Rania pergi dari ku" bentak Fajar
" mas...bukan nya kamu sendiri yang bilang kalau sudah tak menginginkan Rania lagi,kenapa jadi menyalahkan ku" ucap Laila menangis
"sstt.....sial...aku tidak ingin anak itu" tunjuk Fajar lalu masuk kedalam kamar nya
Laila masuk kedalam kamar dan menangis
" aku tidak boleh menyerah,aku harus bisa mendapatkan hati mas Fajar,agar bisa segera menjadi nyonya di rumah ini" ucap Laila
***
seminggu berlalu Rania masih berada di apartemen Abi,Abi pun masih rutin mengunjungi nya...
" Ran...kamu mau bekerja di kafe?" tanya Abi
" mau bi,apapun aku mau asal bisa membawa Raziq dan mengirim uang pada orang tua ku" jawab Rania
" hmmm ..baiklah mulai besok kamu bekerja di Kafe teman ku" ujar Abi
" baiklah terimakasih bi" Rania tersenyum bahagia karena bisa bekerja agar secepatnya bisa mengurus proses perceraian nya dan Fajar
****
pagi ini Rania sudah berpakaian Rapi,dia menggendong Raziq untuk di ajak bekerja, sebenarnya Abi tidak tega melihat ibu dan Anak ini tetapi Rania bersikeras ingin bekerja akhirnya Abi memasukan di Kafe nya,dan menitipkan Rania pada orang kepercayaan nya...
" kenalkan dia Aditya,maneger kafe ini, sekaligus sahabat ku" ucap Abi memperkenalkan Aditya orang kepercayaan nya sekaligus sepupu Abi tapi Aditya tidak mengetahui kalau Rania istri dari Fajar dulu saat mereka menikah Aditya tidak sempat datang karena sedang ada pembukaan kafe baru Abi di luar kota,sampai saat ini pun Aditya belum bertemu dengan Fajar karena kesibukan mereka masing-masing...
" Rania..." ujar Rania menjabat tangan Adit
" dit,kamu bisa jelaskan apa saja pekerjaan Rania"
" untuk saat ini kamu hanya menjadi pengawas saja di kafe ini Ran,karena aku jarang berada di sini,masih banyak kafe lain yang harus aku pantau setiap harinya,untuk anak mu bisa di letakkan di dalam stroller bayi, ruangan mu di sana kamu bisa mengecek semua nya melalui CCTV" jelas Adit
" kenapa mudah sekali pekerjaan ku" batin Rania
" benar hanya itu pekerjaan ku?" tanya Rania tidak yakin
" ya..hanya itu" jawab Aditya singkat memandang ke arah Abi
" sudah..mungkin ini rezeki Raziq, bekerja lah,nanti malam aku jemput,tutup kafe jam 8" ucap Abi lalu pamit ke kantor,tak lupa Abi mencium pipi Raziq terlebih dahulu
Rania memulai pekerjaan nya hari ini,dia terasa bahagia memulai kehidupan baru nya
***
di sisi lain Fajar tiap hari nya mengamuk di kantor semua pekerjaan salah di mata nya
" jar.....apa lagi salah mereka?" tanya Pak Bramantyo
" kamu harus profesional jar,, jangan melibatkan masalah rumah tangga mu ke kantor,papa tidak mau bangkrut hanya karena kesalahan mu,kalau tidak becus biar Abi yang maju menjadi direktur" bentak pak Bramantyo lalu keluar dari ruangan Fajar
" aaargggg.....Abi lagi...Abi terus yang di banggakan,apa hebat nya dia" kesal Fajar
awalnya Fajar mengetahui kalau Abi menyukai Rania karena Fajar iri pada Abi dia lebih dulu mengungkapkan perasaan nya pada Rania padahal dia tidak mencintai Rania, padahal saat itu Fajar memiliki kekasih dengan tega dia mencampakkan kekasih nya karena cemburu nya pada Abi,Fajar merasa puas bisa menikahi Rania,pikir Fajar Abi akan hancur dan pergi meninggalkan Jakarta,dan Fajar bisa menguasai sendiri Perusahaan papa nya,tetapi pikiran Fajar salah justru Abi memilih menjadi wakil CEO dan menetap di rumah yang sama dengan Fajar...tetapi lama kelamaan Fajar benar-benar jatuh hati pada Rania,tetapi saat Rania hamil dia kembali lagi pada kebiasaan nya bermain perempuan,puncak nya saat Rania melahirkan Fajar berani bermain api dengan Ipar nya...
"kemana Abi membawa Rania pergi, tidak akan aku biarkan Abi mendapatkan Rania" batin Fajar mengeram kesal...
Laila juga hamil pasti ulah fajar
emang sih , dari awal gak ada wanita muslimahnya disini
apa Abi beneran gak tau kelakuan abangnya ya ...
kasian kamu Rania
istrinya lagi hamil tapi genjot juga wanita lain , zina lagi ...
pas Rania pulang dari kampung kerumah suaminya , eh ada Laila lagi hamil ...
ini si mertua mungkin tau kebejatan anak sulungnya...
semoga bangkrut beneran ....
ayo Aby beri perhatian terus untuk Rania ...
mau melahirkan normal ataupun SC sama aja , tergantung mengurus bayinya nanti ....
tapi pas negbaca kurang berasa ...
ini si Fajar selingkuh ...
saat Abi tau mungkin bakal di rebut kakak iparnya...