Ini novel pertamaku,kalau ada yang salah tolong di beri tahu ya..semoga kalian suka.
Jessica dan alice adalah sahabat baik sejak kecil,mereka selalu melakukan kegiatan yang sama setiap hari.
Tapi alice menyimpan perasaan pada kakaknya jessica,austin stave mereka saling menyukai hanya saja tidak bisa diungkap dengan kata.
Pada waktu yang sama kakak jessica yang lebih tua,jimmy stave juga menyukai alice,tapi alice tidak tahu kalau jimmy sangat menyukainya.
Suatu hari datang seorang wanita,dia ingin mengambil harta kekayaan milik keluarga staven dan juga dia ingin menghacurkan percintaan diantara mereka.
Mampukah alice mempertahankan cinta pujaan hatinya atau austin terlebih dahulu mengungkapkan cintanya pada wanita yang tidak tahu asal usulnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hruga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 23
Dua hari telah berlalu,jessica sudah dibenarkan keluar dari rumah sakit, dia sungguh tidak sabar ingin kembali kerumahnya.
Sedangkan austin bersama julia datang untuk menjemput jessica pulang kerumah mereka.
“Jes apa semua sudah siap?”
“Sudak kak,ouh ya kak austin dan kak julia kapan kalian menikah?” tanya julia penasaran.
“Kau anak kecil diam saja” austin mengetuk kepala jessica dengan pelan.
“Kecil apaan,aku sudah menjadi ibu,jadi aku sudah besar” ucao jessica dengan bangga.
“Ck,ayo kemas barangmu,daddy dan mommy sudah menunggu dirumah” sela kakaknya.
Jessica tertawa dan mengemas barangnya,austin dan julia membantu jessica membereskan barang-barangnya.
Jessica pulang sambil mengendong bayinya masuk kedalam rumah,kepulangnya di sambut mesra oleh pelayan yang berada disana.
Mereka jadi heboh melihat bayi yang sedang tidur lena dalam gendongan jessica.
“Nona muda apa bisa aku mengendongnya?” tanya salah seorang pelayan itu.
“Bisa ini” jessica memberikan anaknya pada pelayan itu.
“Imut banget dia,siapa namanya nona muda?”
“Iris stave” ucap jessica seraya tersenyum.
“Namanya sangat indah nona,semoga anak nona membesar menjadi wanita yang cantik” ucap pelayan itu.
“Makasih”
Jessica meninggalkan mereka dan menuju keruang keluarga,dia ingin duduk sebentar dan ntah kenapa selepas melahirkan dia terasa sedikit lelah.
“Apa kau baik-baik aja sayang” tanya rose yang datang dari arah belakang.
“I’m fine mom,but i want to rest” ucap jessica seraya merebahkan tubuhnya diatas sofa.
“Dimana iris?”
“Bersama para pelayan”
Pelayan itu berjalan mendekati jessica dan mengembalikan anaknya,jessica mengendong anaknya untuk membaringkannya di dalam kamar.
Setelah meletakkan iris jessica berjalan keluar kamar untuk makan siang,perutnya sudah lapar kerana dari pagi dia tidak memakan apapun.
“Mom aku lapar”
“Apa kau tidak memakan apapun sayang?”
“Tidak kak austin tidak mengajakku makan mom” jessica tersenyum.
“Kau juga tidak bilang kalau kau lapar jes” austin berjalan mendekati ibunya.
“Hehe maaf aku udah gak sabar mau sampai rumah,jadi gak merasa kalau aku tidak makan dari pagi”
“Yaudah mommy masak,kau mau makan apa?”
“Apa aja mom”
“Kau tunggu aja dimeja makan,jangan berjalan terlalu banyak sayang” ucap rose.
Jessica menanggukan kepalanya dan berjalan menuju meja makan,sedangkan austin duduk dihadapannya.
“Kak, kapan kak austin dan kak julia menikah?”
“Besok” jawab austin.
“Kak aku tidak bercanda”
“Empat hari lagi,emang kenapa?”
“Gak ada,aku gak sabar melihat kak austin memakai pakaian pernikahan” jessica tersenyum dengan manis.
Austin melihatnya dengan curiga,kenapa adiknya begitu bersemangat ingin dia menikah dengan julia?
“Apa kau rencanakan sesuatu?” tanya austin curiga.
“Sesuatu apa?”
Austin terus menatap adiknya dengan tajam,jessica terus tersenyum melihat pandangan kakaknya.
Rose datang menuju meja makan seraya membawa makanan untuk jessica.
“Mom punyaku mana?” tanya austin.
“Didapur banyak,ambik sendiri”
“Ck,jessica doang yang mommy ambilkan makanannya”
“Jes tidak bisa banyak berjalan”
Austin berjalan menuju dapur untuk mengambil makanannya sendiri,sedangkan jessica tertawa melihat kakaknya kesal.
“Hey ada apa ini,apakah kalian membuat pesta?” tanya staven yang datang bersama jimmy.
“Staven apa kau ingin makan?”
“Of course aku lapar”
“Mom aku sekali ya” ucap jimmy.
“Oke bentar”
Austin berjalan menuju meja sedangkan rose masuk kedalam dapur untuk membawa makanan untuk suaminya.
Saat rose datang membawa makanan,austin melihat ibunya membagi makanan pada kakaknya.
“Mom kenapa mommy membawa makanan untuk kak jimmy?”
“Loh emang kenapa?” tanga jimmy.
“Waktu aku minta mommy suruh ambil sendiri,kenapa kak jimmy mommy malah ambilin” tanya austin tidak senang.
“Ya ampun ini anak” rose kehabisan kata-kata.
Sedangkan jessica dan jimmy sudah tertawa melihat kecemburuan austin,staven hanya mengelengkan kepalanya melihat tingkah austin seperti anak kecil.
semangat terus kak
btw mampir juga di novel ku ya kak 👋
Terus up dan tetap berkarya 👍🏻