NovelToon NovelToon
Aura Story

Aura Story

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Contest / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Afria Lusiana

[Sequel dari Novel "My Poor Wife"]

"Dulu kau seenaknya acuh, mengabaikan rasa hingga membuat aku tersiksa. Kini, kau kembali dan meminta untuk mengulang segalanya. Maaf, bagiku cinta tidak sebercanda itu"

"Ra. Please, kita bisa mulai semua dari awal lagi" Ucap Kevin memohon.

"Nggak bisa kak Kevin. Karena semuanya udah nggak kaya dulu lagi"

_______________________________________

"Lupakan segala hal yang telah menyakitimu, dan bahagialah bersamaku" @Faris Ananda Putra.

Aura, pernah menyukai seorang senior di kampusnya. Namun, gadis itu di sia siakan begitu saja. Hingga saat Aura telah melupakan segalanya, dan memulai kehidupan baru dengan seorang yang mencintai Aura dengan tulus, Kevin tiba tiba datang kembali ke dalam hidupnya. Meminta untuk mengulang segalanya.

Apakah Aura akan goyah dan kembali bersama Kevin? atau bertahan bersama Faris, seorang pria yang tulus mencintai Aura?


Copyright © Afrialusiana.
Dont copy my story. Ingat dosa!!

Jangan lupa Follow ig Author @Afrialusiana

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Afria Lusiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terisak

"Minum dulu, nanti kepala kamu sakit. Jangan nangis terus, nggak ada gunanya juga. Dia bahkan nggak peduli sama sekali" Ucap seseorang yang baru saja datang di depan Tasya. Tangannya terulur memberikan sebuah minuman pada gadis tersebut.

Tasya mendongakkan kepalanya ke atas, gadis itu segera menghapus sisa air mata yang masih melekat di pipinya. Tasya menatap pria itu dengan raut wajah bingung.

"Kak Kevin bukan?" Tanya Tasya.

Pria yang benar adalah Kevin, tidak menyauti ucapan sepupu temannya itu. "Cowok brengsek kaya gitu nggak usah di perjuangin. Udah biarin aja. Nggak guna, buang buang waktu plus buang tenaga." Ucap Kevin ikut mendudukkan tubuhnya kursi besi di samping Tasya.

"Jawab dulu pertanyaan aku. Kamu kak Kevin kan? temannya kak Farrel? yang dulu sukanya sama kak Sabil? sampe nyakitin kak Aura?" Tanya Tasya tanpa jeda. Tasya jelas mengetahui segalanya. Apalagi saat Aura benar-benar galau berat ketika Kevin pergi.

"Iya, aku Kevin" Sahutnya singkat.

"Kenapa kak Kevin ada disini?" Tanya Tasya bingung.

"Aku tadi cuma nggak sengaja liat kamu di Cafe lagi berantem sama cowok, dan aku juga nggak sengaja denger percakapan kalian. Aku tau, kamu adik Farrel. Makannya aku ngikutin kamu sampe kesini karena aku takut kamu bakalan bunuh diri" Ucap Kevin menjelaskan.

"Aku nggak nanya itu. Aku nanya, kenapa kak Kevin bisa kembali lagi? Selama ini kak Kevin kemana aja?"

Kening Kevin tertaut. "Kenapa dia nanya seolah lagi mengintrogasi pacarnya? Gumam Faris dalam hati. "Kenapa kamu nanya gitu?" Tanya Kevin.

"Ya jelas. Kak Kevin udah bikin kak Aura sedih, dan sakit hati karena kak Kevin. Makannya aku nanya, aku butuh penjelasan"

"Kenapa jadi dia yang butuh penjelasan?" Lirih Kevin dalam hati.

Kevin tak menyauti pertanyaan Tasya. Pria itu yang kini memakai sweetwer hitam itu hanya diam sembari menatap lurus ke depan seolah memikirkan sesuatu.

"Aku nggak ngerasa nyakitin siapa-siapa. Aura juga bukan pacar aku. Jadi kenapa kamu bisa ngomong kaya gitu sama aku?" Sahut Kevin tanpa merasa bersalah. "Lantas, apa masalahnya jika aku pergi?" Sabung Kevin.

"Cih, dasar ya laki-laki" Tasya tersenyum miring. Gadis itu menatap Kevin dengan tatapan kesal dan tidak suka. "Ternyata semua cowok sama aja ya. Egois, cuma mikirin diri sendiri, nggak punya perasaan dan hati nurani tau nggak?" Sambung Tasya kemudian.

"Kamu kenapa jadi marah sama aku? Yang salah itu pacar kamu, eh mantan kamu. Bukan aku.!" Sahut Kevin tak terima saat Tasya justru kini menyalahkan dirinya.

"Iya, dia memang salah. Dan aku lihat kak Kevin nggak ada bedanya sama dia. Aku tau, kak Kevin bukan pacar kak Aura. Tapi seenggaknya kak Kevin tau kalo kak Aura punya perasan sama kak Kevin. Seenggaknya kak Kevin tau kalo kak Aura menyukai kak Kevin. Tapi kak Kevin nggak bisa sedikit aja berbaik hati pada dia."

"Padahal kak Aura gadis yang baik, tapi kak Kevin tega melukai hati Kak Aura. Aku juga tau kak Kevin juga suka sama kak Sabil. Tapi kak Kevin harusnya sadar, kak Sabil sampai kapanpun nggak akan bisa kak Kevin miliki. Kak Kevin udah nyia nyiain orang yang tulus sama kak Kevin. Apa susahnya sih membuka hati untuk kak Aura?"

"Oh, oke. Mungkin perasaan memang nggak bisa di paksakan. Tapi seenggaknya kak Kevin menghargai perjuangan kak Aura selama ini. Sedikitttt aja. Kak Aura bahkan masih nungguin kak Kevin di hari wisudanya. Dia nggak pernah maksa kak Kevin juga suka sama dia. Tapi kak Aura cuma pengen kak Kevin bersikap baik sama dia. Itu aja udah cukup, tapi kak Kevin justru ngilang gitu aja."

Kevin hanya diam mendengar ocehan Tasya yang panjang lebar. Jujur saja, pria itu sedikit merasa bingung. Disini yang sedang bermasalah adalah dirinya dan mantan kekasihnya. Tapi mengapa justru Kevin yang jadi imbasnya? Fikir Kevin seperti itu. Namun, pria itu berusaha untuk memaklumi, mungkin ini adalah efek dari patah hati.

***

Setelah beberapa saat terdiam, Tasya akhirnya berdiri. "Udah ah, aku mau pulang" Tasya hendak berjalan meninggalkan Kevin disana. Namun Kevin justru menarik tangan Tasya kembali.

"Biar aku anterin kamu pulang" Ucap Kevin.

"Nggak mau, aku nggak mau dekat-dekat sama laki-laki jahat dan nggak punya hati kaya kak Kevin" Ketus Tasya menepis tangan Kevin dan kembali melanjutkan langkahnya.

"Tasya, ini udah malam. Aku akan nganterin kamu pulang"

"Enggak, nggak usah!" Tolak Tasya mentah mentah. Gadis itu masih terus berjalan dan hendak menyebrangi jalan. Hingga....

"Tasya awas..."

Jantung Tasya berdetak kencang. Gadis itu kaget saat Kevin tiba-tiba menarik dan memeluknya ke pinggir jalan. Nafas Kevin juga terpacu cepat saat pria itu berusaha menyelamatkan Tasya dari sebuah mobil yang hampir saja menabrak gadis tersebut.

Tasya perlahan mendongakkan kepalanya ke atas. Gadis itu menatap Kevin dengan raut wajah datar. Sungguh, jarak mereka saat ini begitu dekat.

"Udah aku bilang. Suasana hati kamu itu lagi nggak baik. Fikiran kamu belum tenang dan masih nggak fokus. Jangan pulang sendiri, bisa bisa kamu kena bahaya. Untung aja kamu selamat. Jangan bandel, kalo Farel tau, dia pasti marah besar. Cepat, aku akan anterin kamu pulang"

"Tapi..."

"Nggak usah pake tapi..."

Sesungguhnya Tasya juga merasa ketakutan. Benar yang dikatakan Kevin. Gadis itu sebenarnya sedang merasa tidak baik. Tasya bisa saja lebih celaka karena tidak fokus jika Kevin meninggalkan dirinya. Sejujurnya gadis itu juga merasakan, bahwa hatinya sangat kacau. Aura bahkan sebenarnya tidak tahu harus kemana dan bahkan harus berbuat apa. Hingga akhirnya gadis itu terpaksa mengikuti tawaran Kevin.

***

Tasya dan Kevin kini sudah berada di dalam mobil. Memang, sebelum menghampiri Tasya di taman, Kevin sudah memarkirkan mobilnya terlebih dahulu di seberang sana.

Sedari tadi, Tasya tidak lagi berbicara. Gadis itu tidak lagi mengoceh. Ia hanya diam, memfokuskan pandangan ke samping. Menatap jalanan dengan tatapan sendu. Bayangan Alvin kembali menari-nari di fikiran Tasya. Tasya bahkan berharap ini semua hanyalah mimpi. Karena sungguh, Tasya masih belum bisa menerima kenyataan. Kenyataan akan kehilangan Alvinnya, cintanya, dan pangerannya dari masa SMA.

"Kalo mau nangis, nangis aja. Nggak usah di tahan" Ucap Kevin sesekali melirik Tasya ke samping.

Seketika, tangisan Tasya memecah keheningan di dalam mobil. Gadis itu terisak. Kevin mengulurkan tisyu pada Tasya, kemudian kembali fokus akan kemudinya. Sepanjang perjalanan, Kevin membiarkan Tasya melepaskan segala sesak di dadanya.

.

.

.

Jangan lupa vote yang kenceng ya. Makasih yang udah selalu setia nunggu aku up dan udah ngasih semangat. Love you💕💕

1
Ana
aku ngerasa ikut sakit rasanya 😢😢nyesek banget padahal ka Faris yang ngerasain
Yume Nijino
keren thor best banget, the rill, the best 👍💯
Yume Nijino
parah keren tutor dong, aku bikin sepi bah 😭
Ilan Irliana
enk'y di cintai drpd mncntai..
Haslinda
nah gitu dong thor kan sma2 bahagia,,,faris ama aura bahagia,author yg buat bahagia dan lbih bahagia lgi para pmbaca✌️😄
Haslinda
thor buat faris sembuh titik gak pake koma krn kesembuhan faris ada di tangan author bukan di tangan siapa2 gak adil nih klw gini ceritanya
Haslinda
wahwahwawh thor sungguh tega skali anda knp faris di kasi lumpuh sih gara2 nolongin aura sungguh terlalu udah sakit di hati tambah fisik jg terluka
Haslinda
pasti yg udah baca bab ini pada nangis smua kyak aku skrg😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭sakit thor
Haslinda
kan aku bilang jg apa pasti ada masalah perasaan aku gak enak baca bab sebelumnya pasti faris liat aura pelukan ama Kevin pas di cafe jdi slah paham deh
Haslinda
semakin pindah ke bab yg selanjutnya kok perasaan aku gak enak yah thor,,,mudah2an gak terjadi apa2 yah thor ama faris dan aura gak rela aku klw mereka gak bersatu
ceritanya sangat menarik
Siti Chotimah
faris ngidam tuh...aura hamil tp blm sadar
Siti Chotimah
itulah cinta...saling melengkapi kekurangan yg ada pada pasangan,saling menyayangi tanpa tapi....semangat thor
Siti Chotimah
giiillaaa...dalem bangetz thor. tisu mana tisu....mewek ini mah
Siti Chotimah
jgn biarin Aura sedih lg thor. Faris jg jgn bgtu,jgn selalu berkorban utk orla. Faris jg harus bahagia bersama org yg dicintai n disygi nya.
Siti Chotimah
penyesalan selalu dtg belakangan klu di depan namanya pendaftaran...hehehe
Siti Chotimah
dengan jarak jauh diantara mereka tanpa tatap muka,tegur sapa bisa jd rasa itu akan tumbuh di hati AURA. Rasa cinta n syg yg blm disadari nya.
Siti Chotimah
beda usia mah gk masalah yg penting bisa saling mengisi kekurangan dgn kelebihan msg",memahami,memaafkan,menyayangi dgn tulus. dewasa itu bkn dr usia tp bgmn cara seseorang dlm menyikapi masalah.
Parsiyah Goepang
ggggggggggfughmguduuugugfugfugt
gugfuugufggufug.sugkdysuafmfy
Titin Kahar
Aura coba buka hati ke Kak Faris dia baik jangan nanti menyesal di belakang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!