della seorang anak gadis berusia 10 tahun yg tidak pernah merasakan kasih sayang orang tua nya karena kemiskinan memaksa orang tua nya mnjdi TKI sejak dia berusia 6 tahun dia mengurus diri nya sendiri malang nya kedua orang tuanya meninggal karena sebuah kecelakaan waktu bekerja dan della yg malang pun tidak memiliki saudara dan kemudian della diasuh oleh sepasang suami istri yg kebetulan adalah tetangga nya karna sepasang suami istri ini tidak memiliki anak della dijadikan anak angkat mereka, sepasang suami istri itu memperlakukan della layak nya putri kandung mereka sendiri namun hanya bertahan selama 4 tahun kemalangan pun kembali terjadi saat della berusia 14 tahun ayah angka nya meninggal karena penyakit jantung selang waktu 1 tahun ibu angkat nya pun meninggal karena penyakit kangker,,, della yang berusia 16 tahun itu kembali menjadi seorang anak yatim piatu,, setelah pemakaman ibu angkat nya della pun pulang siapa sangka adik dari ibu angkat nya menyalahkan nya atas kematian ibu angkat nya dan mengambil alih semua aset keluarga kemudian mengusir nya keluar dari rumah tanpa belas kasihan,, della yg sangat sedih tidak tahu harus kemana dan dia terus berjalan menjauh saat itu hujan pun turun seakan ikut merasakan kesedihan dan kemalangan yg menimpa kehidupan della setelah berjalan cukup jauh della melewati jembatan karena rasa putus asa nya della pun memutuskan untuk bunuh diri,, dia bergumam didalam hati sambil memejamkan matanya andai saja didunia ini ada kehidupan yang selanjutnya dia berharap bisa memiliki keluarga yg menyayangi nya dan mencintai nya dia sangat ingin merasakan sebuah keluarga yg bahagia.. lalu dia pun menjatuhkan tubuh nya kedalam air.....
siapa sangka dia mengalami perjalanan waktu dan kembali ke jaman kerajaan dan menjadi seorang putri yang sangat cantik dan disayangi oleh raja dan ratu...
mau tau bagaiman kelanjutan cerita nya baca terus ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
penuh dengan orang orang munafik
"oke itu memang salah ku tidak menyadari kedatangan adik kecil ku ini.. aku minta maaf sekarang apakah adik kecil ku tidak akan memaafkan kaka nya ini" warta meminta maaf sambil pura pura menjijit telinganya sendiri
...."hmmm baiklah aku akan memaafkan kaka asalkan kaka ceritakan pada ku apa yang membuat kaka melamun sendirian disini..!"
warta terdiam sesaat saat mendengar perkataan adik nya itu dia bingung harus kah dia menceritakan yang sejujurnya pada widia bahwa wanita yang selama ini dia cari sekarang berada sangat dekat dengan nya dan ternyata wanita itu bukan lah gadis desa biasa melainkan tuan putri dari kerajaan Kotawaringin dan calon istri paman nya sendiri saat memikirkan itu warta tahu dia tidak mungkin merebut calon istri dari paman nya sendiri dan warta memutuskan untuk menyembunyikan kebenarannya dari adik nya itu karena dia tahu jika adik nya itu sampai tahu kebenaran nya dia pasti tidak akan tinggal diam dan hanya menjadi penonton....
...."kaka kamu melamun lagi sebenarnya apa yang sedang kamu pikirkan" widia berbicara sambil menarik sebelah tangan kaka nya itu
"maafkan kaka adik kecil ku, aku tadi hanya sedang memikirkan bagaimana cara agar bisa menemukan bandit yang telah menyerang raja Kotawaringin dan putrinya ayahanda mempercayai ku untuk mencari pelaku nya,, jadi aku hanya berpikir bagaimana cara nya aku bisa menemukan pelaku itu aku sedikit takut jika mengecewakan ayahanda dan tidak bisa menemukan pelaku nya,.." warta kembali mengusap lembut kepala adik nya itu
"kaka tenang saja aku yakin kaka pasti menemukan pelaku nya, kaka sangat hebat makanya ayahanda mempercayai tugas penting ini kepada kaka jadi kaka harus semngat okey...!!! kaka ku yang terbaik dalam segalanya pasti kaka akan berhasil lihat saja nanti"" sesudah widia berkata itu dia menunjukkan senyuman nya yang paling cerah untuk menyemangati saudara nya itu, meskipun sebenarnya dia tahu kalau kaka nya itu sedang membohongi nya agar dia tidak merasa cemas dan dengan kemampuan kakanya itu mencari pelaku sebenarnya dibalik para bandit itu seharusnya tidak lah sulit untuk kaka, tapi dia sengaja mengarang cerita itu agar aku tidak terlibat dengan hubungan cinta nya yang berantakan karena tidak hanya paman yang begitu menyayangi kaka tapi kaka juga begitu menyayangi paman meskipun begitu kaka maafkan aku, aku tidak bisa membiarkan mu kehilangan cinta pertama mu aku akan membantu mu untuk berbicara dengan paman aku yakin paman pasti akan mendengarkan ku dan aku juga yakin pasti Paman juga tidak ingin kaka menyerah dengan cinta kaka setelah paman tiba di kerajaan aku akan langsung menemuinya dan memohon agar dia membatalkan pernikahan nya dengan putri aurora untuk mu...
melihat senyum widia yang menyemangati nya hati warta yang tadi nya dingin bagaikan es pun perlahan menjadi hangat, "ya ya yaa aku akan semangat dan tidak akan mengecewakan adik kecil yang sudah menyemangati ku ini" kali ini pun warta kembali mengusap kepala adik nya itu tapi dia kali ini sedikit jahil dia membuat riasan rambut widia berantakan
widia menyadari rambut nya yang dibuat berantakan oleh kaka nya pun mulai berteriak, ....."aaaaaaaaaaaaaaaaa kaka hentikan kamu merusak hiasan rambut ku kamu akan membuatku terlihat jelek"
"ha ha ha haa saat ini pun kamu sudah terlihat jelek, adik ku yang jelek ha ha ha ha" warta tertawa mendengarkan raungan adik nya itu warta terus menjahili adik nya itu dan mereka pun saling kejar kejaran di taman, warta sejenak melupakan dilema nya karena asik menjahili adik nya...
"aaaaaa kaka kamu semakin membuatku jengkel...."" walau widia berkata begitu tapi jauh didalam hati nya dia merasa bahagia bisa melihat kaka nya tertawa lepas dan sedikit melupakan kegalauan yang ada dihati nya
Disaat yang bersamaan dikamar putri aurora dia terus menangis dia merasakan sakit yang begitu dalam dihati nya dia mengurung dirinya sendiri dan menangis setelah kembali dari taman dia sulit menghentikan air mata nya seakan tidak bisa berhenti untuk mengalir....
______Keesokan hari nya_____
widia tidak kembali ke paviliun nya kemarin jadi dia tinggal di istana karena hari ini juga pesta masih dilangsungkan tapi selain karena pesta alasan utama widia tidak kembali ke paviliun nya karena dia takut saat dia berada di paviliun paman nya kembali dan tanpa mengetahui apapun dia langsung menerima perjodohan antara paman dan putri aurora jika itu sampai terjadi maka kaka akan benar benar hancur, widia tidak bisa melihat kaka nya mengalami kehancuran karena tidak bisa mendapatkan gadis yang dia cintai,, widia melakukan ini bukan karena dia tidak menyukai paman nya tapi menurut widia paman nya juga tidak mungkin membiarkan satu satunya keponakan laki lakinya menderita karena paman tipe laki laki yang menyayangi keluarga nya.....
widia mulai gelisah dan dia berbicara sendiri didalam hatinya "kapan paman akan kembali ini sudah hari ke 2 pesta diadakan esok juga akan diadakan repsesi kaka putri dewi dengan raden surya tapi kenapa dia belum juga kembali apakah dia mendapatkan masalah diperjalanan, semoga itu tidak terjadi huft.. paman cepatlah kembali aku sungguh sangat tidak betah berada lama lama di istana berada disini sungguh membuat ku sesak bernafas melihat begitu banyak orang orang yang bermuka dua dan aku sangat jengkel saat terus bertemu dengan adesa itu dia selalu membuat rencana jahat untuk mempermalukan aku, tapi yang semakin membuatku jijik dengan wanita itu dia segera memasang topeng palsu nya dan berlagak polos dan lemah sehingga orang orang akan simpati pada nya huh sungguh rasanya aku ingin merobek topeng palsu nya itu dan menunjukkan pada semua orang wajah asli dibalik topeng senyum palsu yang penuh dengan kemunafikan itu aku sungguh muak dan tidak menyukai wanita ular itu..." ucap widia dalam hati sambil melihat adesa yang sedang berdiri dan berbincang dengan beberapa putri dari kerajaan tetangga untuk menjilat mereka dan dia lagi lagi menunjukkan senyuman nya yang penuh dengan kemunafikan itu
widia yang dari tadi duduk di ruangan pesta pun merasa sangat bosan, jadi dia berencana ingin pergi ke taman istana untuk berjalan jalan mencari udara segar dan menjauhi keramaian yang dipenuhi orang orang yang penuh dengan tipu muslihat karena della dan widia adalah 2 orang yang sama tidak terlalu menyukai keramaian, jadi tidak pernah ada orang yang menyadari bahwa widia yang sebenarnya sudah meninggal dunia dan yang sekarang berada ditubuh widia saat ini adalah della,, widia pun segera memberi hormat sembari berpamitan kepada yang mulia baginda raja dan yang mulia ratu..
"panjang umur ayahanda, panjang umur ibunda, hamba mohon ijin pergi sebentar ke taman untuk mencari angin disini sedikit terasa panas" widia berbicara dengan sangat sopan dan sedikit menundukkan kepala nya
"ya pergilah anak ku"
..."ya pergilah putri ku" ujar yang mulia baginda raja dan yang mulia ratu menyetujui permintaan putri widia
widia pun memberi hormat kembali kepada para raja raja yang berada diruangan itu sebelum dia meninggalkan ruangan,.. setelah selesai widia dan para pelayan nya pun pergi dari ruangan itu untuk berjalan jalan ke taman istana,, setelah berkeliling secara tidak sengaja widia melihat putri aurora yang sedang duduk dibatu tepi kolam tempat dimana dia melihat kaka nya dan putri aurora berdebat kemarin, tanpa ragu widia pun mendekati putri aurora dan menyapa nya...
"hormat kepada yang mulia putri aurora dari kerajaan kotawaringin" ucap widia saat berada disamping putri aurora, yang menyadarkan aurora dari lamunan nya aurora pun segera berdiri dan langsung memberi hormat kembali "..hormat hamba kepada yang mulia putri, tolong maafkan ketidak sopanan hamba yang tidak langsung menyadari kedatangan putri" aurora berbicara dengan sedikit menundukkan kepalanya dia tidak jelas melihat wajah widia kerena dia langsung memberi hormat dan meundukan keplanya dia juga terlihat sedikit pucat karena dia terus menangis dan hampir tidak tidur tadi malam, itu juga penyebab dia hari ini tidak menghadiri acara didalam istana dan memilih menyendiri di taman
...."tidak perlu terlalu sungkan putri aurora seharus nya saya yang harusnya meminta maaf kepada yang mulia putri karena datang hingga membuat putri kaget dan mohon maaf karena saya mengganggu putri aurora saya harap yang mulia putri bisa berkenan memaafkan kelancangan saya ini" ucap widia dengan penuh hormat
Terimakasih sudah menyajikan imajinasi yg keren thor. Semangat berkarya