NovelToon NovelToon
Mantan Istriku Kembalilah

Mantan Istriku Kembalilah

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Patahhati / Perjodohan / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Sinopsis.

Seorang Wanita muda yang baru lulus kuliah bernama Kasyaira yang mempunyai kehidupan bahagia, hancur ketika menikah dengan CEO sebuah Perusahaan Multinasional yang bernama Randika Pramudita.

Sebenarnya Kasyaira sudah lama mencintai Randika meskipun Randika tidak mengetahuinya dan Kasyaira sangat senang bisa menikah dengannya. Tapi sayang setelah dimanfaatkan, Kasyaira dipaksa bercerai dan dibuang begitu saja.

Beberapa tahun kemudian, Kasyaira yang dulunya naif dan lugu serta dianggap belum dewasa oleh Randika. Disaat mereka bertemu kembali, mantan istrinya itu berubah menjadi wanita dewasa yang sangat cantik serta pintar.

Sedangkan Randika sendiri sudah mempunyai Istri lagi, yang dimana saat dia bercerai dengan Kasyaira, langsung menikah kembali. Randika menikah dengan wanita yang sangat dicintainya, sebelum dia menikah dengan Kasyaira.


Semoga Suka Ya 🥀🥀🥀

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.22 Perasaan Bersalah.

Perusahaan Pramudita.

Randika sedang memejamkan matanya dan bersandar di kursi kerjanya yang mahal, kepalanya sangat sakit. Sudah satu jam sejak ia datang ke Perusahaan, tapi dia masih belum mulai bekerja.

Randika merasa dirinya sangat bersalah kepada Alise, saat menikah dia pernah berjanji kepadanya dia akan menjaganya dengan baik.

Randika sedang memikirkan kembali semuanya dan berniat akan mengakui saja kepada Alise, lalu memohon maaf bahkan dia akan bersujud jika diperlukan.

Ketika Randika sudah membulatkan tekadnya, tiba-tiba pintu kantornya terbuka tanpa terdengar ketukan.

Siapa lagi kalau bukan si biang heboh, Raka Dirga.

Raka mengenakan setelan jas dengan gaya kasual yang berwarna biru muda, di dalamnya dia mengenakan kemeja putih. Tapi dia tidak memakai dasi, ini semakin menunjukkan dirinya yang serampangan dan tidak serius.

Tinggi badan Raka 180cm, dia memiliki potongan rambut yang sedang tren saat ini, wajahnya yang tajam sering menunjukkan senyumannya yang tidak serius.

"Hei! bisakah mengetuk pintu dulu, kamu selalu saja berbuat seenak jidatmu!" Randika mengomel.

"Ada apa?" Tanya Randika kesal.

Semuanya berawal dari Raka sehingga akhirnya semua tragedi itu terjadi, kalau saja dia tidak kabur dengan seorang wanita dan meninggalkannya sendirian semua pasti tidak akan seperti sekarang.

"Tentu saja ada masalah dan masalah ini berkaitan denganmu!" Kata Raka.

"Masalah apa yang berhubungan denganku?" Randika sama sekali tidak tertarik.

"Kakak ipar Alise menyuruhmu berlutut di papan cuci baju tidak?" Raka berkata sambil duduk di kursi tamu acuh tak acuh dan menatap Randika penasaran.

Semalam saat Raka dan seorang wanita cantik sedang 'berperang sengit' di ranjang, Direktur Mulyono menelepon. Di dalam telepon pria itu berkata jika Randika membawa pergi seorang wanita.

Saat Raka mendengarnya dia langsung merasa heran, karena Randika terkenal sebagai pria baik-baik. Sikapnya terhadap Alise tidak dapat di ungkapkan dengan kata-kata lagi, dia sangat menyayanginya. Bagaimana mungkin Randika berpikir membawa pergi wanita lain, apakah tidak salah?

Setelah Raka mendapat telepon dari Direktur Mulyono, tiba-tiba Alise meneleponnya. Saat itu Raka merasa panik, karena pasti telepon itu untuk mengecek Randika.

Setelahnya demi melindungi Randika, Raka buru - buru memerintahkan Direktur Mulyono dan yang lainnya yang hadir di sana, untuk tidak membocorkan masalah Randika. Jika sampai bocor maka siapapun yang membocorkannya, ia mengancam jangan harap bertahan di dunia bisnis lagi.

Dengan pengalamannya dengan banyak wanita, Raka tahu meskipun Alise ini terlihat lemah lembut dan pengertian. Tapi dia pasti memiliki banyak siasat, jika tidak bagaimana mungkin Randika dapat bertekuk lutut selama bertahun-tahun.

Jadi pagi ini Raka cepat-cepat ke Perusahaan Randika, takut alibi mereka berdua nanti tidak sama. Tapi melihat Randika yang biasa saja, Raka langsung tahu sepertinya tidak terjadi masalah besar dan Raka merasa lega.

Bukankah sahabat sepertiku tidak ada duanya? Raka memuji dirinya sendiri.

"Berlutut di papan cuci apanya? Jual saja perhiasanmu dengan baik!" Randika tidak mengangkat kepalanya dan sibuk menandatangi dokumen.

"Perhiasanku, para wanita itu berebut menginginkannya. Kamu tidak perlu mengkhawatirkan hal ini!" Raka mengangkat bahunya.

"Randika, semalam saat Kakak ipar Alise meneleponku dan menanyakan keberadaamu. Kamu tahu aku sedang 'berperang sengit' dengan wanita sexy dan aduhai, tapi harus terhenti karena setelahnya aku menjadi kehilangan minat! Haisss!" Keluh Raka.

"Raka! Apa sebenarnya yang ingin kamu katakan?!" Tiga garis hitam muncul di dahi Randika.

"Aku hanya ingin bertanya apakah kamu ketahuan?" Mata Raka memancarkan tatapan aneh.

"Tidak!" Ketika menjawab Randika melemparkan pena ke atas meja dengan kesal.

"Oh! Baguslah jika tidak ketahuan!" Seru Raka merasa lega.

"Kata Direktur Mulyono, semalam kamu membawa seorang wanita pulang. Lalu? Apa yang terjadi antara kalian? Bagaimana rupa wanita itu? Cantik tidak?" Seberondong pertanyaan dari Raka karena kepo.

Wajah Randika berubah menyeramkan.

"Pergi!" Katanya kesal.

"Astaga! Apakah reputasimu yang berintegritas suami setia sudah tidak dapat dipertahankan lagi?" Raka tidak mendengarkan Randika terus saja berceloteh karena dia merasa mendapatkan kesempatan untuk meledek Randika. Meskipun dia tahu apa yang terjadi, tapi dia tidak akan melepaskan Randika dengan mudah.

"Raka! Jika tidak ada urusan lagi, Pergi!" Geram Randika.

"Randika, jangan seperti ini. Aku hanya ingin mewawancarai keseluruhan kejadian, sekarang bagaimana perasaanmu?" Raka sama sekali tidak perduli dengan wajah Randika yang tidak suka.

"Pergi!" Sekali lagi Randika memerintah.

Randika mengatakannya dengan menatap dingin Raka untuk memperingatinya, jika dia masih tidak keluar Randika akan memanggil satpam untuk melemparnya keluar.

"Hahahahaha..." Raka hanya tertawa mendengarnya.

Hidupnya hanya untuk bersenang-senang. Dan menurutnya sekarang menggoda sahabatnya ini, sangatlah menyenangkan.

"Baik, baik. Aku tidak akan bertanya lagi." Raka mengangkat tangan tanda menyerah tapi masih saja tertawa.

"Randika, masalah ini biarkan berlalu saja. Kelak aku tidak akan mengungkitnya lagi, dan juga aku sudah mengingatkan Direktur Mulyono dan yang lainnya untuk menutup mulut mereka. Asalkan kamu tidak membuka mulutmu sendiri, Kakak ipar Alise tidak akan menemukan apa-apa." Ucap Raka.

"Alise sangat mempercayaiku, dia tidak mungkin memeriksanya sendiri. Sebaliknya aku sendiri lah yang merasa seharusnya berkata jujur dan mengaku padanya." Randika menarik nafas dalam.

"Ya ampun, Randika. Kamu jangan melakukan hal itu! Tolong jangan mengaku kepada Kakak ipar, jika tidak hidupmu akan berakhir!" Raka berteriak sambil menepuk jidatnya.

Randika hanya menatap Raka tidak mengerti, dan Raka balik menatap Randika sambil menggelengkan kepala.

^Bersambung^

1
Dodoi Memey
lanjutkan Thor cerita yg baru keren banget karyamu
Dodoi Memey
author keren banget
Hariyanti
egois😏😏😏kamu kotor dan menjijikkan tp mengharapkan suamimu bersih dan setia😏😏
Mei Saroha
kenapa ngga ditendang aja Kas. tadinya ud marah2 koq bisa langsung kalem gitu?
Mei Saroha
janda semakin mempesona 🤭
Suky Sukeni
aq susah focus dan bingung alur ceritanya,tp lanjut
Rere💚: Cari yg lain kak 🤭
total 2 replies
Selvi -
lanjut thor.. orang yg ga suka belom tentu klo nulis bisa sebgus ini... jangn bisanya cuma menjelekkan saja dong...
Erna Wati
makan tu cinta matimu
Erna Wati
terlambat sudah kau menyadari nya
Erna Wati
sakit kan rasai /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Erna Wati
ini baru seru terimakasih kk semangat
Erna Wati
ini kapan kebahagiaan menghapirin kasya dan bian kesaan Thor dendam sm kesya ya maaf lanjut .kebawa emosi
Erna Wati
jalang ya tetap jalang makan cinta tulus mu Radikal /Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/
Erna Wati
laki-laki bodoh cinta ya cintai tp gak bodoh bodoamat mkn tu cinta/Sneer//Sneer//Sneer//Sneer//Sneer//Sneer//Sneer/
Erna Wati
sadar diri km pelokor karma menanti mu/Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/
Erna Wati
sakit hati aku baca frat ini sedih yg kesya alami masa di gigit anjing yg sm. maaf lanjut
Erna Wati
/Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good/
Erna Wati
jangan sampai mantan suami nya ambil anak tidak setuju.ya kk /Pray//Pray//Pray//Pray//Pray//Pray/
Erna Wati
Luar biasa
Erna Wati
pergi aja ko bingung perkerjaan bkn di jakarta aja kan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!