aku juga butuh cinta dan kasih sayang
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Viona Zak Queen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kelakson mobil
setelah Grashela di usir pergi begitu saja oleh nicolas, dia bertekad untuk mengambil hak asuh kedua anaknya. tak tau rencana apa yang ada di benaknya tapi yang jelas Grashela akan menjadi penghalang antara Nicolas dan juga Tiara nantinya
**************
dengan wajahnya yang penuh dengan amarah, Nicolas masuk ke dalam rumah dan menatap ayah nya dengan tatapan yang tajam dan kekesalan. Nicolas menghampiri ayahnya dan bertanya kenapa dia mengizinkan Grashela masuk ke dalam rumah
"apa yang kau pikirkan! kenapa kau menerima perempuan kotor itu masuk ke dalam rumah! apa kau lupa dengan apa yang terjadi 2 tahun lalu, jika bukan karena seseorang menolong sheii dia pasti sudah tiada sekarang" ucap Nicolas dengan marahnya menatap ayahnya yang sedang duduk di sofa dan terdiam mendengar ucapaan anaknya
"aku tidak menginginkan wanita kotor itu masuk ke dalam rumah,tapi bagaimanapun juga dia adalah seorang ibu. apa aku harus melarang seorang ibu bertemu dengan anaknnya" jawab Dirga.setelah mendengar ucapaan ayah nya, Nicolas yang tidak mau berdebat langsung pergi dan naik ke atas untuk melihat keadaan sheii dan juga Cio. Nicolas tersentak melihat sheii yang sedang duduk menangis di samping Cio.segera, Nicolas menghampiri mereka dan mengusap lembut sheii
"heii kenapa putri ayah menangis seperti ini?!"gumam Nicolas sambil tersenyum manis dan mengusap pipi Sheira yang basah karena menangis
"aaayah! sheii rindu ibu" ucap sheii dalam tangisnya lalu memeluk nicolas dan menangis dengan keras
"apa yang kau lakukan!! kau sudah membuat putriku menangis seperti ini, kenapa kau harus kembali dan merusak segalanya. kau datang dan merusak kebahagiaan anakku yang sudah kembali"ucap batin Nicolas
***********
setelah hari itu berlalu, pagi pun ahirnya tiba. Tiara yang sudah bangun sangat pagi segera menyiapkan sarapan sebelum ia pergi ke kantor. saat Tiara keluar dari rumah dan hendak pergi bekerja,seperti biasa Kusuma selalu berteriak dan membuat par tetangga berbisik satu sama lain
Tiara tidak memperdulikan ucapan ibu tirinya,dia terus berjalan ke depan tanpa menengok sedikitpun
"dasar anak sialan!!! kau pikir kau siapa, kau jangan lupa jika kau menumpang hidup denganku!!!!" teriak Kusuma lalu membanting pintu dan masuk ke dalam rumah. Tiara hanya menghela nafas panjang dan pergi meninggalkan rumah yang bagaikan penjara Untuk nya
saat Tiara berjalan dan hendak menunggu bis, dia malah tak sengaja bertemu dengan Nathan. Nathan yang berada di dalam mobil segera menghentikan jalannya ketika melihat tiara.tiara hanya diam sambil kebingungan saat ada mobil yang berhenti tepat di sampingnya. perlahan lahan kaca mobil tersebut terbuka dan Nathan pun langsung menyapa Tiara dengan hangatnya
"selamat pagi cantik! Butuh tumpangan?" ucap Nathan dengan manis. Tiara langsung tersenyum melihat Nathan yang ceria seperti biasanya
"Nathan, kenapa kau ada di sini! kau mau kemana" tanya Tiara. Nathan pun segera luar dari mobil dan berdiri tepat di hadapan Tiara sambil melipat kedua tangannya di dada
"taraaa... lihatlah aku berpakaian rapi,keren bukan!" ucapnya dengan wajah yang menyombongkan dirinya. Tiara yang melihat tingkah Nathan langsung tertawa saat dia bersikap sombong di hadapan nya
"ppffttttt.... wahhh wahh kau rapih sekali"jawab Tiara sambil terkekeh
"heh kenapa kau tertawa_- aku tidak lihat aku sudah berpakaian rapi dan juga sangat tampan ini" Nathan berbicara sambil menaikan alisnya dan mencoba menggoda Tiara.namun apa yang terjadi,Tiara bukannya terpukau dia malah tertawa melihat tingkah Nathan
"hahaha baiklah baiklah... kau tampan tapi kau tidak pantas menyombongkan diri seperti itu"timpalnya
"memang kenapa, bukankah jarang sekali aku menyombongkan diri seperti ini. haaahh... lihatlah kepercayaan diriku yang terpancar dengan kuat"ucap Nathan lalu mengibaskan jas berwarna abu bau
"hihihihi apanya yang mau di sombong kan hah! kau pikir itu keren?! tentu saja tidak hahah kau sangat percaya diri sampai tidak melihat jika kau memakai sepatu yang berbeda hahaha ahhh perutku" Nathan langsung terkejut dan melebarkan kedua matanya saat mendengar ucapaan Tiara. dia mengalihkan pandangannya dan melihat ke bawah, benar saja dia memakai sepatu yang berbeda warnanya. dengan malunya Nathan bersikap biasa saja dan mengatakan jika itu adalah tren zaman moderen
"uhukkk... ehkmm, inii... ini adalah tren zaman moderen, kau tidak akan tau"ucapnya. Tiara semakin tertawa melihat Nathan yang berusaha menahan malunya
"haaahh... kau ini masih sama saja seperti dulu" Tiara langsung mendekati Nathan dan menarik Dasi yang Nathan kenakan. dag Dig duh Nathan berdebar sambil menatap Tiara yang sedang membenarkan dasi miliknya
"kau tau, dasi yang kau kenakan ini salah, aku akan membenarkannya" gumam Tiara yang sedang fokus membetulkan dasi milik Nathan. Nathan hanyut dalam pikirannya, dia menatap lembut Tiara yang sedang merapikan dasi miliknya
"baiklah sudah beres! sekarang kau sudah rapi"ucap Tiara lalu mendongakkan kepalanya dan mereka pun ahirnya saling menatap satu sama lain. saat mereka berdua sedang saling menatap satu sama lain,mereka terkejut saat mendengar kelakson mobil di jalan
"ahhh.. ekhmm... baiklah terimakasih"ucap Nathan dengan gagapnya sambil memalingkan wajahnya dari Tiara dan mencoba melihat ke arah lain
"iya,tidak papa. kalau begitu aku... akan pergi bekerja"jawab Tiara
"tunggu! masuklah aku akan mengantar mu"Tiara menganggukkan kepalanya lalu segera masuk ke dalam mobil. dan ahirnya Nathan pun mengantar Tiara bekerja
NEXTT
JAN LUPA DI LIKE KOMEN RATE AND VOTE 🙆🙆
Misalnya, huruf di awal kalimat harus pake kapital. Terus untuk penulisan nama juga huruf awalnya kapital.
Ceritanya bagus. Tapi aku sedikit terganggu dengan penulisannya yang kurang rapi.
Maaf thor, aku bukan julid. 😢