NovelToon NovelToon
Teror Di Sekolah

Teror Di Sekolah

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Misteri / Horor / Cintamanis / Pembunuhan / Eksplorasi-detektif
Popularitas:180.7k
Nilai: 4.7
Nama Author: esri reskiwulandari

Lima siswa baru dari sekolah yang sama lulus di SMA terbaik di kotanya.Mereka di haruskan tinggal di asrama sekolah.Namun siapa sangka teror di mulai!

Kepala sekolah di temukan tewas secara tragis membuat para siswa ketakutan.Dua orang polisi dikerahkan untuk memecahkan kasus mengerikan ini tapi sayangnya sang pembunuh benar benar licik.Dia bahkan membunuh kedua polisi itu.

Siapakah sang pembunuh sebenarnya? Apa sebenarnya motif petaka ini?

Novel ini mengandung tindakan kekerasan.Harap para pembaca menyimaknya dengan baik!

Jangan lupa komen, like dan vote!💖💖

Dukungan pembaca secuil pun sangat berharga bagi author.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon esri reskiwulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesta

Hari ini hari sabtu, SMA Rajawali meliburkan murid muridnya. Mereka diizinkan untuk pulang ke rumahnya menemui keluarganya selama dua hari. Jasmine segera mengumpulkan barang barang seperlunya untuk di bawa pulang, ia memasukkan benda bawaannya ke dalam sebuah tas berukuran sedang yang bermotifkan micky mouse.

" Nanti malam ada undangan pesta dari Anna untuk merayakan pesta ulang tahunnya yang ke 15. Ia merayakannya di rumahnya di jalan neon nomor delapan" jelas Bunga.

" Jam berapa?"

" Jam 19.00"

" Oke deh. Kita mendapatkan undangan kan? untuk apa kita pergi kalau tidak ada undangan, tidak ada waktunya untuk menghadiri pesta rakyat jelata" kata Jasmine ketus.

" Jangan menyebutnya rakyat jelata, rumahmu tidak jauh lebih besar dari rumahnya. Ayahnya seorang pengacara berduit" ujar Bunga. Ia sebenarnya jengkel melihat temannya yang satu ini yang selalu menghina orang lain.

" Oh jadi begitu, tapi penampilannya mirip orang yang tidak berkelas"

" Makanya jangan melihat orang dari penampilannya saja"

Jasmine mendengus kesal, teman sekamarnya ini memang sangat pandai membela orang lain.

" Baiklah, aku akan pergi. Tapi kau belum menjawab pertanyaanku, Apa kita di undang?"

" Tentu saja" jawab Bunga lalu mengeluarkan dua buah kartu undangan, satu dirinya dan satu untuk Jasmine.

***

Santi baru saja tiba rumahnya sekitar jam 12.00, ia agak telat pulang dari yang lain karena ada beberapa urusan penting yang harus ia kerjakan. Gadis berlacamata itu mengambil sebuah kartu undangan dari dalam tasnya, ia mengelus pelan benda itu. Hari ini sahabatnya mengundangnya tapi banyak hal yang berputar di otaknya. Ia mempertimbangkan apakah ia akan datang atau tidak mengingat Jasmine pasti berada di sana. Tapi kalau ia tidak datang Anna pasti akan kecewa hanya Anna yang mau menjadikannya teman sejak masuk ke SMA Rajawali. Akhirnya Santi memutuskan untuk datang ke pesta itu.

Santi melangkah ragu ragu masuk ke dalam rumah Anna yang megah. Ia percaya diri melihat teman temannya berpenampilan bagus dan mewah. Santi sangat rendah diri.

" Hei kemarilah" teriak seseorang dari ujung sana, gadis itu menoleh ke sumber suara.

Di sana ia melihat Bunga yang sedang melambaikan tangan ke arahnya, gadis itu duduk berhadapan dengan meja bundar ia tidak duduk sendirian tapi Bunga sedang bersama dengan Jasmine, Diana, Dewi, Gilang, Nanda dan Sean.

" Kenapa dia memanggilku, apa dia berniat mempermalukanku" kata Santi dalam hati.

Dengan berat hati, ia melangkah ke arah mereka bertujuh. Ia ingin lari saja tapi ia tambah merasa malu jika tiba tiba ia berlari di kejar sesuatu.

Santi duduk ragu ragu di samping Bunga, keempat kakak kelasnya memasang wajah bersahabat kecuali Sean. Pria itu menatap Santi diam diam tanpa mengeluarkan ekspresi apapun, Santi tahu Sean pasti tersinggung akan ucapannya beberapa hari yang lalu. Kalau Jasmine jangan tanya lagi, sejak awal ia selalu memasang wajah meremehkan.

Sean menyadari ketakutan Santi, ia tahu gadis ini pasti takut padanya karena ucapannya yang sempat menohoknya. Sean tertawa dalam hati, ke mana keberanian gadis ini seperti yang ia munculkan beberapa hari yang lalu rupanya gadia ini sama seperti seekor tikus yang berani menggertak harimau jelas jelas ia yang akan di makan. Melihat hal itu, Sean semakin mengintimidasi gadis itu.

Jasmine tersenyum senang melihat ekspresi Sean, ia tahu kalau Sean menatap Santi dengan tatapan yang mematikan. Ia menikmati wajah takut Santi sedangkan keempat temannya yang lain tidak memperhatikan perang dingin antara Sean dan Santi. Lain halnya dengan Bunga, ia berusaha mencairkan suasana yang menegang itu.

" Kuenya sangat enak, koki keluarga Anna benar benar handal membuat makanan yang menggugah selera

Bunga mengambil sebuah kue yang berbentuk bulan sabit lalu memakannya dengan sangat lahap.

" Apa kalian tidak ingin makan, kalau tidak mau aku saja yang memakan semuanya" kata Bunga lalu memakan kue kue itu dengan lahap.

" Hei, apa yang kau lakukan bodoh. Aku belum kebagian " ujar Nanda protes. Ia menahan tangan Bunga yang ingin meraih satu kue lagi.

Bunga dan Nanda bersilat lidah hanya kerena makanan manis itu.

" Hentikan tingkah bodoh kalian itu. Kalian sangat memalukan" tegur Diana.

Mereka yang ada di situ hanya tertawa kecil menyaksikan tingkah kekanak kanakan Nanda dan Bunga.

Bunga tersenyum lega saat ia melihat Sean sudah menarik tatapan mematikannya dari Santi.

Acara berlangsun dengan meriah, para hadirin menikmati rangkaian acara itu dengan antusias. Kaum adam yang hadir terpanah melihat penampilan Anna malam ini, sang bintang acara tampil bagaikan seorang dewi. Kecantikannya membuat kaum adam tidak mampu mengedipakan mata.

" Dia cantik sekali, aku yakin dia pasti jodohku di masa depan" celetuk salah seorang pria percaya diri.

Temannya yang lain menimpali.

" Percaya diri sekali kau, tinggikan badanmu sepuluh senti lagi baru dia menyukaimu"

" Jangan mengejekku, dengan tubuh pendek seperti ini aku bisa menggaet para wanita di luar sana"

Kedua orang itu saling mengejek satu sama lain sepertinya mereka berteman baik.

***

" Di mana rumahmu?" tanya Sean pada Jasmine.

" Jalan palapa nomor 12" jawab Jasmine.

" Pulang sendiri?"

Jasmine mengagguk.

" Boleh ku antar"

Jasmine mengangguk lagi. Gadis itu tersenyum bangga, ia dapat membuat iri sesamanya kaum hawa berkali kali.

Gilang bergoyang semangat mengikuti alunan musik, tidak hanya dia para hadirin yang hadir mulai bergerak gerak liar saat hentakan musik yang kuat memenuhi isi ruangan saking kuatnya teriakan seseorang saja tidak kedengaran dalam jarak yang dekat.

" Hentikan goyanganmu yang jelek itu Diana. Kau seperti batang pohon cemara yang di tiup angin" ejek Gilang.

" Jangan mengejekku kutu air, aku tidak sepertimu yang sering menghabiskan waktu di klub malam" sanggah Diana.

" Siapa yang kau sebut kutu air"

" Siapa lagi kalau bukan kau" balas Diana sengit.

" Jangan marah nyonya, aku hanya bercanda" ujar Gilang mengangkat kedua telunjuknya.

Diana akhirnya diam, ia tidak ingin lagi berdebat denga n Gilang di tempat ini.

" Aku capek" kata Dewi. Beberapa menit menggila seperti kebanyakan akhirnya Dewi berhenti dari aktivitasnya.

Ia berniat meminum air, tapi ia berhenti melangkah saat ia melihat Sean dan Jasmine di sana. Sean menatap yang tak biasa kepada Jasmine, Dewi tahu tatapan mata itu adalah tatapan orang yang sedang di mabuk asmara. Ini pertama kalinya Dewi melihat tatapan mata Sean yang seperti ini lalu tak lama kemudian tangan Sean terangkat memegang dagu Jasmine. Dewi cemburu melihatnya.

" Huh. Jadi begini rasanya saat yang di cintai memilih yang lain"

Dewi berbalik, tidak akan menatap sejoli itu yang sedang jatuh cinta. Tiba tiba di depannya, Nanda berdiri dengan sebotol air.

" Kau hauskan, minum ini"

" Daritadi kek" balas Dewi lalu merampas botol air itu dari tangan Nanda.

1
xuer jinghao
kak lanjut semangat terus kak 😄😄
yani prihastuti
Lumayan
Aninda Aula
kak.. maaf bisa di gambarin/ contoh foto seorang sean, vita dan jasmine itu kayak gimana sih ?😁🙏
Salwa
sangat bagus
Salwa
keadaan semakin tegang aja makin seru....
Salwa
aku senang dngn ceritanya
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
trnyata sdh baca smpe trkhr..klnjtane gmn? syg bgt yg tersisa tggl sedikit kl g d bunda meri sdh hbs semua
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
bs d bom atau rudal g pulau itu
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
najis bgt
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
terlalu cerdas diatas rata2 si bella
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
syukurin deh..sean g jelas krn cinta buta
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
trus siapq pelaku sbnre?
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
jgn2bunga?
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
bisa y jd psikopat
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
tggl d racun kn bs si vita, bnr2 y pdhl plsi sdh smpai lokasi s vita tp g mneggeledah
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
kok tasya bs slmt dan sm b elis? dslmtkan apa mmng atas sepengthuan vita
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
ada sosok mnsia berhati iblis, bisa2ne sean cinta sm vitam trnytaa rika sdh kenal vita siapa..btw knp bs tau y? gila aja y kjhtne ketauan msh mrsa aman2 aja bhkn smpe bs membunuh sebnyk itum hrse vita sdh tau kl plku teror itu vita
Adelia Abadi
ceritanya bgus knpa menggantung/Sob/
Lenna Cahaya Bintang Samudra
kpn up..jgn di gantung ceritanya thor..
Suci Kartika
ini ceritanya masi gantung lo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!