NovelToon NovelToon
Romansa Anak SMA

Romansa Anak SMA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Teen School/College / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.6
Nama Author: Pena_Senja🧚‍♀️

Romansa Anak SMA menceritakan tentang kisah cinta dan persahabatan yang terjalin diantara teman satu sekolah yang ada di satu lingkup sekolah yang sama.

Gio dan Alenka adalah musuh pada awalnya, setelah Alenka menyelamatkan Gio dari hipotermia parah. Sejak saat itu, benih cinta mulai tumbuh dihati Gio. Akan tetapi, Alenka sudah punya pacar waktu.

Cinta tak kemana, mereka saling jatuh cinta dan berjanji akan menikah demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Lagipula kedua orang tua mereka juga setuju dengan hubungan mereka. Akan tetapi, perjalanan cinta mereka sangat tidak mudah. Demi persahabatan mereka harus menjalani putus nyambung dalam hubungan mereka.

Di selingi dengan kisah cinta beberapa temannya juga, dan kisah persahabatan yang kuat.

Kisah cinta, kisah persahabatan, kelabilan remaja terangkum dalam cerita ini.


Jangan lupa terus dukung author ya, supaya bisa selalu menghasilkan karya yang enak buat dinikmati semua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pena_Senja🧚‍♀️, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23

Setelah resmi pacaran, setiap pagi Gio menjemput Alenka buat pergi ke sekolah bareng. Sudah seminggu berlalu mereka jadian. Gaya pacaran mereka terbilang lucu. Mereka tidak mau yang terlalu lebay gimana, tapi tetep bisa mesra. Bahkan tak jarang mereka saling olok-olokan, nggak terlihat kayak orang pacaran. Tapi chemistry mereka kuat.

Mereka termasuk pasangan yang kondisional. Dalam artian bisa saatnya jadi temen, bisa juga jadi pacar. Ya nurut sesuai kondisi aja. Apalagi mereka yang sama-sama berpikiran dewasa, ya meski sesekali terlihat manja.

"Nih." Gio memberi Alenka sebuah bingkisan kecil.

"Gue nggak perlu lo kasih-kasih kayak gini." Alenka menolak pemberian Gio.

"Ish geer, orang ini dari mama. Mama kemarin ke luar kota terus beliin ini buat lo." jelas Gio. Karena itu hadiah dari mamanya Gio, dengan senang hati Alenka menerima bingkisan itu.

"Tante Elsa emang mertua yang the best-lah." ucap Alenka kegirangan. Meskipun hadiah seperti itu bukan pertama kalinya dia terima. Tapi tetap aja Alenka sangat bersyukur.

"Jadi mau nih ngakuin gue sebagai suami lo?" goda Gio dengan menaik turunkan alisnya.

"Ngarep!" ucap Alenka lalu keluar dari mobil Gio dan berlari meninggalkan Gio, Alenka juga sempat menoleh dan menjulurkan lidahnya.

"Dasar.." gumam Gio lalu mengikuti Alenka ke kelas.

Ketika Gio berjalan menuju kelas, dia berpapasan dengan kakak kelasnya yang bernama Ella. Ella adalah salah satu wanita yang menyukai Gio. Dia juga sering main ke tempat nongkrong Gio bersama teman-temannya. Tapi Gio tidak pernah menggubrisnya.

"Eh Gio," sapa Ella dengan tersenyum senang. Gio hanya menganggukan kepalanya kemudian meneruskan langkahnya.

Bibir Ella mengerucut, dia menghela nafas melihat kedinginan Gio. Padahal Ella berharap Gio bisa sedikit saja memperhatikannya. Tapi mungkin karena Gio tidak suka sama dia, makanya Gio terlalu cuek ke dia.

"Nggak usah diambil hati, jangan nyerah terus pepet dia, semoga suatu saat dia bisa melihat cinta lo yang begitu besar buat dia." Jessi memberi semangat kepada Ella.

Kelas 10C...

"Kantin yuk!" ajak Alenka.

"Emang lo udah kerjain PR?" tanya Ineke.

"Udah dong, Alenka gitu loh." ucap Alenka membanggakan diri dengan menepuk dadanya pelan.

"Iya deh percaya, yang pacarnya juara kelas," sindir Boy lalu mengacak-acak rambut Alenka.

"Woi, sat lo!" seru Alenka sembari merapikan rambutnya, sementara Boy udah lari tunggang langgang karena takut diamuk oleh Alenka.

"Bener-bener tuh bocah." geram Alenka karena kesal, Boy udah melarikan diri duluan sebelum dia membalas.

"Udah nggak usah marah lagi, yuk ke kantin!" Ineke dan Refina menggandeng tangan Alenka, dan mereka bertiga bergegas ke kantin.

Ketika sampai di kantin. Alenka melihat Boy yang sedang godain Ciara dan Arka, Alenka pun mendekat dan memukul punggung Boy dengan sangat keras. Boy pun kaget dan mengerang kesakitan. Tapi bukannya merasa kasihan atau bersalah, Alenka justru menjulurkan lidahnya.

"Sat lo ya." seru Boy sambil memegangi punggungnya.

"Rasain, itu pembalasan gue." ucap Alenka masih dengan meledek Boy yang menahan sakit dipunggung.

Alenka dan Ineke beserta Refina duduk di satu meja. Ellena belum kelihatan, mungkin terlambat ke sekolah. Tak lama kemudian Ciara pindah tempat duduk satu meja dengan Alenka.

"Refina sama Ineke mana?"

"Lagi pesen minuman." jawab Alenka sembari mainan ponsel. Tapi tiba-tiba dari samping, Boy mengambil ponsel Alenka, membuat Alenka kaget.

"Woi balikin nggak?!" seru Alenka mencoba meraih ponselnya kembali.

"Ciee, layar depannya fotonya Gio nih." Boy bekum mau mengembalikan ponsel Alenka.

"Biarin dia kan cowok gue!" seru Alenka masih berusaha merebut ponsel. Tapi karena tinggi badan Boy yang menjulang, membuat Alenka kesulitan meraih ponselnya ditangan Boy.

"Boy balikin nggak! gue bilangin Gio nih." ancam Alenka tapi Boy masih belum mau memberikan ponselnya Alenka.

"Boy nggak lucu ah." Boy bukan memberikan ponsel Alenka tapi malah membawanya lari keluar kantin. Mau tak mau Alenka harus mengejar Boy.

Melihat Boy dan Alenka saling kejar di tengah halaman sekolah, membuat Jessi merasa tak suka. Dia terus saja menatap Boy yang main kejar-kejaran sama Alenka. Jessi yang menyimpan rasa terhadap Boy, terus menatap Alenka dengan marah.

"Apa bagusnya tuh cewek sih, kok kayaknya semua cowok deket banget sama dia?" Jessi bertanya pada dirinya sendiri dengan marah. Dia cemburu melihat kedekatan Alenka dengan Boy.

"Kenapa lo?" tanya Rania yang mendekat bersama Ella dan Lani.

"Lo cemburu?" tanyanya lagi ketika melihat Boy sedang kejar-kejaran dengan Alenka.

"Gimana kalau kita kasih dia pelajaran, biar dia tahu diri," usul Lani merasa muak, karena banyak banget cowok yang suka sama Alenka.

"Boleh juga." lalu mereka berbisik-bisik, merencanakan sesuatu terhadap Alenka.

Karena merasa capek akhirnya Alenka menyerah, dia tidak lagi mau mengejar Boy. Dengan cemberut dia kembali ke kantin. Alenka menenggak minuman yang ada di meja dengan sekali tenggak.

"Buset kenapa lo?"

"Gue gedeg banget ama Boy,"

"Hape lo belum dikasih ke lo?"

"Belum." jawab Alenka dengan kesal.

Tak lama kemudian Boy muncul di kantin. Dengan cengar cengir dia memberikan kembali ponsel Alenka. Karena masih kesal, Alenka tidak menggubris Boy sama sekali, bahkan dia tidak mau menerima ponselnya lagi.

"Gitu aja marah, gue kan bercanda." Boy merayu Alenka.

"Nggak lucu." Alenka masih aja sewot.

"Iya maaf deh, besok nggak lagi-lagi, kalau nggak lupa tapi." Boy tersenyum lebar sampai matanya terlihat sipit. Dengan cepat Alenka merebut ponselnya dari tangan Boy lalu berbalik dan berlari keluar kantin.

Tapi naas, saat berlari Alenka justru menabrak salah seorang kakak kelasnya. Mereka berdua pun akhirnya terjatuh, Alenka tanpa sengaja jauh diatas lelaki itu.

"Maaf kak, maaf." Alenka berusaha bangkit tapi kakak kelas itu malah menahan tubuh Alenka, sehingga Alenka kesulitan bangkit.

"Lepasin kak!" ucap Alenka memohon.

"Kalau lo mau cium gue, gue bakal lepasin lo." ucap lelaki itu dengan sedikit tersenyum.

Alenka dengan sekuat tenaga berusaha bangun. Setelah dia berhasil berdiri, kakak kelas itu masih tidak mau melepaskan Alenka. Kakak kelas itu memegang pergelangan tangan Alenka.

"Lepasin kak!" Alenka masih menekan amarahnya.

"Cium gue dulu!" bisik lelaki itu.

"Kalau kakak nggak mau lepasin tangan gue, gue laporin ke guru sekarang!" ancam Alenka.

"Laporin aja, gue bisa bilang kalau lo duluan yang godain gue." ucapnya pelan. Maksud kakak kelas itu udah jelas, dia ingin mempermalukan Alenka. Dia ingin menunjukan seolah Alenka yang sengaja menggodanya. Dan sengaja menabraknya tadi.

"Kakak jangan keterlaluan! gue udah minta maaf tadi, kakak mau apa lagi?" tanya Alenka mulai emosi.

"Mau gue? gampang, lo jalan ama gue nanti pulang sekolah, kita senang-senang di kost gue."

Plakkk sebuah tamparan mendarat dipipi kakak kelas itu. Tatapan amarah dari mata Alenka tertuju pada lelaki tak tahu malu itu.

"Lo pikir gue pec*n?" Alenka bertanya dengan marah.

"Berani lo tampar gue? dasar jal*ng!"

Bukk pukulan keras kembali mengenai pipi kakak kelas itu. Alenka menoleh dan mendapati Gio sudah ada di sampingnya. Gio terlihat sangat marah, setelah memukul lelaki itu. Gio mencengkeram kerah baju kakak kelas itu. Tanpa takut Gio kembali mengayunkan tinjunya.

Perkelahian pun tak bisa dihindari. Gio yang sedang marah, memukul berkali-kali lelaki itu. "Sekali lo berani hina cewek gue, gue habisin lo!" ucap Gio dengan marah.

Alenka memeluk Gio sudah Gio tidak gelap mata, sekaligus menenangkan hati Gio, dan mengatakan bahwa dia baik-baik saja. Gio membalas pelukan Alenka dan mencium keningnya dengan lembut. Tak peduli berapa banyak mata yang melihatnya. Gio hanya ingin Alenka merasa nyaman.

1
0606
aku pernah baca terusan nya.. tp lupa judul nya kak, bisa bantu kasih tau judul lanjutan nya kak.. /Pray/
Ezra Sumadi
Biasa
Ezra Sumadi
Buruk
Jazy jazys
buagus foll
Jazy jazys
ikut seneng yaa..
Jazy jazys
cieeee....ulu ulu uluy
Jazy jazys
sumpaaah..tak kirain mereka ngelakuin itu..
Jazy jazys
ih rama serem banget.
aku klo ada cwok kyk gitu, chat, ato nyamperin bakal aku tolak, terus pergi.
najiiss...
Jazy jazys
duhh..iri ak
Jazy jazys
wkwkwk..gio km jangan mikirin enaknya tok klo nikah, ak tiap hr sebagai ank hmpr tiap hr denger pertengkaran ortuku..blm lg km sm alenka emosinya msh susah terkontrol
Jazy jazys
naaaahh...gitu doongg....jadi ikut bahagia aku...hiks
Jazy jazys
cieee...ayou bersatuuu...nti tinggal dilamar
Jazy jazys
MANTAAPPP...RASAIN TUH SIL KERBAUSISIL
Jazy jazys
banjiiirr....aku gk bisa nahann...hiks/Sob/
Jazy jazys
ak gk kebayang diposisi alenka, baca aja rasanya kyk dicekik
Jazy jazys
GBLK ANJR LU SIL, TEGA LO
Jazy jazys
gue baca ini sampe nangis tau gak
Jazy jazys
ya ammpuun...hiks...dasar Rosita cewek brengseek...
Jazy jazys
Romantis amat siiii...baper aku
Jazy jazys
indahnya kedua pasangan iniii..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!