NovelToon NovelToon
Gus, Please Jangan Kejar Aku!!

Gus, Please Jangan Kejar Aku!!

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aqilaarumi

namaku seira Aurora artis ibu kota dengan imange seksi dan penuh dengan skandal.

ceritaku dimulai saat aku tidak sengaja bertabrakan dengan seorang Gus Hanif dan berciuman dengan dia.


sejak saat itu gus Hanif terus muncul dihadapan ku,mengikutiku.dengan alasan ingin mempertanggungjawabkan kejadian yang tanpa sengaja itu.

bahkan secara terang terangan ia mengatakan ingin menikahi ku, alasannya? membimbingku.

aku tertawa sumbang bagaimana mungkin artis dengan imange buruk sepertiku bisa menikah dengan anak seorang kiay.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aqilaarumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab23

Bab 22

Gus Hanif dan seira sampai di pesantren.tempat yang terasa begitu asing untuk seorang seira Aurora.

Gus Hanif merasa bahagia karena pulang dengan membawa seira,tapi disisi lain ia khawatir dengan ummi yang menentang hubungan mereka.

Suara sholawat para santri mengema.menyenagkan hati bagi siapapun yang mendengarnya.

Termasuk seira, entah kenapa sejak kakinya menyentuh tanah dipesantren ini. ia bis merasakan atmosfer yang begitu menyenangkan dan,menenamkan.

Tanpa seira sadari tangannya melingkar dilengan Gus Hanif.ghs Hanif menatap tangan seira dengan tersenyum.

" Kamu dari kecil tinggal disini."

Gus Hanif menanguk.

" Sama siapa?"

" Ummi dan adikku nahla."

" Abi kamu?"

" Sudah meninggal waktu aku umur 6 tahun."

" Maaf."

" Ngak apa apa kamu wajib tahu tentang hidup suamimu."

" Assalamualaikum ummi."

Ummi menoleh senyum yang merekah memudar ketika melihat seira berdiri disamping Gus Hanif.

Bukannya menghampiri putranya ummi.malah pergi.

Gus Hanif segera mengejarnya.

" Ummi tunggu.!"

" Untuk apa kamu kesini."

" Ini masih rumah Hanif ummi."

" Tidak, saat kamu memutuskan menikah dengan perempuan itu."

Kaki seira terasa lumpuh.ia baru menyadari satu hal.ternyata ummi Gus Hanif tidak menyukainya.

Gus Hanif memeluk ummi.

" Hanif mohon.jangan seperti ini ummi.hanif sangat merindukan ummi."

Air mata ummi jatuh tak tertahankan.rasa rindu yang teramat dalam untuk putranya membuat hati nya melunak.

Ia berbalik dan memeluk Hanif,nahla yang baru saja dari dapur langsung menghamburkan tubuhnya memeluk kakak dan umminya.

Seira meremas kedua tangannya merasa canggung dengan situasi ini.

" Ya udah sekarang kamu masuk nduk."

Hanif menganguk.lalu menoleh kearah seira.

Seira melangkah mendekati ummi.

" Assalamualaikum ummi."

" Waalaikumsalam."

Seira berusaha meraih tangan ummi.tapi ummi tidak menghiraukannya.

" Maaf ya seir.jangan diambil hati.sikap ummi memang seperti itu,dingin,cuek,sering marah marah tapi sebenarnya dia baik dan perhatian.persis seperti kamu seir."ucap Gus Hanif berbisik ditelinga sang istri.

" Maksudnya."

" Maksudnya dia sama seperti sikap kamu kesaya,sering marah marah,sering terlihat kesal.dingin, cuek.tapi sebenarnya kamu tuh sayang sama saya."

Seira menahan tawa.kesal, sangat heran dengan pemikiran suami popularitasnya yang pemikirannya kadang diluar nulur.

" Demi apapun percaya diri kamu ketinggian Gus."

Nahla menarik koper milik Gus Hanif dan seira.

Meskipun nahla juga kurang begitu menyukai seira tapi dia lebih tidak menunjukkan rasa tidak sukanya itu.

Gus Hanif menarik tangan seira.kali ini seira tidak menolak genggaman Gus Hanif.

Mungkin karna ia butuh merasa dilindungi ditengah orang orang yang tidak menginginkannya.

Nahla meletakkan koper milik Gus Hanif dan seira dikamar yang sudah lama tidak ditempati Gus Hanif.

"Mas bisa menempati kamar ini langsung,karna setiap hari ummi selalu merapikan kamar ini."

Hati Gus Hanif seperti diterjam paku tajam.ternyata selama ini wanita yang telah melahirkannya begitu merindukannya.

" Terimakasih nahla."

" Kalau begitu aku permisi mas." Ucapnya berlalu tanpa menoleh kearah seira.

Dan itu cukup membuat seira merasa tidak nyaman.

Gus Hanif mengengam tangan seira lebih erat, seolah mengungkapkan dia berdiri disana untuk seira.dia ada disana berdiri untukknya meskipun semua orang tidak bisa menerimanya tapi dia ada untuk seira dan itu sudah cukup.

Dan untuk pertama kalinya seira menatap Gus Hanif lebih dalam,lebih lama hingga menimbulkan sesuatu yang ia sendiri sulit untuk memahami.

Hingga tatapan itu berubah kesal saat Gus Hanif menaikkan kedua alisnya.

" Terposana ya."

" Idih apaan."

" Tuh tatapan kamu."

" Tidak yah Gus, berhenti mengatakan hal yang mustahil."

" Ok baiklah saya mengerti kalau kamu adalah orang dengan gensi yang paling tinggi sedunia."

Seira menghempaskan tangannya dan duduk ditepi ranjang.

Pandangannya menelusuri tiap sudut sudut ka

1
endah setyowati
maju, jangan menyerah Gus hanif,itulah tantangan hidup
endah setyowati
ngk tahu aja mamanya seira,kalau sebenarnya seira sudah diajak menih sama Gus hanif🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!