Mohon klik tanda jempolnya terlebih dahulu..🙏🙏🙏
KISAH CINTA SEGITIGA DUA SAUDARA
Dimana Evan yang berperan sebagai seorang kakak, mengetahui jika adiknya ternyata juga mencintai gadis yang sangat dia cintai.
Evan terpaksa harus menjauh dari gadis yang sangat dia cintai demi kebahagiaan adiknya. itu dia lakukan karena janjinya terdahulu...di mana dirinya pernah berjanji akan melakukan apa pun demi kebahagiaan adiknya.
Carlos yang berperan sebagai seorang adik, dia tidak mengetahui jika gadis yang dia cintai ternyata kekasih kakaknya.
Apa yang akan di lakukan Carlos saat dia mengetahui yang sebenarnya?
Apa Evan harus terus mengalah demi kebahagiaan adiknya dan melepas cintanya? padahal dia sudah mengalah untuk kasih sayang kedua orangtuanya selama ini.
"Sekarang aku tanya sama kamu, jika ada orang yang merebut Carla dari kamu, apa yang akan kamu lakukan?" Evan menatap Carlos dengan serius.
"Aku akan menghancurkan orang itu, siapa pun dia, aku nggak perduli. Aku nggak mau kehilangan Carla untuk kedua kalinya, aku bahkan rela mati untuk Carla." ucap Carlos penuh dengan emosi.
Ingin tau kelanjutan ceritanya, ikuti terus ceritanya ya. Semoga karya aku ini bisa mengisi kekosongan waktu kalian semua.
Selamat membaca,
😘😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rosshie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Salah paham..
Evan merasa bersalah karena telah membuat Carla menangis. Niatnya ingin mengajak Carla jalan-jalan dan bersenang-senang. Tapi Evan tidak menyangka akan menjadi seperti ini.
" Carla aku..aku minta maaf." Teriak Evan. Carla menghentikan langkahnya. Carla berbalik dan berjalan mendekati Evan.
" Kamu nggak perlu minta maaf karena dari awal aku yang salah. Seharusnya aku yang minta maaf sama kamu." Ucap Carla sambil menghapus air matanya.
" Nggak..kamu nggak salah. Aku yang salah, aku minta maaf."
" Apa salah kamu? Apa karena kamu mencintaiku jadi kamu merasa bersalah sama aku?"
" Bukan itu La.."
" Lalu, apa karena telah mengajakku di kencan kamu sama pacar baru kamu?"
" Carla cukup..kamu--"
" Aku apa? Van, apa aku salah telah membuatmu menunggu begitu lama? Apa aku salah karena telah mencintaimu selama ini dan hanya memendamnya? Apa aku salah nggak bisa menghilangkan kamu dari pikiran aku? " Tanya Carla dengan mata berkaca-kaca.
Evan tidak tega melihat air mata Carla. Ia tidak tega melihat Carla bersedih. Evan memeluk Carla dengan sangat erat.
" Maafin aku, bukan maksud aku ingin menyakiti hati kamu. Kamu salah paham La."
" Salah paham soal apa? Soal perhatian kamu selama ini. Soal kasih sayang yang kamu tunjukan ke aku selama ini." Ucap Carla sambil melepas pelukan Evan.
Evan sudah tidak sanggup lagi menahan perasaannya. Evan sudah nggak sanggup melihat air mata jatuh dari kedua mata indah Carla. Evan menarik tengkuk Carla dan mendaratkan ciuman di bibir Carla.
Carla terkejut karena sikap Evan yang tanpa aba-aba langsung mencium bibirnya.
" Apa ini? Evan menciumku barusan? Ciuman pertamaku." Bathin Carla.
" Kamu salah paham sayang, cewek tadi itu bukan pacar aku tapi sepupu aku. Asal kamu tahu cewek yang aku cintai hanya kamu dan nggak akan berubah. Walaupun kamu terus menolakku tapi aku nggak akan pernah menyerah untuk mendapatkan kamu."
Carla tidak menyangka Evan akan menciumnya dan menyatakan cintanya lagi. Carla senang mendengarnya tapi Carla juga malu karena telah salah paham sama Evan.
" Kamu nggak membohongiku kan?"
" Untuk apa aku membohongimu, nggak ada untungnya juga. Yang ada aku malah akan kehilangan kamu karena kesalahpahaman ini."
" Aku..aku..minta maaf karena sudah marah marah sama kamu." Ucap Carla sambil menundukan kepalanya. Evan mengecup kening Carla dan memeluknya.
" Seharusnya aku yang minta maaf karena aku nggak bilang dari awal kalau aku mengajak kamu kesini untuk menemui sepupu aku. Jadi kamu nggak akan salah paham seperti ini. Tapi soal ucapan kamu tadi..kamu nggak bohongkan." Ucap Evan sambil melepaskan pelukannya.
" Soal apa?"
" Soal perasaan kamu selama ini. Jadi selama ini kamu memendam perasaan kamu ke aku. Jadi kamu menolakku selama ini hanya untuk mengujiku."
" Maaf.."
" Untuk apa.."
" Karena telah membuatmu menunggu lama."
" Walau aku harus menunggu bertahun-tahun lamanya aku rela. Karena aku sangat mencintai kamu. Sekarang bilang sama aku,apa kamu masih mencintaiku? Apa kamu mau menjadi pacar aku?" Carla menatap Evan sembari menganggukan kepalanya.
" Ya..aku masih sangat mencintaimu." Ucap Carla sambil menatap Evan.
" Terus, apa kamu mau menjadi pacar aku? Aku janji hanya kamu yang ada di hati aku."
Carla menatap lekat kedua mata Evan yang terlihat sangat indah di mata Carla. Carla menganggukan kepalanya tanda ia setuju.
" Serius..kamu mau jadi pacar aku?" Tanya Evan lagi. Ia masih tidak percaya Carla akan menerimannya kali ini.
" Ya..aku nggak mau melakukan hal bodoh lagi yang bisa membuatku kehilangan kamu."
" Makasih ya sayang, aku mencintaimu dan aku janji aku akan membuatmu bahagia." Ucap Evan senang.
" Aku juga sangat-sangat mencintaimu. Kamu tahu, rasannya sangat sakit memendam perasaan ini selama ini. Ingin sekali aku mengatakannya kepada kamu, tapi aku takut aku nggak akan bisa bertahan dengan sifatmu yang seperti itu."
" Maafin aku, aku akan berubah sedikit demi sedikit. Aku nggak ingin lagi menyakitimu, karena kamu sangat berharga untukku. Aku memang sangat bodoh karena tidak menyadarinya lebih awal."
" Yang penting sekarang kamu menjadi milikku dan aku menjadi milikmu. Lupakan semua masa lalu dan kita mulai lembaran baru yang bahagia." Ucap Carla sambil tersenyum.
Evan menarik tengkuk Carla dan langsung mendaratkan ciuman di bibir mungil Carla. Kali ini ciuman itu lebih lama dan dalam.
Evan sangat bahagia akhirnya Carla menerima cintanya. Penantian serta usahanya kali ini tidak sia-sia. Akhirnya kini Carla sekarang menjadi miliknya. Evan berjanji pada dirinya sendiri kalau dia tak akan pernah menyianyiakan Carla dan akan membuatnya bahagia.
" Ayo kita jalan-jalan."
" Kemana?"
" Kemanapun kamu mau, aku akan turutin."
" Kita disini saja, aku ingin jalan-jalan di taman ini."
" Baiklah..ayo." Ucap Evan sambil mengandeng tangan Carla.
✓✓✓✓
Carlos semakin hari semakin jatuh cinta sama Carla. Ia bahkan tidak bisa menghilangkan wajah Carla dalam pikirannya.
" Carlos..Carlos..." Panggil Daniel.
Carlos masih asyik dengan lamunannya. Dia bahkan tidak mendengar sahabatnya memanggil-manggilnya dari tadi.
" Dokter Carlos! " Teriak Daniel keras.
" Ahhhhh..apa? Kamu memanggilku! " Ucap Carlos terkejut.
" Kamu ini ya, lagi ngelamunin apa sih." Ucap Daniel kesal.
" Maaf, tadi kamu bilang apa?"
" Nggak jadi, kamu akhir-akhir ini kenapa sih, kayak nggak fokus gitu. Hati-hati kamu, pekerjaan kamu ini butuh ketelitian dan kamu harus tetap fokus kalau tidak nyawa taruhannya."
" Iya aku tahu kok."
" Kamu lagi ada masalah?"
" Aku nggak tahu sejak kapan aku merasakan ini, tapi aku nggak bisa menghilangkan wajahnya dari pikiranku. Aku selalu teringat akan senyum manisnya."
" Kamu jatuh cinta, seorang dokter Carlos yang jomblo sudah berabad-abad ini jatuh cinta! " Ucap Daniel tidak percaya.
Carlos sudah memberitahu Daniel tentang kejadian di cafe waktu itu hanya sandiwara saja agar Risa tidak mendekatinya dan berharap padanya.
" Aku juga nggak percaya, akhirnya aku bisa jatuh cinta lagi setelah sekian tahun. Dia beda dari wanita-wanita lainnya. Sikapnya judes tapi hatinya baik."
" Apa dia Cantik?"
" Seperti bidadari." Ucap Carlos sambil tersenyum.
" Wah..wah..sampai segitunya kamu mengagumi wanita itu. Tapi apa dia juga mencintaimu?"
" Emmm..aku nggak tahu."
" Kamu belum menyatakan perasaan kamu?"
" Belum, aku ingin dia menyadari kalau aku mencintainya. Aku akan menunggu waktu yang tepat. Aku nggak mau terburu-buru."
" Aku akan selalu mendukungmu." Ucap Daniel sambil menepuk bahu Carlos.
" Aku akan mendapatkan kamu La. Aku akan pastikan kamu jatuh cinta padaku." Bathin Carlos.
" Apa aku mengenal wanita itu?"
" Ya..dia adalah Carla yang waktu itu aku kenalin sama kamu sebagai pacar aku."
" Terus kenapa sampai sekarang kamu belum menyatakan perasaan kamu? Aku lihat kalian sudah deket banget."
" Itu karena dia hanya menganggap aku sebagai teman. Aku akan perlahan-lahan menunjukan rasa cintaku. Aku ingin berjalan dengan perlahan.
🌟🌟🌟🌟
DLM CERITA INI SBENARNYA PLING BENCI DGN TOKOH EVAN.. YG KDUA YAA CARLA JUGA.. KRN MRK TDK JUJUR DARI AWAL TTG HUBUNGAN MRK, DISAAT CARLOS MASUK..
CARLOS GK SALAH.. APA YG DILAKUKAN EVAN SBNARNYA SNGT MRENDAHKN WANITA, KRN ANGGAP WANITA SPRTI BARANG YG BSA DITUKAR GULING, ATAU ALIH TANGAN..
KLO AKU JDI CARLA, AKU TTP NIKAH MA CARLOS, BIAR NYESEK TU EVAN..