Dodik Aksara Bintara Bangga. Calon pewaris Maha Dewi Group yang mewarisi lebih dari sebagian saham di sana.
Suatu hari, Dodik mengetahui kebenaran orang tuanya yang tersembunyi selama bertahun-tahun. Karena marah, ia kabur dari rumah. Tanpa sengaja, ia tidur bersama seorang perempuan--
Ini hanya tidur! Tidur dalam artian sebenarnya, bukan khusus. Namun, warga desa malah memaksanya menikahi perempuan, yang tak lain adalah anak Pak RT.
Kehidupan Dodik berubah 180 derajat. Tinggal di desa, dikelilingi sapi, dan ibu mertua yang menyebalkan ....
Bagaimanakah kisah kehidupan Dodik selanjutnya?
Instagram: @citragtw_
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Citra Gtw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23. Bermimpi Saat Menciummu
“Seingatku kamu enggak makan banyak, tapi kenapa badanmu begitu berat?” gumam Dodik memprotes sambil menggeleng-gelengkan kepala.
Dodik merasa keberatan sehingga saat meletakkan Citra ke atas ranjang, dia ikut terjatuh. Seketika tangan Citra bergerak memeluk tubuh Dodik. Dodik mematung. Dia khawatir jika Citra sampai terbangun karena ulahnya dan dia lebih khawatir jika Citra sampai berpikir macam-macam tentangnya. Setelah beberapa saat, tidak ada gerakan lagi dari Citra. Dodik pun memberanikan diri untuk menggoyang-goyangkan telapak tangannya di hadapan Citra. Seketika Dodik bernapas lega. Dia juga tertawa pelan. Rupanya dia tidur dengan sangat baik, batin Dodik.
Dodik tidak melepaskan pelukan Citra dari dirinya. Dia malah menggerakkan tangannya sehingga menyentuh wajah Citra. Dia tidak terlihat bodoh dengan wajahnya sekarang … atau hanya aku yang baru sadar kalau dia sangat cantik? batin Dodik.
Tiba-tiba Dodik merasa Citra menarik tubuhnya. Dia kembali membeku sehingga tubuhnya tidak tertarik sedikit pun. Kini kepala Citra malah bersandar di dadanya. Setelah beberapa saat, Dodik tertawa tanpa suara. Rupanya perempuan ini masih tertidur. Kemudian Dodik turut memeluk Citra dan segera memejamkan matanya. Untuk kesekian kalinya, perempuan ini membuatnya merasa tenang sampai melupakan rasa laparnya.
***
Sepertinya hari sudah pagi, tapi saat Citra membuka kelopak matanya, rupanya dia masih berada dalam dunia mimpi. Jelas-jelas dia tidur di atas tikar kemarin, tetapi dia malah melihat wajah Dodik tepat di depan matanya.
Citra tersenyum. Dia berusaha menertawai mimpinya. Gimana mungkin aku bisa berani memimpikanmu padahal aku tahu kalau hubungan kita adalah kemustahilan, batin Citra.
Pelan-pelan Citra menyentuh bibir Dodik, lalu berganti menyentuh pipinya, lalu kelopak matanya, dan akhirnya kedua mata itu terbuka. Citra tersenyum lebar. Dia benar-benar terasa nyata, batinnya.
“Apa yang kamu lakukan?” tanya Dodik.
Aku bahkan bisa mendengar suaranya dengan jelas, batin Citra semakin kagum.
Citra tidak menjawab. Dia malah menyembunyikan wajahnya ke dalam dada Dodik. Bahkan dadanya terasa bergetar, batin Citra.
Tuk-tuk. Citra merasakan kepalanya diketuk. Dia pun mendongak ke Dodik lagi.
“Apa yang kamu lakukan?” Dodik mengulangi pertanyaan.
“Lagian aku bisa ngelakuin apa pun di sini,” jawab Citra.
“Kenapa?” tanya Dodik.
“Karena di sini adalah dunia mimpi,” jawab Citra.
“Jadi kamu sering memimpikanku?” tanya Dodik.
“Enggaklah. Mana mungkin aku berani memimpikanmu?” jawab Citra.
“Lalu bagaimana kamu bisa tahu kalau di sini adalah dunia mimpi?” tanya Dodik.
“Karena enggak mungkin kalau di dunia nyata kamu bisa memelukku seperti ini,” jawab Citra.
“Apa di dunia nyata aku juga enggak bisa ngelakuin ini?” Tiba-tiba Dodik melayangkan kecupannya ke bibir Citra.
Apa ini juga mimpi? batin Citra terkejut. Kemudian dia memejamkan matanya dan berusaha menikmati mimpinya. Jika ini mimpi, maka aku tidak ingin terbangun segera, pinta Citra dalam hati.
Tidak-tidak! elak citra dalam hati.
Tuan Dodik adalah orang yang tidak bisa kuraih di dunia nyata dan tidak boleh kuraih bahkan di dunia mimpi. Aku harus menghentikan mimpi ini sebelum aku lebih berharap! tegas batin Citra.
Citra pun membuka matanya. Namun, wajah Dodik masih menempel dengannya. Apa aku masih bermimpi? tanya Citra dalam hati keheranan.
Citra memejamkan matanya sebentar, lalu membukanya lagi. Namun, tidak ada berubah dari pemandangan yang menyambutnya. Kenapa aku masih belum terbangun? tanya Citra dalam hati semakin cemas.
.
.
.
.
Selalu like dan komment🤗🤗🤗
ga jelas2 ceritanya
pusing bacanya ceritanya TDK berkembang itu dan itu lagi di bolak balik