NovelToon NovelToon
Battle Of Gods (Pertempuran Dewa)

Battle Of Gods (Pertempuran Dewa)

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Action / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:105.7k
Nilai: 4.5
Nama Author: JOSEPH AL-IQBAL WANG

Yi Xing dikirim bibi Ning kepada guru Mo untuk mempraktikkan keterampilan saint dewa. Namun di sisi lain, ada rahasia yang disembunyikan bibi Ning. Rahasia itu berkaitan dengan kedua orang tua Yi Xing. Untuk mengetahui rahasia itu, Yi Xing harus memenuhi syarat utama, yaitu mempraktikkan ilmu saint dewa. Dengan belajar menjadi kuat, Yi Xing bisa mengetahui apa yang sebenarnya disembunyikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JOSEPH AL-IQBAL WANG, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23 — Yi Xing Melawan Tian Heng

“Selamat Wei Lin. Kau yang terbaik.” Yi Xing memujinya.

Gadis itu sudah naik ke atas kursi penonton. Kehebohan masih terjadi. Ribut sekali, membuat suasana makin riuh dan meriah.

Nona dipertandingan masih sibuk berbicara. Mengumumkan banyak hal. Wei Lin tersenyum bangga. Itu yang ditunjukkannya sebagai respon atas ucapan Yi Xing tadi.

“Semuanya, kita masih memiliki dua pertandingan lagi. Saint putra terkuat kita mempertemukan Yi Xing pemenang dua kali MVP. Dengan battle point tertinggi, peserta Yi Xing siap ditantang oleh Tian Heng yang menduduki posisi kedua. Hari ini adalah penentuan apakah Yi Xing bisa mempertahankan gelar battle point nomor satu, atau dia harus menggantikan posisinya untuk Tian Heng? Kita nantikan semuanya di atas arena!”

Dewi arena berhenti sejenak. Dia sangat semangat dan antusias dalam setiap pertandingan. Ucapannya sangat menggebu-gebu penuh gairah. Sebagai pengarah kontes seleksi calon saint, Dewi arena selalu tampil riang.

“Kalian tidak sabaran? Tentu saja, aku pun sama. Tidak sabar menyaksikan siapa yang akan keluar sebagai nomor satu terbaik!” Dewi arena itu tersenyum menggoda.

Para murid pria terpesona pada Dewi itu. Sedangkan murid wanita mengelu-elukan nama Yi Xing. Mereka masih ingat pesonanya terakhir kali pertempuran. Sangat indah nan cantik.

Yi Xing melompat ka arena. Dia sudah siap menerima tantangan Tian Heng. Sedang sang lawan dengan santainya merenggangkan badan. Lihat tatapan Tian Heng, dia selalu meremehkan musuh-musuhnya.

“Ingat pesanku!” Guru Long menahan bahu Tian Heng.

Anak itu terdiam sebentar. Dia melirik tipis guru Long di belakangnya. Kepala mengangguk. Sedetik berikutnya, Tian Heng melompat ke atas arena. Kepalanya melakukan pemanasan sebelum pertandingan.

Yi Xing segera mengeluarkan cincin battle ranking-nya yang berwarna emas. “Yi Xing, battle ranking empat puluh satu ribu, siap menerima tantangan senior Tian Heng.”

Tian Heng mengeluarkan cincin battle ranking-nya. Warna emas juga, tetapi milik Tian Heng sangat pekat. Artinya dia sudah setingkat di atas lawannya. “Tian Heng, battle ranking lima puluh dua ribu, siap dengan tantangan.”

Tian Heng menatap dengan sorot mata tajam. Dia ingin menghabisi Yi Xing dalam sekali serangan. Supaya dia bisa mendapatkan MVP, kemudian nilai battle point-nya melesat cepat. Menggeser posisi sang lawan.

“Semuanya, mari kita saksikan pertempuran final dua calon saint terkuat. Pertandingan dimulai!” Dewi arena berseru.

Dalam sekejap mata, Tian Heng memulai permulaan pertandingan. Dia terbang dengan sayapnya itu. Di udara, dia melepaskan puluhan anak panah. Siap menyangsang tubuh Yi Xing.

Tetapi ini baru permulaan. Yi Xing tidak akan mengalah secepat itu. Dia menghindari puluhan anak panah Tian Heng. Tiba-tiba sudah di udara, kecepatannya mengantarkan Yi Xing hanya berjarak satu meter dengan posisi terbang Tian Heng.

“Tehnik pertama, pedang roh!” Yi Xing mengeluarkan pedangnya.

Pedang itu menebas badan Tian Heng. Bocah sombong itu berhasil menangkis pedang tajam Yi Xing dengan busur panahnya. Suara dentingan sangat nyaring. Percikan api tercipta.

Tian Heng terdorong sekali di udara. Yi Xing bergerak secepat kilat, kembali menebas batang pedangnya. Tian Heng tersenyum tipis. Yi Xing masuk dalam perangkapnya.

Ketika pedang itu hampir saja sampai ke arahnya, Tian Heng langsung terbang menghindar. Biasanya Tian Heng menghadapi setiap serangan musuh. Pasang badan. Namun kali ini dia mengubah taktiknya.

Satu tendangan keras mengenai pinggul Yi Xing. Itu cukup membuatnya langsung terjatuh ke lantai arena. Debu mengepul. Beberapa bagian lantai retak. Sungguh menyakitkan. Inilah serangan terkuat para calon saint dalam arena pertandingan.

“Yi Xing!” Wei Lin berseru pelan. Tangannya dirapatkan, berada di depan dada. Kelihatan sekali gadis itu cemas.

Guru Mo memerhatikan seksama jalannya pertandingan. Yi Xing memang tidak ada peluang untuk mempertahankan gelar battle point-nya. Tetapi guru Mo tidak mau meremehkan muridnya itu. Yi Xing anak yang cerdik. Dia bisa mengatasinya. Tangan guru Mo mengepal kuat. Dia tegang.

Tetua Wei berkomentar, matanya menyipit. “Hem ..., jenius dari keluarga klan Tian memang menakutkan.”

“Dia pantas disebut jenius nomor satu. Dia cukup menjanjikan untuk keluarga kekaisaran.” Guru Mo menambahkan komentarnya.

Tetua Wei setuju. Tian Heng memang memiliki masa depan yang menjanjikan. Tetapi perlu diingat, kemenangan yang menentukan adalah arena. Meski battle rangking juga menjadi tolak ukur.

“Bagaimana? Kau siap menyerah? Aku masih berbaik hati untuk tidak menghajarmu sampai mati.” Tian Heng menyeringai.

Yi Xing mendongak, tatapannya dipenuhi amarah dan ambisi. Dia tidak akan menyerah. Yi Xing sudah melangkah sejauh ini. Sementara itu, guru Long menatap bangga. Anak didiknya berhasil mendominasi pertandingan. Dia ingin membuat guru Mo malu. Penghinaan terhadap guru Mo adalah hal yang paling menarik di akademi ini.

“Selagi aku bisa berdiri, aku tidak akan bisa menyerah begitu saja.” Suara Yi Xing tak gentar. Sayap kupu-kupu roh muncul. Dia terbang, menyamai tinggi Tian Heng.

Pertandingan berlangsung lagi. Yi Xing kali ini yang menyerang pertama. Pedang tajamnya menghantam Tian Heng berkali-kali. Suara berdenting terdengar nyaring. Tian Heng berhasil menghalau setiap serangan lawannya. Busur panah itu cukup kuat, bisa menahan pedang tajam berkali-kali artinya tidak bisa diremehkan sama sekali.

“Tehnik ketiga, bulan terbelah!” Tian Heng mengeluarkan tehniknya tepat saat mereka sedang adu senjata.

Yi Xing terdorong mundur. Hal ini memaksa anak itu untuk mengeluarkan tehniknya juga. “Tehnik pertama, hujan pedang!”

Ribuan pedang roh menghujani lawannya. Yi Xing mengendalikan dari posisinya. Tian Heng berhasil menahannya lagi. Bulan besar menjadi tameng. Ribuan hujan pedang menancap di atas bulan besar itu.

Yi Xing sadar, tehnik bulan terbelah tidak akan bisa ditembus dengan mudah. Ketika hujan pedang sedang menyerang, saat itu juga Yi Xing bergerak cepat. Muncul di belakang punggung Tian Heng. Dengan menyerang dari belakang, dia bisa mengalahkan anak itu.

Yi Xing berhasil. Dia sudah berada di belakang Tian Heng. Satu tebasan lepas. Tian Heng menyadari serangan liar ini. Dia berusaha menahan, tapi kalah cepat. Yi Xing sudah memukulnya jatuh ke lantai.

Suara penonton berkomentar. Ini pertandingan yang luar biasa. Dua battle ranking teratas sedang bertempur. Penonton setuju, Yi Xing satu-satunya yang bernyali melawan jenius nomor satu keluarga Tian.

“Bagus, bagus. Kau bisa memaksaku sejauh ini, layak disebut sebagai calon saint yang menjanjikan.” Tian Heng menghapus lelehan darah di sudut bibirnya.

Dengan bantuan bilah busur panah, dia berusaha bangkit. Sayapnya terbentang lagi. Tian Heng terbang di udara. Tangan bergerak, membuat sebuah tanda formasi.

“Tehnik keempat, badai salju!” Tian Heng berseru. Suaranya sangar dan dipenuhi amarah.

Kekuatan besar tercipta. Badai dingin berputar ke arah Yi Xing. Berhembus cepat. Kekuatan besar ini ditakutkan bisa melukai para penonton. Dewi arena bergegas mengaktifkan formasi perlindungan, supaya lebih aman.

“Tehnik ketiga, pesona dewi, tameng tanpa batas!” Yi Xing menciptakan formasi transparan.

Dua tehnik saling bertabrakan. Membuat sebuah gesekan. Satu tehnik menyerang, satunya tehnik perlindungan. Kekuatan Tian Heng terus meningkat, mendominasi pertandingan. Yi Xing harus mundur perlahan-lahan.

“Kali ini kau akan kalah!” kata Tian Heng. Dia sempat berbicara saat pertandingan itu sedang menemui titik tegang.

Yi Xing tidak merespon ucapan sang lawan. Dia tahu Tian Heng berusaha memprovokasinya. Yi Xing tidak akan terpancing. Semua orang yang menyaksikan pertandingan itu dibuat ikutan tegang. Mereka belum bisa memastikan siapa pemenangnya. Dua anak itu sama-sama hebat.

Gesekan tehnik keempat Tian Heng benar-benar tangguh, itu cukup membuat tehnik ketiga Yi Xing kalah telak. Anak itu terdorong lagi. Kali ini jatuh perlahan ke lantai. Yi Xing memegang dadanya. Terasa ngilu.

“Yi Xing, kau harus menang.” Wei Lin berkata lirih lagi. Dia sangat khawatir dan takut jika Yi Xing tidak bisa memenangkan pertandingan hari ini. Ekspresi wajahnya tidak tenang.

“Menyerahlah sebelum kau menyesal. Aku masih bisa mengampunimu saat ini jika kau mengatakan kalah.” Tian Heng menyeringai lagi.

Yi Xing menggeleng. Dia enggan melakukan itu. Jika jawaban Yi Xing demikian, maka Tian Heng tidak akan segan-segan melepaskan kekuatan yang jauh lebih besar.

“Baiklah. Jika kau memilih begitu, maka aku tidak akan mengasihanimu lagi. Kau memilih keputusan yang salah.” Tian Heng menambahkan ucapannya.

Serangan badai salju itu masih bergerak. Tian Heng menambahkan kekuatan dalam serangannya. Yi Xing belum bergerak, dia masih menunggu.

Badai salju cepat berputar, siap menelan Yi Xing dalam putarannya. Tapi Yi Xing sudah memikirkan ide lain. Keterlambatannya dalam bergerak membuat semua orang khawatir.

“Apa dia gila? Dia cari mati!” kata satu murid. Dia berkomentar. Murid lainnya ikut bersuara.

Yi Xing menarik senyum tipis. Kecepatan cahaya mulai dilancarkan. Yi Xing berlari ke sana-kemari. Dalam sekejap mata, dia sudah berada di depan Tian Heng. Pukulan tangan kosong menuju ke arah badannya.

Guru Long berteriak, “Tian Heng, waspada!”

1
mengapa begitu banyak jeda iklan???
bikin malas baca novelnya.
Sejoph: Jeda iklan itu dari aplikasi, penulisnya gak tau apa-apa kak. Iklan yang kakak lihat juga keuntungan buat pihak aplikasi, bukan buat penulis. Di sini penulis cuma dapet hikmahnya doang. Trims
total 1 replies
Angga Hu Wijaya
semangat thor
Sigit Mardianto
Luar biasa
Ari Anto
lanjutkan boss Q
AKBAR JAYASASMITA
Lumayan
Mashudi Alwindra
mana min katanya mau dibikin op, malah sekarat gak bangun², mana jalan ceritanya gada mc nya sma sekali
yos helmi
Luar biasa
Mashudi Alwindra
bagus, cuma banyakin di aksi mc, sma di op in wkwk
Mashudi Alwindra
ayolah min, mc nya jgn lemah² amat, masak mc dari awal terseok² mulu
Sejoph: oke, terimakasih atas masukannya. Selesai episode yang ada, nanti bakal kubuat dia beneran OP 🔥
total 3 replies
Raysonic Lans™
update keleussss... ceritanya sudah bagus,harus sampai tamat..
Raysonic Lans™
baru kali ini ada pertandingan dinovel pakai racun..., Authornya memang beracun.. lama updatenya gak baca2 komen..
Sejoph: Gimana ya, yang bacanya sepi. Males jadinya update. Semangat update kan kalau banyak yang baca.
total 1 replies
Raysonic Lans™
coba di update lagi Thor.. jgn menghilang...
Raysonic Lans™
kreteeekk.. kreeeteeekk..
Raysonic Lans™
ceritanya bagus hanya belum kepublikasi pembaca fantim..
jgn lupa di update crazy up sampai selesai novelnya
Raysonic Lans™
kekuatan kultivasi ganda Thor...
update weeeeee...
Raysonic Lans™
di update sampai selesai gak novelnya?
Raysonic Lans™
malam... hampir pagiii...
Widya Wati
wei gila
Widya Wati
lanjutkan
Widya Wati
Masih anak2 tapi licik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!