Ketika usia nya yg masih kecil ia di buang oleh keluarga sendiri demi menyelamatkan kekayaan mereka,, dan karena pitnah sang kakak
setelah pergi dia dibesarkan oleh keluarga yg lebih kaya dari keluarga kandungnya,, dan memiliki kehidupan yg bisa di bilang mewah.
Kita lanjut season 2 yah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuruHikmahOchl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Yang pertama tahu
Dimarkas
Ketika sampai dia turun menggunakan topeng
"Siapa kau" tanya penjaga
"Panggil bang karel, devon, dan Jerry" kata Audrey dingin
"Siapa kau berani-beraninya bicara seperti itu pada king kami" kata penjaga satunya
"Panggil saja mereka" kata Audrey dingin
"Kalu bisa lewati dulu mayat kami" kata penjaga itu kemudian menyerang Audrey
Bugh
Bugh
Krakh
Bugh
Arrggh
Tak lama datang lah abang-abang Audrey
"Cukup princess" kata karel
"Kerja bagus, tingkatkan kinerja mu" kata Audrey pada penjaga yg dia kalahkan
"Kumpulkan semua mafioso di aula" kata Audrey
"Siap queen" kata abang-abang Audrey
Kemudian mereka masuk ke aula yang disana sudah ada seluruh mafioso
"Saya disini akan mengenal kan queen utama kalian, kalian mungkin sudah bertemu dengan 4 queen yg lain tapi kalian belum bertemu dengan Queen utama" kata Devon
"Dia adalah Queen utama kita, dia adalah ratu dari seluruh kekuasaan di dunia bawah maupun dunia bisnis, dia yang dijuluki QUEEN OF THE WORLD" kata Karel
"Dia yang katanya hanya memiliki sisi gelap saja tapi dia adalah malaikat bagi kita semua" kata Jerry
"Ada yang ingin bertanya" kata Karel
"Berapa usianya" kata salah satu mafioso
"Usiaku 17 tahun" kata Audrey
"Saya ke sini hanya ingin melihat perkembangan kalian, selama ini saya hanya mendapatkan kabar tentang kalian tanpa melihatnya langsung dan hari ini dan seterusnya kemungkinan saya akan sering kesini untuk melihat perkembangan kalian" kata Audrey
"Apa ada yg keberatan jika dia Queen kita" kata Devon
"Tentu tidak king, kami sudah mendengar kehebatannya dan kami juga sudah bersumpah akan mengikutinya." Kata salah satu mafioso
"Baiklah jika tak ada lagi yg dipertanyakan kalian bisa bubar" kata Jerry
Merekapun bubar dan melanjutkan kegiatan mereka masing-masing, Audrey dan abang-abang nya pergi ke ruang keluarga untuk mengobrol
"Bang" panggil Audrey
"Iya princess" kata mereka bersama
"Apa semua cowok gak suka sama cewek kayak aku yah" kata Audrey
"Maksudnya" kata mereka bersama
"Huhh... Kemren aku nonton bareng Darwin, film yg kita tonton menceritakan tentang mafia dan pas aku tanya kalo misalnya aku adalah mafia apa yg dia lakuin. Dia bilang dia bakalan ninggalin aku karena dia bilang cowok lebih suka sama cewek yang lemah lebut dan mandiri" kata Audrey sambil menyandarkan tubuhnya pada sandaran kursi
"Gak semuanya sayang, mungkin dia ada trauma atau apa. Kamu gak boleh berpikir bahwa kamu orang yg paling buruk di dunia ini hanya krena kamu masuk dunia bawah, harusnya kamu itu jadi kebanggaan karena kamu bisa bantu orang-orang yang sudah terlantar atau yang kekurangan memiliki harapan lagi untuk tetap melanjutkan hidupnya ya meskipun jalan yang kita lewati sungguh keras" kata Karel
"Bener tuh, buktinya kita-kita aja suka tuh liat kamu bahkan kamu tau sendiri kan kalo pasangan abang-abang kamu ini adalah anggota kita juga" kata Devon (didalam Black Diamond memang ada anggota wanita bukan hanya pria)
"Iya jadi sekalipun dia berpikir begitu kemungkinan dia hanya takut terjadi apa-apa sama keluarganya" kata Jerry
"Iya juga yah bang, tapi kalo misalnya dia emang gak suka sama mafia karena trauma gimana bang" tanya Audrey
"Kamu bisa kasih tau dia kalo kamu mafia tapi kasih tau juga alasan dan tujuan kamu, apalagi mafia kita kan udah terkenal kemana-mana dan mereka tau tujuan kita mereka juga tau apa yg kita lakuin selama ini" kata Karel
"Ahk iya bang boleh juga tuh, nanti aja aku cari waktu yang tepat" kata Audrey
"Bang karel boleh temenin aku ke kam
ar gak sebentar aja" kata Audrey (Audrey memang paling dekat dengan karel di mafia, karena Karel adalah orang pertama yang Audrey bawa dari keterpurukan dan karel juga yg selalu memberikan nasehat dan motivasi buat Audrey ketimbang abang-abang nya yg lain)
"Boleh dong" kata karel
"Yaudah yah bang Devon bang Jerry aku mau ke kamar bentar yah" kata Audrey kemudian pergi ke kamar disusul Karel
"Audrey sayang banget sama karel, perasaan sayangnya beda sama sayang yg dia tunjukkin dan kasih ke gue" batin Jerry dan Devon, Audrey yg mendengar itu hanya terdiam nanti dia akan menjelaskan itu ke setiap abang nya
Dikamar Audrey duduk di sofa, disebelahnya sudah ada karel
"Gimana perkembangan soal pencurian di seluruh dunia itu bang" kata Audrey
"Belum ada perkembangan sama sekali, bahkan gk ada petunjuknya sedikitpun" kata Karel
"Kalian gk bakal bisa nemuin dia"kata Audrey
"Kenapa"kata Karel kaget
"Karena pencuri itu aku" kata Audrey santai
"Kamu boong princess hahahahh" kata Karel kemudian tertawa terbahak-bahak
"Serius bang, entah sejak kapan aku jadi gila harta yg pasti pertama kali aku ngelakuin ini karena pengen bales keluarga smith yg udah buang aku dan kak Indra demi harta" kata Audrey serius, itu membuat karel langsung menghentikan tawanya
"Tapi abang gak pernah liat hasil pencurian kamu, bahkan saat di negara S selama beberapa tahun kamu gk pernah jauh dari kita. Trakhir kamu jauh itu saat kamu keliling setiap markas itupun abang tetep pantau kamu dan dari pantauan abang, kamu cuman ada di markas 1 hari dan keesokan harinya kamu pindah lagi ke negara lain untuk mengunjungi markas lainnya. Bahkan dari pantauan abang disetiap negara kamu gk pernah keluar dari markas, jadi gimna caranya kamu jadi pencuri itu" kata Karel yg juga serius
"Yaudah aku bakaln buktiin sama abang" kata Audrey kemudian memegang tangan karek
"Open" kata Audrey kemudian suasana kamar menjadi tanah yg sangat luas dan sangat indah di tambah pemandangan air terjun, juga rumah yang sangat indah.
"Kita dimana" kata Karel bingung
"Kita ada di dimensi milikku, aku gak bisa jelasin apa-apa sama abang. Waktu itu aku nemu sebuah benda dan tanpa sengaja darah ku mengenai benda itu saat aku marah, abang ingat pas aku bilang kak Indra diusir saat itu aku memukul cermin dikamar dan tangan ku berdarah dan darah itu mengenai benda itu dan tiba-tiba aku udah ada disini. Karena aku penasaran akhirnya aku berkeliling dan sampai di rumah itu, dirumah itu ada sebuah perpustakaan yg sangat luas meskipun dari luar rumah itu kecil tapi sebenarnya didalamnya sangat luas melebihi markas kita" kata Audrey kemudian dia berjalan membawa karek memasuki rumah itu
"Disini aku belajar banyak hal, bahkan aku memiliki obat-obatan di ruang khusus obat, aku juga memiliki banyak racun di ruang racun, aku memiliki senjata pedang panah dan tombak, aku memiliki banyak berlian dan juga emas bahkan ada uang yang sangat menggunung" kata Audrey kemudian mengajak karel berkeliling
Dia mengajak Karel memasuki setiap ruang, setiap ruangan yg di tunjukkan Audrey membuat karel terkejut.
"Abang mau tau penghasilan aku selama jadi pencuri yang tak diketahui identitasnya bahkan tak ada sidik jari sekalipun, mari kita ke rumah yg ada di sebelah rumah ini. Rumah itu aku buat khusus untuk menyimpan barang-barang ku, bukan barang yang memang sudah ada disini" kata Audrey kemudian mengajak karel untuk masuk ke rumah yang satunya
Audrey memang sengaja membuat satu rumah lagi, rumah itu berisikan kamar-kamar yg saling berhadapan tanpa ada ruang tamu ataupun dapur.
Karel hanya diam melihat semua yg Audrey miliki, dia berpikir jika Audrey mengeluarkan seperempat saja harta ini mungkin dia akan menjadi orang terkaya no 1(karel tak tahu kalo tanpa mengeluarkan inipun dia adalah orang terkaya ke 1).
"Lihatlah bang setiap ruangan memiliki ukuran 2×2 meter, abang bisa melihat ruangan-ruangan ini. Disini hanya ada 10 ruangan, jadi abang tak akan kelelahan" kata Audrey
Karel hanya menurut, dia mendorong setiap pintu ruangan itu. Dia sangat terkejut melihat ruangan pertama yg dia buka, bagaimana tidak ruangan itu berisi emas batangan yg menggunung. Dia pun melanjutkan perjalanan dia membuka setiap ruangan, dia terus saja dikejutkan dengan isi dari setiap ruangan. Ya karena ruangan kedua berisikan berlian yang disusun rapi di rak-rak kaca, ruangan ketiga hingga ke-lima berisikan uang yang tersusun rapi di 6 brangkas, dan untuk ruang ke-enam dan ke-tujuh berisi perhiasan, untuk ruang ke 8 berisi obat yang dia buat, ruang ke 9 berisi racun dan ruang ke 10 kosong.
kok kyk nya makin lma makin nglantur deh alurnya
yg baek2 aja thor biar bisa jd tauladan