NovelToon NovelToon
Tak Kan Kulepas Lagi

Tak Kan Kulepas Lagi

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: fieThaa

Jalinan kasih sejak di bangku sekolah, membuat Dirga dan juga Niar memantapkan hati untuk menjalin hubungan yang lebih serius. Saling melengkapi menjadi alasan yang kuat untuk Dirga meminang pujaan hatinya.

Di malam itu, Dirga membawa Niar ke rumahnya. Tujuannya untuk dikenalkan kepada kedua orangtuanya. Namun, keadaan berkata lain. Dirga ternyata sudah mempunyai calon istri yang orangtuanya rahasiakan darinya. Dan besok, mereka akan menikah.

Kabar yang sungguh mengejutkan, bukan. Datang dengan rona bahagia dan pulang dengan rasa sesak di dada. Itulah yang Niar rasakan. Dengan senyuman penuh luka, Niar menatap manik mata Dirga dan berkata, "aku lepaskan kamu untuk perempuan itu."

Apakah Niar benar-benar rela melepaskan Dirga sepenuhnya? Atau mereka memiliki ikatan cinta yang kuat, yang membuat mereka tidak bisa terlepas satu sama lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fieThaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ingin Menikah

Melihat kedua insan yang sedang saling melepas rindu dengan cinta yang menggebu, membuat Bu Sari dan Pak Khorun terharu. Tidak ada obat yang paling mujarab untuk depresi Niar kecuali Dirga. Niar yang telah lima tahun ini menghilang, kini telah kembali. Wajah ceria Niar terlihat jelas oleh kedua orangtuanya.

Dengan langkah pelan, Bu Sari menghampiri Dirga dan Niar. Diikuti oleh Pak Khorun dari belakang. "Dirga," panggil Bu Sari.

Dirga dan Niar melihat ke arah Bu Sari. Ketika mulut Bu Sari baru saja terbuka, Niar terlebih dahulu memotong ucapan yang belum sempat keluar dari mulut bundanya.

"Kita bicarakan nanti aja ya, Bun. Kasihan Dirga masih lemah dan ga boleh mikir yang berat-berat dulu," ucap Niar.

Bu Sari pun menganggukkan kepalanya begitu pun Pak Khorun. "Aku akan menjaga Dirga hingga dia benar-benar sembuh."

"Sebaiknya Bunda dan Ayah pulang. Selesaikan semua kekacauan yang ada. Aku belum mau pulang ke rumah dulu," ujarnya.

"Tapi, Niar ...."

"Bunda, kali ini tolong mengertilah aku," pinta Niar dengan nada lirih.

Akhirnya, Bu Sari mengalah dan membiarkan Niar untuk menjaga Dirga. Sebelum Kenan mengantarkan kedua orangtua Niar, Kenan menyerahkan paper bag kepada Niar.

"Apa ini?"

"Baju ganti Anda, Nona. Dan semua skincare Anda pun ada di situ," sahut Kenan.

"Ay, aku ganti baju dulu, ya." Dirga hanya mengangguk pelan dan tersenyum ke arah Niar.

Di dalam kamar mandi, senyum Niar melengkung dengan indahnya. "So sweet banget sih, Ay. Kamu masih ingat apa aja skincare aku," gumam Niar dengan lengkungan senyum yang sempurna.

Di luaran sana sudah ada orang yang berjaga-jaga di depan kamar Dirga. Jicko bukanlah orang bodoh, dia manusia licik dan picik. Membuat Dirga harus membentengi Niar dengan pengawalan ketat.

"Ay, kok gak istirahat," ujar Niar yang sudah keluar dari kamar mandi.

"Lagi ngecek kerjaan, Sayang." Dengan kasar Niar mengambil alih ponsel Dirga dan mematikannya.

"Kamu harus istirahat. Jangan mikir yang berat-berat dulu. Kamu gak ngedenger diagnosa dokter tadi apa," sungut Niar.

"Iya, Sayang. Kangen deh diomelin kamu," goda Dirga sambil memeluk tubuh Niar.

"Ay, aku lapar."

"Mau makan apa?"

"Aku ke kantin aja, ya," ucap Niar.

"Jangan, pesan aja apa yang kamu mau. Biar nanti aku suruh Kenan buat beliin makanan buat kamu," ujar Dirga.

"Dia gak bakal Nemu, Ay. Makanan yang aku pengen itu dijualnya di dalam gang sempit gitu."

"Udah kamu ketik aja apa yang kamu mau." Dirga menyerahkan ponselnya yang lain kepada Niar.

"Nanti tinggal kamu kirim aja ke nama kontak Asisten Gila," jelas Dirga.

"Kalo dia gak Nemu makanannya gimana?"

"Tinggal aku pecat."

"Ternyata bukan hanya asisten gila, bosnya juga gila," celetuk Niar.

Dirga hanya tertawa dan memeluk pinggang Niar yang sedang duduk di ranjang pesakitan Dirga.

"Sayang, aku ingin cepat menikah dengan kamu," ucap Dirga.

"Sembuh dulu, ya. Nanti kamu boleh ngelamar aku."

"Aku mau langsung nikah, Yang. Gak mau tunang-tunangan dulu kayak anak-anak zaman sekarang. Padahal dikasih gampang malah sengaja dibuat ribet," jelasnya.

"Iya, Ay. Tapi, apa orangtua kamu setuju sama aku? Aku kan ...."

"Ssst." Dirga menutup mulut Niar dengan telunjuknya.

"Aku bukan anak mereka lagi, Yang. Jadi, kamu jangan khawatir," terang Dirga.

"Ay, gak baik bilang begitu. Bagaimana pun Mamah kamu sudah melahirkan dan merawat kamu sampai kamu besar. Kita harus meminta restu kepada orangtua kamu juga."

Dirga melepaskan tangannya yang melingkar di pinggang Niar. Wajah Dirga kali ini sangat tidak terbaca.

"Ay ...."

"Aku mau istirahat," ketus Dirga.

***

Happy reading ...

1
Sonia Putri
banyak typo thor
Sonia Putri
flash back nya Dirga kok bisa bercerai kok gak dijelaskan diatas
Yuni Ngsih
ko ......di potong lg Thoooooor 🙈🙈🙈
Symsnr_
ditamatkan saja ceritanya kalau sdh tdk ada kata" lagi
Symsnr_
huh.. berulang lagi
. bosaan
Symsnr_
ini berlangsung lagi. sy sdh tdk baca bosan sy hanya menskrol spy cepat berlalu
Symsnr_
kenapa setiap bab hrs berulang 2-3 kali. membodanksn
Symsnr_
apa sdh kehabisan kata" yg untuk diceritakan syg harus berulang lagi
Symsnr_
pengetikan cerita yg berulang ulang sangat membosanksn
Yuni Ngsih
waduh Thooor ko ....ada ulang lg....ulang lg 😇
Yuni Ngsih
kereeeen Thoooor ceritranya
Yuni Ngsih
kasian mbok Septi rasain lu....
Yuni Ngsih
dasar mertua goblog ....bodoh...😡🤬😡
Yuni Ngsih
Mertus kejam ceritrs nyata Thoooor, masih ada da Mertua yg ky gitu ....sekarang ....ceritra ini banyak fakta nyata ,mknya sbg perempuan hrs kuat di Aqidah jg kita yakin adanya Allah maha pengasih ,penyayang ,pelindung ....🤲🤲🤲👍👍👍💪💪💪🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Halimah lim
bukanya mamahnya namanya Septi ya
Symsnr_
Buruk
Supriatun Khoirunnisa
Luar biasa
mak mak doyan novel
Reni, Sisi, Nera dan Bila? ketiga sahabat niar? itu kn 4 nama?
Imelda Mell Lele
hahaha...
Imelda Mell Lele
aq setuju thor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!