NovelToon NovelToon
Aku Mencintaimu

Aku Mencintaimu

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Diana Ana

Di bumbui Cerita 21++

Tak kusangka aku bisa mencintaimu.

Semenjak kejadian yang menimpanya malam itu. Arana harus kehilangan kesuciannya yang telah Ia jaga selama 23 tahun.

Karna kejadian yang meningpanya malam itu Arana harus menerima kenyaatan pahit. Kekasih yang sangat Ia cintai pergi meninggalkannya begitu saja.

Arana di perkosa oleh seorang
pemuda yang tidak Ia kenal.

Apakah Arana bisa menemukan pemuda yang telah merampas kesuciannya?...
Dan apakah Arana bisa membalas cinta orang yang telah merampas semuanya darinya? ketika pemuda itu mengatakan Aku Mencintaimu Arana.

Ikutin terus ya Cerita Cinta Manisku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diana Ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23. Ciuman

Karna merasa begitu sangat nyaman

tidur di tempat yang begitu hangat itulah yang Arana rasakan saat ini, karna

selama ia tidur di dalam kamar Steven, hanya rasa dingin yang selalu Arana

rasakan, karna Steven selalu mengatur suhu Ac yang ada di dalam kamarnya ke

suhu yang lebih dingin, dan Arana tidak terlalu menyukai suhu Ac yang terlalu

dingin, namun tidak mau berkomentar, karna sadar akan dirinya yang berada di

rumah Steven hanya kebaikan Steven yang ingin menikahinya.

Arana mendekatkan tubuhnya di

tubuh Steven dan Steven yang merasakan pergerakan Arana dalam tidurnya

memeluknya dengan begitu sangat eratnya, Arana yang mendapat pelukan seperti

itu dari Steven kembali tertidur, karan hari ini hari minggu jadi keduanya

terlelap hingga siang.

Sinar matahari sudah berada di

atas kepala, namun Steven dan Arana masih setia saling memeluk satu sama lain. Pelan-pelan

Arana membuka matanya dan mendapati wajah Steven terlalu dekat dengan wajahnya

dan melihat tangan Steven tengah memeluk perutnya dan bahkan lengan Steven

menjadi bantal untuk Arana tiduri.

Arana begitu sangat terkejut,

ketika melihat wajah Steven begitu sangat dekat denga wajahnya, karna

keterkjutannya Arana mendorong tubuh Steven dan itu membuatnya terjatuh dari

sopa, namun sialnya di saat Steven ingin terjatuh bahu Steven yang Arana tiduri

melingkar di lehernya menariknya ikut terjatuh dan otomatis Arana terjatuh di

atas tubuhn Steven.

“Hem—eum.” Suara Steven ketika

jatuh di lantai dan tubuhnya di timpa oleh tubuh Arana dan tampa sengaja bibir

Arana menempel di bibir Steven.

Dengan gugup Arana melihat wajah

Steven, lalu berkata “Maaf Stev. Aku tidak sengaja.” Arana melepas bibirnya

dari bibir Steven lalu berdiri dan berjalan masuk ke dalam kamar mandi, karna

merasa begitu sangat malu dengan apa baru saja di lakukannya.

Sementara Steven yang masih

terkejut ketika bibir Arana menempel di bibirnya masih merasa syok, karna

merasa syok Steven tidak terbangun dari lantai, justu malah memikirkan apa yang

baru saja terjadi.

“Apa yang baru saja terjadi?”

bingun “Apa benar bibir Arana barusan mencium bibirku?” menyentuh bibirnya

sambil tersenyum, Steven tersenyum sendiri sambil menyentuh bibirnya yang baru

saja Arana cium, Steven merasa senang mengingat hal itu ciuman pertama yang

Arana berikan selama berada di rumahnya.

Arana yang telah selesai, keluar

dari dalam kamar mandi namun Steven masih setia berbaring di atas lantai

kamarnya, dan itu membuat Arana berpikir kalau sesuatu yang telah terjadi pada

Steven, Arana pun bertanya.

“Steve” memanggil “Apa ada yang

sakit?” Arana sedikit khwatir karna tubuhnya menimpa tubuh Steven tadi Arana

melihat ke arah steven yang kini masih merebahkan tubuhnya di atas lantai

kamarnya.

Mendengar pertanyaan Arana, ide

jail terlintas di dalam pikiran Steven yang ingin mengerjai Arana. Sesekali mengerjai

Arana itu tidak akan menjadi masalah baginya, itulah yang terlintas dalam

pikiran Steven saat ini, Steven pun berkata.

“Iya, Ara. Ao, ao, pingganku

sakit banget.” Steven meringgis sampil memegan pinggannya “Ao, ao, Ara, aku

tidak bisa bangun.” Steven pura-pura meringgis kesakitan.

Arana yang melihat Steven

meringgis kesakitan dengan segara berjalan ke arahnya dan membantunya untuk

bangun. “Maaf ya Stev.” Arana membatu steven berjalan ke arah tempat tidur, dan

membantunya untuk merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.

“Lagian ini semua bukan

sepenuhnya salahku.” Menatap wajah Steven yang kini tengah berbaring di atas

tempat tidur “Siapa yang menyuruhmu tidur di dekatku? Sambil memelukku, aku kan

terkejut ketika bangun melihat wajahmu begitu dekat dengan wajahku.” Arana

mengatakan alasannya yang membutnya mendorong tubuh Steven turun dari sopa yang

di tempatinya tertidur.

Mendengar ucapan Arana yang hanya

memojokkannya saja, Steven pun berkata. “Aku tidak tau Ara, siapa yang salah,

siapa yang benar, kalau aku menjelaskan, justru kamu yang akan merasa bersalah

nantinya, jadi aku tidak usah mengatakannya, ya.” Steven tersenyum kemenangan

melihat ke arah wajah Arana yang kini tengah melihat ke arahnya.

Arna yang bingun mendengar kata

yang keluar dari mulut Steven, berkata “Maksud kamu apa. Hem.” Sewot “berkata

seperti itu, udah tau salah masih berani membela diri.” Arana memperlihatkan

wajah kesalnya ketika mengatakan itu pada Steven.

Melihat wajah kesal Arana,

bukannya merasa takut, Steven malah tertawa. “Hahaha.” Steven tertawa sambil

menepuk tangannya dan menepuk bantal yang ada di sampinnya “Ara, Ara, wajah

kamu lucu banget deh kalau terlihat kesal seperti itu” Steven kembali tertawa

setelah mengatakan itu.

Dan itu membuat Arana bertambah

semakin kesal, dengan tingkah yang Steven tunjukkan, “Ste—v, kamu, kamu, Ih”

Arana kembali memperlihtkan wajah kesalnya “Sekarang katakan! apa yang aku

lakukan sehingga membuatmu tidur di sampinku bahkan kamu sampai memeluk tubuhku

semalaman, Ih, Steve kamu telah memelukku semalaman.” Arana mengusap tubuhnya

ketika mengatakan itu.

“Tapi kamu suka kan?” tertawa “Aku

memelukmu semalaman.” Menaikkan ke dua alisnya “Dan bahkan kamu juga membalas

pelukanku, dan sampai mencium dadaku.” Steven kembali tertawa setelah

mengatakan itu.

“Ste—v, kamu telah membuat

kesabaranku telah hilang.” Arana terlihat begiu sangat kesalketika mengatakan

itu, karna kekesalannya Arana berjalan ke arah Steven dan tampa sengaja kaki

Arana tersandung oleh karpet yang berada di lantai kamar, dan itu membuat Arana

kembali terjatuh dan sialnya lagi Arana kembali terjatuh dan menimpah tubuh

Steven dan lagi-lagi bibir mereka kembali bertemu.

Arana ingin melepas pautan

bibirnya dari bibir Steven, namun tangan Steven dengan cepat menyentuh wajah

Arana, bukannya melepas pautan bibir Arana justru Steven malah ******* dan

memperdalam ciumannya itu.

Arana yang dapat balasan ciuman

seperti itu, ikut membalas ciuman Steven dan tampa mereka berdua sadari

keduanya terlarut dalam buaian ciuman masing-masing, bahkan Steven mendudukkan

tubuh Arana di atas pangkuannya dan tangannya juga mulai nakal kemana-mana.

Arana yang menyadari hal yang di lakukannya

salah, berusaha melepas pautan bibir Steven yang masih setia bemain di bibirnya,

dengan napas terengah-engah akhirnya Arana berhasil melepas bibirnya dari bibir

Steven.

Steven menatap wajah Arana yang

berada di atas pangkuannya sambil berkata. “Maafkan aku Ara, tidak seharusnya

aku melakukan ini.” Steven memperlihatkan wajah menyesalnya ketika mengatakan

itu.

“Tidak masalah Stev.” Dengan nada

suara pelan Arana berangjak dari pangkuan Steven, lalu berjalan keluar kamar

sambil merapikan rambutnya yang berantakan akibat ulah Steven.

Steven yang melihat Arana keluar

dari dalam kamarnya berkata. “Ahh, apa yang sudah aku lakukan? Tidak seharusnya

aku melakukan hal ini kepada Arana. Dan perasaanku ini! harus aku hilangkan,

karna ada seseorang yang tengah menunggu pertanggun jawabanku.” Steven mengacak

rambutnya ketika mengatakan itu, karna jujur rasa untuk Arana mulai tumbuh di

dalam hati Steven.

1
Iqbal Ika
bgus
Yesi Yupita
refleks nyanyi apa salah ibuku dirundung pilu
Winsulistyowati
Kasihan Thor...Moga Dia Tanggjwb Yo Thor Pd Arana..
🌻Ruby Kejora
di sini rupanya rame sekali Kak Salam kenal dan salam sukses buat kakak💐😄
bundan@ furqan
ika widya
udh lma bgt g up thor kn pnasaran dgn klnjutn crtany thor
Queenamila
tanpa thor bukan tampa
👸🏻🌹🎆Nana ConLey💫
akibat Michel jg yg terlalu ambisi merebut pcr org
alhasil skrg menderita hati dah 🤪🤪
Anita Rahayu
jgn lma2 upnya dah 1thun thor
Yanthi Chahya Yustikarini
seruuu
Ms Dahlia
alo.. aq mampir..
aq dah baca sinopsis, MW mau ralat dikit ya Thor🤭

usia kuliah S1 itu kalo dari tamat SMA itu rata2 18-22 tahun. kl udah 23 berarti mahasiswa abadi 😂
Cristin Tasinem
ayo lanjut Thor jangan kelamaan jeda nya
Liany Sayda
lanjut
Betty Yunita Yunita
Kira2 up ny masih lama ya thor....
Rommy Wasini Khumaidi
kenapa gk jujur aja sama steven,kalao ara diperkosa
Itoy Bintanx
kalo di pikir2 ini byk terkejut ny
Betty Yunita Yunita
Thor betapa ny jangan lama2 dong
Siti Sadiyah
lanjut
Siti Sadiyah
#####################
Eti Guslidar
aditya. hhhhhh
Eti Guslidar
suami yg penyayang.. mauuuuu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!