Zey Yhang yang barusan diputuskan pacarnya,ditambah dengan kejadian buruk yang pernah dialaminya, saat di seberang jalan dengan pikirannya yang amburadul ia tertabrak oleh kendaraan yang lewat karena tiba tiba berhenti di sebrang jalan,gadis itu berenkarnasi menjadi seorang putri cantik namun namanya dirubah menjadi Putri Lyrtia Artantia Queenque bersama keluarganya ia menjalani kehidupan yang baru juga cinta baru yang melengkapi hidupnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kensujishisu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 23
Keesokan harinya yang merupakan hari libur telah tiba dan aku bisa bebas dan pergi untuk jalan-jalan seperti shopping di berbagai tempat yang terkenal di daerah ini
Sebaiknya aku mengajak Decy dan Vele untuk menemani ku berbelanja daripada di temani oleh kedua penjagaku,
Meltende aman-aman saja namun aku tidak akan pernah mau jika ada Bocah
Menjengkelkan itu,soal Meltende dan masalahnya aku sudah mengetahuinya jadi aku tidak perlu menjauhinya lagi..
Aku merasa bersalah karena tidak mengetahui bahwa dirinya selama ini kesulitan dan ia selalu menyembunyikan kesedihannya,lalu saat ia menceritakan bahwa ia memecahkan liontin
Yang berisi kenangan ibunya aku sangat tahu disitu ia sangat terluka dengan kepergian ibunya..
Tapi setidaknya ia mau membagi
Cerita nya padaku..dan dia bukan mengkhianatiku hanya tidak menyukaiku karena beberapa alasan sungguh aku ini suka berburuk sangka
Waspada boleh saja tapi aku yang selalu berlebihan..aku memakai pakaian santai dengan berlian yang menghias cantik pakaianku..
Lalu pergi ke asrama Decy dan Vele berada...
"PUTRIII!!!!"
Saat di perjalanan ke asrama Decy dan Vele kedua orang itu malah meneriakkan namaku,memang kami bertiga sudah sepakat untuk tidak memakai tata krama bangsawan
Dan seperti teman biasa juga tidak memandang posisi,namun dengan teriakan seperti itu bisa membuat seseorang terkejut karena suara yang tiba\\-tiba saja bergema di kedua telingaku
"Kalian?...baru saja saya ingin ke asrama,kalian berdua..."
"Putri!ada berita mengejutkan!"
Berita heboh apa lagi yang ingin disampaikan kedua temanku ini,pasti setiap ingin menyampaikan selalu dalam keadaan mendadak..
"Apa itu?"
"Debutante akan di laksanakan di kerajaan Darkness...."
Apa!bukankah setahuku,kerajaan Darkness tak akan menyelenggarakan satu pesta pun di istananya dikarenakan memang kerajaan Darkness adalah kerajaan kegelapan ia tak menerima
kebisingan yang berasal dari ricuhnya pesta atau sesuatu yang membuat keributan..mengapa sekarang ia mau menerima kalau Debutante akan dilaksanakan di sana..
"Bagaimana bisa?apa raja Lucifer menerimanya?"
Tanyaku heran...karena Raja Lucifer sangat susah untuk menerima ajakan atau sesuatu hal..
"Saya juga kurang mengetahuinya...tapi yang jelas Debutante akan di laksanakan di sana..dan para bangsawan yang sudah mengetahui hal ini malah takut karena acara itu di selenggarakan di kerajaan Darkness.."
Tentu saja mereka takut karena Blaire pernah bilang kalau anggota kerajaan itu adalah seorang pembunuh bisa di bilang seorang bangsawan Psycopath,dan yang berani mengganggu mereka akan mati di tangannya
Dan bagaimana bisa Debutante,yang merupakan penghormatan bagi bangsawan muda akan di laksanakan di kerajaan itu..
"Bagaimana ini putri,aku jadi ragu untuk Debutante tahun ini.."
Ucap Vele dengan nada bergetar
"Jangan seperti itu,bukankah ini Debutante pertama kita.."
"Memang ini Debutante pertama kita,tapi...anda tahu sendiri kan orang\\-orang di sana seperti apa.."
Mereka berdua ini sangat penakut,tidak mungkin anggota keluarga itu membunuh tanpa sebab jika tidak mengganggunya
Kalau ada orang yang mengganggunya berarti itu salah orangnya sendiri karena suka usil..
"Benar..kata putri Lyrtia mengapa harus takut?"
Suara ini!Pangeran Lacht yang tiba\\-tiba masuk ke pembicaraan gadis dengan melipatkan kedua tangannya di dada...
"PA..PANGERAN!"
Ucap Decy dan Vele sementara aku menunduk hormat..
"Hormat kepada Pangeran Lacht Allecius dari kerajaan Brictien.."
Ucap kami bertiga dengan serempak..dan aku berhadapan dengannya dengan memakai pakaian selutut..anggap saja ia tak terlalu memperhatikan pakaianku..
Tapi sepertinya dia memperhatikannya...mengapa dia melihat kearah bawah terus!apa Pangeran Lacht adalah pangeran yang cabul!
"Anda sangat cocok dan juga lucu memakai pakaian itu..anda memang suka memakai pakaian seperti itu ya?seperti saat di..tam..."
Sstttt!!!aku menaruh telunjuk didepan bibir berusaha berkata dengan isyarat bahwa jangan beritahu..bukankah kita sudah berjanji saling menjaga rahasia..
Sementara Decy dan Vele yang melihat kelakuanku langsung berpura\\-pura melihat keberbagai arah..tapi pangeran Lacht benar\\-benar memujiku.
Aku tidak percaya jika ia barusan mengatakan aku sangatlah lucu bahkan di depan teman\\-temanku ini,mereka yang langsung mengajakku bicara dengan batin
'apa apaan itu putri?anda sungguh sudah sangat maju ternyata'
'bukan seperti itu!aku hanya nyaman memakai pakaian seperti ini'
'benar kata Decy anda sudah mengalami kemajuan'
Mengapa teman\\-temanku ini!berapa kali pun aku berbicara yang benar mereka malah menambah dan mengarang ucapan..
"Tidak,pangeran kami tidak takut,tapi putri Lyrtia yang takut."
Ucap Decy dengan nada bercanda,aku yang mendengar itu mengetahui kalau Decy hanya bercanda tetapi ia menuduhku adalah suatu kesalahan
"Tidak pangeran..anda dengar sendiri bukan..Viscount Decy dan Duke Vele lah yang takut.."
Jawabku berusaha membela diri
"Saya tidak takut,malah Putri Lyrtia yang takut.."
Ap...Apaa!!!apa mereka bersekongkol..aku memberi tatapan yang membunuh kepada mereka,sedangkan kedua orang itu malah tertawa kecil dengan merasa tidak berdosa.
Sedangkan kami melanjutkan obrolan itu,aku yang kini malah berlibur bersama Pangeran Lacht karena kedua temanku itu beralasan sibuk atau apalah
Yang jelas mereka sengaja untuk menolak ajakan ku...lihat saja nanti,aku akan membalas perbuatan mereka!
"Putri..anda ingin kemana?"
Tanya pangeran Lacht sementara aku terkejut karena ia tiba\\-tiba membuka pembicaraan..apa ia mau menemaniku shopping dan ke taman hiburan
Dia kan adalah seorang pemegang pedang kilat tidak mungkin ia mau bermain seperti anak\\-anak dan berbelanja seperti wanita yang ada dia akan mengejekku aneh...
"Hmm apa pangeran yakin ingin menemani saya..??"
"Tentu saja..anda tidak membawa penutup untuk menutupi muka anda?"
Sial!aku lupa membawanya,bagaimana aku biss berjalan diantara orang\\-orang ini pasti banyak yang mengenalku dan tak bisa menikmati liburan..
"Saya...sepertinya lupa membawanya.."
.
Ekspresi ku yang berubah menjadi kecewa,menyesal karena terlalu bersemangat hingga melupakan sesuatu yang penting
"Pakailah..hoodie saya..dan tutuplah dengan itu..agar anda tidak ketahuan.."
"Eh!tapi bagaimana dengan pangeran?"
"Tidak usah khawatir lagi pula ini bukan bagian utara dan tak ada yang mengenali saya.."
"Baiklah..terimakasih pangeran atas kebaikan anda.."
Harum hoddie pangeran bisa sangat jelas tercium di kedua bola hidungku..penutup kepalanya bisa di jadikan untuk menutupi wajahku
Lebih baik aku menuju taman hiburan terlebih dahulu lalu shopping karena bawaan barang yang ku beli pasti akan banyak sekali.
"Jadi tempat apa yang ingin anda kunjungi?"
"Anda akan mengetahuinya nanti,tapi saya mohon anda jangan tertawa."
Pangeran Lacht sangat penasaran dan bertanya\\-tanya tentang tempat apa yang ku maksud..
"Pak kusir..jalan!"
"Baik putri..."
Kami telah sampai di pertengahan jalan dan tidak ada orang di jalan ini tempat yang pas untuk memberhentikan kereta kuda...
Kemudian,melanjutkan berjalan kaki hingga sampai di taman hiburan
"Apa anda tidak akan lelah berjalan kaki?"
"Tidak..kecuali saya berlari.."
"Memang ada apa jika anda berlari?"
Tanya pangeran Lacht bingung..
"Jika saya berlari dan terlalu banyak mengeluarkan energi saya bisa pingsan.."
"Jadi anda pingsan karena terlalu banyak berlari?..."
"Iya,pangeran saya pernah pingsan saat berlari dengan kecepatan penuh.."
Pangeran Lacht tertawa sementara aku malu karena berani mengatakan hal itu di depannya.
"Jadi anda pingsan waktu itu karena berlari dengan kecepatan penuh,haha ...saya kira anda mempunyai penyakit atau semacamnya.."
"Anda jahat!...eh???"
Tunggu!saat pangeran bilang aku pingsan waktu itu..berarti memang benar dia lah yang melihatku pingsan lalu menggendongku..
Firasat ku benar pangeran Lacht lah orangnya..rambut kuning emas dan mata hijau zambrud yang sama denganku....saat itu dialah yang membantuku...
"Jadi anda..."
"Iya...saya yang menggendong anda..ternyata anda masih mengingat bahwa ada orang yang menggendong anda...haha..."
Akhh...memalukan!mengapa ia malah tertawa dan memasang senyuman seperti itu,aku jadi tak bisa menatap wajahnya..
"Te..terimakasih karena sudah membantu saya waktu itu !dan ayo lanjutkan perjalanan..."
Aku kemudian berjalan terlebih dahulu dan sementara pangeran Lacht masih berada di belakang,malu saat melihat reaksinya saat melihatku pingsan
"Putri Lyrtia!lagipula anda tidak berat...."
Sahut pangeran Lacht dari kejauhan sambil mengejarku yang sudah berada didepan
"Karena saat itu saya masih berumur satu tahun.."
"Tapi saya hebat bukan?karena umur saya yang masih empat tahun bisa mengangkat anda.."
Anda pasti hebat mungkin dua puluh gajah bisa anda angkat sekaligus lalu membuat sebuah sirkus dimana saya akan menontonnya sambil memakan popcorn
Tapi aku sangat senang ketika mengetahui bahwa dialah orang itu..
Kami sudah sampai di tempat tujuanku yang pertama yaitu taman hiburan sementara aku berbinar-binar menatap
Semua wahana yang ada di dalamnya walau memakai kacamata hitam tetapi bisa terlihat jelas wahana besar seperti roaller coaster,juga ring roll,dan back jump,juga komidi putar..
"Pangeran!ayo kita masuk.."
"Anda serius ingin masuk?"
Dia tidak tertawa malah menampilkan ekspresi heran,apa dia tidak tahu cara bersenang\\-senang?tentu saja karena dia selalu di sibukkan dengan pekerjaan istana
Dan tak pernah pergi bermain,untuk kali ini saja bisakah anda merasakan permainan mumpung anda masih anak\\-anak dan jika dewasa masa kanak\\-kanak tidak bisa anda rasakan lagi ketika sudah menikah..
Dan kira\\-kira pangeran Lacht akan menikahi siapa ya?bisa saja putri dari dunia lain...haha tidak mungkin..aku selalu berfantasi yang berlebihan.
Sementara itu kami memasuki taman hiburan sebelum merasakan semua wahananya aku membeli gulali untuk di jadikan santapanku saat bermain..
Tapi kami mendapat masalah di kasir penjualan tiket sebelum bisa masuk dalam taman hiburan ini
"Maaf..tapi apakah kalian tidak di temani orang tua?jika tidak ada orang tua..yang menemani,tiket tidak bisa diberikan kecuali kalian sudah berumur empat belas tahun keatas.."
Persyaratan macam apa itu?saat di duniaku yang dulu saja aku bersama teman\\-teman yang masih berumur delapan tahun boleh masuk tanpa di temani orang tua
Dan dia tidak mengetahui bahwa sekarang ia sedang berbicara dengan putri juga pangeran kerajaan
"Apa anda tak bisa mendengar suara saya..saya adalah ibunya..maaf jika saya pendek tetapi saya adalah ibu dari anak ini.."
Ucapku pada sang kasir dengan suara ibu\\-ibu kukira tak akan berhasil ternyata perkiraan ku salah kasir itu mempercayainya karena suaraku yang sangat mirip dengan seorang wanita tua
Sementara pangeran Lacht menahan tawanya sedari tadi...dengan menutup mulutnya dengan satu tangan
"Pangeran...jika anda ingin tertawa..tertawa saja saya tak melarangnya.."
"Pftt....andai saja saya memiliki ibu yang lucu seperti anda.."
Oh tidak!apa aku mengingatkan pangeran Lacht pada ibunya...
"Maafkan saya pangeran.."
Pangeran Lacht heran dengan perkataan ku ini,ia bingung tentang permintaan maaf ku karena semua orang tidak mengetahui kalau ia dan ibunya tak akrab malah seperti berjauhan di didalam satu istana besar seperti itu
Tetapi aku hanya ingin meminta maaf padanya walau ia mengira aku tak salah apapun..
"Untuk apa anda meminta maaf?"
"Maaf karena saya sudah menghina anda dengan ibu yang pendek seperti ini..."
Ucapku merasa bersalah dengan alasan lain,sementara ia tertawa dengan candaan yang ku buat..
"...Sudahlah jangan dipikirkan putri karena akting anda itu bisa membuat kita masuk ke dalam taman hiburan,bukankah anda ingin menaiki suatu wahana?lalu wahana apa yang ingin anda naiki ?"
Aku menunjuk kearah salah satu wahana ter ekstream dari wahana lainnya yaitu Roller Coaster.....banyak orang yang berteriak saat menaiki wahana itu
Tetapi aku malah menyuarakan bahwa permainan itu sangatlah seru dan sama sekali tidak menakutkan...biasanya orang akan berpegangan pada dua pengaman di depan
Karena saking takutnya,tetapi aku berbeda dari mereka,aku malah mengangkat kedua tanganku sambil membuka mata menikmati pemandangan yang bisa dilihat dari atas..
"Anda belum pernah menaiki wahana itu sebelumnya,bukan?"
"Saya hanya mengetahui wahana itu bernama Roller Coaster..dan orang yang menaikinya selalu berteriak kencang,apa itu sebuah keharusan?"
Bwahaha!mereka berteriak keras karena histeris,anda seperti itu karena belum pernah menaikinya dan bukan sebuah keharusan...
Aku sedikit kasihan dengan Pangeran Lacht karena cara bicaranya yang polos seperti itu...
"Baiklah,apa anda akan mencobanya?permainan ini akan seru.."
"Apa boleh?"
Tanya pangeran Lacht ragu..
"Siapa yang akan melarang anda..ayolah.."
"Ba..baiklah.."
Kami kemudian memberi tiket khusus permainan Roller Coaster ini dan kemudian masuk kedalam kursi sedangkan aku bersampingan dengan pangeran Lacht kemudian memasang sabuk pengaman..
"Kapan bergeraknya?"
Tanya Pangeran Lacht yang tampak tak sabaran sementara aku berusaha menahan tawa karena ia memasang wajah seperti itu..
"Sepertinya sudah mulai..jangan tutup mata anda!karena ini akan seru.."
"Baiklah......"
Roller Coaster yang bergerak secara cepat menurun,menaik dan bergerak memutar .....diiringi teriakan semua orang yang berada di kursi nya masing\\-masing
Ada yang sampai menangis,juga ada yang tertawa...sementara kami berdua tampak seru akan permainan yang bernama Roller Coaster ini
"Seru kan pangeran?!!"
"Iya seru.!!!"
"Woooo!!!!!!"
Tak disangka pangeran Lacht sangat menyukai permainan dan wahana yang berada disini,bahkan kami semua mencoba berbagai jenis permainan yang ada didalam taman hiburan ini
"Pa..pangeran..anda masih ingin menaiki itu?"
Ucapku,sambil mencoba mengambil nafas karena lelah,dengan permainan yang semuanya kita sudah menaiki semua wahana,tapi pangeran Lacht masih dengan semangat yang sama
Ingin menaiki ring roll yang tidak berhenti berputar selama lima belas menit sementara aku berusaha menahan sesuatu yang keluar dari tenggorokanku..
"Lain kali saja,sepertinya anda sangat lelah..dan bukankah anda ingin pergi ke suatu tempat lagi?"
Shopping!aku sampai melupakannya karena terbawa suasana oleh wahana yang ada disini...
"Baiklah..saya akan menunjukan tempatnya..."
Kami kemudian pergi ketempat yang selanjutnya dan agak cepat karena suasana sudah hampir malam,aku tidak menyangka akan menghabiskan waktu selama ini dengan pangeran Lacht
Aku masih merasa bahwa ini adalah sebuah kencan,tetapi aku juga berpikir positif karena umur kita masih anak\\-anak..
Kami telah sampai di sebuah toko atau bisa di sebut toko yang besar seperti mall namun walau agak mirip seperti mall di duniaku yang dulu,terdapat banyak perbedaan didalamnya
Seperti pajangan yang terdapat di lapisan dinding dengan hiasan yang kuno namun dalamnya sangat mewah..
"Apa anda ingin membeli boneka?"
"Pftt!...saya tidak membeli boneka.."
Tentu saja,mungkin di mata pangeran aku yang berusia sembilan tahun akan membeli boneka atau permainan dan semacamnya
Tapi sebaliknya,aku malah ingin membeli tas dengan edisi terbaru juga kosmetik khusus anak\\-anak..karena wajah yang sekarang berbeda dengan wajahku yang berumur dua puluh satu tahun..
Lalu saat aku memperlihatkan bahan belanjaan ku pada pangeran,ia sangat terkejut dan tak menyangka aku akan membeli semua ini..
baca dulu