NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Polisi (Terjebak Nikah Online)

Terjebak Cinta Polisi (Terjebak Nikah Online)

Status: tamat
Genre:Komedi / Obsesi / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:14.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: mbu'na Banafsha

Komitmenlah yang membuat dua orang terikat dalam sebuah hubungan. Seperti perjanjian, suatu hari akan dipertanyakan. Sekuat itu Ayya menggenggam ikatan meski sedari awal tak terlihat ada masa depan.
Sementara Ali butuh cukup waktu untuk me-reset ulang perasaannya setelah masa lalu bersarang terlalu lama dalam ingatan.

Akan dibawa ke manakah rumah tangga mereka yang didasari atas perjodohan orang tua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mbu'na Banafsha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Disaat berbunga-bunga

Ayya belum beranjak dari tempat duduknya, rasanya dia enggan sekali masuk ke dalam rumah, tiba-tiba Ali datang dan memeluknya dari belakang, Ayya kaget langsung menoleh ke belakang tanpa mengatakan apa pun.

“Sejak kapan duduk di sini, Ayy?”

“Euu ... sejak tadi, Mas,” jawabnya terbata.

“Dan kamu tidak mendengar suara mobilku datang sejak tadi? Hhhh! kenapa kamu suka sekali duduk di sini, Ayy? padahal aku berkeliling rumah mencarimu tadi.”

“Maaf, tadi Ayya pikir mas gak pulang sore ini?”

“Kalau tidak pulang ke rumah, memangnya aku harus pulang kemana?” tanya Ali kemudian.

“Bagaimana keadaan mbak Vina, Mas?”

“Dokter bilang dia hanya mengalami gegar otak ringan dan kaki kanannya terkilir, hanya butuh perawatan beberapa hari saja, setelah itu bisa pulang.”

“Mas meninggalkannya sendiri di rumah sakit?”

“Iya, dan aku bilang nanti aku akan mengunjunginya lagi bersama kamu, Ayy.”

“Apa dia tidak memiliki saudara, Mas?”

“Tidak seorang pun. Vina hanya memiliki ayah tiri yang jahat, karena itulah, sebelum ibunya meninggal dia menitipkannya padaku.”

“Dan mas berjanji pada ibunya, untuk selalu menjaga mbak Vina?”

“He-em,” jawab Ali. Lalu dia menarik tangan istrinya untuk masuk ke dalam rumah, “sudahlah, ayo kita masuk dulu.”

Ali selalu membiarkan Ayya melayani semua keperluannya mulai dari memakaikan baju hingga melepaskannya kembali, hanya satu hal yang tidak pernah ia minta dari Ayya sebelum pernikahannya diresmikan. yaitu, hubungan intim di tempat tidur. Karena ia memang belum yakin sepenuhnya dengan perasaan terhadap Ayya. Ali selalu menggunakan test keperawanan sebagai alasan, setiap kali dia menghindari hubungan intim.

Ayya melihat tatapan mata suaminya yang teduh, saat dia membukakan kancing baju Ali satu per satu.

“Mbak Vina bilang, Ayya ini lebih mirip pembantumu di banding jadi istrimu, Mas.”

“Apa karena kamu selalu melayaniku seperti ini? jika kamu merasa aku memperlakukanmu seperti seorang pembantu, tidak usah kamu lakukan lagi. Yang jelas aku tidak ingin kalau seorang pembantu yang melakukannya.”

Ucapannya sangat jelas, kalau Ali tak ingin pembantu yang menyiapkan keperluan pribadinya sedetil ini.

“Ayya tidak pernah ada masalah dengan semua pekerjaan di rumah ini, yang ingin Ayya tanyakan adalah, selama ini jauh di lubuk hatimu, mas menganggap Ayya ini istri atau tidak lebih dari seorang pembantu?”

Spontan Ali menjentikan jarinya di kening Ayya sambil mendesis,

“Iisshhh, pertanyaan macam apa itu? jika aku menganggapmu pembantu, aku tidak akan membiarkanmu membuka dan memakaikan pakaianku seperti ini karena sudah kubilang dengan jelas jika aku tidak akan membiarkan pembantu melakukan ini, kenapa kamu belum mengerti juga?”

Ayya mengusap keningnya yang terasa sakit sambil mengerutkan wajahnya.

“I-iya, Ayya mengerti, Mas.” ucapnya sambil menunduk.

“Tidak! kamu belum mengerti. Karena kamu masih belum bisa membedakan mana pekerjaan istri dan mana pekerjaan pembantu.” Ali melangkah menuju kamar mandi lalu ia kembali menoleh pada istrinya, sambil mengangkat wajah Ayya, “Mana yang sakit?” tanya Ali kemudian mencium keningnya.

Ayya tersenyum sambil memandangi punggung suaminya yang berjalan lurus ke kamar mandi, Hatinya berbunga-bunga bagaikan corak daster yang sering di pakai emak-emak. Seketika rasa gundahnya hilang entah kemana.

***

Hari berganti malam, dan malam pun berganti pagi. Pagi yang cerah mengawali aktifitas Ayya di dapur.

“Pagi, Mas.” Ayya tersenyum pada lelaki tampan yang tengah berdiri menatapnya.

“Ohh, ya Ya ampun ....” Ali membelalakan mata lalu memalingkan wajahnya.

“Kenapa, Mas?”

“Senyummu, Ayy. merekah seperti bunga yang mekar di musim semi.” Ali sedang mencoba merayu Ayya dengan wajahnya yang datar.

“Kenapa pagi-pagi sudah merayu?” tanya Ayya yang sedang mengisi nasi ke atas piringnya.

“Atau kamu mau aku rayu, siang, sore dan malam juga?” Ali duduk tepat di hadapan Ayya.

“Gak mau!” tegas Ayya.

“Kamu tidak menghargai usahaku, Ayy.”

“Karena ekspresi-mu datar saat merayu, jadi Ayya gak dapet feel-nya.”

“Aaiiiisss, kamu ini macam guru sastra saja, Ayy. udah syukur aku mau belajar merayu, kamu malah mencari feel segala.” Ali mendelik.

“Itu penting, Mas. Karena dirayu dengan muka kaku begitu, Ayya malah seperti melihat reporter sedang menyampaikan berita.”

“Hhh ... kalau begitu aku lebih baik sarapan dari pada merayu kamu.” ucap Ali sambil menarik piring yang sudah terisi nasi di hadapannya.

“Mas, hari ini Ayya ikut ke rumah sakit ya?”

“ Mau ngapain?”

“Ya, jenguk mbak Vina lah, Mas.” ujarnya sambil menyiapkan makanan yang akan dibawanya ke tempat Vina

Ali terdiam sejenak, lalu kembali mengunyah makanannya.

“Baiklah.”

Setelah selsai sarapan mereka tidak menunggu lama, langsung bergegas menemui Vina. Dan dalam 30 menit mereka sampai di sana.

“Mbak Vina, Ayya bawakan makanan untuk sarapan.” Ayya segera membuka dan menyiapkannya untuk Vina.

“Jangan dibuka, Ayy,” seru Vina.

“Lho, kenapa? Mbak gak lapar memangnya?”

“Karena aku mau pulang sekarang, Ayy.”

“Memangnya dokter sudah mengizinkan, Vin?” tanya Ali seraya menghampiri Vina di tempat tidurnya.

“Aku tidak ingin berlama-lama di sini, Al. Aku kesepian.” Sepertinya Vina sedikit protes karena Ali tidak menemaninya di rumah sakit tadi malam.

“Baiklah aku akan bertanya dulu pada dokter.”

“Tidak perlu, Al. Aku sudah membicarakannya dengan dokter dan dia sudah mengizinkan.”

“Benarkah? tapi kemarin dia bilang kamu harus di rawat selama beberapa hari.”

“Tentu saja dia mengizinkan karena aku bilang, kamu yang akan mmerawatku di rumah,” ucapnya sambil memaksa bangun dari tempat tidurnya.

“Tapi aku harus kerja, Vin.”

“Kalau Mbak Vina memaksa untuk pulang, biar Ayya saja yang merawatnya di rumah.” Ayya menawarkan bantuannya sambil mencoba memapah Vina yang ingin segera keluar dari kamarnya.

“Terima kasih, Ayy,” ucap Vina, dan Ayya membalasnya dengan senyuman.

“Kalau begitu aku akan mengurus adm. dulu, setelah itu aku menyusul kalian di mobil,”

Langkah Ali tiba-tiba terhenti saat Vina meringis karena memaksakan kakinya yang terkilir untuk berjalan. Sedangkan Ayya tidak mampu menopang tubuh tinggi semampai milik model yang tampak sempurna ini.

“Kamu yakin akan pulang dengan kaki seperti itu, Vin?”

“Bantu aku, Al. kasihan Ayya.” tuturnya.

“Kalau begitu, Mas Ali bawa mbak Vina ke mobil, Ayya yang urus Adm. di kasir,” usul Ayya, dan mereka setuju.

“Bawain kursi roda aja, Ayy, buat Vina. Kita tunggu kamu di sini.”

“Gak usah, Al. Aku rasa aku bisa jalan sendiri,” tolak Vina sambil mencoba jalan beberapa langkah.

“Terserah kamu, Vin,” jawab Ali tak ingin terlalu peduli padanya.

Ali mulai memapah Vina pelan-pelan menuju ke mobil, memang ketika tubuh tinggi tegap seorang polisi seperti Ali terlihat sangat serasi ketika bersanding dengan tubuh tinggi semampai seorang model seperti Vina, saat berjalan bersama, siapa pun yang melihat pasti akan merasa iri pada mereka apalagi saat akan menuruni beberapa anak tangga, Ali tetap tak tega hingga spontan menggendong tubuh Vina dengan sigap, Vina memanfaatkan kesempatan itu, tangannya langsung melingkar di leher Ali dan matanya menatap wajahnya dengan Mesra tak hanya itu, Vina pun menyandarkan kepalanya di dada Ali yang bidang.

BERSAMBUNG ...

Ada yang bertanya soal visual? jawabannya ada di gc, yang pasti dia ganteng dan polisi beneran ya.

Karena proses review konten foto akan lama, jadi Author belum ada rencana untuk menampilkannya.

Readers-ku tersayang mana suaranya? Author doakan semoga kalian selalu sehat dan banyak rejeki. Jangan lupa angkat jempolnya buat tekan like dan komen di bawah, dukung selalu karya-karya recehanku, supaya lebih semangat up-nya.😘

1
Nur Hafizah
Luar biasa
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨
jodoh di tangan author mas baim 🤭
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨
tega bgt si ali ini ya,kasihan kamu ayya 😢
Nirmala Dewi
Ayya juga memberi kesempatan kepada pelakor🤣🤣
Nirmala Dewi
Ali laki² bodoh yang gak bisa menjaga perasaan istrinya...jadi lali² gak konsisten pada pendirian...greget aku Thor😂😂
Qaisaa Nazarudin
"WANITA YG BAIK DIA TIDAK AKAN MEREBUT SUAMI ORANG"🙄🙄🙄😡😡
Qaisaa Nazarudin
Udah 5 tahun juga berlalu,Cuman di dunia novel aja yg slalu clbk,Kalo di dunia nyata mah MANTAN akan tetap jadi MANTAN,Apa lg kalo udah ada yg baru,Walau secinta apapun di masa lalunya,tetap akan terganti dgn yg baru,ngapain nyiksa diri jd org bego mengenang masa lalu..😂😂😂
Qaisaa Nazarudin
Mau di bilang duda tapi belom resmi bercerai,di kata suami orang tapi udah gak satu atap..
yhoenietha_njus🌴
Luar biasa
yhoenietha_njus🌴
mampir kak next maraton klo ga cape maratonnya😉😉
Neni Sukarsi
bagaimana Thor. polisi disini bodo banget. tidak punya prinsip. dan tidak punya pendirian. muyaak
nasywa
bagus sekali
Sulati Cus
sudah klu berurusan sm laki2 yg blm kelar dg masa lalu nya
misbahumisa bohari
ini sangat bagus ceritanya romantis dan uni
Jumiati
menjijikkan....Ali berpelukan dan selalu si Vina nempel ayya tak masalah.....giliran ayya hanya kepergok dipegang Baim......marahnya kayak udah kayak gitu....Ali egois....ayya terkesan bodoh dan bucin.....buat ayya jual mahal dikit...biar Ali ada perjuangan nya unk mendapatkan ayya....ini kok. terkesan ayya yang menyodor nyodorkan dirinya....tinggal malah nyusul.... nggak ada harga diri....
Four Lovely
baca maraton, dak sempat koment karna pingin baca terus ampe selesai. bagus thor karna temanya kehidupan polisi yg normal, bukan yg lgsg polisi dgn jabatan tinggi, polisi yg sedang meniti karir bertemu wanita dgn kehidupan biasa, bagus, tinggal mengasah utk kata2 dalam cerita.
◕EmBul˙⁠❥⁠˙: terimakasih dukungannya 🙏🙏
total 1 replies
MFay
bahagia selalu, sakinah, mawadah warahmah ya Ali dan istri 😅
Sri Hariati
mantap
Ida
ok💪 Thor 👍
Siti rayhan
saya juga mnikah di usia 25thn..ya bgitulah...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!