NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Calon Mertua

Menikah Dengan Calon Mertua

Status: tamat
Genre:Fantasi / Pengganti / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa / Tamat
Popularitas:195.8k
Nilai: 5
Nama Author: Rani

Rara adalah gadis berusia 25 tahun yang saat ini tengah menjalani hubungan dengan sanga kekasih Hara . setelah sekian lama akhirnya mereka berencana akan melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius. namun kenyataan pahit menimpa hubungan keduanya hingga ada penghalang untuk mereka bersatu.
Lalu bagaimanakah kelanjutan hubungan diantara keduanya??
Dan pada waktu yang tidak terduga Rara di pertemuan dengan Hendra yang merupakan ayah dari Hara dan berakhir dengan mereka menikah.
Bagaimana respon mereka bertiga ketika dipertemukan dengan peribahasa "dunia hanya sebesar daun kelor" di dunia nyata
Bagaimanakah akhir dari kisah mereka bertiga?
cus kepoin guys

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terbongkar

Jadi begini Yel, insyaallah hari Minggu aku akan datang dengan papa ku untuk menemui keluarga mu guna untuk membicarakan pernikahan kit....

Buug....

Seketika tas yang berada di tangan Rara terjatuh begitu saja. Seakan aku tidak percaya dengan apa yang aku dengar barusan. Walaupun volume suara itu tidak terlalu besar tapi aku yakin bahwa Suara itu adalah suara yang sangat aku kenali ya karena aku sangat yakin bahwa itu adalah suara mas Hara. Aku tidak salah pasti itu benar suara mas Hara.

Tapi aku harus memastikan bahwa orang tersebut benar mas Hara atau bukan, karena posisi nya membelakangi aku dan Bulan. Dan Bulan juga sama terkejutnya dengan aku hanya saja dia masih mampu bersikap biasa saja walaupun kaku dalam waktu yang bersamaan.

Segera aku memungut isi tas ku yang tadi sempat berceceran dan langsung saja aku berjalan ke meja yang aku yakini tempat orang yang ku duga adalah mas Hara. Namun aku masih berharap bahwa aku salah dengar tadi atau kalau pun benar yang aku dengar aku berharap itu hanya suara orang yang benar-benar sama suaranya dengan mas Hara.

Namun harapan ku menguap begitu saja setelah aku aku sampai di meja tersebut. Aku dapat memastikan bahwa orang tersebut adalah tidak lain tidak bukan merupakan mas Hara. Dan itu semakin di buktikan dengan reaksi mas Hara yang menegangkan seketika seolah baru ketahuan berbuat kesalahan.

Untuk di menit pertama aku benar-benar shock dan pikiran ku bleng seketika.

"Ra... Kamu gapapa" ucapan Bulan sekaligus tepukannya di pundak seketika menyadarkan aku. Dan mas Hara masih dengan ekspresi yang sama namun sekarang ia sudah berdiri. Aku sama sekali tidak menyadari itu.

Namun sampai saat ini aku belum mampu mengeluarkan sepatah pun kata dari mulut ku. Aku menoleh ke wanita yang berada di hadapan mas Hara tadi dia hanya menunduk.

Aku kembali di sadarkan dengan remasan tangan mas Hara pada tangan ku, aku dapat merasakan bahwa tangan nya begitu dingin. Dan lagi lagi aku tidak menyadari kapan dia menggenggam tangan ku.

"Ra, mas mohon dengar dulu penjelasan mas ya. Jangan membuat asumsi sendiri. Ayo kita omongin baik baik" ucap mas Hara.

Namun aku belum memahami kondisi yang sebenarnya dan kembali aku disadarkan dengan tepukan Bulan di pundak ku untuk yang kedua kalinya mungkin.

"Apa apa yang aku dengar ba barusan mas?" Ucap ku dengan sedikit terbata-bata.

"Ayo duduk dulu Ra"

"Ga usah mas, langsung saja. Bisakan mas yang jelasin tanpa aku bertanya terlebih dahulu" ucap ku dengan melepaskan genggaman tangan mas Hara secara halus dan mata ku yang memicing meminta penjelasan kepada mas Hara.

"Ra mas mohon duduk lah dulu. Kita akan bicara baik-baik. Dan kamu sekarang sedang emosi makanya duduk dulu agar lebih baik" ucap mas Hara dan aku dapat melihat bahwa wanita itu berdiri dari tempat duduknya. Seakan mempersilahkan aku untuk duduk di tempatnya.

Namun aku tetap tidak mau duduk apalagi duduk di tempat wanita tadi. Tidak akan pernah.

"Mas jelasin sekarang" ujar ku dengan nada tegas.

"Mas ga akan jelasin sebelum kamu duduk. Mas tau sekarang kamu lagi emosi dan tidak akan dapat mencerna apa yang akan mas sampaikan dengan baik. Jadi mas mohon duduk lah dulu Ra" ujar mas Hara dengan nada lembut seperti biasa mungkin mas Hara sudah bisa mengontrol dirinya sehingga sudah mampu bersikap biasa saja.

Aku pun menuruti kata-kata mas Hara untuk duduk dan dapat aku rasakan bahwa Bulan menuntun aku untuk duduk dan dia juga duduk di samping ku.

"kamu pun duduk lah Yel, tidak baik kamu terlalu lama berdiri " ucap mas Hara yang membuat aku kembali terpancing emosi. bagaimana dia bisa bersikap demikian sedangkan aku masih berada di hadapannya. Namun aku masih bisa mengontrol emosi dan hanya mengamati dua orang di hadapan ku tersebut. Dan wanita yang di panggil mas Hara si Yal Yel atau entah siapa pun itu pun duduk di samping mas Hara. lagi mas Hara mengarah pandangan ke arah ku dan langsung saja aku membuang muka.

"jadi gini Ra, m mas mas mohon maaf sebelumnya. mas ga tau harus ngomong dari mana. namun mas tau dan sadar sepenuhnya bahwa ini harus mas katakan juga" ucap mas Hara yang hanya aku respon dengan kerutan di dahi. karena aku sedang berpikir kemana arah pembicaraan ini.

"sekali lagi maaf Ra" ku lihat mas Hara menelan ludah seolah susah payah.

"k kami a akan me me menikah Ra"

pyaaarrr....

1
M Dewi
kuberikan hadiah mawar untukmu sebagai tanda terima kasih utk happy readingnya
Raa: makasih banyak kak
karena sudah mensupport sejak di awal dulu hingga sekarang 😚🥰
total 1 replies
M Dewi
aku menunggumu thor
Raa: makasih kak udah mau nunggu 🥰
total 1 replies
@haerani-d
terimakasih ya kak untuk ceritanya, tetap semangat dan terus berkarya 🙏🤗
Raa: iya mak, sama-sama
maaf juga atas keterbatasan dalam segala pada cerita ini
makasih juga mak udah mau mengikuti sampai akhir ❤️🥰
total 1 replies
hafid nadhif
lanjut
Raa: makasih selalu kak
tidak pernah bosan untuk mensupport 🙏😘
total 3 replies
hafid nadhif
next
Raa: ok kk, jangan bosan menunggu ya
happy reading ☺️
total 1 replies
@haerani-d
jangan salah biar ceplas-ceplos tapi ngangenin, uhhuuyy 🤭
Raa: apa adanya lebih menggoda ya kk😀
total 1 replies
hafid nadhif
next
Raa: ok kk, makasih udah komen 😚
total 1 replies
Nizar Ayesha
baca nya serasa buru buru ya Thor... tapi tetep ok kok, semangat thoor💪
Raa: iya maaf ya kk, masih belajar hehe
makasih udah mampir kk
happy reading 🥰
total 1 replies
hafid nadhif
bakalan cemburu pasti
Raa: wkwkwk saingan sama anak sendiri ya kk😀
total 1 replies
M Dewi
ku berikan hadiah mawar untukmu
Raa: makasih kk untuk yang kesekian kalinya 😘
total 1 replies
M Dewi
Hendra pasti nglindur deh
Raa: belum kekumpul nyawanya kk😂
total 1 replies
hafid nadhif
smoga rara dan babynya sehat
Raa: aamiin, makasih do'a kk☺️
total 1 replies
M Dewi
lanjut dong thor
Raa: love you pool kk, makasih udah selalu mendukung 🥰
total 3 replies
hafid nadhif
bakal jadi pacar bulan beneran nih
Raa: gimana, cocok ga menurut kakak kalau mereka disatukan?😂
total 1 replies
@haerani-d
nah kan belum apa-apa juga dah drama 😅
tambah seru neh, semangat kak!
Raa: makasih mak, maaf juga baru bisa up soalnya lagi di kampung 😘
total 1 replies
M Dewi
itu pasti bulan
Raa: iya kk
minal aidzin wal faizin 🙏☺️
total 5 replies
M Dewi
itu pasti jodohnya bulan
Raa: hehe... mohon do'a nya kk😀
total 1 replies
hafid nadhif
aduh siapa lagi ya.jangan sampai ada pelakor
Raa: hayo tebak, siapakah wanita itu?
dan juga yang tertabrak 😀
total 1 replies
hafid nadhif
siapa ya yang nabrak.rio kali ya
Raa: Tunggu kelanjutannya ya kk☺️
total 1 replies
@haerani-d
hihihi sepertinya jodoh si bulan orangnya kalem dan nyebelin 🤭
Raa: insyaallah ya mak
mudah-mudahan sesuai ekspektasi ☺️
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!