NovelToon NovelToon
Istri Titipan Talak 3

Istri Titipan Talak 3

Status: tamat
Genre:Duda / Romantis / Tamat
Popularitas:237.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: Eni pua

Dimas Darmawan, seorang dokter muda yang terpaksa menikahi mantan istri sahabatnya bernama Winda Alicia.
Bayu, sahabat Dimas yang merupakan mantan suami Winda. Bayu merencanakan pernikahan Dimas dan Winda agar dia bisa rujuk kembali dengan Winda setelah jatuh talak 3.
Hanya enam bulan pernikahan dan mereka harus bercerai.
Apa yang membuat Bayu begitu gigih berusaha ingin rujuk dengan Winda?
Dapatkah Dimas menjaga istri titipan talak 3 sahabatnya?
Ataukah cinta akan tumbuh diantara mereka setelah menikah dan menjadi dilema bagi Dimas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eni pua, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23. Tetap bersama

Winda pulang dengan wajah kusut. Zaki sebenarnya ingin bertanya banyak tentang pembicaraan Winda dan Bayu, akan tetapi dia menunggu waktu yang tepat agar mood Winda sedikit membaik.

Mobil Zaki berhenti tepat di depan rumah Winda. Sebelum turun, Zaki memberanikan diri bertanya pada Winda.

"Mbak Winda, boleh aku tahu, apa yang kalian bicarakan?"

"Hanya Masalah pekerjaan."

"Pekerjaan apa? Mbak, jangan terpengaruh dengan mas Bayu lagi. Sudah cukup Zaki melihat mbak Winda selama ini dalam tekanan dia," kata Zaki cemas.

"Kamu tidak perlu khawatir, aku bisa mengatasi dia," ucap Winda sambil tersenyum pahit.

Zaki tahu, ada sesuatu yang Winda sembunyikan darinya. Tetapi dia tidak bisa terus memaksa Winda untuk jujur padanya.

Winda memang menyembunyikan sesuatu dari Zaki, karena Winda tidak mau membuat Zaki tambah khawatir padanya.

"Mbak, Zaki pamit pulang saja. Aku nggak punya selera makan," ucap Zaki saat Winda turun dari mobilnya.

"Loh, katanya tadi kamu mau makan malam di rumahku?" tanya Winda.

"Nggak jadi, mau pulang aja," jawab Zaki ketus.

"Marah ya?"

"Nggak. Aku cuma mau mengingatkan mbak Winda saja. Meskipun mbak Winda tidak mau bicara jujur dan berterus terang padaku, bicaralah jujur pada mas Dimas. Dia memang lebih berhak daripada aku. Oke, Zaki pergi dulu sepupu," kata Zaki sebelum menutup kaca mobilnya.

Winda termenung menatap kepergian Zaki, yang mengingatkannya untuk jujur pada suaminya.

Terimakasih Zaki, kamu sudah mengingatkan aku. Bahwa aku tidak lagi sendiri, aku memiliki mas Dimas yang lebih berhak memutuskan tentang masa depan kami.

Winda membenamkan diri dalam guyuran air dan merilekskan diri setelah berganti pakaian. Dia menunggu suaminya di ruang keluarga sambil menonton acara TV kesukaannya. Namun tetap saja Winda terlihat gelisah.

Pembicaraan terakhirnya dengan Bayu, masih terus terngiang di telinganya.

Flashback on

"Kamu yakin, kamu tidak akan berubah pikiran? Kamu tahu aku, aku bisa berbuat apa saja termasuk mengakhiri hidup Dimas. Aku tidak peduli meski aku akan dipenjara," kata Bayu mengancam Winda.

"Mas Bayu, kamu hanya menakut-nakuti aku saja bukan?" ucap Winda berharap Bayu hanya bermain kata-kata saja.

"Kamu tidak percaya? Aku yang menyuruh orang melukai Dimas seolah perampokan. Aku yang menyuruh orang merusak rem mobil Dimas. Aku masuk menjadi investor rumah sakit untuk menekan Dimas. Dan aku juga yang merencanakan kasus malpraktik yang melibatkan Dimas. Dimas akan dipecat jika dia terbukti bersalah," kata Bayu bangga.

"Apa tujuan mas Bayu mengatakan semua itu padaku?" tanya Winda datar meski dirinya sangat kaget dengan kenyataan itu.

"Semua yang terjadi pada Dimas, bukan salahku, tetapi salahmu. Kamu yang sudah menghancurkan hidup dan masa depan Dimas. Kamu yang membuat Dimas terluka dan kamu juga yang membuat nyawa Dimas diujung tanduk," kata Bayu penuh tekanan.

"Tidak, aku tidak..."

"Ya, karena hanya kamu yang bisa menentukan hidup dan matinya Dimas."

Flashback off

"Sayang..."

"Jangan panggil aku sayang?!" teriak Winda yang membuat Dimas terkejut.

Dimas melempar tas yang ada ditangannya ke sofa dan dengan cepat mendekati Winda yang sedang menutup telinganya dan menutup mata. Winda begitu ketakutan.

"Buka matamu, dan lihatlah. Ini aku, Dimas, suamimu," ucap Dimas panik.

Dimas memegang kedua bahu Winda dan menggoyang-goyang tubuh Winda agar segera sadar dari rasa takutnya. Tidak lama kemudian, Winda mulai membuka matanya dan melepaskan tangannya dari kedua telinganya.

"Mas Dimas, maafkan aku," ucap Winda gagap.

Winda memeluk tubuh suaminya dengan erat. Dimas merasa cemas melihat kondisi istrinya yang tertekan.

Bukankah aku yang sedang bermasalah, kenapa dia yang terlihat sangat sedih? Atau ada sesuatu yang terjadi padanya yang tidak aku tahu?

Dimas memeluk istrinya dan berusaha membuatnya tenang. Namun tangis Winda tidak juga berhenti, hingga Dimas bertambah panik.

"Winda, lihat aku. Jika kamu tidak berhenti menangis, aku akan menciumimu sampai kamu berhenti," ucap Dimas sambil menjalankan aksinya.

Dimas tidak peduli, meski Winda kaget melihat aksinya yang tanpa basa-basi langsung menciumi wajah Winda yang basah oleh airmata.

"Mas, sudah cukup," kata Winda geli.

"Memang harus di cium dulu, baru mau berhenti," ucap Dimas sambil tersenyum.

"Sana, mas mandi dulu. Bau asem," ucap Winda menggoda suaminya.

"Siap, tapi kau berutang penjelasan padaku," ucap Dimas lalu berlalu pergi ke kamarnya untuk mandi dan berganti baju.

Dimas sengaja memberi waktu pada Winda untuk menenangkan diri sejenak. Pasti sulit baginya untuk mengatakan apa yang membuatnya sedih hari ini.

Dimas mendekati istrinya yang sudah mulai tenang dan sedang asyik menonton film kesukaannya.

"Ehem..."

Suara Dimas membuat Winda tersenyum.

"Mas Dimas..."

"Aku lega, melihat istriku bisa tersenyum kembali. Sudah siap bicara padaku?" tanya Dimas sambil duduk di samping Winda.

Winda terlihat menghela nafas sebelum mulai berbicara.

"Mas, sebenarnya kemarin aku menerima pesan dari mas Bayu untuk bertemu dengannya," kata Winda di sambut tatapan marah Dimas.

"Apa, Bayu mulai lagi ingin mengganggumu?!"

"Dan hari ini, dia datang menemuiku di toko kueku."

Bugh

Suara tangan Dimas memukul sofa.

"Mas, mohon jangan marah dulu. Dengarkan aku hingga aku selesai bicara, baru mas Dimas memberi tanggapan," kata Winda mencoba menenangkan Dimas yang mulai marah dan emosi.

"Maafkan aku."

Dimas menarik nafas dalam-dalam untuk meredam emosinya.

Winda mulai bercerita dari awal hingga Bayu mengancamnya. Dimas sebenarnya sudah tidak bisa menahan diri lagi mendengar cerita Winda. Ingin rasanya dia melaporkan Bayu pada polisi, tetapi Dimas tidak memiliki bukti apapun yang bisa menjerat Bayu.

Padahal sebenarnya Dimas sudah mulai melupakan semua perbuatan Bayu padanya dan Winda. Tapi kali ini Bayu sudah keterlaluan. Dia sudah berani mengintimidasi Winda, istrinya.

"Sayang, jangan dengarkan ucapan Bayu. Hidup dan mati manusia sudah diatur oleh Allah. Tidak ada satu manusia pun yang bisa memprediksi kapan kita akan mati," kata Dimas bijak.

"Mas, mas Dimas tidak menyalahkan aku? Karena semua yang terjadi berawal dariku. Masalah-masalah ini semua karena aku," kata Winda yang matanya mulai berkaca-kaca.

"Tidak sama sekali. Aku malah bersyukur, aku bisa mengenalmu dan menjadikanmu istriku. Masalah, tentu saja setiap manusia pasti memiliki masalah. Yang terpenting, kita tetap menghadapinya bersama-sama," kata Dimas sambil memeluk Winda erat.

"Mas, bagaimana dengan pekerjaan kamu. Bayu akan membuat kamu di pecat mas?" tanya Winda cemas.

"Karena dia salah satu investor rumah sakit? Meski begitu, dia tidak bisa seenaknya membuat aku di pecat jika tidak ada bukti. Tapi aku sudah siap jika akhirnya aku harus meninggalkan karierku sebagai dokter."

"Mas, semoga Allah memberikan jalan dan kemudahan untuk kita menyelesaikan semua ini."

"Aamiin. Tetaplah di sisiku."

"Winda janji, mas."

Dimas semakin membuat Winda kagum padanya. Winda pun menyandarkan tubuhnya di bahu suaminya yang kokoh.

Bersambung

Hai readers

otor bawa satu karya bagus banget kary temen otor. Judulnya Sang Ratu Malam by ASIRE silakan di like komen dan fav ya Kepoin yok a

Malam adalah dunianya. Ia akan aktif beraktifitas saat malam menjelang. Ia sangat suka mengikuti ajang balap liar. Sebab dengan mengikuti hal tersebut, ia dapat menghilangkan sejenak beban pikiran dan derita hidup yang dialaminya. Ia mempertaruhkan hidup dan matinya di atas jalanan. Selain hasil dari taruhan yang mengiurkan.

Ia berjuang hidup mengandalkan sepuluh jarinya sendiri dalam mempertahankan hidupnya di tengah kerasnya kehidupan ibu kota. Terkadang ada rasa iri menyelinap ke dalam relung hatinya yang paling dalam. Mengapa Tuhan tidak adil padanya. Hingga suatu saat ia bertemu dengan seseorang. Akankah seseorang itu dapat mengubah jalan takdir hidupnya ke arah yang lebih baik. Atau malah semakin menenggelamkan dirinya dalam hitam pekatnya malam.

1
falea sezi
bukannya nikah ma dimas kok jd bayu
falea sezi
Winda bodoh
Hera sasuwe
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Rizky Sandy
semakin bingung ak,,,,
Eni pua: Apanya yg bingung Kak? Bisa tanya author nya langsung 🙏
total 1 replies
Savitri Sari Baginda
Lumayan
Sumarni Ukkas
endingx parah bgt..
Anfit Annisa Fitri Tangka
Minyakk mdc
@ £I£I$ Mυɳҽҽყ☪️
semangat kak author
Eni pua: mkasih kak
total 1 replies
tria sulistia
zaki nih kayanya.
Ainisha_Shanti
good luck sis Eni 👍👍👍
Eni pua: mkasih kak 🤗
total 1 replies
Ainisha_Shanti
Astaghfirullah... semoga Vani bertemu dengan Winda di hospital
Maisyaroh
apa yng mnolng Vani itu kakeknya dr keluarga ibunya Thor???atau masih keluarga walaupn keluarga jauh
Eni pua: Mkasih atas dukungannya untuk karya ini 🥰
total 1 replies
Ainisha_Shanti
semoga Vani dirawat tempat Dimas berkerja
Ainisha_Shanti: masama😊
total 2 replies
Tiadayanglain
Aku berharap semoga anak dimas semua hilang smpai g ketemu
Sebab rugi punya ayah dia lemot dan lambat dalam bertindak
Tiadayanglain
Pergi lah perempuan bodoh
Semoga cepat mati
Jdi cerita pun tamat
Tiadayanglain
Dengar tu perempuan plinplan g punya sikap
Geram aku
Tiadayanglain
Dasar perempuan plinplan
Makanya ada msalah di bicarakan sama suami
Jngan sok2 simpan sendiri
Kembali lah Kau sama bayu tu
Dasar perempuan bego
Ainisha_Shanti
semoga Vani ditemui oleh orang baik
Eni pua: aamiin
total 1 replies
nonsk2711
udh di plot nya thor....crt ini nti di lnjt hubungan Deni n Vani ya 🤭
nti ketemu sdh pd dewasa gt ya thor...sotoy akutuh 🤣🤣
Eni pua: sayangnya hari ini tiba2 pingin stop sampai sini aja. 🙏
total 4 replies
Maisyaroh
ya ampun Thor.....vaninya d umpetin sama siapa sih????kok tega bngt misahin tu ank dr orng tuanya
Maisyaroh: iya nih kayaknya🤣🤣
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!