NovelToon NovelToon
Ruang Rindu Untuk Ayana

Ruang Rindu Untuk Ayana

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Cintamanis / Mafia / Tamat
Popularitas:121.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sindya

Ayana yang baru turun dari pesawat komersil, di bandara kota paris perancis ingin mengambil kopernya di bagasi, ruang kedatangan.


Karena kecerobohannya yang tidak melihat dulu negara asalnya, ia malah salah mengambil koper milik salah seorang penumpang yang bukan berasal dari negara yang sama dengannya.



Dengan polosnya gadis ini membawa koper itu naik taksi menuju hotel yang sudah dipesannya terlebih dahulu, hingga akhirnya ia dijebak oleh seorang sopir taksi yang ingin merampoknya.




Kopernya di ambil dan ia di turunkan di tengah jalan dengan alasan taksi itu mogok, ketika ia turun taksi itu membawa kabur koper miliknya, dengan kesal ia memaki sopir taksi itu yang sudah menghilang entah ke mana.



Di hotel ia mencari nomor telepon pangkalan taksi itu yang selalu mangkal. Sebelum ia menghubungi nomor pemilik taksi itu, ia kedatangan dua orang lelaki bertubuh besar, karena tidak mengetahui kedatangan dua lelaki itu, ia membuka pintu kamarnya dan seketika mulutnya dibekap dengan kain yang sudah dicampurkan obat bius, ia pun pingsan dan dibawah ke pemimpin mafia untuk menanyakan keberadaan koper milik ketua mafia yang telah dibawanya.



"Bagaimana keadaan Ayana setelah berada di istana mafia itu yang memperlakukan dirinya seperti mata-mata?



"Apakah cinta keduanya tumbuh setelah koper milik mafia itu telah di temukan kembali?"



"Bagaimana nasib Ayana selanjutnya setelah bebas dari cengkraman lelaki mafia itu?



Yuk! ikutin terus kisah Ayana yang harus menebus koper itu dengan kesuciannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sindya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23. PART 23

James mengalami sedikit kendala untuk bisa menyusul Ayana ke negara konflik yang sedang terlibat perang saat ini. Ia sendiri harus menanyakan beberapa cara untuk bisa bergabung dengan anggota prajurit atas nama negaranya melalui PBB.

Awalnya tuan Gustaf menentang keinginan cucunya yang terdengar tidak masuk akal baginya, yang sama saja mengantar nyawanya untuk mati.

"Kamu jangan gila James!"

"Itu adalah wilayah perang yang setiap saat peluru bisa saja menembus tubuhmu. Lagi pula kekekasihmu Ayana hanya berada di camp palang merah untuk merawat para prajurit yang terluka." Ujar kakek Gustaf yang tidak ingin kehilangan cucu satu-satunya ini.

"Kakek, aku ini ketua mafia yang sudah sering kali mendapatkan timah panas dari peluru musuh, dan itu bukan suatu hal yang baru bagiku. Semua itu sudah terbiasa aku alami. Jika kakek melarang aku bergabung dengan tentara PBB, aku akan kehilangan Ayana. Lagi pula tidak suka ia harus berjibaku dengan para korban perang karena bisa saja diantara para tentara itu akan jatuh cinta padanya. Ayana saat ini sangat labil, dia akan mudah menerima cinta laki-laki lain kakek." Tukas James yang tidak merelakan kekasihnya menjadi pusat perhatian para tentara di sana.

"Di sana orang sedang mempertaruhkan nyawa, James. Mana sempat mereka melibatkan perasaan satu sama lain." Ucap tuan Gustaf.

James tahu, kalau kakeknya bisa membantunya untuk masuk ke perbatasan dengan melakukan apapun entah relawan perang atau palang merah. Tuan Gustaf memiliki pengaruh besar di dunia internasional.

Oleh karena itu, tuan Gustaf bisa menghubungi orang-orang yang berpengaruh dengan kuatnya koneksi untuk bisa mengantarkan James ke medan perang.

"Kakek, tolong lakukan sesuatu pada cucumu ini. Aku tidak bisa membiarkan Ayana mengantarkan nyawanya atau menjadi perhatian para prajurit perang." James merayu kakeknya untuk bisa berangkat ke wilayah perbatasan zona perang.

"James, apa salahnya kalau kamu menunggu gadismu itu kembali lagi ke Amerika usai perang atau mereka akan ditugaskan secara bergantian dengan para tim medis yang hanya ditugaskan satu bulan saja di sana, James." Tuan Gustaf makin mencegah cucunya untuk terlibat di wilayah perang.

"Kalau kakek tidak membantuku, aku akan jadi penyusup untuk bisa bertemu dengan Ayana." Gerutu James yang ingin nekat berangkat ke sana.

Tuan Gustaf sangat paham dengan kelakuan cucunya. Ia pun berjanji untuk menolong cucunya berangkat ke medan perang.

"Baiklah!"

Aku akan mengusahakan keberangkatanmu untuk bergabung dengan tentara PBB di wilayah perang saat ini, tapi ingat kamu harus kembali dalam keadaan hidup karena kakek tidak punya siapapun kecuali kau, nak sebagai keluarga kakek satu-satunya." Ujar Tuan Gustaf dengan bibir gemetar menahan tangisnya di depan cucunya ini.

"Tenang kakek, aku akan menjaga diriku untukmu dan untuk perusahaanku karena nasib semua mereka bergantung kepadaku." Timpal James lalu memeluk tubuh kakeknya dengan penuh haru.

Satu Minggu kemudian, James di kirim oleh negaranya, sebagai pemasok senjata dan makanan untuk para prajurit di daerah perang. Kakeknya tidak ingin James menjadi pasukan relawan perang walaupun ia tahu, James sangat ahli memegang senjata dan mengusai teknik menghadapi musuh.

James memerintahkan anak buahnya untuk mengumpulkan bahan makanan dan persenjataan untuk di antar ke wilayah konflik perang atas nama PBB.

🌷🌷🌷🌷🌷

Dengan menggunakan pesawat logistik, sejenis pesawat herkules James dan lima orang anak buahnya berangkat ke wilayah perang itu dengan hati yang gembira.

Ia tidak lagi memikirkan nyawanya yang bisa melayang kapan saja karena tujuan utamanya adalah bertemu dengan sang kekasih.

Perjalanan James dengan para anggota PBB yang mengantar logistik untuk para tentara di sana cukuplah sulit. Mereka harus di periksa setiap melewati jalur menuju wilayah perbatasan perang.

"Tuan, apakah kita bisa mencapai camp, milik nona Ayana?" Tanya Jack yang sudah terlihat pucat ketika mendengar suara tembakan dari kejauhan.

"Semoga kita bisa bertemu dengannya karena aku juga membawa obat-obatan dan juga peralatan medis yang dibutuhkan di sana Jack." Ucap James yang sekarang sudah berada di mobil truk besar mengangkut mereka bersama dengan barang logistik.

Dua mobil didepan di periksa oleh tentara PBB. Surat ijin resmi dari negara asal diperiksa dengan teliti oleh pasukan PBB tersebut.

Seluruh tubuh anggota yang baru datang di camp milik PBB diperiksa secara menyeluruh dengan senjata yang mengarah ke tubuh mereka.

Tangan mereka di angkat ke atas, supaya mempermudah pemeriksaan. James sangat tenang melalui semua proses yang cukup menegangkan itu.

Pertanyaan demi pertanyaan yang diajukan oleh para tentara PBB, di jawab dengan sangat lugas oleh James karena sudah di latih oleh kakeknya. Jika salah bicara sedikit saja, mereka akan di anggap mata-mata dan akan ditembak di tempat.

Sekitar tujuh jam melakukan perjalanan memasuki wilayah camp milik anggota palang merah dunia, James akhirnya tiba juga di wilayah itu. James tidak bisa sesuka hati langsung mencari sang kekasih yang sudah sangat ia rindukan selama ini.

Di tempat itu, ia harus banyak bersabar sambil mencari informasi pada orang yang sudah lama berada di wilayah itu.

Karena kedatangan James yang sudah larut malam untuk bisa mencapai camp milik palang merah, James memilih beristirahat terlebih dahulu untuk mengumpulkan lagi tenaganya agar bisa bertemu dengan Ayana dalam keadaan segar bugar.

"Ayana sayang, selangkah lagi kita akan bertemu sayang. Apa yang sedang kamu lakukan saat ini?" Apakah kamu merindukanku seperti aku merindukanmu?" Tanya James menjelang tidurnya.

Hanya nama Ayana yang disebutnya dalam setiap helaan nafasnya. Ia tidak memikirkan hal lain selain Ayana dalam misinya kali ini.

James pun terlelap dalam tidurnya dan berharap bertemu dengan Ayana dalam mimpinya.

Sementara sekitar 500 meter tempatnya ia beristirahat, Ayana sedang merawat beberapa para korban perang di camp palang merah. Ia harus bergantian dengan para dokter lainnya untuk menjaga para tentara yang selalu mengeluh sakit karena baru diangkat peluru dari tubuh mereka.

Di mata Ayana tidak sedikitpun gadis ini mengeluh apa lagi menangis melihat para tentara yang tidak sedikit harus meregang nyawa karena tidak bisa menahan sakit ditubuh mereka. Ada yang kehilangan banyak darah ketika kakinya harus diamputasi oleh tim medis karena ledakan bom.

"Dokter, mengapa anda tegar sekali menghadapi suasana seperti ini?" Apakah kamu tidak merindukan keluargamu yang saat ini mungkin sedang mencemaskanmu?" Tanya teman dokternya yang saat ini bertugas jaga dengan dirinya.

"Aku tidak memiliki keluarga yang harus mengkuatirkan diriku." Ucap Ayana.

Tidak lama kemudian, datang beberapa orang yang membawa makanan dan obat-obatan kepada kedua dokter wanita itu.

"Nona, makanlah ini untuk mengganjal perutmu, ini semua baru datang karena ada orang yang bermurah hati untuk mengantar makanan ini ke wilayah ini." Ujar salah satu tentara.

Ayana mengambil roti dan beberapa buah yang diberikan oleh tentara itu.

Ketika gadis ini membuka bungkusan roti, ada namanya di merk roti tersebut. " Ayana"

Ayana mengerutkan dahinya dan merasa ini bukan suatu kebetulan. Tiba-tiba ia teringat akan sesosok wajah lelaki yang pernah singgah dalam hidupnya.

"James, apakah ini ada kaitannya denganmu, hingga namaku ada di setiap bungkusan roti ini?" Tanya Ayana dengan jantung yang sudah berdegup kencang.

1
Anik
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Masiah Cia
nikahi Ayana James
Arie Chrisdiana
kok gitu ya msh jd istri org tp berduaan di dlm apartemen, ya lumrah aja klau suami marah dan semua org pasti punya pikiran macam2
Joko Subaim
q suka ceritanya bagus thor
Realme Baru
gimana suami tidak cemburu orang suami ga ada tapi terima tamu laki laki di apartemen malam" siapa saja pasti punya pikiran macam macam
Kadek Bella
tetep semangat
Labuh Ardianto
semangat thor buat up an selanjutnya
Mata Diam
cerita ini lebih lucu dibanding yg lain
Rosdiana Diana: maksudnya apa ya
total 1 replies
Zella Aska
ngarep si nathan
sharing_genes
Beberapa bab ini makin bikin kepo, lanjut dong!
Rosdiana Diana: Ok, siap
total 1 replies
Zella Aska
lanjut
Rosdiana Diana
Hai semuanya mohon like dan komennya ya
Zella Aska
keren
Nurbiah Abidinsyah
💪💪💪
YuWie
mulai baca ini..baru nemu, semoga menarik 😀😃
Rosdiana Diana: Thanks ya 😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!