NovelToon NovelToon
CINTA & DENDAM SEORANG BOS MAFIA

CINTA & DENDAM SEORANG BOS MAFIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Balas Dendam / Mafia
Popularitas:217.8k
Nilai: 5
Nama Author: Putriyani Mursalim

Rate 21+ 🔥🔥🔥
Bijaklah dalam memilih bacaan, cerita ini mengandung unsur dewasa.

Apa jadinya jika wanita yang selama ini kau cinta adalah anak dari seorang pria yang pernah menjadi dalang atas kematian kedua orang tuamu. begitulah yang terjadi pada Lionel Muller, seorang Mafia dan CEO di salah satu perusahaan terbesar di Amerika. Ia dipertemukan dengan wanita yang memiliki senyum indah serta lesung pipi di salah satu wajahnya, dia adalah Euginia Irene Gantari, putri angkat dari Tuan Mahesa Gantari.

Setelah mereka menjalin hubungan kurang lebih 5 tahun, akhirnya Lionel dan Irene memutuskan untuk menikah.

Tak disangka, di hari pernikahan mereka, Lion menemukan fakta, jika wanita yang saat ini ia nikahi adalah putri dari seorang yang pernah membantai seluruh keluarganya.

Apakah Lion akan meneruskan pernikahannya? Atau malah membalas dendam pada Irene, wanita yang selama ini ia cintai sepenuh hati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putriyani Mursalim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23. KABUR

Irene meringis, tetapi nampaknya Lion belum juga puas. Air matanya kembali mengalir tak kala Lion semakin mempercepat gerakannya, entah sudah berapa lama Lion melakukannya, namun sepertinya pria itu belum juga puas.

"Aaahhkk," Iren kambali meringis, ia mencengkram kuat sprei, saat Lion kembali mempercepat gerakannya, saat ini Lion memperlakukannya dengan sangat kasar, padahal ini pertama kali Iren melakukannya. Aroma amis bercampur keringat menyatu di tubuh keduanya.

Momen malam pertama Yang Iren impikan akan indah, nyatanya hanya menorehkan luka di hatinya.

Setelah puas, Lion kembali bangkit dari tubuh Iren, ia kembali tersenyum devil, saat melihat tubuh polos Iren tergeletak tak berdaya di atas kasur,  ia lantas mengambil ikat pinggang yang ada di lantai.

Plak, plak. 

Lion mencambuk tubuh polos Iren yang sudah tak bertenaga.

Air mata kembali lolos membasahi Kedua pipinya, tangis kepiluan kembali terdengar. Hari ini bukan hanya luka batin yang ia terima melainkan luka fisik pun ia dapatkan dari pria yang selama 5 tahun selalu mengucurinya dengan banyak Cinta.

Setelah puas, Lion lalu melempar sabuk itu ke sembarang arah, kemudian berjalan ke arah kamar mandi, ia harus membersihkan tubuhnya terlebih dahulu sebelum ia keluar dari kamar utama.

Saat terdengar pintu kamar mandi tertutup, dengan perlahan Iren menarik selimut yang tergeletak di lantai. seluruh tubuhnya terasa remuk ditambah bekas cambukan yang terasa sangat perih.

***

Setelah membersihkan seluruh tubuhnya, Lion keluar dari dalam kamar dan meninggalkan Iren di dalam kamar sendiri, tadi sebelum ia keluar, ia sempat menoleh ke arah ranjang, sayup-sayup ia menangkap suara wanita sedang meringis. dan Lion dapat memastikan bahwa yang meringis adalah Iren. Ia kembali tersenyum devil saat mendengar rintihan Iren di balik selimut.

"Urus dia," ucap Lion, saat ia secara tidak sengaja berpapasan dengan Maria di tangga.

"Baik, tuan," jawab Maria, ia menunduk lalu melangkah menuju kamar utama.

Sesampainya di kamar utama, Maria mengetuk lalu membuka kunci kamar utama. Ya, Lion mengunci kamar yang saat ini ditempati oleh iren, ia tidak ingin jika Iren kabur ataupun keluar dari kamar itu.

Dengan perlahan Marian berjalan ke arah ranjang," nyonya, nyonya," panggil Maria yang berdiri di sisi ranjang.

Namun tak ada pergerakan dari Iren. Maria lalu menyentuh ujung selimut dan mulai menyibakkan.

Matanya seketika membulat, saat melihat tubuh Iren yang penuh dengan  bekas cambukan. Tiba-tiba air matanya menetes, walaupun ia baru mengenal Iren, tapi ia yakin, jika wanita ini, adalah wanita baik, mungkin hanya kesalahan masa lalu yang membuat hidupnya tragis seperti sesaat ini.

Perlahan Maria menyentuh punggung Iren," nyonya, mari saya bantu untuk membersihkan diri." Ucapnya sambil menatap iba pada nyonya.

Lamat-lamat Iren mulai membuka matanya, bibirnya tersenyum, memperlihatkan lesung pipi yang nampak cantik di salah satu pipinya saat matanya menangkap sosok Maria yang sekarang berdiri tidak jauh darinya.

"Ada apa, Maria?" Iren berucap dengan pelan, namun masih bisa ditangkap oleh pendengaran maria.

"Saya kesini atas perintah tuan lion, beliau menyuruh saya untuk membantu anda membersihkan diri nyonya."

Mendengar itu, Iren langsung mengangguk patuh. tubuhnya sudah tak bertenaga, ditambah rasa sakit dari luka lebam bekas cambukan yang hampir menghiasi seluruh tubuhnya.

"Kalau begitu, saya permisi ke toilet dulu nyonya," pamit maria. lagi-lagi Iren mengangguk. 

Maria kemudian berjalan ke toilet untuk menyiapkan air hangat  serta cairan antiseptik untuk membersihkan luka di tubuh Iren.

Tak lama Maria keluar dari dalam toilet, Namun wajahnya seketika langsung memucat saat mendapati ranjang yang tadi di tempati Iren kosong. Ia kemudian menoleh ke arah pintu, dan benar saja, Iren pasti keluar, karena  pintu dalam kondisi terbuka, padahal tadi Maria sudah menutup lalu menguncinya, mungkin saja karena Maria lupa mencabut kunci yang ada di pintu.

Dengan cepat Maria berlari keluar, ia berharap Irene masih ada di sekitar mansion. Tidak mungkin ia pergi jauh dalam kondisi luka seperti itu.

***

Irene menekuk kedua kakinya, tubuhnya bergetar hebat. Saat ini iren bersembunyi di belakang lemari tua yang terdapat di gudang belakang mansion. Tadi saat Maria masuk ke dalam toilet untuk menyiapkan air hangat. Iren bangkit dari kasur, awalnya ia hanya berniat untuk bersandar di ranjang, namun niatnya berubah tak kalah ia melihat kunci yang bergelantung di pintu.

Iren perlahan bangkit dari kasur, memakai pakaiannya dan dengan sisa tenaga yang ia miliki, ia langsung berlari keluar dari kamar utama. Beruntung saat ia keluar, mension tampak sepi, mungkin sebagian pelayan dan penjaga sedang beristirahat di belakang, karena jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam.

Saat mendapati mansion tampak sepi, Iren mempercepat langkahnya, ia berjalan dengan sedikit berlari mencari jalan keluar menuju pintu belakang mansion. Dan sialnya, saat ia berlari ke belakang, bukannya pintu belakang yang ia dapat, melainkan jalan buntu yang mengarah ke gudang.

"Tuan, tuan!," teriak Maria berlari keluar menuju tangga.

"Ada apa?," tanya salah satu pelayan yang baru saja keluar dari dapur.

"Nyonya,"Maria gelagapan.

"Iya, ada apa dengan Nyonya. Kalo bicara yang jelas," gerutu Elis.

"Nyonya tidak ada di kamarnya, padahal tadi aku sudah mengunci kamarnya," jawab Maria. Kedua orang itu seketika panik.

"Cepat cari nyonya, dan panggil semua pelayan agar mereka berpencar mencari nyonya. habislah kita kalau Nyonya sampai kabur,"Maria sedikit mendorong tubuh Elis agar memanggil semua pelayan.

.

.

.

.

Terimakasih. jangan lupa tinggalkan jejak.

Like, komen, vote dan beri hadiah.🙏

1
Nia Nara
Kok gantung thor
Nia Nara
Dasar lelaki labil.. kocak
Nia Nara
Lion amit2 deh
Afika Simaremare
lanjut thor
Afika Simaremare
aku suka ceritanya lanjut thor
Manusia Bumi
author tolong lanjutin dong
Nia Nara: Maksudnya gimana thor ?
total 2 replies
Putry Renmeuw13
kurang seruh klw awalnya dia sdh pacar.
Dimas Za Pebriansyah
kenapa belum ada kelanjutannya thour
Dewi Nurlela
semoga Lion dan irene bersama lg
Dewi Nurlela
gmn reaksi Lion klu tau Irene anak albert
Dewi Nurlela
apa Irene anak musuh Lion
Novi Aulia
lanjuuuy thor
Piyah
lnjut jngn kelamaan
Yoyoh Rokayah
knapa lama upnya Thor
Friska Caterina
semangat up nya thor..semoga happy ending ya iren dgn Lion..
Fadilah Husnul🐧
lanjut kakkss
Yoyoh Rokayah
lanjut thor
Piyah
lanjut
Friska Caterina
semangat up nya thor, aku setia menunggu...happy ending ya, lion n iren...
Siapa Aku?
semangat kk💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!