NovelToon NovelToon
Aluna My Little Wife

Aluna My Little Wife

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Azizah Junaedi

Warning!!
Novel ini hanya untuk usia 18 tahun ke atas
Banyak mengandung bawang serta kekerasan fisik dan mental!!


Tak pernah terbersit di fikiran gadis cantik bernama Aluna untuk menikah di usia muda, kehidupan nya yang pahit membuat ia berfikir untuk terus berjuang demi gelar sarjana yang ditempuh nya dan membangkakan kedua orangtuanya yang tak pernah memberikan nya kasih sayang

Terlebih ia harus menikah dengan sosok laki-laki bernama Regan Anderson sosok lelaki yang memiliki kekuasaan tertinggi juga menjadi calon ayah dari anaknya yang di kandung karena kesalahan satu malam

Bagaimana kisahnya Mereka? mampukah Aluna kuat untuk menjalani hidupnya?

Ikuti terus kelanjutannya!
Happy Reading Guys
I'm Comback🤩
Novel Kedua Zia😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azizah Junaedi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 23

Ruangan itu gelap, tidak ada pencahayaan atau suara sedikit pun yang terdengar. Semuanya pekat dan Aluna sama sekali tidak ingin membuka matanya.

"Harusnya kamu yang mati Aluna bukan kakek Mahesa! Harusnya kamu nggak masuk ke keluarga ini! dan di lahirkan mama saya! kamu itu beban!"

"Kamu nggak pantes bahagia! harusnya harusnya hidupmu menderita!" Kalimat itu keluar beriringan dengan deru napas yang memburu semakin kencang, kalimat itu terdengar menusuk telinga dan berakhir membuka luka Aluna semakin lebar.

Namun, gadis itu masih enggan membuka mata untuk sekadar memastikan keadaan di sekitarnya

"Kamu di sini cuma jadi beban keluargaku, Aluna!" Sekali lagi, suara itu terdengar

"Harusnya kamu mati sebelum lahir di dunia ini Aluna!"

"Aku ingin membunuhmu!"

"Tidak kak kumohon jangan!"

JANGAN! teriak Aluna bersamaan dengan ia membuka matanya, Regan sedndiri yang tertidur di samping Aluna ikut terbangun saat terusik dengan teriakan Luna

"Hei sayang kenapa hm?"tanya Regan dengan memegang kedua bahu Aluna, Aluna masih diam dengan nafas memburu dan Regan segera memberikan aluna air putih yang berada di atas markasnya

"Minum dulu ya"Aluna meminumnya dengan sedikit tengukan

"Udah?"jawabnya dengan angukan

"Apa kamu mimpi buruk?"tanya Regan. Lagi lagi Aluna hanya mengangguk, Regan segera memeluk Aluna

"It's oke itu cuman bunga tidur, ini masih pukul tiga dini hari tidur lagi ya"Regan segera menidurkan Aluna kembali dan memeluk calon ibu muda itu

"Seburuk apa masa lalumu Luna? aku tidak menyangka sosok tuan Agra yang di kenal baik ternyata bisa melakukan hal yang sangat kejam dengan anak kandungnya sendiri"ucap batin Regan, sementara tangannya mengusap bahu Luna lembut sehingga tak berapa lama Aluna kembali tertidur di pelukan Regan

...***...

Pagi harinya

Terlihat kedua pasangan pengantin baru itu masih bergelut di atas ranjangnya, dengan posisi memeluk satu sama lain, tangan Aluna terus mengusap perut Regan yang menampakan perut kotak kotaknya, beberapa lama aluna terbangun dari tidurnya di pelukan Regan yang hanya bertelanjang dada, seketika Aluna ingin berteriak namun dengan cepat tangannya menutup mulutnya sendiri

Ia baru ingat jika dirinya sudah menikah dengan Regan dan malam tadi mimpi buruk itu menimpanya dan akhirnya ia tertidur kembali di pelukan suaminya sendiri

"Astaga bisa bisanya aku melupakan jika kemarin aku sudah menikah"gumam Aluna pelan dan sangat pelan

Seketika wajahnya memerah saat menyadari Regan yang tertidur hanya mengunakan celana sebatas lutut dan memamerkan perut sixpacknya

Ya memang sebelum tidur Regan melepaskan kaosnya karena ia biasa tidur hanya mengunakan boxer saja

Perlahan lahan Aluna melepaskan tangan Regan yang berada di atas perutnya namun matanya menatap wajah Regan yang terlihat polos saat tertidur

"Dia memang sangat tampan"Gumam Luna dan tanpa sadar tangannya mengusap pipi Regan, serta

"Sudah puas mengagumi ketampananku?"ucap Regan yang langsung membuka matanya, sontak saja Aluna langsung menarik tangannya dari wajah Regan

"Se-sejak kapan kakak bangun?"kaget Aluna

"Sejak kau mengusap usap perutku dan saat kau mengatakan jika aku sangat tampan"ucap Regan dengan tersenyum jail

Bluss

ya memang sebenarnya ia sudah terbangun sejak Aluna mengusap usap perutnya namun Regan seakan rugi jika harus mengakhiri itu

Pipi Aluna seketika memerah, ia segera beranjak dari atas ranjang menuju kamar mandi. Sementara Regan hanya tersenyum geli

"Memang ternyata dia sangat mengemaskan"Kekehnya, Regan segera turun dari ranjangnya dan turun kebawah untuk meminum terlebih dahulu sebelum melakukan olahraga yang biasanya ia lakukan sebelum pergi ke kantor

Namun hari ini Regan sengaja meliburkan dirinya selama tiga hari, terhitung dari kemarin karena ingin mengenal lebih dekat dengan Aluna dan hari ini ia akan membawa Aluna ke dokter kandungan

"Selamat pagi tuan"ucap paman yang setelah Regan turun dari tangga menuju dapur untuk meminum air putih

"Pagi paman"

"Paman tolong siapkan mobil kesayanganku, aku ingin mengantar istriku ke dokter kandungan"

"Baik tuan, apa apa ada lagi?"tanya paman yang, sebenarnya dalam otaknya bertanya tanya apa nona mudanya itu sudah hamil? sedangkan tuannya baru menikah kemarin

"Mulai sekarang siapkan makanan dan sarapan sehat untuk ibu hamil"

"Baik tuan, tapi maaf jika saya lancang kalo boleh tahu apa nona Aluna saat ini tengah Hamil?"Mendengar pertanyaan paman yang, Regan tersenyum seraya menepuk pundak kepala pelayan paru baya itu yang sudah berjasa selama puluhan tahun di keluarganya dan setia dengannya

"Paman tak perlu secangung itu denganku, iya paman Aluna saat ini tengah hamil ku harap saat aku ke kantor paman bisa menjaga Luna di rumah ini"ucapnya, paman Han mengangguk

"Selamat tuan, semoga nona lancar sampai waktunya tiba"ucap paman Han di sertai senyumannya

"Terimakasih paman" ucap Regan dan segera melanjutkan langkahnya menuju dapur

Paman Han hanya mengeleng gelengkan kepalanya mengerti akan perlakuan tuannya

Saat Regan melewati beberapa pelayan semua mata beberapa pelayan wanita yang masih muda yang memang mengagumi tuannya diam diam mencuri pandang terlebih lagi Regan hanya bertelanjang dada namun Regan hanya cuek dan berwajah datar

Setelah menghilangkan dahaganya Regan segera kembali ke kamarnya dan berolah raga sebentar di balkonnya karena ia malas untuk menuju ruang olahraga yang berada di lantai tiga mansionnya

...***...

Di dalam kamar mandi Aluna malah kebingungan karena ia lupa membawa baju gantinya

"Aduhh bagaimana ini, masa aku harus keluar hanya mengunakan handuk bisa bisa kak Regan mengira aku mengodanya"gumamnya

namun Aluna tak punya pilihan selain keluar dari dalam kamar mandi hanya mengunakan handuknya

kepalanya mengintip sedikit mencari Regan, namun Aluna melihat Regan yang tengah melakukan tratmill di balkon kamar

Fyuhhhh

"Syukurlah ternyata kak Regan sedang di balkon"leganya

Aluna segera berjalan mengendap endap menuju walk in closet yang berada di sebrang kabar mandi

namun siapa duga jika ternyata Regan melihat Aluna keluar dari kamar mandi hanya mengunakan handuknya, Regan seketika menghentikan olahraganya dan mengelap keringatnya lalu berjalan menuju walk in closet

saat di depan pintu mata Regan membulat sempurna saat Aluna melepaskan handuknya, Regan menelan salvinanya susah terlebih lagi ia melihat dua gundukan Aluna yang menggantung indah serta perut Aluna yang terlihat dari samping sudah mulai membuncit

Tanpa sadar Regan melangkah mendekati Aluna

Hap

Regan langsung memeluk Aluna dari belakang, membuat calon ibu muda itu terkejut bukan main karena tiba tiba ada yang memeluknya

"Apa kau sengaja menggodaku hmm?"tanya Regan dengan suara serak basahnya

"Kk-kak Regan, ngapain di sini le-lepasin kak Aluna mau pakai baju"

"Kau menggodaku Luna?"tanyanya lagi

"**-tidak kak",

Dengan jailnya tangan Regan meremas kecil kedua gunung kembar Aluna membuat sang empunya mendesis

Ssshhh

"Kk-Kak Regan lepasinnnnh"

"Bukankah kita sudah menikah Luna?"tanya Regan dengan masih meremas kedua payudara Luna pelan

Regan menarik kepala Aluna kebelakang untuk bisa ia cium

Ciuman yang pertama kali Regan lakukan setelah menikah dengan Aluna, Regan Melu*at bibir Aluna, namun Aluna tak membalas dan juga menolak, ada rasa aneh dalam dirinya saat Regan menyentuhnya rasanya

setelah beberapa lama Regan menghentikan ciu*annya dan membalikan tubuh Aluna, ia kembali menc*um bibir merah Cherry itu hingga pasokan oksigennya habis bi*ir Regan turun ke leher jenjang Aluna, ia mengecup dan menggigitnya hingga meninggal bekas merah keunguan

Sssh

"K-kak reganhh"

"Stopphhh"lirih Aluna karena ia masih takut jika Regan melakukan hal lebih, tangannya memukul dada Regan namun hal itu tak berhasil membuat Aluna sedikit terisak menangis

membuat Regan yang mendengarnya segera menghentikan kegiatannya, ia memandang Aluna teduh

"Astaga Luna, maaf aku khilaf luna"ucap Regan, namun Luna Hanya menundukkan kepalanya serta menutupi kedua asetnya dengan baju

"Jangan menangis aku minta maaf ya"ucap Regan seraya mengusap air mata Luna

"Sekarang cepat ganti pakainya, setelah kita ke dokter kandungan aku akan ajak kamu jalan jalan"ucap Regan dengan mengacak rambut Luna, setelah itu dia keluar dari wlak in closet menuju kamar mandi karena harus mendinginkan sesuatu yang sudah panas

Aluna menatap kepergian Regan dengan wajah kesalnya

"Apa kak Regan marah?"gumamnya

sedangkan Regan meruntuhkan dirinya sendiri ketika ia tak bisa mengendalikan diri"Shhit sial, kenapa aku gak bisa tahan melihat tubuhnya! sabar Regan mungkin Luna masih takut."Runtuk Regan karena tergoda akan bentuk tubuh Luna yang putih mulus, dengan terpaksa ia harus menuntaskan hasratnya di dalam kamar mandi

...***...

Saat ini keduanya berada di meja makan untuk sarapan namun sejak tadi Aluna hanya diam menunduk karena malu atas apa yang terjadi beberapa menit lalu. Regan yang menyadari Aluna diam langsung bertanya

"Aluna kenapa gak di makan? apa mual?"tanya lembut Regan, padahal Regan tau alasan Luna menundukan kepalanya

"Ng-nggak kak Aluna cuman gak nafsu makan aja"

"Kalo gitu minum susunya aja sama salad buahnya, kasian babbynya"ucapnya namun Aluna hanya diam, membuat Regan menghela nafasnya

"Soal tadi maaf ya, kakak nggak bermaksud buat kamu takut lain kali kakak nggak akan ngelakuin hal itu kalo kamu kaya gini, sekarang di minum dulu ya susunya"ucapnya masih terdengar lembut, Aluna mendongak menatap wajah Regan yang tengah tersenyum menatapnya

Aluna segera meminum susu ibu hamil itu hingga tandas

Setelah itu mereka langsung pergi untuk ke rumah sakit Xx untuk memeriksa kandungan Aluna, untuk hari ini Regan sendiri yang menyetir mobil kesayangannya dengan Aluna duduk di sampingnya

Di dalam mobil baik Regan dan Luna hanya diam sampai suara Aluna mengalihkan fokusnya

"Maaf kak"cicit Luna pelan, membuat Regan menengok ke arah Aluna

"Untuk?"

"Untuk tadi, Aluna hanya belum siap kak"Cicitnya kembali, Regan mengangguk mengerti

"Tidak apa apa aku ngerti ko, udah lupain aja ya maaf juga karena tadi aku khilaf"ucap Regan dan di angguki Luna, bagaimanapun hubungan keduanya Regan tetaplah laki laki normal yang memang sudah pernah melakukan hal itu bahkan lebih intim daripada tadi

Hingga tak berapa lama mobil Regan sampai di rumah sakit Xx, rumah sakit Bian sepupunya karena Regan tak mungkin membawa Aluna ke rumah sakit kakaknya raya karena dia belum mengatakan tentang Aluna ke keluarga besarnya, dan masalah Bian Regan sudah memastikan jika Bian saat ini tidak ada jadwal di rumah sakit Karena itu ia membawa Aluna ke rumah sakit Bian

...TBC...

1
Sherly Dhea Rismatiara
bagus bangettttttttttttt
fizzera
Kecewa
fizzera
Buruk
test terts
Luar biasa
test terts
Lumayan
Baiq Nurhidayati
😭😭😭😭😭tidak kuat
Keling Jepara
saya mohon kak up lagi🙏🙏🙏saya pengikut setiamu kak.saya selalu nunggu cerita ini up lagi dan menunggu cerita dari bagas kak🙏🙏🙏🙏
Keling Jepara: aamiin saya tetep nunggu lo kak😊
total 4 replies
Keling Jepara
up lagi dong kakkkk
klmnanara_
Luar biasa
Mak Nab
her not him
Luzi
bagus ceritamu Thor,, ini
Luzi
kasihan Aluna, dr embrio sdh di tolak oleh nenek sihir..skg Alena hamil , bahkan sdh sering berhubungan,tapi tetap di bela... Kena Karna kalian
Luzi
Luar biasa
Luzi
mampir lagi aqqqquuuuu
Alifah Azzahra💙💙
Terlalu banyak bawangnya Thor😭😭😭
Alifah Azzahra💙💙
yg sabar Yach Regan untuk menghadapi bumilmu itu🤣🤣
Alifah Azzahra💙💙
Aku senang akhirnya mamernya Aluna bisa menerima dirinya 🥰
Alifah Azzahra💙💙
😭😭😭
Alifah Azzahra💙💙
Dasar wanita gila yg SMA persis seperti orang tuanya Aluna
Alifah Azzahra💙💙
Dasar orang tua egois giliran Alra yg hamil mereka malah diam
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!